Warta Jemaat Edisi 12 September 2021

Klik di sini untuk versi lengkap PDF

RAPAT MAJELIS JEMAAT

Minggu, 12 September 2021, pk.13.00 WIB melalui Zoom. Kiranya menjadi perhatian hamba Tuhan dan Majelis Jemaat GKMI Gloria Patri.

PERSEKUTUAN KOMISI SENIOR

Mengundang segenap jemaat senior untuk bergabung dalam persekutuan komisi senior yang akan diadakan pada hari Senin, 13 September 2021, Pukul 18.00 WIB, di rumah-rumah jemaat. Bahan bina senior akan dibagikan melalui WhatsApp info GP.

PERSEKUTUAN KELOMPOK YUDEA & HERMON

Mengundang segenap jemaat kelompok Yudea dan Hermon untuk bergabung dalam persekutuan kelompok via Zoom pada hari Selasa, 14 September 2021; pukul 19.00 WIB. Link Zoom akan dibagikan melalui WhatsApp info GP.

KEBAKTIAN PEMBERKATAN NIKAH

Setelah diumumkan selama dua Minggu berturut-turut dan tidak ada keberatan yang sah dari sidang jemaat maka akan dilangsungkan kebaktian pemberkatan nikah atas diri Sdr. Henry Juan Ndolu (Anggota jemaat GMIT Imanuel Kefamenanu-NTT) dengan Sdri. Nichola Ester Piranti (Anggota jemaat GKMI Gloria Patri).

Pada hari Sabtu, 18 September 2021; pk.14.00 WIB di GKMI Gloria Patri. Kiranya jemaat mengetahui serta mendukung dalam doa.

PENDAFTARAN KELAS KATEKISASI BAPTIS DAN SIDI JEMAAT

Telah dibuka pendaftaran Kelas Katekisasi Baptis dan Sidi Jemaat yang akan dimulai pada hari Senin, 13 September 2021; pk.19.00 WIB via Zoom. Jemaat yang akan mengikuti kelas katekisasi ini diharapkan mengambil formulir dan mendaftar ke TU gereja. Informasi selengkapnya dapat menghubungi Sdr. Joseph Wisesa N. (085 88597 9886). Kiranya menjadi perhatian jemaat.

PULANG KE RUMAH BAPA

Hamba Tuhan, Majelis Jemaat, dan Jemaat GKMI Gloria Patri turut bersimpati atas berpulangnya Ibu Erlianti/ Thio Swan Hoo (usia 92 tahun) Mama dari Ibu Harliani/ mertua Bp. Hendro Katilaksa Pada hari Senin, 6 September 2021. Dimakamkan pada hari Rabu, 8 September 2021 di Jepara.

Tuhan Yesus memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.

KEBAKTIAN UMUM MINGGU

Kebaktian Umum Minggu diadakan secara on site dan on line, jemaat yang tidak dapat hadir di gereja dipersilakan mengikuti kebaktian melalui YouTube GKMI Gloria Patri pk.08.00 WIB jemaat diharapkan membuka link YouTube GKMI Gloria Patri SEBELUM pk.08.00 WIB. Jemaat juga dapat
mengikuti Kebaktian Umum Minggu melalui Siaran Radio ICHTHUS; pk.18.00 WIB di 96.5 FM. Kiranya menjadi perhatian jemaat.

KEBAKTIAN UMUM TATAP MUKA (ON-SITE)

Sejak hari Minggu, 5 September 2021 pk. 08.00 WIB, kita telah mengadakan Kebaktian Umum Tatap Muka (On-site), dengan memperhatikan protokol kesehatan. Kebaktian Umum diadakan hanya 1 kali. Berikut syarat dan ketentuan protokol kesehatan selama Kebaktian di gereja berlangsung:

  1. Yang diperkenankan hadir adalah jemaat yang berbadan sehat yang berusia di atas 12 tahun yang sudah divaksin covid-19 minimal 1 kali dan wajib menunjukkan sertifikat/vaksin.
  2. Kuota kehadiran adalah 50 orang termasuk jemaat dan pelayan ibadah. Silakan mendaftarkan diri sebelum ibadah berlangsung paling lambat 2 hari sebelumnya kepada Pdt. Jakson Rumagit. Jemaat yang terdaftar akan dihubungi oleh Tata Usaha Gereja 1 (satu) hari sebelum kebaktian diadakan.
  3. Sebelum memasuki ruang ibadah, jemaat diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dulu di tempat yang sudah disediakan.
  4. Setelah itu, mengecek suhu tubuh. Jemaat yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat Celcius, atau memiliki gejala demam/ batuk, tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan kebaktian.
  5. Jemaat diharuskan mengenakan masker kesehatan selama berada di area gereja dan ketika kebaktian berlangsung. Masker jenis scuba (kain jenis karet) tidak diperkenankan untuk digunakan.
  6. Persembahan dapat dilakukan melalui transfer ke Bendahara gereja, atau bisa dimasukan ke Kotak Persembahan, dengan terlebih dulu dimasukan ke dalam amplop yang disiapkan dari rumah.
  7. Akses masuk ke ruang Ibadah tersedia melalui pintu utama. Mohon mengikuti arahan dari Majelis Jemaat yang bertugas.
  8. Silakan duduk di tempat yang diberi tanda khusus (berwarna hijau) dengan tetap menjaga jarak satu sama lain.
  9. Selesai kebaktian, tersedia 2 pintu untuk keluar yaitu melalui pintu utama dan pintu samping. Jemaat akan diarahkan oleh petugas.
  10. Demi sirkulasi udara yang baik, selama ibadah pintu-pintu gedung gereja akan dibuka.
  11. Sebelum dan sesudah Kebaktian diadakan jemaat dihimbau untuk tidak berkerumun dan bercakap-cakap di halaman gereja.

Selamat mempersiapkan diri untuk beribadah. Tuhan Yesus menjaga dan memberkati kita.

Renungan iGrow 12 September 2021 – Akhir yang Memiluhkan

AKHIR YANG MEMILUHKAN
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 31

Ayat Emas : 1 Samuel 31:4
“Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.”

Saul. Di masa mudanya tidak ada yang lebih ganteng dari dirinya di antara orang Israel. Alkitab mendeskripsikan dirinya dengan detail, “namanya Saul, seorang muda yang elok rupanya; tidak ada seorang pun dari antara orang Israel yang lebih elok dari padanya: dari bahu ke atas ia lebih tinggi dari pada setiap orang sebangsanya” (1 Samuel 9:2).  Oleh Samuel ia kemudian diurapi dan diangkat menjadi raja pertama atas Israel.

Hanya saja, keelokan fisiknya di mata manusia tidak berbanding lurus dengan keindahan spiritualnya di hadapan Tuhan. Keterpurukan rohaninya mencapai dasar ketika Roh Allah meninggalkan dia (1 Sam. 16:14). Bukannya berbalik kepada Tuhan, sebaliknya Saul makin menjauh dari hadirat Tuhan. Kekalahan dan kematiannya menggambarkan akhir hidup yang memiluhkan. Akhir hidup tanpa Tuhan.

Sungguh sangat menyedihkan jikalau hidup kita di dunia ini berakhir piluh. Perlulah kita membayangkan apa yang akan terjadi ketika tubuh kita terbujur kaku di dalam peti mati. Siapa saja yang akan hadir mengelilinginya? Acara apa saja yang akan dilakukan untuknya? Dihormati atau dicaci? Diingat-ingat atau segera dilupakan? Ketika kita tetap berada di dalam Tuhan Yesus, maka akhir hidup kita pun indah dan sangat berharga.

Doa
Tuhan, ijinkan kami suatu hari nanti menutup usia hidup kami dengan catatan yang indah dan berharga. Amin. (JeRu)

Culturing Religion

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita kegiatan malam kesenian rakyat yang dilakukan oleh GKMI Gloria Patri pada tahun 2010. Banyak dari kita yang berpikiran bahwa Injil tidak bisa bersatu dengan budaya. Namun, malam kesenian rakyat bisa menjadi jalan bahwa Injil bisa hidup melalui budaya. Marilah sebagai gereja, kita menjadi gereja yang terbuka dengan budaya, karena bersama budaya, TUHAN akan semakin banyak dikenal.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 11 September 2021 – Menaikan Level Iman

MENAIKAN LEVEL IMAN
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 30

Ayat Emas : 1 Samuel 30:6
“Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.”

Kini Daud dalam situasi lain yang sangat terjepit. Sama dengan yang lainnya, Daud kehilangan keluarganya. Serangan orang Amalek telah meluluhlantakkan pemukiman di mana mereka tinggal selama ini. Istri dan anak-anak mereka ditawan oleh orang Amalek. Puncak kemarahan dan kepedihan hati pengikutnya bukan kepada Amalek tapi kepada Daud, karenanya mereka ingin melempari Daud dengan batu. Tapi, lihatlah reaksi Daud, “ia menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.”

Kata “menguatkan” mengindikasikan bahwa Daud membuat dirinya lebih kuat mempercayai Allahnya. Situasi terjepit menjadi kesempatan bagi Daud untuk lebih beriman. Level imannya meningkat ketika persoalan berat dihadapinya. Alih-alih tawar hati, justru Daud tambah kuat imannya kepada Tuhan.

Dalam hidup ini, kita kerap menghadapi situasi pelik nan menjepit. Jadikan kala itu sebagai kesempatan agar iman kita meningkat ke level yang lebih tinggi. Bukan menjadi pedih dan tawar hati namun kesulitan hidup menjadi sarana untuk menguatkan kepercayaan kita kepada TUHAN, Allah kita. Yakinlah, Ia tetap bekerja sekalipun di masa terkelam hidup kita.

Doa
Ya Tuhan, kuatkan kepercayaan kami kepada-Mu di kala kami menghadapi situasi sulit dan pelik.  Amin. (JeRu)

Don’t Stop Learning

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita kegiatan seminar kesehatan yang diikuti oleh komisi senior pada tahun 2011. Sebagian dari kita mungkin berpikir bahwa belajar hanya sampai bangku kuliah. Namun, sejatinya selagi kita hidup, kita terus belajar melalui segala hal, karena dengan belajar kita semakin menjadi manusia yang utuh. Marilah kita sebagai gereja belajarlah tanpa melihat usia dan belajarlah dari siapapun.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 10 September 2021 – Campur Tangan Tuhan

CAMPUR TANGAN TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 29

Ayat Emas : 1 Samuel 29:11
“Lalu bangunlah Daud dan orang-orangnya pagi-pagi untuk berjalan pulang ke negeri orang Filistin, sedang orang Filistin itu bergerak maju ke Yizreel.”

Daud tak jadi berperang melawan bangsanya sendiri. Bayangkan, ia dan pasukannya berhadap-hadapan dengan Saul, Yonatan, dan seluruh rakyat Israel. Tuhan dengan cara-Nya menghindarkan perang saudara. Ihwal ini terjadi ketika Raja Akhis mengajak Daud, yang sudah dianggap teman, bersekutu untuk menyerang Saul dan pasukan Israel. Namun, tentara Filistin meragukan kesetiaan Daud kepada Raja Akhis. Keraguan tentara Filistin menyebabkan Daud akhirnya disuruh mundur dari bagian yang berperang melawan Saul dan pasukannya.

Peperangan ini sesungguhnya adalah dilematis bagi Daud. Di satu sisi, ia ingin menunjukkan kesetiaan perkawanan dengan Raja Akhis yang telah menampungnya selama kala pelarian. Di sisi lain, ia harus berperang dengan bangsanya, yang kelak akan dipimpinnya. Namun, dengan kedaulatan-Nya, Allah menghindarkan Daud dari peperangan yang tidak diinginkan.

Dalam kehidupan kita, sering kali Tuhan juga campur tangan dalam situasi pelik yang sedang kita hadapi. Di tengah keadaan yang seperti “makan buah simalakama” justru Tuhan memberikan jalan keluar baru yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Asal kita percaya, Dia pasti memberi solusi yang mengagetkan kita.

Doa
Ya Tuhan, ampunilah kami karena sering kali mencari jalan keluar dengan pikiran kami yang terbatas ini. Amin. (JeRu)

Pendaftaran Kebaktian Umum Onsite, Minggu 12 September 2021, Pukul 08.00 WIB

Mohon perhatian untuk beberapa hal berikut:

  1. Silakan mendaftar kepada Pdt. Jakson Rumagit, paling lambat hari Jumat, 10 September 2021.
  2. Jemaat yang sudah pernah mengikuti Kebaktian Umum Minggu 5 September 2021, silakan kembali mendaftar untuk Kebaktian Umum Minggu 12 September 2021.
  3. Jemaat yang bisa hadir adalah mereka yang telah divaksin Covid-19 minimal 1 kali.
  4. Kepastian jemaat yang bisa hadir disampaikan pada hari Sabtu, 11 September 2021, melalui pesan WA dari Tata Usaha Gereja.
  5. Jemaat yang belum bisa mengikuti Kebaktian Umum Onsite, tetap bisa mengikuti Kebaktian secara Online melalui kanal Youtube GKMI Gloria Patri (livestreaming pk. 08.00 WIB) atau Siaran Radio Ichthus (pk. 18.00 WIB)

Tuhan Yesus tetap memberkati dan menjaga kita semua.
Salam: Pdt. Jakson Rumagit.

Be The Best

GP FAMS, foto tersebut menceritakan kepada kita kegiatan bazaar warga yang dilaksanakan oleh GKMI Gloria Patri pada tahun 2010. Pada dasarnya GKMI sebagai gereja perlu memberikan dampak tidak hanya bagi jemaatnya, tetapi masyarakat atau lingkungan di sekitarnya. Gereja yang membawa dampak di dalam dan di luar adalah bentuk nyata kehadiran Tuhan bagi siapapun. Mari membawa dampak bagi siapapun.

#SEPERTIYESUS #HUT31GKMIGP

Renungan iGrow 9 September 2021 – Tak Pernah Terlambat

TAK PERNAH TERLAMBAT
Bacaan Alkitab : 1 Samuel 28

Ayat Emas : 1 Samuel 28:6
“Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.”

Ada seorang pendeta tua yang berdasarkan pengalaman hidupnya berkata bahwa Tuhan itu punya 3 speed dalam menjawab doa, yaitu: 1) cepat, 2) sedang, dan 3) lambat. Dan dia memberi kalimat kunci, “Tuhan tidak pernah terlambat menjawab doa.” Tentu saja ini hanyalah pengalaman seseorang yang mungkin perlu dikaji. Tapi perlu kita ingat bahwa Tuhan punya kedaulatan dan Dia tidak pernah terlambat menjawab doa.

Bagaimana dengan Saul, tokoh kita di pasal ini, terlambatkah Tuhan menjawab doa? Saul tidak sabar menunggu jawaban Tuhan, ketidaksabarannya membuat dia jatuh ke dalam dosa. Saul meragukan kesanggupan Tuhan dan dia beralih memanggil peramal untuk memberinya solusi atas kegalauan dan ketakutannya. Akibatnya tragis, dia tidak memperoleh bagian dari Tuhan, bahkan Tuhan menolak dan meninggalkannya.

Bagi kita yang menanti jawaban Tuhan atas doa kita, penundaan jawaban bisa jadi adalah kesempatan mengevaluasi dan memperbaiki hati dan hidup kita. Mari bersabar, yakinlah bahwa Dia tidak pernah terlambat untuk menolong kita. Tuhan pasti menjawab doa kita.

Doa
Selidiki hati kami ya Tuhan, ajari kami memiliki hati seperti-Mu dan terus percaya Engkau berkuasa menjawab doa kami. Amin. (Win)