Arsip Penulis: Michael Setyawan
Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 9 Januari 2022 – Oleh: Pdt. Jakson Rumagit
Jemaat, mari kita beribadah bersama dalam kebaktian umum esok Minggu. Tuhan Yesus memberkati.
Renungan iGrow 7 Januari 2022 – Hati-Hati dengan Sekutu yang Keliru
Jumat, 7 Januari 2022
HATI-HATI DENGAN SEKUTU YANG KELIRU
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 18
Ayat Emas : 2 Tawarikh 18:1
“Ketika Yosafat kaya dan sangat terhormat, ia menjadi besan Ahab.”
Berawaslah ketika kita sedang berada di atas, karena akan banyak godaan yang akan datang menghampiri. Salah satu godaan yang muncul ialah berkompromi. Demikianlah dengan Yosafat. Setelah pasal sebelumnya Alkitab mengatakan bahwa Allah menyertai dan bahkan mengokohkan kerajaannya (bdk. 1 Taw. 17:3-4), maka kini dia bersekutu dengan pihak yang keliru yaitu Ahab, raja Israel yang sangat jahat di mata Tuhan. Nantinya, ini akan membawa akibat yang fatal. Lebih dari pada itu, persekutuan ini menjadi sesuatu yang tidak dikehendaki oleh Allah.
Dengan siapa kita berteman akan memberikan pengaruh terhadap hidup dan masa depan kita. Jika teman sekutu kita baik maka besarlah kemungkinan memberikan pengaruh yang baik bagi kita. Sebaliknya, jika buruk laku dan tingkah teman kita, maka kita pun menjadi buruk sama seperti teman kita tadi.
Paulus pernah mengingatkan dengan keras, “Janganlah kamu sesat: pergaulan yang buruk, merusak kebiasaan yang baik” (1 Kor.15:33). Rasul Paulus sangat sadar bahwa daya rusak sebuah pergaulan yang buruk adalah besar. Untuk itu, janganlah pongah dengan berkata bahwa kita akan kuat dan tak jatuh. Sebaiknya, carilah komunitas yang akan menolong kita untuk bertumbuh agar kita memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik.
Doa
Tuhan, berilah kepekaan kepada kami agar mampu untuk memilih komunitas yang tepat untuk kami bersekutu. Amin. (JeRu)
Alkitab Audio
Selamat Ulang Tahun, Sdr. Ari Wahyu Hidayat🥳
Renungan iGrow 6 Januari 2022 – Dimulai dari Mana?
Kamis, 6 Januari 2022
DIMULAI DARI MANA?
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 17
Ayat Emas : 2 Tawarikh 17:9
“Mereka memberikan pelajaran di Yehuda dengan membawa kitab Taurat TUHAN. Mereka mengelilingi semua kota di Yehuda sambil mengajar rakyat.”
Sebagai raja yang baru, Yosafat sangat mengerti dari mana memulai pengokohan sebuah kerajaan. Dia tahu apa yang menjadi sumber perkenanan, berkat, dan penyertaan Tuhan. Tidak hanya dirinya, ia inginkan agar seluruh rakyatnya juga melakukannya. Sebuah tim pengajaran diutus ke seluruh penjuru untuk mengajarkan apa yang sangat penting untuk dipatuhi oleh semua orang. Taurat Tuhan adalah yang terpenting. Bagi Yosafat, mengerti dan melakukan Taurat Tuhan adalah cara jitu agar Tuhan mengokohkan kerajaan yang dipimpinnya.
Dan hasilnya memang sangat kentara. Tuhan mengokohkan kerajaan Yehuda. Yosafat menjadi raja yang disegani, kaya dan terhormat. Bahkan oleh Tuhan, kerajaan-kerajaan di sekeliling Yehuda dibuat ciut hati menghadapi Yosafat (ayat 10).
Alkitab masih tetap relevan sampai hari ini. Ketika kita rajin belajar dan melakukannya dengan tepat maka kita seolah-olah tertancap kuat di dasar yang kokoh. Dengan demikian, kita memiliki kekuatan untuk bertahan di tengah zaman yang jahat ini. Bacalah Alkitab dengan rajin dan teliti. Jangan abaikan perintahnya dan jangan lalaikan nasihatnya. Itu semua berguna untuk mengokohkan kita.
Doa
Tuhan, tariklah perhatian kami untuk lebih suka membaca dan menikmati firman Tuhan daripada membaca yang lain. Amin. (JeRu)
Alkitab Audio
Renungan iGrow 5 Januari 2022 – Teguran
Rabu, 5 Januari 2022
TEGURAN
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 16
Ayat Emas : 2 Tawarikh 16:7
Pada waktu itu datanglah Hanani, pelihat itu, kepada Asa, raja Yehuda, katanya kepadanya: “Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu.”
Seorang pemimpin tidak pernah lepas dari yang namanya kritik atau teguran. Di pasal 15, raja Asa mendengar nubuatan nabi Azarya yang mengatakan bahwa Tuhan akan menyertai raja Asa dan seluruh Yehuda. Mendengar nubuatan yang baik ini, raja Asa berespon positif. Dikatakan di ayat 8, “Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya …” Namun kita melihat di pasal 16, ketika Hanani, seorang pelihat melontarkan tegurannya, karena Asa tidak bersandar kepada Tuhan Allah, maka Asa menjadi sakit hati. Hanani dimasukkan dalam penjara dan beberapa rakyatnya dianiaya sebagai pelampiasan kemarahannya. Kejatuhan raja Asa dalam hal ini berlanjut kepada kejatuhannya yang lain.
Hendaknya kita belajar rendah hati menerima pujian ataupun teguran. Seperti halnya kita termotivasi saat mendengar pujian, demikian seharusnya juga kita saat mendapat teguran. Pujian dan sanjungan memotivasi kita untuk berkarya lebih baik. Teguran memotivasi kita untuk mengevaluasi dan memperbaiki tindakan kita, dan menjaga kita dari kejatuhan.
Doa
Tuhan, beri kami kerendahan hati agar mau menerima kritik dan teguran supaya menjadi lebih baik dan bijaksana. Amin. (EnJi)
Alkitab Audio
Selamat Ulang Tahun, Sdri. Bella Setiawan Wijaya🥳
Renungan iGrow 4 Januari 2022 – Followers
Selasa, 4 Januari 2022
FOLLOWERS
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 15
Ayat Emas : 2 Tawarikh 15:9
“Ia mengumpulkan seluruh Yehuda dan Benyamin dan orang-orang Efraim, Manasye dan Simeon yang tinggal di antara mereka sebagai orang asing. Sebab dari Israel banyak yang menyeberang memihak kepadanya ketika mereka melihat bahwa TUHAN, Allahnya, beserta dengan dia.”
Ada yang mengatakan, untuk melihat apakah seseorang adalah seorang pemimpin yang efektif atau tidak, salah satu indikasinya adalah orang tersebut harus memiliki pengikut atau followers. Seorang pemimpin memiliki kemampuan menggerakkan orang lain untuk mau dan rela melakukan sesuatu.
Raja Asa membuat pembaharuan spiritual di seluruh kerajaan Yehuda yang dipimpinnya. Bahkan ada satu waktu, ia mengumpulkan semua suku bangsa kerajaan Yehuda, dari anak kecil sampai orang dewasa untuk mempersembahkan korban dan mengadakan perjanjian dengan Tuhan. Mereka berjanji akan mencari Allah dengan segenap hati mereka.
Tak hanya penduduk Yehuda yang mengikuti Asa. Orang Israel yang tadinya memusuhi Yehudapun berbalik memihak kepadanya. Demikianlah jika sisi kepemimpinan kita terlihat oleh orang lain. Orang yang selama ini berseberangan dengan kita pun akan mengakui pengaruh baik yang kita miliki. Oleh karenanya, teruslah menebarkan pengaruh yang baik bagi sekitar kita.
Doa
Tuhan, sebagai pemimpin kami mau mengutamakan Engkau. Amin. (EnJi)
Alkitab Audio
Renungan iGrow 3 Januari 2022 – Pemimpin yang Mengubahkan
Senin, 3 Januari 2022
PEMIMPIN YANG MENGUBAHKAN
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 14
Ayat Emas : 2 Tawarikh 14:4
“Ia memerintahkan orang Yehuda supaya mereka mencari TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dan mematuhi hukum dan perintah.”
Asa menggantikan Abia memimpin kerajaan Yehuda. Sebagai seorang pemimpin, Asa melakukan apa yang baik dan berkenan di hadapan Tuhan. Pemimpin yang demikian tidak bisa tidak akan melakukan perubahan dan terobosan besar bagi kerajaan atau bangsa yang dipimpinnya.
Asa melakukan pembersihan praktek penyembahan berhala secara habis-habisan. Ia menghancurkan semua mezbah, tugu-tugu dan tiang berhala. Selain itu ia memerintahkan rakyatnya agar mengikuti dan menaati perintah Allah. Karenanya, Allah menambahkan kekuatan dan mengaruniakan kedamaian bagi bangsa Yehuda.
Jika kita diberi kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin, maka kita harus menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab kita adalah menghadirkan Tuhan di tengah-tengah lingkungan yang kita pimpin. Apakah Anda seorang pemimpin yang mengubahkan? Apakah Anda seorang pemimpin yang terpanggil melakukan perubahan besar? Hal-hal baru apa yang Anda terapkan, agar orang-orang yang Anda pimpin dapat lebih lagi menjalankan kebenaran firman Tuhan? Terobosan besar apa yang Anda lakukan yang mengubahkan cara pandang dan kehidupan orang-orang di sekitar Anda?
Doa
Tuhan, bantu kami memimpin orang di sekitar kami dan membawa mereka semakin mencari Engkau. Amin. (EnJi)
Alkitab Audio