Warta Jemaat Edisi 12 Desember 2021

Klik di sini untuk versi PDF

WOMAN, WIFE, & WORSHIP CHRISTMAS

Mengundang segenap jemaat Komisi Wanita untuk hadir dalam Woman, Wife, & Worship Christmas dengan tema “Perempuan yang Berbahagia” bersama Ibu Vonny Evelyn Jingga pada hari Rabu, 15 Desember 2021, pukul 19.00 WIB. Tuhan Yesus memberkati.

NATAL SENIOR

Kami mengundang kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i para Senior (Jemaat usia 50 tahun ke atas) untuk hadir dalam acara Natal Spesial Senior dengan tema “Posesif?” bersama Pdt.Em.Peter Hiendarto pada hari Sabtu, 18 Desember 2021 pukul 17.00 WIB di GKMI Gloria Patri (diadakan secara onsite dan online).

YOUTH SHINE CHRISTMAS CELEBRATION

Hello Shiners!⁣⁣⁣⁣⁣
Ini adalah moment yang paling kita tunggu-tunggu sepanjang tahun, Christmas !!!🎄✨⁣⁣⁣⁣⁣

Mari bersama kita rayakan kelahiran Juru Selamat kita, Yesus Kristrus sebagai anugerah dan hadiah terbesar dalam hidup kita. ⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣
Join Us on Youth Shine Christmas Celebration⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣
𝐓𝐇𝐄 𝐆𝐑𝐄𝐀𝐓𝐄𝐒𝐓 𝐆𝐈𝐅𝐓⁣⁣⁣⁣⁣
𝚂𝚊𝚝𝚞𝚛𝚍𝚊𝚢, 𝟷𝟾𝚝𝚑 𝙳𝚎𝚌𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛 𝟸𝟶𝟸𝟷 | 𝟶𝟻.𝟹𝟶 𝙿𝙼⁣⁣⁣⁣⁣
𝘖𝘯𝘴𝘪𝘵𝘦 𝘚𝘦𝘳𝘷𝘪𝘤𝘦 𝘢𝘵 𝘎𝘒𝘔𝘐 𝘎𝘭𝘰𝘳𝘪𝘢 𝘗𝘢𝘵𝘳𝘪 𝘏𝘢𝘭𝘭⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣
Eitss, kita juga akan ada acara tukar kado lho 🎁, jadi persiapkan kado spesial kalian juga ya 😁.⁣⁣⁣⁣⁣
Don’t miss it Guys! See you !!! 😃👋⁣⁣⁣⁣⁣

GP KIDS CHRISTMAS CELEBRATION

Mengundang segenap jemaat Komisi Anak untuk dapat mengkuti perayaan natal Komisi Anak dengan tema “Joyful Christmas” bersama Tante Chitra & Friends pada hari Minggu, 19 Desember 2021, pukul 09.00 WIB melalui kanal Youtube GKMI Gloria Patri. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan iGrow 11 Desember 2021 – Negative Thinking

Sabtu, 11 Desember 2021
NEGATIVE THINKING
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 19

Ayat Emas : 1 Tawarikh 19:3a
Apakah menurut anggapanmu Daud hendak menghormati ayahmu, karena ia telah mengutus kepadamu orang-orang yang menyampaikan pesan turut berdukacita?

Sebelumnya Daud bersahabat erat dengan Nahas, raja Amon. Kini setelah raja Nahas meninggal, maka Daud ingin melanjutkan relasi baik ini dengan Hanun, anaknya. Para pegawai Daud diutus untuk menyampaikan pesan turut berdukacita atas kematian ayah Hanun, ke negeri bani Amon. Tetapi, pemuka-pemuka bani Amon negative thinking kepada utusan Daud tersebut. Hanun menangkap pegawai-pegawai Daud, lalu mencukur dan memotong pakaian mereka pada bagian tengah sampai pangkal paha mereka. Dalam keadaan seperti ini kemudian dilepasnya mereka pulang ke Israel (ayat 4). Tindakan ini adalah penghinaan yang memalukan. Perbuatan mereka membuat Daud marah kemudian dengan mengandalkan Yoab berperang dan mengalahkan Amon.

Kisah ini mengajarkan dua hal. Pertama, berhati-hatilah mendengar dan menerima nasihat dari orang lain. Kedua, janganlah kita cepat berprasangka negatif terhadap niat baik dari orang lain. Ingatlah yang dikatakan Paulus, “semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu” (Filipi 4:8).

Doa
Tuhan, mampukan kami untuk selalu mengisi pikiran seturut firman-Mu, supaya perilaku kami bisa menjadi berkat. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 10 Desember 2021 – Adil dan Benar

Jumat, 10 Desember 2021
ADIL DAN BENAR
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 18

Ayat Emas : 1 Tawarikh 18:14
“Demikianlah Daud telah memerintah atas seluruh Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya.”

Berbagai kemenangan Daud dalam peperangan sudah jelas bukan karena usahanya sendiri, tetapi selalu ada campur tangan Tuhan di dalam setiap peristiwa yang terjadi. Saat Daud menerima ucapan hormat dan selamat dari seorang raja Hamat karena berhasil mengalahkan musuhnya, yaitu Hadadezer, Daud tetap tenang, rendah hati dan bijak. Sikap ini dengan jelas digambarkan dalam ayat 11, yaitu di mana Daud menyerahkan secara khusus seluruh hadiah dari raja Hamat beserta hasil jarahannya dari segala bangsa kepada Tuhan.

Dengan kerendahan hatinya, sekalipun meraih banyak kemenangan, Daud tidak mengabaikan keadilan dan kebenaran di dalam menegakkan pemerintahannya (ayat 14). Keadilan dan kebenaran yang ditegakkan adalah melingkupi seluruh bangsa Israel. Artinya ia tidak memandang bulu.

Kita sebagai anak Tuhan, entah kita seorang pemimpin atau seorang yang dipimpin, mari belajar menjadi pribadi yang senantiasa menegakkan keadilan dan kebenaran. Tetap memegang nilai keadilan dan kebenaran di manapun Tuhan tempatkan, akan menjadi modal yang baik untuk kita dipakai Tuhan menjadi alat kemuliaan-Nya.

Doa
Terima kasih untuk setiap penyertaan-Mu, dan tolong mampukan kami ya Tuhan untuk menjadi pribadi bijak dan bajik. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 2 Desember 2021 – Akhir Hidup

Kamis, 2 Desember 2021
AKHIR HIDUP
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 10

Ayat Emas : 1 Tawarikh 10:13
“Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah.”

Kematian itu misteri. Waktunya tidak bisa ditentukan seperti orang mengadakan pesta ulang tahun atau pernikahan. Saat kedatangan kematian tidak selalu melalui sakit. Tidak selalu bersyarat usia tua. Dia bisa datang kepada siapa saja. Yang sehat, yang muda, yang kaya, yang sedang populer, semua bisa dihampiri kematian kapan saja!

Bacaan kita hari ini adalah sebuah kisah yang sangat tragis. Tapi sekaligus ekspresi riil dari keadilan Allah. Saul yang adalah pemimpin pertama Israel setelah negara ini berbentuk kerajaan, yang awal mulanya diurapi Tuhan ternyata di akhir hidupnya mengalami anti klimaks. Dengan jelas Firman Tuhan menyatakan bahwa Saul mati, karena: (1) perbuatannya yang tidak setia kepada Tuhan; (2) tidak berpegang kepada Firman Tuhan; dan (3) bukan meminta petunjuk kepada Tuhan malah kepada arwah.

Bagaimana kita saat ini? Siapapun kita tak bisa bermain-main dengan dosa. Jangan kena tipu muslihat si Jahat, “Bertobat nanti saja…”. Jangan tersesat, kematian bisa terjadi sewaktu-waktu dan tidak dapat diduga. Kepada siapa saja dan di mana saja. Termasuk kita. Dan bila kematian telah datang, kesempatan baik itu telah hilang.

Doa
Oh Tuhan Yesus, berilah hikmat-Mu, supaya kami bisa belajar dari kisah Saul ini. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 1 Desember 2021 – Menjaga Rumah Allah

Rabu, 1 Desember 2021
MENJAGA RUMAH ALLAH
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 9

Ayat Emas : 1 Tawarikh 9:23
“Mereka dan anak-anak mereka bertugas menjaga pintu-pintu gerbang rumah TUHAN, yakni Bait Kemah itu.”

Teks ini berparalel dengan Nehemia 11, yang menguraikan daftar kepala keluarga Israel, yang kembali dari pembuangan di Babel. Menarik di sini adalah di ayat 23-32 yang merinci tentang tugas-tugas di Bait Allah. Rumah Tuhan dijaga, ditata, dirawat sehingga bisa melakukan acara-acara ibadah dengan baik.

Bukankah tubuh kita ini adalah Bait Allah? (1 Kor. 3:16). Sebelum kita menjadi milik Tuhan Yesus, diri kita yang masih dalam kegelapan bagai orang yang dalam pembuangan Babel masa lalu. Tak bisa merdeka! Masih dikuasai oleh rupa-rupa hawa nafsu dan kuasa si Jahat. Tapi puji syukur kepada Tuhan Yesus, karena kasih dan anugerah-Nya kita sekarang telah masuk dalam terang-Nya yang ajaib. Bila dulu kita berada dalam masa pembuangan, saat ini kita telah dikembalikan ke dalam rencana Allah yang mulia.

Seperti kisah bangsa Israel yang kita baca hari ini, kiranya “Bait Allah” itu terus kita jaga dengan hati yang takut kepada Tuhan. Bait Allah itu adalah tubuh kita, sehingga pesan rasul Paulus kepada kita, “Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati” (Roma 12:1), terwujud dalam kehidupan kita.

Doa
Ya Tuhan, teruslah tinggal di dalam kami. Jadikan dan layakkan kami menjadi Bait Kudus-Mu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 30 November 2021 – Keturunan Benyamin

Selasa, 30 November 2021
KETURUNAN BENYAMIN
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 8

Ayat Emas : 1 Tawarikh 8:1
“Benyamin memperanakkan Bela, anak sulungnya, Asybel, anak yang kedua, Ahrah, anak yang ketiga.”

Sesaat sebelum Musa mangkat, ia mengucapkan berkat kepada semua keturunan Israel yang akan memasuki tanah Kanaan, Tanah Perjanjian. Kepada suku Benyamin, suku dari keturunan anak bungsu Israel, Musa berkata, “Kekasih TUHAN yang diam pada-Nya dengan tentram! Tuhan melindungi dia setiap waktu dan diam di antara lereng-lereng gunungnya” (Ul. 33:12). Setelah melewati beberapa generasi, dari suku yang kecil ini, Tuhan mengangkat raja pertama Israel, yaitu Saul. Tak berhenti sampai di situ. Dari keturunan Benyamin, lahir juga seseorang yang sangat memengaruhi kekristenan. Awalnya ia bernama Saulus, namun sejak menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, namanya berganti menjadi Paulus. Ia adalah rasul Tuhan yang menulis surat-surat berharga yang sampai saat ini kita baca di dalam Alkitab.

Bisa jadi kita saat ini berpikir bahwa saya adalah keluarga yang kecil dan tidak dianggap. Namun, kita harus mengingat bahwa Tuhanlah yang mengangkat dan menurunkan. Kepada siapa yang Ia berkenan, Ia bisa naikkan ke tempat yang tak disangka dan perkirakan. Jika Saul Ia bisa jadikan raja, maka Ia pun mempunyai rencana yang baik dalam kehidupan kita. Percayalah dan berjalanlah dengan setia di dalam rancangan-Nya yang baik dan sempurna!

Doa
Tuhan, kami percaya Tuhan punya rencana yang khusus dalam hidup kami. Kami ingin menjalaninya bersama-Mu. Amin. (Enji)

Alkitab Audio