Renungan iGrow 10 Januari 2022 – Ini Buktinya

https://youtu.be/lZQcu7tPOGg

Senin, 10 Januari 2022
INI BUKTINYA!
Bacaan Alkitab: 2 Tawarikh 21

Ayat Emas: 2 Tawarikh 21:6
Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel seperti yang dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak Ahab. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.

Terbuktikan! Inilah salah satu akibatnya ketika Yosafat mengijinkan Yoram menikah dengan Atalya, salah seorang anak Ahab, raja Israel. Kelakuan yang biasanya dilakukan di dalam keluarganya, ditularkan Atalya kepada Yoram. Ia membawa Yoram meninggalkan Tuhan. Tak berhenti sampai di situ, bahkan pengaruh Atalya nantinya begitu besar kepada kehidupan bangsa Israel. Ia membawa rakyat Yehuda menjauh dari Tuhan. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membawa pengaruh buruk ke dalam kehidupan seseorang. Karena dosa Yoram dan rakyatnya, maka mereka mendapat hukuman dari Tuhan.

Jangan remehkan dosa yang masuk dalam hidup kita. Ketika kita membiarkannya mengintip, bahkan secara sengaja mengijinkannya masuk, maka ia akan merusak apa saja yang disentuhnya. Ia tidak memiliki belas kasihan, dan tak pandang bulu. Tujuannya hanya satu, kehancuran dan kematian orang yang membiarkannya masuk.

Sebenarnya sudah terlalu banyak bukti, betapa dosa telah menimbulkan banyak sekali korban. Masihkah Anda menganggapnya sepi? Jangan Anda menjadi korban berikutnya.

Doa
Tuhan, jangan biarkan kami menganggap sepi kemurahan Tuhan dalam hidup kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 9 Januari 2022 – Fokus kepada Tuhan

https://youtu.be/K5t6SAY0pRs

Minggu, 9 Januari 2022
FOKUS KEPADA TUHAN
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 20

Ayat Emas : 2 Tawarikh 20:6
Ya TUHAN, Allah nenek moyang kami, bukankah Engkau Allah di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada orang yang dapat bertahan melawan Engkau.

Yosafat menghadapi situasi yang pelik. Gabungan pasukan Moab dan Amon mengurung dan siap menyerang mereka. Di tengah-tengah rasa takut yang mendera, ia ingat akan Tuhan. Ia sadar bahwa ia dan pasukannya tidak memiliki daya untuk menghadapi lawannya yang sangat kuat. Ia tak cukup terampil dan mempunyai strategi jitu untuk menandingi musuhnya. Siasat perang yang saat itu ia tahu adalah berteriak kepada Tuhan dan meminta pertolongan dari-Nya. Ketimbang melihat kepada sejumlah besar pasukan lawan, lebih baik matanya tertuju kepada Tuhan.

Yosafat tahu bahwa situasi yang dia hadapi hanya bisa diatasi oleh Tuhan. Ia tahu bahwa bergantung sepenuhnya kepada Tuhan adalah cara terbaik untuk memperoleh kebebasan dan kelepasan dari musuh. Alih-alih melihat kepada musuh, apalagi melihat kepada diri sendiri, Yosafat berfokus kepada kekuatan dan kuasa Tuhan.

Ketika saat ini kita sedang menghadapi situasi yang pelik dan tidak ada jalan keluar, maka datanglah kepada Tuhan. Janganlah berfokus kepada masalah yang sedang kita hadapi. Janganlah berpusat kepada kemampuan kita sendiri. Fokuslah kepada Tuhan dan kuasa-Nya.

Doa
Ya Tuhan, alihkan pandangan kami bukan kepada masalah atau diri kami, tetapi kepada-Mu saja. Amin. (JeRu)

Youth Shine Saturday Service – New Year New Me

Hai” Youth Shine GKMI Gloria Patri 🤩

Happy weekend!!!
We hope you guys stay healthy and doing everything very well

Shiners, hari ini jam 18.00 WIB kita akan persekutuan bersama dengan tema yang SANGAT MENARIK di aula gereja kita tercinta. Soo, KUY kita persekutuan

Buat teman” yang berhalangan hadir, kalian juga bisa kok untuk tetap mengikuti ibadah hari ini melalui ZOOM.
https://telkomsel.zoom.us/j/95441365319?pwd=cEZSb2c4MjREY0V6bE5vWjJXWG9MQT09

Soo, pastikan diri kalian hadir yaa guys. Ajak juga teman dan sahabat kalian agar kita sama-sama belajar dan bertumbuh bersama di dalam Kristus

GOD BLESS YOU

Renungan iGrow 8 Januari 2022 – Tuhan Tegur Jika Melenceng

https://youtu.be/gzwJvuMYjM4

Sabtu, 8 Januari 2022
TUHAN TEGUR JIKA MELENCENG
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 19

Ayat Emas : 2 Tawarikh 19:2
Ketika itu Yehu bin Hanani, pelihat itu, pergi menemuinya dan berkata kepada raja Yosafat: “Sewajarnyakah engkau menolong orang fasik dan bersahabat dengan mereka yang membenci TUHAN? Karena hal itu TUHAN murka terhadap engkau.”

Tuhan sesungguhnya tidak tinggal diam ketika Ia melihat salah satu anak-Nya akan atau sudah jatuh dalam dosa. Ada bayak cara Ia lakukan untuk mencegah atau mengingatkan seseorang akan kekeliruannya. Kepada Yosafat, Allah mengirim Yehu dengan teguran yang keras, “Sewajarnyakah engkau menolong orang fasik dan bersahabat dengan mereka yang membenci TUHAN? Karena hal itu TUHAN murka terhadap engkau.” Bersyukurlah Yosafat. Mengapa? Karena selain Tuhan meluputkan dia dari malapetaka kematian karena bersekutu dengan Ahab (bdk. 2 Taw. 18:31), ia juga segera mendapatkan peringatan atas kesalahan fatal yang telah dia lakukan.

Tuhan begitu sayang kepada Yosafat. Demikian halnya dengan kita, Ia sangat peduli kepada kita. Ia tidak langsung menghukum kita, ketika kita berdosa. Banyak kali kita diluputkan dari hukuman dan kematian, sekalipun kita sudah berbuat dosa. Tak berhenti sampai di situ, Ia pun melanjutkan perhatian-Nya dengan mengirim orang-orang tertentu untuk mengingatkan kesalahan kita dan membimbing kita untuk bertobat. Kini, yang dibutuhkan adalah penyesalan, dan dilanjutkan dengan pertobatan yang sejati. Ini adalah kesempatan yang baik. Jangan menunda!

Doa
Ya Roh Kudus, bantu kami untuk menyadari peringatan yang Tuhan sudah sampaikan kepada kami saat ini. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio