Renungan iGrow 23 Oktober 2021 – Menuruti Kata Tuhan

MENURUTI KATA TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 17

Ayat Emas : 1 Raja-raja 17:5a
“Ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN.”

Salah satu tugas penting seorang nabi adalah menyampaikan apa yang difirmankan TUHAN kepada umat-Nya. Termasuk di dalamnya adalah menegur ketika umat tidak taat pada TUHAN.

Elia sebagai nabi dan abdi Allah menyampaikan teguran kepada Ahab. Ketaatannya terus ditunjukkan saat kemudian ia pergi diam di tepi sungai Kerit maupun saat TUHAN memintanya untuk pergi ke Sarfat. Kita melihat di dalam kisah ini, di tengah kekeringan yang terjadi Elia mengalami pernyertaan dari TUHAN. Bahkan Ia telah mempersiapkan pemeliharaan melalui burung gagak dan seorang janda miskin di Sarfat.

Kehadiran TUHAN di dalam perjalanan Elia sungguh nyata dan mengubahkan. TUHAN bukan hanya melakukan mukjizat-Nya bagi Elia, namun juga kepada seorang janda miskin di Sarfat mukjizat TUHAN terjadi. Buli-buli dan tempayan milik janda miskin menjadi sarana untuk TUHAN bekerja, bahkan ketika anaknya mati pun TUHAN membangkitkan kembali anak tersebut.

Kita dapat belajar dari kisah ini, bahwa keteguhan dan kesetiaan Elia mengerjakan titah TUHAN membuahkan pemeliharaan, mukjizat dan pemulihan dari-Nya dapat terjadi. Mari belajar untuk tetap teguh dan setia menaati firman-Nya, agar kitapun menikmati karya TUHAN di sepanjang hidup.

Doa
Tuhan, berikan kami kemampuan untuk selalu taat apapun situasi yang kami hadapi. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 22 Oktober 2021 – Menyakiti Hati Tuhan

MENYAKITI HATI TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 16

Ayat Emas : 1 Raja-Raja 16:30
“Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.”

Kejahatan Israel nampaknya tidak pernah berhenti, seperti yang dicatat di dalam sejarah perjalanan bangsa ini. Mereka terus menerus hidup jauh dari Allah hingga saat mereka ditaklukkan oleh bangsa Asyur. Berbagai tindakan yang ditimbulkan oleh raja-raja mereka telah membawa bangsa itu juga berdosa dan menimbulkan sakit hati TUHAN.

Ahab adalah salah seorang raja yang paling mendukakan hati TUHAN. Pasal ini memaparkan kehidupan Ahab yang bergelimang dosa. Tanpa rasa bersalah ia juga memperistri Izebel, seorang asing dari Sidon. Izebel inilah yang selanjutnya membawa Ahab untuk tunduk menyembah Baal, membangun kuil dan mezbah untuknya. Ahab tidak belajar dari kehidupan pendahulunya, semua kesalahan seakan di-copy-paste bahkan ditambahkannya daftar dosa yang telah dilakukan oleh raja sebelum dia.

Tidaklah mudah hidup nir dosa, namun jangan lupakan Pribadi Roh Kudus yang telah diberikan kepada kita. Dialah yang akan menolong dan memampukan kita. Mari mengambil langkah iman, dengan mempersilakan-Nya menguasai cara pikir dan hidup kita sepenuhnya.

Doa
Tolonglah kami ya Tuhan untuk belajar hidup benar di hadapan-Mu dan mampukan kami untuk semakin mendekat pada-Mu. Amin. (hyk)

Audio Alkitab

Renungan iGrow 21 Oktober 2021 – Benar di Mata Tuhan

BENAR DI MATA TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 15

Ayat Emas : 1 Raja-Raja 15:11
“Asa melakukan apa yang benar di mata TUHAN seperti Daud, bapa leluhurnya.”

Cara hidup Asa berbeda dengan raja sebelum dan sesudahnya. Alkitab mencatat dalam ayat yang kita baca di atas, bahwa ia adalah seorang raja yang hidup benar. Dengan kekuasaannya, Asa menyingkirkan pelacuran bakti. Pelacuran bakti adalah bentuk persundalan paling berbahaya yang merupakan cara orang Kanaan menghormati dewa mereka melalui prostitusi masal.

Bukan hanya menyingkirkan pelacuran bakti, Asa juga menjauhkan dirinya dari segala berhala yang telah dibuat oleh nenek moyangnya. Selain itu ia juga melakukan tindakan berani ketika memecat Maakha, neneknya sendiri dari jabatan ibu suri. Seorang ibu suri di dalam pemerintahan kuno adalah satu kedudukan penting dan sangat dihormati yang berpengaruh terhadap arah pemerintahan seorang raja. Maka jelaslah bahwa tindakan Asa menjadi sebuah tindakan radikal.

Dalam upaya hidup benar, terkadang kita harus mendobrak kebiasaan dan didikan keluarga yang tidak baik. Tindakan ini membutuhkan keteguhan hati sebagai upaya untuk hidup benar menurut titah Tuhan. Tantangannya tidak mudah, namun marilah kita belajar untuk berani menjauh dari berhala kehidupan dan tidak hidup seturut kejahatan di sekitar kita.

Doa
Mampukan kami ya Tuhan untuk berani memilih hidup benar di mata-Mu serta tidak hidup seturut dunia. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 Oktober 2021 – Tinggalkan Warisan Berharga

TINGGALKAN WARISAN BERHARGA
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 14

Ayat Emas : 1 Raja-raja 14 : 31b
“Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon. Maka Abiam, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”

Pada pasal ini kita melihat pecahan kerajaan Salomo sama-sama dipimpin oleh orang yang tidak punya komitmen menyembah Allah. Kita akan melihat kerajaan Yehuda yang dipimpin Rehabeam putra Salomo. Rehabeam membiarkan rakyat menyembah ilah-ilah lain, bahkan ada pelacuran bakti di masa pemerintahannya. Sikap Rehabeam dalam menghormati Tuhan juga menurun dibandingkan dengan ayahnya. Salah satu contoh, perabotan emas bait suci yang hilang diganti dengan tembaga.

Ada yang menarik dalam pasal ini, ayat 21 dan 31 menyebutkan Naama yang adalah ibu Rehabeam. Penyebutan 2 kali tentunya menyiratkan hal penting. Naama adalah orang Amon yang menganut politeisme, menyembah banyak dewa. Pola dan pemahaman sang ibu tentunya terwariskan dalam diri Rehabeam.

Dari cerita ini kita diajarkan bagaimana menjadi orangtua yang memberikan teladan serta mewariskan pemahaman dan praktik hidup rohani yang benar karena kita mempunyai pengaruh yang besar dalam terbentuknya konsep pengenalan akan Tuhan dalam diri anak kita. Setiap orang memang memiliki latar belakang rohani yang berbeda, namun dengan komitmen yang kuat serta pimpinan Roh Kudus, maka kita bisa menjadi teladan bagi anak-anak.

Doa
Tuhan tolonglah kami agar menjadi orangtua yang mewariskan hal rohani bagi anak-anak kami. Amin. (Win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 19 Oktober 2021 – Taat Tanpa Kompromi

TAAT TANPA KOMPROMI
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 13

Ayat Emas : 1 Raja-raja 13:21-22
“Karena engkau telah memberontak terhadap titah TUHAN dan tidak berpegang pada segala perintah yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, … maka mayatmu tidak akan masuk ke dalam kubur nenek moyangmu.”

Di dalam pasal ini kita melihat akhir kehidupan yang tragis dari seorang abdi Allah. Alkitab tidak merinci siapa dia, tapi dia seorang yang mendapat tugas penting menegur Yerobeam. Kisah yang kita harapkan tentunya melihat sang abdi Allah ini bersukacita karena telah menyelesaikan misi Tuhan dengan baik, tapi sebaliknya kematian yang mengenaskan yang dialami.

Pada awal pasal, kita dibuat kagum dengan pelayanan abdi Allah yang disertai dengan kuasa Tuhan, selain itu juga keteguhan hatinya menjalankan misi Tuhan di mana dia dilarang makan dan minum. Bahkan seandainya separuh kerajaan Yerobeam diberikan, dia tidak bergeming. Tapi dengan seorang yang mengaku abdi Allah dan mendapat pernyataan dari malaikat dia luluh dan melupakan perintah Allah yang dia layani.

Sering kali ada yang mencoba mendistraksi ketaatan kita dengan suara yang seolah-olah firman Tuhan, namun sesungguhnya sedang membawa kita kepada sikap kompromi dengan dosa. Oleh karena itu kita perlu peka dalam menaati firman Tuhan. Baca dan renungkanlah firman Tuhan dengan saksama.

Doa
Jadikan kami hamba yang setia ya Tuhan, bawa kami mengenal-Mu lebih lagi. Amin. (Win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 18 Oktober 2021 – Kekudusan Pernikahan

KEKUDUSAN PERNIKAHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 12

Ayat Emas : 1 Raja-raja 12:15
“Jadi raja tidak mendengarkan permintaan rakyat, sebab hal itu merupakan perubahan yang disebabkan TUHAN, supaya TUHAN menepati firman yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Ahia, orang Silo, kepada Yerobeam bin Nebat.”

Membaca kisah perpecahan kerajaan Israel setelah kematian Salomo ini sungguh menyesakkan. Perpecahan negeri ini tak lepas dari dosa Salomo (bacaan kita kemarin), inilah murka Allah. Salomo jatuh karena dia mengambil banyak perempuan asing yang tidak menyembah kepada Allah.

Hubungan suami istri dalam pernikahan dipakai oleh Tuhan untuk menggambarkan relasi Allah dan manusia. Itulah sebabnya Allah sangat sensitif dengan kekudusan pernikahan. Kita ingat pula tindakan raja Daud (ayah Salomo) yang jahat saat mengambil Batsyeba. Bagaimana murka Allah? O, sangat mengerikan. Silakan baca 2 Samuel 12: 9-12.

Marilah kita menjaga pernikahan kita dari segala yang jahat. Baik dari si Jahat maupun dari nafsu kedagingan kita sendiri. Kejahatan pernikahan tetaplah kejahatan pernikahan apapun alasannya. Jangan membuka pintu pernikahan kita sekecil apapun terhadap kejahatan. Ia akan cepat menyusup masuk begitu kita memberinya kesempatan. Dan siapa yang tak bertobat, murka Allah ada di atasnya.

Doa
Ya Tuhan Yesus, ampunilah kami bila kami pernah berlaku jahat atas pernikahan. Engkau adalah Allah yang yang sensitif dengan kekudusan pernikahan. Ampunilah kami ya Tuhan. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Warta Jemaat Edisi 17 Oktober 2021

Klik di sini untuk versi PDF

Persidangan MPL Sinode GKMI

Diberitahukan kepada jemaat bahwa:

  1. Persidangan MPL ke-2 Sinode GKMI diadakan pada 17-19 Oktober 2021 (dilakukan secara online). Utusan dari GKMI Gloria Patri: Pnt. Setio Boedi, Pnt. Ivan Adimulya Santoso, Pdt. Jakson Rumagit.
  2. Berkenaan dengan Persidangan MPL ini maka Pdt. Jakson Rumagit akan berada di Jakarta menjadi utusan GKMI Gloria Patri sebagai salah satu Majelis Ketua Persidangan MPL ke-2.
    Kiranya jemaat mengetahui serta mendukung dalam doa.

Berita Kelahiran

Hamba Tuhan, Majelis Jemaat dan Jemaat GKMI Gloria Patri mengucapkan selamat dan turut berbahagia atas kelahiran:

  1. Gwen Christamand
    Anak/putri pertama yang Tuhan anugerahkan atas Bp. Lukas Armand dan Ibu Steffanie Christanty S. Atau cucu Ibu Christina Martha. pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021 Berat 3,3 kg. panjang 51 cm
  2. Kiana Shanetta Aviella
    Anak/putri kedua yang Tuhan anugerahkan atas Bp. Yan Arvin Odyaputra dan Ibu Sandy Daniella S. Atau cucu kedua Bp/Ibu Agus Setianto pada hari Minggu, 10 Oktober 2021.
    Berat 3.24 kg, panjang 47 cm.

Tuhan Yesus memberkati proses pemulihan pasca melahirkan untuk Ibu Sandy dan Ibu Steffanie
serta pertumbuhan bayi.

Pelantikan Pengurus Komisi

Setelah diumumkan selama dua minggu berturut-turut dan tidak ada keberatan yang sah dari sidang jemaat, maka pada Kebaktian Umum Minggu, 24 Oktober 2021 akan diadakan pelantikan Pengurus Komisi dan Sanggar Kasih periode 2021-2024. Kiranya menjadi perhatian segenap
pengurus serta jemaat dapat mendukung dalam doa.

Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 17 Oktober 2021 – Oleh: Sdr. Joseph Wisesa N

Mengenal Kasih Karunia
Yunus 1:17-2:10

Jemaat yang baik, berdasarkan firman TUHAN yang telah kita baca bersama, maka ada dua pertanyaan bersama kita, yakni: (1) Seperti apa kasih karunia?; (2) Dimana kita menemukan kasih karunia?

Pertama, Jika kita berdiskusi tentang seperti apa kasih karunia? Maka umumnya, banyak orang yang berbicara mengenai hal tersebut, tetapi banyak diantara kita sulit memahami dan mengenalnya, karena ABSTRAK. Dalam peristiwa Yunus yang dilempar ke tengah laut lalu Allah
menyelamatkannya dengan cara ikan besar menelannya. Dari peristiwa Yunus, kita diajak untuk mengenal bahwa kasih karunia Allah adalah kasih yang MENYADARKAN, MEMBEBASKAN, dan MENGAJARKAN. Yunus disadarkan oleh Allah bahwa pelariannya dari panggilan Allah adalah suatu hal yang salah. lalu Yunus dibebaskan dari ikan besar oleh Allah untuk membuktikan kasih-Nya begitu besar bagi semua orang, bahkan para pendosa. Pada akhirnya Yunus diajarkan oleh Allah bahwa kasih karunia itu indah, menghibur, dan agung (sesuai dengan nilai-nilai ilahi Allah). kasih karunia seperti seorang SAHABAT yang selalu ada untuk kita dan seorang GURU yang selalu mendidik kita.

Kedua, kita perlu memahami bahwa kasih karunia beragam bentukya, bahkan dalam bentuk “bahaya,” seperti Yunus yang ditelan ikan besar sekalipun, jika itu adalah perbuatan Allah, hal itu adalah kasih karunia. Jika kita semua bertanya-tanya dimana kita bisa menemukannya, maka ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, sebagai berikut: (1) kasih karunia dapat kita temukan sewaktu kita mengalami kegagalan total; (2) kasih karunia dapat kita temukan sewaktu Yesus menjadi satu-satunya yang kita miliki; dan (3) kasih karunia dapat kita temukan sewaktu berada dan berdoa di posisi hidup yang sungguh teramat rendah. Apa maksudnya? Jemaat yang baik, ada sebuah perumpamaan tentang air mineral. kita semua pasti pernah minum air mineral bagaimana rasanya? Pasti sungguh menyejukkan. Jika kita minum air mineral dikala kita tidak haus atau kepedesan tentu biasa-biasa saja, tetapi lain halnya sewaktu kita haus atau kepedesan saat mengkonsumsi makanan pedas lalu minum air mineral, bahkan yang dingin itu seperti hal yang menyegarkan bahkan membebaskan.

Kasih karunia seumpama air mineral. Jika kita tidak haus lalu kita minum, kasih karunia seringkali tidak kita rasakan, tetapi ketika kita haus atau satu- satunya yang kita perlukan air mineral, maka akan sungguh berbeda pengalaman kita. Jemaat, mari kita belajar untuk MENEMUKAN dan MENGENAL kasih karunia dengan memposisikan Yesus Kristus satu-satunya
dalam kehidupan kita. Benarlah demikian jika ada pepatah “tak kenal maka tak sayang.” Selain itu, mari HIDUPKAN dan BAGIKAN kasih karunia itu kepada sesama kita siapapun mereka, apapun latar belakang mereka.

Tuhan Yesus memberkati. (JosephW.N)

Renungan iGrow 17 Oktober 2021 – Buah Cinta Jahat

BUAH CINTA JAHAT
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 11

Ayat Emas : 1 Raja-raja 11:9
“Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya.”

Cinta itu penggerak. Berawal dari cinta banyak hal bisa terjadi. Tentang keindahan juga kebaikan, tetapi sebaliknya hal buruk dan jahat pun bisa bersemi dari sana. Sungguh sayang, di masa tuanya Salomo mengalami kejatuhan yang dimulai dengan mencintai banyak perempuan asing (ayat 1). Dan perempuan-perempuan itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga Salomo pun tidak sepenuh hati berpaut kepada Tuhan. Dia melakukan yang jahat di mata Tuhan (ayat 4-6).

Cinta itu penggerak. Cinta seperti apakah yang ada dalam keluarga kita? Cinta yang memuliakan Tuhan? Ataukah cinta yang jahat? Entah cinta itu memuliakan Tuhan ataupun cinta itu yang meninggalkan kemauan Tuhan, dari buah kehidupan akan kelihatan. Tidak bisa disembunyikan. Salomo adalah pribadi yang dikasihi Tuhan, dia pernah dijumpai Tuhan dua kali (ayat 9), tetapi ketika dia berlaku jahat kepada Tuhan, murka-Nya tetap datang.

Janganlah gara-gara cinta yang jahat, kita menarik murka Allah kepada kita. Yang kita cintai bukan tidak mungkin akan mendatangkan bisa yang mematikan. Cinta seperti apakah yang sedang mekar di hati kita saat ini?

Doa
Ya Tuhan, biarlah Firman-Mu hari ini mengoreksiku. Adakah kejahatanku saat ini kepada-Mu? Amin. (sb)

Alkitab Audio