Renungan iGrow 6 November 2021 – Akhir yang Buruk

Sabtu, 6 November 2021
AKHIR YANG BURUK
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 9

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 9:37
“Maka mayat Izebel akan terhampar di kebun di luar Yizreel seperti pupuk di ladang, sehingga tidak ada orang yang dapat berkata: Inilah Izebel.”

Setelah Yehu diurapi menjadi raja atas Israel, ia kemudian berhasil membunuh Yoram, raja Israel dan Ahazia, raja Yehuda. Hal ini merupakan penggenapan janji Tuhan tentang adanya malapetaka di zaman anak Ahab (1 Raja 21:29). Kemudian pasal ini ditutup dengan penggenapan nubuat penghakiman Allah atas diri Izebel.

Setiap manusia tentu mempunyai keinginan untuk mengakhiri usianya dengan sesuatu yang indah. Namun ternyata tidaklah demikian dengan Izebel. Seorang perempuan yang keji di sepanjang hidupnya, bahkan ketika dia mati mayatnya dimakan anjing dan sisa tubuhnya tidak bisa dikubur. Statusnya sebagai seorang anak raja Sidon dan istri Ahab, raja Israel (1 Raja 16:31) tidak membuat dia mendapat penghormatan di akhir hidupnya. Sebuah akhir hidup yang buruk dialaminya.

Sebagai orang percaya, kita ingin meninggalkan kesan yang baik untuk dikenang dan bukan kesan yang buruk. Tuhan berkenan pada hidup yang menjadi berkat. Pancarkan kasih-Nya dan isi hidupmu dengan pelbagai hal yang indah hingga kita mengakhirinya dengan sebuah keindahan.

Doa
Bapa, kiranya Roh Kudus menolong kami untuk setia memancarkan keindahan dan kasih-Mu di sepanjang usia yang Engkau anugerahkan. (HMD).

Alkitab Audio

Renungan iGrow 5 November 2021 – Kepedihan Elisa

Jumat, 5 November 2021
KEPEDIHAN ELISA
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 8

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 8:11
“Elisa menatap dengan lama ke depan, lalu menangislah abdi Allah itu.”

Elisa menjadi sosok yang dikenal dan disegani banyak orang karena berbagai tanda mukjizat Allah yang dinyatakan melaluinya. Nubuat yang disampaikannya terjadi, bahkan doanya agar seorang anak perempuan Sunem dibangkitkan dari kematian didengar oleh Allah. Ketenarannya sampai ke telinga raja Aram yang sedang sakit. Harapnya, melalui Elisa ia dapat disembuhkan dan pulih kembali maka ia mengutus Hazael bawahannya untuk menemui Elisa.

Setelah dengan segera menyampaikan maksud kedatangannya kepada Elisa, Hazael termangu melihat ekspresi lawan bicaranya yang penuh kesedihan. Ihwal malapetaka yang akan menimpa bangsa tercintanyalah yang membuat Elisa bersedih. Ia melihat masa depan Israel akan hancur justru di tangan seseorang yang sedang berbicara dengannya. Ini menjadi ironi saat sebagai abdi Allah ia justru menyampaikan berita kehancuran bagi bangsanya.

Demikianlah terkadang Tuhan bekerja. Ia bekerja melalui kenyamanan kita, atau mungkin Ia begitu leluasa bekerja di dalam kekelaman kita. Seperti halnya Elisa yang bisa menangisi Israel, demikian juga dengan kita. Namun mari juga mengingat bahwa rencana besar-Nya di dalam hidup kita tak akan pernah gagal. Sebab Ia memperhatikan tangisan umat yang bertobat dan mau datang kembali pada-Nya.

Doa
Ajar kami ya Tuhan, untuk memahami segala jalan-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 4 November 2021 – Percayalah

Kamis, 4 November 2021
PERCAYALAH
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 7

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 7:1
“Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria.”

Kepungan Aram terhadap Samaria terus membuat perbekalan kebutuhan warga Samaria makin menipis. Harga makin tidak terkendali. Kebutuhan yang besar tidak diimbangi dengan ketersediaan barang. Ketika kebutuhan dasar, seperti makanan, tidak dapat lagi dipenuhi maka itu berarti masalah besar. Situasi inilah yang dihadapi oleh orang Israel.

Elisa, seorang abdi Allah berkata kepada raja bahwa akan ada sebuah pemulihan yang akan diterima bangsa Israel. Elisa menyampaikan perihal makanan yang akan kembali terjangkau harganya. Namun, rupanya perkataan ini diterima sambil lalu oleh Yoram, raja Israel. Bahkan Yoram tidak menyadari kesalahannya di hadapan Tuhan. Dia tidak kembali pada Allah namun justru ragu dan melupakan-Nya. Memang, pada akhirnya Israel dibebaskan tanpa mereka harus berperang.

Situasi sulit menjadi bagian yang tak dapat kita hindari, namun cobalah untuk menengok hidup kita. Masihkah kita hidup sesuai mau-Nya, tetap mengandalkan dan tidak melupakan-Nya? Jika kita menjumpainya tidak, maka segeralah berbalik pada-Nya dan nantikan pemulihan dari Tuhan.

Doa
Tuhan, jauhkan kami dari sikap ragu-ragu akan kuasa-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 3 November 2021 – Dibalik Sebuah Lara

Rabu, 3 November 2021
DIBALIK SEBUAH LARA
Bacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 6

Ayat Emas : 2 Raja-Raja 6:25
“Maka terjadilah kelaparan hebat di Samaria…, sehingga sebuah kepala keledai berharga delapan puluh syikal perak dan seperempat kab tahi merpati berharga lima syikal perak.”

Tuhan memakai Elisa untuk membuat banyak mukjizat dalam pelayanannya. Sampai muncul pengepungan yang dilakukan oleh orang Aram terhadap Samaria yang akhirnya menimbulkan kelaparan yang cukup hebat di Samaria. Namun tidak tercatat satupun mulut orang Israel yang memohon kepada Allah, bahkan raja Israel sendiri mau memenggal kepala Elisa akibat kondisi kelaparan tersebut.

Mengapa Allah seolah membiarkan adanya penderitaan? Bahkan anak-anak Tuhan sekalipun seolah tak luput dari penderitaan? Dalam buku berjudul Suffering and the Sovereignty of God dituliskan empat alasan Allah mengizinkan adanya penderitaan: pertama, penderitaan sebagai hukuman; kedua, penderitaan untuk menunjukkan kekuasaan-Nya; ketiga, penderitaan untuk membangun ketekunan dan membentuk karakter seseorang; dan keempat, penderitaan mengajarkan manusia untuk memiliki sifat rendah hati.

Dia Allah yang berdaulat penuh atas hidup manusia dan Dia juga Allah yang berkuasa (omnipotence) untuk menolong kita keluar dari penderitaan. Di balik sebuah lara ada sebuah tujuan khusus yaitu mengingatkan kita untuk lebih dekat kepada-Nya. Intropeksilah dan biarkan Tuhan menyingkapkan alasan atas derita yang kita alami.

Doa
Tuhan, ingatkan kami dalam setiap pergumulan, kami melaluinya bersama dengan Tuhan. Amin. (HMD)

Alkitab Audio