Renungan iGrow 22 Desember 2022 – Pulang ke Panggilan Allah

https://youtu.be/o66C28-ERaw

Kamis, 22 Desember 2022
PULANG KE PANGGILAN ALLAH
Bacaan Alkitab: Yesaya 55

Ayat Emas: Yesaya 55:3
Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.

Sejak ribuan tahun lalu, tak habis-habisnya Allah kita mengajak umat-Nya untuk pulang. Pulang ke panggilan Allah. Bacaan kita hari ini menyampaikan bahwa:

  1. Undangan pulang kepada-Nya diberikan kepada setiap orang.
  2. Kita diminta sungguh-sungguh datang dan mendengarkan Dia. Bila itu kita lakukan maka ada kehidupan untuk kita.
  3. Allah mengadakan perjanjian untuk perkara di atas.
  4. Carilah Tuhan dan berserulah kepada-Nya, mumpung masih ada kesempatan.
  5. Rancangan Tuhan beda dengan rancangan manusia.
  6. Firman Tuhan tak pernah kembali dengan sia-sia.
  7. Sukacita dan damai surgawi akan tinggal atas kita ketika kita mau pulang ke panggilan-Nya.

Marilah kita semua, jangan keraskan hati.

Doa
Tuhan, buat telinga kami peka, hati kami lembut atas suara-Mu. Sehingga di tengah gemuruh kesibukan dunia, kami tetap mendengarkan suara Tuhan. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 22 Desember 2022

Devotion, 22 Desember 2022

Yehezkiel 36:26
Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Tik tok tik tok.. Adik-adik tinggal menghitung hari ya kita akan merayakan hari Natal 🎄hari yang ditunggu-tunggu perayaannya oleh semua umat Kristiani🎉 Biasanya kalau mendekati hari Natal, pasti adik-adik mendapatkan hadiah, baju baru, sepatu baru atau bahkan mendapatkan HP baru sebagai kado Natal dari Papah Mamah. Adik-adik, yang lebih penting dari hari Natal adalah bukan tentang perayaan, hadiah & kemeriahanya tetapi tentang kasih Tuhan tinggal & lahir di hati kita. Apakah selama ini hati kita benar dipenuhi oleh kasih Tuhan? Kalau adik-adik sudah dipenuhi dengan kasih Tuhan pasti tidak akan punya sifat-sifat buruk terhadap sesama 🧡selamat mempersiapkan hari Natal ya adik-adik GP Kids 😍

Happy holiday adik-adik 💃

God bless you all🥰

🍒Cik Ria🍒

Morning Devotion GP Kids – 21 Desember 2022

Devotion, 21 Desember 2022

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ya anak-anak, biasanya kita merayakan hari kelahiran Sang Juruselamat dengan mengadakan berbagai macam acara. Seperti perayaan Natal di gereja dengan hiasan pohon Natal yang indah🎄, memberikan hadiah Natal 🎁, atau yang paling ditunggu-tunggu adalah momen liburan 🏖️. Wah seru sekali rasanya ya?Tapi, jika kita memaknai Natal hanya sebatas perayaan, hadiah, atau liburan, berarti kita telah kehilangan makna sesungguhnya dari Natal.

Sebab, Natal tidak bisa dipisahkan dari anugerah. Di mana Allah telah memberikan anugerah terbesar bagi umat manusia yaitu Yesus Kristus. Hal ini adalah bukti nyata Allah sangat mengasihi manusia, Ia tidak menghendaki kita semua mengalami kebinasaan kekal (Roma 6:23). Penebusan dosa hanya bisa dilakukan melalui karya kematian-Nya ✝️ di kayu salib, dan setiap orang yang percaya kepada-Nya diselamatkan.

Maka, biarlah Natal kali ini kita merenungkan arti Natal yang sesungguhnya, dan hanya tertuju kepada Yesus, Sang Juruselamat kita.
Tuhan Yesus mengasihimu ❤️

🎄Kak Uni🎄

Renungan iGrow 21 Desember 2022 – Pemulihan

https://youtu.be/1yF4e42ApqA

Rabu, 21 Desember 2022
PEMULIHAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 54

Ayat Emas: Yesaya 54:7
Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.

Cinta Tuhan itu kekal. Kesetiaan-Nya abadi. Ketika kita menyesal atas segala dosa dan pelanggaran, datang kepada-Nya dan bertobat, maka Tuhan akan menyambut dan memeluk kita.

Di ayat ke-2 dan ke-3 (yang sudah dijadikan pujian itu) bukan mengajak kita untuk melakukan invasi ke negara lain atau milik orang lain. Tetapi ini adalah janji Tuhan kepada Israel untuk membangun kembali kota-kota di Yehuda bahkan lebih banyak lagi. Ini merupakan pemulihan yang dilakukan Allah kepada Israel. Kaum yang keras kepala dan tegar tengkuk. Bahkan di ayat ke-9 dinyatakan: “Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi.”

Cinta Tuhan itu kekal. Kesetiaan-Nya abadi. Tak seterusnya Dia marah. Jikalau kita saat ini masih terikat hidup dalam dosa. Apapun ikatan dosa itu: kesombongan, iri hati, perseteruan, penyembahan berhala, perzinahan dan sebagainya, mari kita minta belas kasih Tuhan Yesus. Bertobat dan mohon pemulihan.

Doa
O Tuhan Yesus, ampunilah dosa-dosa kami. Kami malu ya Tuhan, jika Engkau begitu besar mengasihi kami, tapi kami kerap mengkhianati-Mu. Ampunilah kami ya Tuhan Yesus. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 Desember 2022 – Penyangkalan Diri

https://youtu.be/jg3bDvmv4jQ

Selasa, 20 Desember 2022
PENYANGKALAN DIRI
Bacaan Alkitab Yesaya 53

Ayat Emas Yesaya 53:7
Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

Teks yang kita baca pada hari ini adalah menunjuk kepada sosok pribadi Yesus Kristus, Tuhan kita. Sekitar 700 tahun sebelum kelahiran Bayi Natal, Yesaya dengan pertolongan Roh Kudus menuliskan nubuatan tentang Dia.

Allah yang adalah pemilik segalanya, saat datang ke dunia digambarkan tidak tampan dan tak semarak (ayat 2), dihina, dihindari orang, sengsara, menderita kesakitan (ayat 3), ditikam, diremukkan (ayat 5), dianiaya (ayat 7), ditahan, dihukum (ayat 8), kuburnya di antara orang fasik (ayat 9), jiwanya susah (ayat 11).

Dia direndahkan, dihina dan tidak dihargai bukan hanya sebagai Tuhan, tetapi juga sebagai manusia. Tetapi Dia tetap taat, setia dengan tugas-Nya. Meski sebenarnya jikalau mau menghindar, Dia pun bisa melakukannya. Dia menerima segala perlakuan buruk itu, dengan tidak membuka mulut (bdk. Mat. 26:63). Bagaimana dengan kita, bila suatu saat menerima perlakuan dari sesama kita, di manapun, yang merendahkan kita? Bisakah kita tetap diam, tidak memberontak, seperti yang Yesus lakukan?

Doa
Ya Tuhan, kadang bahkan kerap kami gagal untuk penyangkalan diri. Kami sombong, menempatkan diri kami begitu tinggi, sehingga mudah tersinggung. Ampunilah kami Tuhan Yesus. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 20 Desember 2022

Devotion, 20 Desember 2022

Amsal 18:21
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Anak-anak ingat lagu Sekolah Minggu “Hati-hati gunakan tanganmu”?
Ada bagian lagu yang kata-katanya “hati- hati gunakan mulutmu.”
Ya anak-anak karena setiap perkataan yang kita ucapkan ada dampaknya, oleh sebab itu pilihlah kata-kata yang baik. Kata-kata yang membangun, seperti: “saya anak baik, saya di berkati, saya anak rajin.”
Sebisa mungkin jangan mengatakan hal buruk kepada diri sendiri, maupun orang lain.

Hal ini sudah ditiru oleh dunia. Dunia pun mengajarkan untuk selalu mengatakan hal yang baik/positif kepada diri sendiri karena mereka percaya hal itu akan terjadi.
Sebagai anak-anak Tuhan, Tuhan sudah memberikan kuasa perkataan ini kepada kita. Ayo mari kita pergunakan untuk kebaikan bagi diri kita dan sesama. Kata-kata yang kita ucapkan itu seperti doa. Jadi jangan cepat berkata tapi pikirkanlah sejenak srbelum berucap. Yakinilah setiap perkataan positif yang kita ucapkan akan terjadi dalam hidup kita. Amin.

🌿Tante Vita🌿

Renungan iGrow 19 Desember 2022 – Indahnya Pembawa Damai

https://youtu.be/7YZntgyASpE

Senin, 19 Desember 2022
INDAHNYA PEMBAWA DAMAI
Bacaan Alkitab: Yesaya 52

Ayat Emas: Yesaya 52:7
Betapa indahnya kelihatan dari bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!”

Betapa indahnya! Ini yang dikatakan di dalam ayat emas hari ini. Apa yang menyebabkan pembawa berita dari Tuhan ini menjadi sangat spesial dan bahkan indah?

Pertama, karena yang dibawa adalah berita damai. Pada waktu itu, keadaan bangsa Israel ada di dalam tawanan. Mereka ditekan dan tidak memiliki kebebasan. Sehingga ketika pembawa damai itu datang maka berita yang disampaikannya adalah sesuatu yang indah.

Kedua, tentu saja berita damai ini adalah kabar baik bagi bangsa yang saat itu berada dalam kesukaran besar. Tidak ada berita yang lebih baik selain mendengar pemulihan yang akan diberikan.

Ketiga, kabar baik dan berita damai ini bukan berasal dari seseorang yang hanya memiliki kuasa di dunia yang terbatas. Tetapi berasal dari Allah yang adalah Raja. Tidak ada yang mampu menandingi kebesaran-Nya.

Inilah keindahan yang seharusnya dirindukan oleh setiap orang percaya. Yaitu, menjadi pembawa damai dan berita baik dari Allah yang adalah Raja kepada setiap saudara-saudara kita yang masih tertawan oleh dosa.

Doa
Beranikan kami menjadi pembawa damai ya Tuhan. Amin. (tim iGrow)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 19 Desember 2022

Devotion, 19 Desember 2022

Lukas‬ ‭2‬:‭10‬‭
“Lalu kata malaikat itu kepada mereka: ”Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:”
‭‭
Selamat pagi GP Kids🎄

Menjelang Natal berbagai pernak-pernik, hadiah, baju baru dan acara disiapkan untuk merayakan Natal dengan gembira.🎅🏾🤶🎄🎉Namun anak-anak, sebenarnya sukacita Natal jauh lebih besar dari sekedar itu semua.

Natal adalah bukti kasih Allah yang besar kepada manusia dan peristiwa yang mendatangkan kesukaan besar bagi seluruh bangsa👆

Ya, setelah menunggu berabad-abad tahun lamanya, janji Allah memberikan Juruselamat bagi manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa, digenapi dengan kelahiran Tuhan Yesus. Barangsiapa percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yuk, ceritakan kabar sukacita ini! Selamat hari Natal anak-anak.

🌲Tante Evy🎄

Renungan iGrow 18 Desember 2022 – Tuhan Berkuasa

Minggu, 18 Desember 2022
TUHAN BERKUASA
Bacaan Alkitab: Yesaya 51

Ayat Emas: Yesaya 51:5a
Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba.

Kebebasan yang diterima bangsa Israel adalah bentuk pemulihan dari Tuhan yang berkuasa atas Israel dan bangsa yang menawan mereka. Bagi bangsa tertawan seperti Israel, kebebasan memiliki makna yang sangat dalam. Mereka mengerti bagaimana rasanya hidup dalam pembuangan, mereka paham betul bagaimana hidup di bawah tekanan. Karenanya, kebebasan menjadi hal yang dimimpikan.

Dan terjadilah apa yang bangsa ini idamkan, ketika Allah sendiri yang memberikan jaminan kelepasan akan keadaan mereka yang lebur dan koyak. Sorak sorai dan sukacita menanti umat Tuhan yang ditolong-Nya. Kegirangan yang mampu menjauhkan mereka dari duka dan keluh (ayat 11) akan menyertai hidupnya.

Tangan Tuhan yang berkuasalah yang empunya hidup kita. Tangan yang sanggup memulihkan sekaligus memerintah atas setiap umat-Nya. Bukan hanya umat-Nya yang tunduk, namun segala bangsa akan berharap dan bersujud kepada-Nya. Sekarang, sudah menjadi tugas kita sebagai duta Kristus di dunia ini, untuk membuat orang di sekitar melihat dan merasakan betapa besar Allah yang telah menolong sekaligus memerintah penuh atas hidup kita. Hingga seluruh pribadi mengenal dan menyembah-Nya.

Doa
Puji kami naikkan, hidup kami serahkan, dan berjalan di dalam kehendak-Mu menjadi rindu kami. Tuntunlah selalu ya Tuhan. Amin. (hyk)

Alkitab Audio