Renungan iGrow 18 September 2021 – Sukacita

SUKACITA
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 6

Ayat Emas : 2 Samuel 6:14
“Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.”

Salah satu tanda sebuah keadaan yang sungguh membahagiakan bagi setiap orang pecaya adalah ketika kita memiliki Allah dan dimiliki oleh Allah, sebab Allah adalah yang menjadi Pemilik dan Tuan atas setiap orang yang percaya.

Hal inilah yang dialami oleh Daud ketika membawa kembali Tabut Allah masuk ke kota Daud. Meskipun tabut itu pernah membawa malapetaka ketika Uza tanpa sengaja memegangnya karena lembu-lembu yang membawa tabut tergelincir dan Uza pun mati seketika, namun saat tabut itu diletakkan di rumah Obed-Edom ternyata berkat Tuhan mengalir. Allah kita adalah sumber pemberi berkat. Dengan sukacita dan ekspresif, Daud menari-nari karena kembalinya tabut TUHAN ke kota Daud. Ia tidak memikirkan lagi posisinya sebagai pemimpin sebab Allah adalah Pemimpin sejatinya dan tidak merasa malu bersukacita karena kehadiran Allah dalam kerajaannya.

Sudah seharusnya juga orang percaya mengalami kehadiran Allah di dalam hidupnya, melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam hidupnya. Jangan malu mengekspresikan sukacita kita kepada Tuhan, siapa tahu orang lain dapat melihat kebaikan Allah melalui ekspresi sukacita kita.

Doa
Roh Kudus ajari kami untuk senantiasa mengekspresikan sukacita yang telah Kau berikan dalam hidup kami. Amin. (RM)

Long Time No See – Youth Shine Onsite Service

Heyyyy SHINERSS🌟✨Bagaimana kabar kalian semua??? Semoga kalian dalam keadaan sehat dan bahagia selalu ya😊

Sejak pandemi hadir dalam kehidupan kita, maka kita perlu untuk saling menjaga jarak sejenak, tidak berjumpa satu sama lain, bahkan tak jarang diantara kita telah saling melupakan. Pasti kita sudah rindu dong untuk dapat berjumpa dan bersekutu beribadah bersama kembali. Maka dari itu, yukk join persekutuan onsite perdana kita di gereja pada hari Sabtu,18 September 2021; Pukul 17.30.

Tetap jaga dan patuhi protokol kesehatan ya! Sampai bertemu di hari Sabtu, Tuhan Yesus memberkati 😇

From Ash To Ash

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita prosesi penaruhan abu yang dipimpin oleh Pdt. Jakson Rumagit dalam ibadah Rabu Abu pada tahun 2018. Dari abu kembali menjadi abu menjadi bukti bahwa manusia adalah mahkluk yang fana, bahkan sangat rapuh. Namun, kerapuhan kita menjadi hal yang membuat kita sangat serupa dengan-Nya. Marilah, sebagai gereja terimalah kerapuhanmu sebagai bukti kamu menerima TUHAN dalam hidupmu.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 17 September 2021 – In His Time

IN HIS TIME
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 5

Ayat Emas : 2 Samuel 5:10
“Lalu makin lama makin besarlah kuasa Daud, sebab TUHAN, Allah semesta alam, menyertainya.”

Butuh beberapa tahun bagi Daud untuk menjadi raja atas seluruh tanah Israel. Sejak ia dipilih dan diurapi olah Tuhan melalui nabi Samuel, perjalanannya menuju tahta tertinggi di Yerusalem tidaklah mudah. Berliku, curam, dan berbatu. Hanya karena janji Tuhan yang senantiasa dipegangnya, maka Daud terus menjalani rencana Tuhan yang besar atas hidupnya. Dengan sabar, ia bergerak mengikuti gerakan Tuhan. Sedikitpun ia tidak ragu. Ia tahu bahwa di dalam waktu-Nya Tuhan, maka apa yang dijanjikan-Nya bertahun lampau akan digenapi dengan cara-Nya yang ajaib. Ia hanya perlu menunggu dengan tekun dan sabar.

Dan, tidak berhenti hanya membawa Daud duduk di singgasana raja, tetapi makin lama makin besar dan luas kekuasaan yang Tuhan berikan kepadanya. Jelas, ini bukan karena kehebatan Daud, tetapi karena Tuhan, Allah semesta alam yang senantiasa menyertai Daud, sang mantan gembala domba.

Tak jarang kita merasa bahwa jalan hidup saat ini koq curam, terjal, dan berliku. Kita tidak melihat ada jalan keluar atas pergumulan yang kita hadapi. Namun, sesungguhnya Tuhan tidak tinggal diam dengan apa yang kita hadapi. Ia sedang menyelesaikannya, tapi dengan cara dan waktunya, in His way and time. Percayalah!

Doa
Roh Kudus, tolonglah kami untuk senantiasa bergantung penuh kepada kehendak-Mu di dalam hidup kami. Amin. (tim iGrow)

Informasi Rangkaian Acara HUT ke-31 GKMI Gloria Patri

Shallom Jemaat GKMI Gloria Patri😊

HUT ke-31 GKMI Gloria Patri udah semakin dekat nih. Mari kita ikut menyemarakkan dengan cara :

  1. Membuat video ucapan kepada Gereja kita tercinta Gloria Patri. Kemudian di kirimkan ke TU, diposting di medsos dan jangan lupa kasih hastag #SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGLORIAPATRI
  2. Ada 3 frame keren nih yang bisa kita pakai untuk bingkai foto kita dan keluarga
    https://twb.nz/31tahungkmigloriapatri
    https://twb.nz/31tahungkmigloriapatri2
    https://twb.nz/31tahungkmigloriapatri3
    Silakan di klik dan pilih foto terbaik kita dan keluarga, lalu ikuti langkah-langkahnya dan terakhir update foto kita dan keluarga di WA dan medsos lainnya. Jangan lupa hastag #SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGLORIAPATRI
  3. Dalam setiap postingan pribadi jemaat, mari membuat caption atau kalimat singkat, seperti
    – “kami mau belajar mengasihi sesama SEPERTI YESUS”
    – “kami mau belajar memaafkan SEPERTI YESUS”

Mari kita belajar #SEPERTIYESUS dan #MENGHIDUPKANNILAINYA dalam keluarga dan gereja kita tercinta GKMI Gloria Patri agar menjadi berkat bagi semua orang.

Tuhan Yesus memberkati

I Believe You God

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita proses baptisan percaya yang dipimpin oleh Pdt. Em Peter Hiendarto atas diri David Sanjaya pada tahun 2012. Baptisan percaya adalah menjadi bahasa nyata iman kita bahwa kita benar-benar percaya dan mengikuti TUHAN setiap hari dalam kehidupan. Dari hal ini, marilah kita belajar untuk menjadi murid TUHAN yang taat dan setia meneladani-Nya setiap hari.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 16 September 2021 – Jangan Halalkan Segala Cara!

JANGAN HALALKAN SEGALA CARA!
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 4

Ayat Emas : 2 Samuel 4:10a
“Ketika ada orang yang membawa kabar kepadaku demikian: Saul sudah mati! Dan memandang dirinya sebagai orang yang menyampaikan kabar baik, maka aku menangkap dan membunuh dia.”

Untuk sebuah pengakuan atau kekuasaan, seseorang bisa saja menghalalkan segala cara. Trik dan intrik diupayakan sedemikian rupa agar tujuannya tercapai. Inilah yang terlihat di dalam pasal ini.

Setelah peristiwa pembunuhan yang dilakukan Yoab terhadap Abner seperti dituliskan di 2 Samuel 3, ternyata intrik juga dilakukan oleh Baana dan Rekhap saat mereka berkhianat terhadap atasannya sendiri yaitu Isyboset. Sangkanya, dengan membunuh Isyboset yang notabene adalah musuh Daud, mereka berharap mendapatkan imbalan dari Daud. Ternyata dugaan mereka salah, di saat mereka datang dengan membawa rasa bangga, Daud justru marah dan dengan segera diperintahkannya anah buahnya untuk membunuh Baana dan Rekhap.

Apa yang terjadi di dalam peristiwa ini menunjukkan bagaimana Daud begitu menghargai apa yang menjadi ketetapan Tuhan. Dia mengerti bahwa Saul pun adalah pribadi yang diurapi Tuhan. Demikian juga kepada keturunan Saul, Daud tetap menaruh hormat dan kasihnya. Mari belajar untuk menghargai orang pilihan Tuhan, lebih dari sekadar siapa dia di dalam pandangan kita.

Doa
Tuhan, ampuni kami jika seringkali gegabah dalam bertindak. Roh Kudus tuntunlah kami. Amin. (tim iGrow)

Upon This Rock I Will Build My Church

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita ibadah peletakan batu pertama pembangunan aula baru GKMI Gloria Patri pada tahun 2018. Gereja memang tidak hanya sebatas bangunan, tetapi lebih dari pada itu. Namun, gereja dalam bentuk bangunan menjadi bukti nyata bahwa TUHAN hadir memberi pertumbuhan dan kehidupan kita. Jika demikian, marilah kita menjadi gereja yang hidup melalui memberi kehidupan kepada sesama, bahkan MUSUH.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 15 September 2021 – Jangan Pelihara Amarah

JANGAN PELIHARA AMARAH
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 3

Ayat Emas : 2 Samuel 3:28
Ketika hal itu didengar Daud kemudian, berkatalah ia: “Aku dan kerajaanku tidak bersalah di hadapan TUHAN sampai selama-lamanya terhadap darah Abner bin Ner itu.”

Ternyata peperangan antara keluarga Saul dan keluarga Daud tak berakhir (ayat 1) melalui peristiwa “gencatan senjata” seperti yang kita baca kemarin. Justru hari ini kita menjumpai bagaimana seorang Yoab, kepala pasukan Daud tampak masih memelihara kemarahannya kepada Abner. Sampai-sampai dia membunuh Abner yang sebenarnya telah memihak Daud tersebut.

Amarah kian tak terkontrol bila datang saat kondisi fisik dan jiwa sedang lelah (ayat 22-23). Melalui peristiwa ini, ada dua hal yang perlu kita renungkan: (1) Kemarahan Yoab yang masih ada memunculkan kecurigaan atas ketulusan Abner (ayat 24-25); (2) Melakukan tindakan nekat. Tindakan Yoab melampaui wewenangnya, tanpa sepengetahuan raja Daud.

Kemarahan yang tak terkendali sering menyingkirkan logika. Ia bisa menumpulkan pikiran dan juga membutakan perasaan sehingga belas kasihan pun hilang. Itulah sebabnya betapa kita harus mengontrol kemarahan kita. Kiranya Firman Tuhan pada hari ini mengusik kita, bahwa ketika sedang marah jangan sampai kehilangan arah. Banyak peristiwa fatal terjadi karena kemarahan yang lepas kendali.

Doa
Tuhanku yang baik, mohon kiranya Allah Roh Kudus terus tinggal dalam hatiku. Sehingga kalaupun aku marah, jangan sampai berbuat dosa. Amin. (sb)