Renungan iGrow 21 November 2021 – Teladan Baik bagi Keturunan

Minggu, 21 November 2021
TELADAN BAIK BAGI KETURUNAN
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 24

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 24:9
“Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN tepat seperti yang dilakukan ayahnya.”

Yoahas, Elyakim dan Zedekia adalah anak-anak Raja Yosia, mereka mampu hidup dalam kesalehan yang ditunjukkan ayahnya. Mereka juga beribadah kepada Allah nenek moyang mereka. Namun setelah ayahnya meninggal mereka memilih untuk hidup berdosa.

Yosia membimbing anak-anak mereka untuk mengenal Tuhan Allah nenek moyang mereka selama 13 tahun. Tapi sangat disayangkan semua anak Yosia, termasuk cucunya, Yoyakhin, melakukan apa yang jahat di mata Tuhan.

Dari perikop ini kita bersama belajar bahwa teladan yang baik dari orang tua yang takut Tuhan, tidak otomatis menghasilkan anak-anak yang takut Tuhan. Setiap pribadi dalam keluarga harus “mengalami Tuhan” secara pribadi untuk bisa bertumbuh sebagai pribadi yang mencintai Tuhan, dan bukan karena ikut-ikutan karena lahir dari keluarga yang percaya Tuhan.

Bagaimana dengan kita sebagai orang tua? Sudahkah kita meluangkan waktu untuk mereka? Apakah kita sudah berbicara tentang nilai-nilai kerohanian kepada mereka? Pernahkan kita berpikir 50 tahun ke depan, apa yang akan kita wariskan kepada generasi kita? Mari kita renungkan ini dengan serius.

Doa
Tuhan, ajarkan pada kami bagaimana melihat dan mengalami Tuhan secara pribadi sehingga kami mampu mengajarkan nilai-nilai ilahi kepada anak cucu kami. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Warta Jemaat Edisi 21 November 2021

Klik di sini untuk versi PDF

RAPAT KERJA

Rapat Kerja (Raker) akan diadakan pada hari Minggu, 28 November 2021; pk.13.00 WIB di aula. Kiranya menjadi perhatian Majelis Jemaat serta Pengurus Komisi, Paduan Suara dan Sanggar Kasih.

SIARAN RADIO ICHTUS

Kamis, 25 November 2021; pk.05.30 WIB di Siaran Radio ICHTHUS 96.5 FM Pengkhotbah: Sdr. Joseph Wisesa Nababan. Jemaat dapat mendengarkan serta mendukung dalam doa.

KEBAKTIAN PEMBERKATAN NIKAH

Apabila setelah diumumkan selama dua minggu berturut-turut dan tidak ada keberatan yang sah dari sidang jemaat maka pada hari Minggu, 12 Desember 2021; pk.13.00 WIB di GKMI Gloria Patri akan dilangsungkan kebaktian pemberkatan nikah atas diri:

Sdr. Yosef Ganisaputra (Anggota jemaat GKMI Gloria Patri-Semarang) dengan Sdri. Rieka Erfintha (Anggota jemaat Gereja Kemah Tabernakel-Jakarta). Kiranya jemaat mengetahui serta mendukung dalam doa.

Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 21 November 2021 – Oleh: Bp. Herdyawan Yoga K

Keluar Dari Lingkaran Dosa
2 Raja-Raja 22:1-20

Bisa jadi, nama pertama yang muncul di benak kita saat mengingat tokoh muda luar biasa yang tercatat di dalam Alkitab adalah nama Timotius. Tidak salah! Namun hari ini kita akan melihat sebagian kisah hidup dari seorang tokoh bernama Yosia. Yosia dicatat di dalam sejarah sebagai salah satu raja yang pernah memimpin kerajaan Yehuda, yang adalah umat pilihan Tuhan.

Ketika kita melihat kehidupan Israel sejak masa Saul hingga pecahnya bangsa ini menjadi dua, bangsa yang dikatakan sebagai umat pilihan Allah ini nyatanya bukanlah bangsa yang hidup sempurna. Kenapa demikian? Kita jumpai bangsa ini berjalan dalam pasang surut kepengikutan kepada Allah. Ada kala mereka takut dan hidup terfokus kepada Allah, namun acapkali
perjalanan mereka diwarnai pemberontakan terang-terangan terhadap-Nya yang dimulai dari raja mereka.

Hari ini, kita melihat satu keping kehidupan para raja di bangsa ini dari seorang Yosia. Raja Yosia mengambil tanggung jawab memimpin negeri di usia yang masih belia. Namun di usia muda ini, Yosia justru menunjukan sesuatu yang menarik, yaitu hidup dengan melakukan yang benar di mata TUHAN di tengah lingkungan dan keluarga yang hidup jauh dari-Nya. Alihalih ikut cara hidup ayah dan kakeknya, Yosia justru hidup memilih teladan yang diberikan Daud bapa leluhurnya yang termasyur hidup berkenan di mata Allah.

Yosia, seorang pemimpin muda yang menyadari kondisi sekitarnya yang jauh dari Tuhan. Untuk itu ia memulai kegerakan rohani di tengah bangsa yang dimulai dari dirinya sendiri dengan Pertama, ia mencari Tuhan, bertobat, dan berikrar setia. Kedua, menjauhkan diri dari dosa dan menyerukan pertobatan kepada orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian, ia keluar dari lingkaran dosa yang ada di sekelilingnya.

Di waktu-waktu ini, kita bersyukur masih memiliki kesempatan untuk mendengar dan mengerti apa yang Tuhan inginkan di dalam hidup kita. Dan jika Tuhan telah berbicara secara pribadi kepada kita, segeralah meresponinya dengan baik. Kerjakan apa yang Tuhan ajarkan tanpa menunggu Tuhan menghajar kita. (hyk)

Youth Shine Saturday Service – Pandemic Make Us Human

Hai” Youth Shine GKMI Gloria Patri 🤩

Happy weekend!!!
We hope you guys stay healthy and doing everything very well

Shiners, hari ini jam 18.00 WIB kita akan persekutuan bersama dengan tema yang SANGAT MENARIK di aula gereja kita tercinta. Soo, KUY kita persekutuan

Buat teman” yang berhalangan hadir, kalian juga bisa kok untuk tetap mengikuti ibadah hari ini melalui ZOOM.
https://telkomsel.zoom.us/j/95441365319?pwd=cEZSb2c4MjREY0V6bE5vWjJXWG9MQT09

Soo, pastikan diri kalian hadir yaa guys. Ajak juga teman dan sahabat kalian agar kita sama-sama belajar dan bertumbuh bersama di dalam Kristus

GOD BLESS YOU

Renungan iGrow 20 November 2021 – Komitmen untuk Tuhan

Sabtu, 20 November 2021
KOMITMEN UNTUK TUHAN
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 23

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 23:3
“Sesudah itu berdirilah raja dekat tiang dan diadakannyalah perjanjian di hadapan TUHAN untuk hidup dengan mengikuti TUHAN, dan tetap menuruti perintah-perintah-Nya, peraturan-peraturan-Nya dan ketetapan-ketetapan-Nya dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan untuk menepati perkataan perjanjian yang tertulis dalam kitab itu. Dan seluruh rakyat turut mendukung perjanjian itu.”

Yosia diangkat menjadi raja pada usia delapan tahun dan memerintah di Yerusalem selama 31 tahun. Ia dikenal sebagai raja yang hidup benar di hadapan Tuhan. Selama 13 tahun memerintah dia berusaha memperbaiki masyarakat Yehuda yang sudah dirusak oleh Manasye selama 55 tahun. Raja Yosia membongkar, menghancurkan dan memusnahkan sampah kenajisan yang sudah mendarah daging dalam masyarakat Yehuda. Ia tahu, pertobatan harus dilakukan dan dimulai dari dirinya sebagai pemimpin. Namun, tidak bisa hanya berhenti sampai di situ. Rakyatnya juga harus bertobat dan mau bergerak untuk berubah. Dukungan rakyat terhadap Yosia sangat dibutuhkan.

Dalam kehidupan bergereja, kadang seorang hamba Tuhan merasa frustasi karena sulit melakukan perubahan-perubahan untuk memajukan gereja. Berat untuk menggeser paradigma jemaat tentang segala yang sudah diyakininya selama bertahun-tahun karena merasa nyaman dengan yang ada. Sesungguhnya, Allah ingin melihat komitmen dan kesehatian semua unsur dalam melakukan perubahan.

Doa
Tuhan, berikan kami kesehatian dalam kami bergerak bersama membangun Tubuh Kristus di dunia ini. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 19 November 2021 – Keluar dari Lingkaran Dosa

Jumat, 19 November 2021
KELUAR DARI LINGKARAN DOSA
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 22

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 22:13
“Pergilah, mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi rakyat dan bagi seluruh Yehuda, tentang perkataan kitab yang ditemukan ini, sebab hebat kehangatan murka TUHAN yang bernyala-nyala terhadap kita, oleh karena nenek moyang kita tidak mendengarkan perkataan kitab ini dengan berbuat tepat seperti yang tertulis di dalamnya.”

Yosia disebut sebagai raja Yehuda terakhir yang melakukan apa yang baik di mata Tuhan. Pasal ini menyejajarkan ketaatannya kepada Tuhan sama seperti Daud leluhurnya. Ini hal yang luar biasa karena di pasal sebelumnya kita tahu bahwa ayah dan kakeknya adalah raja yang hidup dalam dosa. Mari kita belajar dari kehidupan Yosia yang bisa keluar dari lingkaran dosa keluarganya. Apa yang Yosia lakukan?

Pertama, Yosia merespon firman Tuhan yang didengarnya dengan benar. Dia segera sadar akan dosa yang telah dilakukan, mengaku dan bertobat. Ia menyadari betapa besar dosanya dan dosa bangsanya yang kelak akan menerima murka Tuhan. Kedua, Dia ingin melakukan firman dengan tepat. Karenanya dia memerintahkan imam Hilkia mencari tahu bagaimana seharusnya merespon firman yang didengarnya sehingga tepat seperti maunya Tuhan.

Barangkali kita terlahir dan berada di lingkaran dosa keluarga, dan tanpa sadar perilaku kita meniru apa yang sudah dilakukan para pendahulu kita. Berita baik yang kita dapat hari ini adalah kita bisa keluar dari lingkaran tersebut. Langkah pertama: akui dan bertobat!

Doa
Tuhan, tolonglah kami untuk keluar dari lingkaran dosa yang selama ini membelenggu hidup kami. Amin. (Win)

Alkitab Audio