Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 20 November 2022 – Oleh: Pdt. Jakson Rumagit

Kebaktian Umum Minggu GKMI Gloria Patri pada tanggal 20 November 2022 akan dilakukan secara onsite dan live streaming pada pukul 08.00 WIB.

Berkenaan dengan ini ada dua hal yang perlu diperhatikan oleh jemaat:

  1. Ibadah akan dimulai tepat pukul 08.00 WIB, bagi Jemaat yang mengikuti kebaktian secara daring diharapkan membuka tautan YouTube GKMI Gloria Patri SEBELUM pk.08.00 WIB supaya bisa mengikuti secara utuh keseluruhan jalannya kebaktian.
  2. Rekaman Kebaktian Umum ini juga bisa diikuti melalui Siaran Radio Ichthus pada gelombang 96.5 FM, pk.18.00 WIB.

YouTube GKMI: https://gkmigloriapatri.com/ibadah-minggu

Tetaplah semangat, sukacita, dan berpengharapan di dalam Tuhan. Jaga kesehatan diri dan keluarga. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan iGrow 20 November 2022 – Hukuman dan Pemulihan

https://youtu.be/wHiyiTbZrzI

Minggu, 20 November 2022
HUKUMAN DAN PEMULIHAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 23

Ayat Emas: Yesaya 23 :14
Merataplah, hai kapal-kapal Tarsis, sebab sudah dirusakkan bentengmu!

Pasal ini bicara tentang hukuman Allah atas Tirus dan Sion. Bagian ini adalah terakhir atau penutup dari rangkaian nubuatan tentang kehancuran bangsa-bangsa. Tirus, sebagai kota perdagangan yang terkenal, masyarakatnya kebanyakan adalah orang-orang kaya yang jahat dan sombong. Perdagangan mereka kerap kali memakai cara-cara yang tidak benar dan tidak jujur.

Satu lagi, Sidon, kota pelabuhan yang tenar dan kuat. Pelabuhan dan bentengnya menjadi suatu kebanggaan sekaligus kesombongan bagi mereka. Kepada dua kota ini, Tirus dan Sidon, Allah akan mengadakan hukuman. Benteng pertahanan, pelabuhan, dan semua pusat perdagangan mereka akan dimusnahkan.

Setiap kita punya kebanggaan yang kita anggap sebagai lambang kekuatan kita. Jika hidup kita menjauh dari Tuhan, maka segala yang kita miliki itu akan mengalihkan mata iman kita. Kita bukan lagi beriman dan percaya kepada Tuhan, tapi kepada hal-hal yang kita anggap hebat dan kuat.

Allah menghukum Tirus dan Sidon, namun Allah juga menjanjikan pemulihan. Demikian juga, Allah seringkali menghajar kita karena penyimpangan dan dosa-dosa kita. Namun demikian Allah juga yang memulihkan dan menyelamatkan kita.

Doa
Tuhan, terima kasih sudah mendidik dan menempa hidup kami. Kiranya Kau mau mengampuni dan memulihkan hidup kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 19 November 2022

Devotion, 19 November 2022

Ulangan 8:17-18
Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.
Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan…

Adik-adik apakah yang adik-adik lakukan ketika semua hal dan keinginan adik-adik sudah terpenuhi dengan baik? Misalnya semua kebutuhan sekolah, kebutuhan makanan minuman, pakaian, dan bahkan untuk membeli barang-barang elektronik pun yang harganya sangat mahal, Papa-Mama bisa membelikannya dalam sekejap. Dalam hal ini, adik-adik terpenuhi secara materi dengan berlimpah. Terkadang ketika semua hal yang kita inginkan bisa kita beli dalam sekejap, kita semakin lupa untuk bersyukur kepada Tuhan yang sudah memberi kita kecukupan. Banyak anak-anak Tuhan yang semakin diberi kelimpahan materi justru semakin terhanyut dalam kenikmatan duniawi yang fana.

Nahh ketika kita semakin terhanyut dalam kenikmatan duniawi, si iblis pun semakin senang karena anak Tuhan menjadi jauh dari Tuhan. Iblis tahu kelemahan anak-anak Tuhan. Ketika iblis tahu anak Tuhan suka dalam hal duniawi, maka ketika kita semakin jauh dari Tuhan, iblis akan semakin gencar menghasut manusia untuk semakin lupa akan Tuhan.

Nahh adik-adik, di saat kita berlimpah materi dan berkat, kita harus selalu mengingat Tuhan Sang Pemberi berkat. Sebab segala sesuatu yang kita miliki datangnya dari Tuhan.
Dengan cara apa kita mengingat Tuhan? Dengan kita mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat yang telah kita terima, dan hidup kita harus semakin melekat kepada-Nya, bukan kepada hal duniawi.

Happy weekend adik-adik 🧡
Jangan lupa besok pagi beribadah ke Gereja yaa 🥰

God bless you all 🌿

🍒Cik Ria 🍒

Renungan iGrow 19 November 2022 – Lembah Penglihatan

https://youtu.be/aWLfO68WCFE

Sabtu, 19 November 2022
LEMBAH PENGLIHATAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 22

Ayat Emas: Yesaya 22:1
Ucapan ilahi terhadap “lembah penglihatan”. Ada apa gerangan, maka semua pendudukmu naik ke sotoh-sotoh rumah.

Kali ini nabi Yesaya menubuatkan tentang Yerusalem. Sebutan “Lembah Penglihatan” sesuai dengan lokasi Yerusalem. Di sana banyak lembah-lembah subur yang dikelilingi barisan gunung-gunung. Dari atas sotoh-sotoh rumahnya, penduduk Yerusalem nantinya akan melihat pasukan Babel akan menyerang mereka.

Yerusalem sangat mengandalkan kekuatan benteng-benteng pertahanannya. Mereka juga bergabung dengan bangsa Asyur dan ikut mengakui ilah-ilah bangsa Asyur. Mereka lebih memercayai kekuatan lain daripada kekuatan Allah. Di sinilah kita menemukan alasan mengapa Allah hendak menghancurkan mereka di bawah kuasa bangsa lain.

Seringkali kita bersikap bebal dan tidak segera bertobat dari dosa kita. Kita bergantung pada kehebatan dan kegagahan kita. Kita juga memilih lebih bersandar pada kekuatan keuangan kita, jabatan kita dan sebagainya. Allah bisa jadi mengijinkan kita mengalami suatu kehancuran karena Tuhan sedang memperingati kita, agar kita kembali pada-Nya.

Jika hari ini Anda merasa Tuhan sedang menegur, jangan keraskan hati Anda. Bertobat dan berbaliklah segera untuk mencari wajah Tuhan.

Doa
Tuhan, pulihkan hidup kami. Kami mau berbalik dari dosa-dosa kesombongan kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 18 November 2022

Devotion, 18 November 2022

1 Samuel 7:15-17
“Samuel memerintah sebagai hakim atas orang Israel seumur hidupnya.
Dari tahun ke tahun ia berkeliling ke Betel, Gilgal dan Mizpa, dan memerintah atas orang Israel di segala tempat itu,
lalu ia kembali ke Rama, sebab di sanalah rumahnya dan di sanalah ia memerintah atas orang Israel; dan di sana ia mendirikan mezbah bagi TUHAN.”

Hai GP Kids…
Sekarang ini kegiatan kalian sangat banyak ya. Mulai pagi sampai siang, sekolah. Setelah itu masih ada yang harus ikut les atau bimbingan belajar. Atau les untuk mengasah talentanya, misalnya les musik, menari, atau yang lainnya. Belum lagi kalau hari libur, Papa/Mama mengajak rekreasi, akhirnya badan pun terasa lelah 😪

Nah anak-anak, dari ayat firman Tuhan hari ini, kita harus mencontoh Samuel. Meskipun menjadi hakim yang sibuk dan pergi ke berbagai tempat, tetapi Samuel tetap ingat Tuhan 🙏🏻😇
Jadi, meskipun kegiatan kita sangat banyak, kita tetap harus memiliki waktu untuk Tuhan. Waktu untuk berdoa, untuk baca firman Tuhan, serta beribadah di hari Minggu. Karena ingat, Tuhan Yesus sudah jauh lebih dulu mengasihi kita ✝️
Selain itu juga agar iman kita terus bertumbuh, dan selalu melekat kepada-Nya.

Selamat beraktivitas 🙂
Tuhan Yesus memberkati 😇

🌿Kak Uni🌿

Renungan iGrow 18 November 2022 – Kesombongan yang Dihancurkan

https://youtu.be/AhcpuN5Lkas

Jumat, 18 November 2022
KESOMBONGAN YANG DIHANCURKAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 21

Ayat Emas: Yesaya 21:9
Lihat, itu sudah datang sepasukan orang, pasang-pasangan orang berkuda! Lalu berserulah ia, katanya: “Sudah jatuh, sudah jatuh Babel, dan segala patung berhalanya telah diremukkan dan bertaburan di tanah.”

Di bagian ini nabi Yesaya menubuatkan tentang kejatuhan Babel. Bangsa Babel dipandang sebagai bangsa yang melawan Allah. Mereka berkubang dalam dosa-dosa yang sangat dibenci oleh Allah. Kepercayaan kepada dewa-dewa, bahkan pelacuran di kuil-kuil penyembahan, adalah bukti bahwa mereka memberontak kepada Allah.

Bangsa Babel adalah bangsa yang kuat dan dipandang oleh dunia pada waktu itu. Kejayaan membuat mereka menjadi sombong dan lengah. Oleh karena itu, Allah melalui Yesaya menubuatkan kejatuhan yang dahsyat atas bangsa tersebut.

Jika kita mengandalkan kehebatan dan kekuatan kita, kita dapat tersandung pada dosa kesombongan. Yang tak terelakkan, kesombongan sering kali berakhir dengan pemberontakan pada Tuhan. Tuhan tidak berkenan pada orang-orang yang bermegah diri. Tuhan melawan bahkan mendatangkan hukuman atas hidup orang-orang yang mengandalkan kehebatan, kuasa dan pengertiannya sendiri.

Kiranya Tuhan menjaga hati kita dari segala bentuk kesombongan yang dapat menghancurkan kita.

Doa
Tuhan, ampunilah kesombongan kami dan ubahlah hati kami, menjadi rendah hati dan hanya meninggikan nama-Mu. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 17 November 2022 – Penuh Ketaatan

https://youtu.be/YXcv7By-pkM

Kamis, 17 November 2022
PENUH KETAATAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 20

Ayat Emat: Yesaya 20:2
“Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu,” lalu ia pun berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut.

Taat, adalah satu kata yang sangat mudah diucapkan namun sangat sulit untuk diterapkan. Ketika kita diperintahkan untuk melakukan sesuatu hal yang menurut kita tidak sesuai ataupun tidak pas menurut pandangan kita, maka sangat mungkin bagi kita untuk membantah dan bahkan menolaknya.

Kata “taat” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti, ‘senantiasa tunduk (kepada Tuhan, Pemerintah, dsb) dan tidak berlaku curang’. Yesaya dipanggil TUHAN untuk tugas yang berat. Untuk menggambarkan keadaan orang Yehuda dan semua bangsa yang kepada mereka raja-raja Israel meminta pertolongan, maka ia harus berjalan dengan telanjang dan tidak berkasut. Untuk tugas tersebut, Yesaya harus taat. Tidak ada pilihan lain. Inilah yang sesungguhnya diharapkan Tuhan dari umat-Nya, taat perintah-Nya.

Tanpa kita sadari, seringkali kita mudah untuk berkompromi ketimbang melakukan sesuatu dengan sebuah nilai ketaatan. Ketika kita merenungkannya secara serius, di saat kita taat dengan perkara yang kecil maka akan mudah bagi kita untuk melakukan perkara yang besar dengan penuh ketaatan.

Doa
Roh Kudus, ingatkan kami untuk senantiasa taat melakukan semua kehendak-Mu. Tanpa kompromi. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 16 November 2022 – Hukuman atas Mesir

https://youtu.be/2R3BPfotFK8

Rabu, 16 November 2022
HUKUMAN ATAS MESIR
Bacaan Alkitab: Yesaya 19

Ayat Emas: Yesaya 19:1
Ucapan ilahi terhadap Mesir. Lihat, TUHAN mengendarai awan yang cepat dan datang ke Mesir, maka berhala-berhala Mesir gemetar di hadapan-Nya, dan hati orang Mesir, merana hancur dalam diri mereka.

Ungkapan ilahi yang ke empat ini, menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan Allah sanggup menyingkapi segala sesuatu bahkan dari segala bangsa di dunia ini. Dan salah satunya adalah bangsa Mesir. Seperti yang kita ketahui, bangsa Mesir terkenal dengan berbagai macam ilmu-ilmu dan penyembahan berhala. Namun ketika waktu-Nya sudah tiba, tentunya semua berhala-berhala gemetar di hadapan-Nya (ayat 1c).

Kepada Mesir, Alllah akan memberikan hukuman. Pertama, kuasa-kuasa sihir dari Mesir gemetar dan tidak mampu menahan kuasa Allah. Kedua, mematahkan semangat orang Mesir, sehingga menimbulkan kekacuan. Antar orang Mesir saling melawan dan berperang. Ketiga, Allah menyerahkan orang Mesir ke tangan orang yang kejam dan akan dipimpin oleh raja yang bengis.

Allah yang kita sembah adalah Allah yang berdaulat atas segala ciptaan-Nya. Untuk itulah Allah menyatakan diri-Nya dengan memberikan berbagai hukuman agar mereka sadar dan bertobat. Biarlah kita orang percaya saat ini senantiasa hidup untuk hormat kepada Allah di dalam ketaatan kebenaran firman Tuhan.

Doa
Tuhan, ampuni kami jika selama ini tidak taat dan tidak mengutamakan Engkau di atas segalanya. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 15 November 2022 – Berbalik dan Menyembah Dia

https://youtu.be/E-eTTyhUQ6s

Selasa, 15 November 2022
BERBALIK DAN MENYEMBAH DIA
Bacaan Alkitab: Yesaya 18

Ayat Emas: Yesaya 18:7
Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion.

Allah tidak segan-segan memberikan penghukuman kepada bangsa yang merasa dirinya tak terkalahkan. Etiopia adalah salah satunya. Mereka pongah dan sombong. Akibatnya hukuman Allah melanda mereka “seperti hawa panas yang mendidih waktu panas terik, seperti kabut embun di panas musim menuai” (ayat 4). Tentu saja, penghukuman ini memiliki maksud yaitu, mereka menjadi lebih rendah hati dan tunduk kepada Allah semesta alam dengan berbalik dan menyembah TUHAN di gunung Sion.

Merasa diri paling hebat adalah dosa yang besar. Dosa ini membawa seseorang melebihi dari apapun juga. Jika sudah demikian maka Allah pun tak sanggup menandinginya. Ia berusaha menjadi “allahnya Allah”. Bahaya sekali sikap yang demikian. Ini adalah problem terbesar dari Etiopia yang diingatkan oleh Yesaya. Dan merekapun akan menerima hukuman atasnya.

Sebagai orang Kristen sudah pasti kita tidak lepas dari dosa keangkuhan. Kiranya Roh Kudus memberikan kepekaan dan menyadarkan serta melembutkan hati supaya kita tetap memiliki kerendahan hati.

Doa
Roh Kudus lembutkan hatiku dan sadarkan dosaku. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 17 November 2022

Devotion, 17 November 2022

Ibrani 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Selamat pagi anak-anak kesayangan Tuhan Yesus🤗😍❤️

“UANG 5 SEN YANG DIJANJIKAN OLEH AYAH”

Percakapan di antara 2 orang gadis kecil yang sedang menghitung uang mereka, yang didengar oleh sang ayah👨🏻secara tidak sengaja:

👧🏻Gadis kecil yang pertama berkata, “Saya punya 5 sen.”
👧🏼Gadis kecil yang kedua berkata, “Saya punya 10 sen.”
👧🏻 “Salah,” kata gadis kecil yang pertama. “Kamu hanya punya 5 sen, sama seperti yang dimiliki oleh saya.”
👧🏼 “Tidak,” jawab gadis kecil yang kedua dengan cepat, “Ayah saya berjanji bahwa kalau ia pulang ke rumah malam ini, ia akan memberi saya uang 5 sen, jadi saya akan punya 10 sen.”

Anak-anak, iman anak kecil tersebut memberikan bukti kepadanya mengenai apa yang belum ia lihat. Ia menghitungnya sebagai sesuatu yang sudah menjadi miliknya, karena hal tersebut sudah dijanjikan oleh sang ayah.

Iman, berarti kita percaya bahwa kita akan menerima dan mengalami apa yang kita imankan meskipun kita belum melihat buktinya. Jika kita beriman kepada Tuhan, percayakah bahwa Tuhan akan memenuhi apa yang kita imankan? Biarlah kehidupan kita dipenuhi akan kepercayaan akan kuasa Tuhan yang sanggup melakukan segala sesuatu.

“Tuhan menciptakan dua buah mata bagi kita: mata jasmai dan mata iman” (John Chrysostom).

Tuhan Yesus memberkati 😇

🌺Tante Vita🌺