Renungan iGrow 26 September 2021 – Rindu

RINDU
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 14

Ayat Emas : 2 Samuel 14:1
“Yoab, anak Zeruya, mengetahui, bahwa hati raja merindukan Absalom.”

Tindakan Absalom membunuh Amnon, tentu saja memilukan hati Daud, ayahnya. Situasi ini juga menjadikan Daud berada pada posisi yang sulit. Karena baik Amnon yang adalah korban pembunuhan maupun Absalom yang adalah pelaku pembunuhan, keduanya adalah anaknya. Walaupun mereka berdua lahir dari ibu yang berbeda.

Daud membiarkan Absalom tinggal di Gesur setelah ia membunuh Amnon. Namun Daud sebagai ayah pada akhirnya tidak bisa tidak, ia memikirkan dan merindukan anaknya, Absalom. Melalui nasehat dari Yoab, Absalom akhirnya bisa kembali ke Yerusalem.

Setelah tinggal di Yerusalem, Daud tidak secara langsung mengijinkan Absalom bertemu dengannya. Ini membuat Absalom merasa tidak tenang. Kita melihat di sini, orang yang melakukan kesalahan tidak akan tenang, jika ia belum sepenuhnya diampuni dan diterima kembali.

Dalam peristiwa ini kita menemukan gambaran kerinduan seorang bapa kepada anaknya. Juga pengampunan bagi mereka yang sudah terhilang dan terbuang. Tuhan mengajar kita untuk bisa menerima dan mengampuni orang yang pernah melakukan kesalahan, seperti halnya Tuhan yang tidak pernah tidak mengampuni anak-anak-Nya yang mau kembali pada-Nya.

Doa
Tuhan, ajar kami mengampuni, agar kami bisa memulihkan relasi yang sudah rusak.  Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Ibadah Syukur HUT ke-31 GKMI Gloria Patri – Oleh: Pdt. Yonathan Sionari H.

Puji Tuhan! Tak terasa 31 tahun sudah Tuhan menyertai perjalanan kita, GKMI Gloria Patri. Mari kita syukuri atas apa yang Tuhan telah kerjakan bagi kita sebagai keluarga besar GKMI Gloria Patri melalui IBADAH SYUKUR HUT KE-31 GKMI GLORIA PATRI yang akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube GKMI Gloria Patri pada hari Minggu, 26 September 2021; pukul 08.00 WIB. Tuhan memberkati kita semua.

Eben Haezer

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita proses pertama kalinya gedung gereja GKMI Gloria Patri diresmikan dan dibuka pada tahun 2001. GKMI Gloria Patri diresmikan pada tanggal 25 September 2001 lalu tetap eksis menjadi gereja yang berusaha menghadirkan damai sejahtera TUHAN kepada semua orang. Apa yang membuatnya bertahan??? Hanya TUHAN. Penyertaan TUHAN menjadi bukti nyata bahwa GKMI Gloria Patri dijaga TUHAN. Jadilah gereja yang menyadari penyertaan TUHAN sangat besar.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 25 September 2021 – Dendam

DENDAM
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 13

Ayat Emas : 2 Samuel 13:22
“Dan Absalom tidak berkata-kata dengan Amnon, baik tentang yang jahat maupun tentang yang baik, tetapi Absalom membenci Amnon, sebab ia telah memperkosa Tamar, adiknya.”

Dosa nafsu, pembiaran masalah kejahatan dan dendam adalah bagian penting yang layak direnungkan, dalam peristiwa tragis pembunuhan Amnon oleh Absalom. 

Nafsu
Setelah berhasil menghampiri Tamar, perasaan Amnon berubah. Firman Tuhan katakan, rasa benci Amnon kepada Tamar lebih besar daripada rasa cinta yang ia rasakan sebelumnya (ayat 15). Cinta Amnon ternyata hanya sebatas nafsu yang membutakan. 

Pembiaran Masalah Kejahatan
Daud mengetahui peristiwa ini dan menjadi sangat marah (ayat 21). Namun tidak diceritakan bagaimana Daud sebagai ayah memanggil Amnon, bersikap bijak sebagai ayah, dan memberikan saran atau keputusan penyelesaian yang terbaik.

Dendam
Kemarahan Absalom melihat perlakuan Amnon kepada Tamar membuahkan dendam. Dendam yang tersimpan lama tersebut akhirnya berujung kepada rencana pembunuhan.

Doa
Tuhan, jaga hati kami dari nafsu yang jahat dan dendam. Amin. (EnJi)

Let Us Celebrate by Serving

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita proses pertama kalinya gedung gereja GKMI Gloria Patri diresmikan dan dibuka pada tahun 2001. GKMI Gloria Patri diresmikan pada tanggal 25 September 2001 lalu tetap eksis menjadi gereja yang berusaha menghadirkan damai sejahtera TUHAN kepada semua orang. Apa yang membuatnya bertahan??? Hanya TUHAN. Penyertaan TUHAN menjadi bukti nyata bahwa GKMI Gloria Patri dijaga TUHAN. Jadilah gereja yang menyadari penyertaan TUHAN sangat besar.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 24 September 2021 – Peringatan dan Teguran Tuhan

PERINGATAN DAN TEGURAN TUHAN
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 12

Ayat Emas : 2 Samuel 12:13a
“Aku telah berdosa kepada TUHAN.”

Sebagai seorang nabi, Natan membawa perkataan Allah ketika menegur Daud. Seperti yang kita lihat di pasal 11, Daud telah melakukan kejahatan di mata TUHAN. Kejahatan atau dosa yang sangat serius dan harus segera dibereskan.

Natan, mengawali pembicaraannya dengan Daud, menggunakan sebuah perumpamaan. Cara Natan ini adalah sesuatu yang bijaksana, sebagai jalan masuk ke inti persoalan. Daud mendengar apa yang dikatakan oleh Natan. Setelah mendengar perumpamaan yang disampaikan, ia berkata “Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati.” Daud belum memahami maksud perkataan Natan kepadanya pada saat itu. Sehingga dengan segera Natan menjawab respon Daud dengan mengatakan “Engkaulah orang itu!” Ketika mendengar jawab Natan, Daud segera menyadari kesalahannya, ia mengaku dosanya di hadapan TUHAN (ayat 13a). Namun ia tetap harus menerima konsekuensi atas tindakan yang dilakukannya.

Seperti halnya Daud, seringkali kita tidak dengan cepat menyadari kejahatan yang telah kita lakukan di hadapan Tuhan sampai sebuah teguran Tuhan membuat kita mengerti dengan jelas. Mintalah Roh Kudus memberikan kepekaan agar kita mengerti dan dapat dengan cepat kembali kepada-Nya.

Doa
Ya Tuhan, kami rindu selalu dekat dengan-Mu. Engkau mengajar kami tanpa menunggu kami harus dihajar. Amin. (uni)

Oh God I Surrender To You

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita ibadah pekan suci di GKMI Gloria Patri pada tahun 2019. Dalam sebuah ibadah atau kehidupan seberapa banyak kita berserah dalam TUHAN??? Kita masih lebih sering mengandalkan diri sendiri daripada DIA. Jadilah gereja atau pribadi yang benar-benar sadar hidup ini bukan berada dalam rencana kita, tetapi rencana DIA, maka berserahlah kepada-Nya.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 23 September 2021 – Hati-Hati Gunakan Matamu

HATI-HATI GUNAKAN MATAMU
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 11

Ayat Emas : 2 Samuel 11:4a
“Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia.”

Masih ada dalam ingatan kita, sebuah kalimat yang diucapkan seorang pembawa acara televisi “Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena kesempatan! Waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!” Memang niat jahat bisa lahir kapan saja dan kepada siapa saja. Tak peduli gelar dan jabatannya, dosa mengintip dan sangat ingin masuk serta menguasai siapa saja yang lengah.

Kisah yang kita baca di pasal 11 ini begitu familiar di telinga kita. Kejahatan yang telah dilakukan oleh Daud  ini diawali oleh penglihatan. Bukan sengaja Daud berjalan-jalan di sotoh istananya.  Namun ketika ia di sana, dilihatnya seorang wanita elok rupanya sedang mandi. Muncullah keinginan jahat di hatinya. Kejahatan Daud tidak berhenti hanya dengan meniduri Batsyeba. Tindakan demi tindakannya menjadi sangat jahat di mata Tuhan.

Perhatikanlah, kejahatan yang dilakukan Daud berawal dari mata. Seberapa baik mata kita, itulah yang menentukan langkah kita selanjutnya. Ketika mata kita mulai jahat, ingatlah sebuah lagu Sekolah Minggu yang mengatakan “Hati-hati gunakan matamu, hati-hati gunakan matamu,  karena Bapa di surga melihat ke bawah. Hati-hati gunakan matamu.”

Doa
Tuhan, tolong kami agar bijak menggunakan mata kami, sehingga mata hati kami selalu terjaga sesuai firman-Mu. Amin. (uni)

Worship That Lives God

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita ibadah kenaikan Tuhan Yesus di GKMI Gloria Patri pada tahun 2019. Ibadah merupakan hal yang sering dilakukan oleh umat Kristen, bahkan beberapa hanya menganggap sebagai suatu rutinitas. Sadarilah bahwa ibadah adalah bentuk kita menghidupi iman kita dalam TUHAN, maka jangan jadikan sebagau rutinitas tetapi jadikan sebagai suatu hal yang spesial dan sangat berharga.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 22 September 2021 – Berprasangka Buruk

BERPRASANGKA BURUK
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 10

Ayat Emas : 2 Samuel 10:3b
“Bukankah dengan maksud untuk menyelidik kota ini, untuk mengintainya dan menghancurkannya maka Daud mengutus pegawai-pegawainya itu kepadamu?”

Raja Daud bersahabat baik dengan raja bani Amon, Nahas. Meski pun tidak diceritakan awal mula persahabatan mereka, tetapi Daud sangat berdukacita atas meninggalnya raja Nahas, hingga ia mengirimkan perantara untuk menyampaikan rasa dukacita kepada anaknya, yaitu Hanun bin Nahas. Namun sayangnya, para pemuka Hanun berprasangka buruk terhadap perantara Daud (ayat 3). Akibatnya Hanun membuat keputusan yang salah dengan menangkap perantara Daud, lalu mencukur setengah dari janggut mereka, dan memotong pakaian mereka sampai pantat (ayat 4). Hal ini adalah tindakan yang sangat merendahkan dan memalukan para perantara Daud.

Akibat dari tindakannya yang didasari prasangka yang buruk terhadap niat baik Daud, kita melihat bahwa peperangan tidak dapat dihindari. Begitu banyak nyawa yang menjadi korban akibat kesalahan ini.

Pernahkah kita berprasangka buruk terhadap orang lain? Hingga tanpa disadari sikap kita menyakiti sesama atau bahkan menimbulkan permasalahan baru? Jika iya, mohon ampunan dari Tuhan, dan ijinkanlah Roh Kudus yang memimpin hati kita.

Doa
Tuhan, ampuni jika kami pernah berprasangka buruk satu sama lain. Ajarlah untuk selalu mampu menjaga hati kami. Amin. (uni)