Morning Devotion GP Kids – 16 November 2022

Devotion, 16 November 2022

Yakobus 4:7
“Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!”
‭‭
Selamat pagi GP Kids🌸

Ada yang pernah nonton film horor? Di situ Iblis digambarkan sebagai mahluk jahat menyeramkan dengan berbagai bentuk😈👻. Di kehidupan nyata, kita tidak melihat iblis dengan bentuk seperti itu ya. Tapi ia ada dan bekerja. Di Ayub 1:7, Tuhan pernah bertanya kepada iblis; “Dari mana engkau?”. Lalu iblis menjawab; “Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi”.

Ya..iblis bekerja agar anak-anak Tuhan jatuh ke dalam dosa. Ia berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya (1Petrus‬ ‭5‬:‭8). Ia adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yohanes‬ ‭8‬:‭44‬).
Iblis membuat kita berpikir; “Tak apalah sesekali berhohong, tak apa sesekali melihat situs porno toh tak ada yang tahu, dsb.” Namun sekali kita jatuh, kita akan terus diikatnya, lagi dan lagi.

Lalu, bagaimana agar kita dapat menang melawan tipuan iblis?
Firman Tuhan👆berkata:
Tunduklah kepada Allah dan lawanlah iblis. Lawan iblis dengan Firman Tuhan dan teruslah melekat kepada Tuhan Yesus saja.

🌸Tante Evy🌸

Morning Devotion GP Kids – 15 November 2022

Devotion, 15 November 2022

Yohanes 8:12
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Adik-adik, penulis Injil Yohanes mengajarkan pada kita bahwa TUHAN YESUS KRISTUS adalah Terang sejati. Ya, benar. TUHAN YESUS KRISTUS adalah Terang yang kekal.

Mengapa TUHAN YESUS KRISTUS adalah Terang? Karena kita manusia berdosa, dan hidup dalam kegelapan. Itulah sebabnya kita membutuhkan TUHAN YESUS KRISTUS agar hidup kita bisa keluar dari kegelapan.

Adik-adik, biarlah Kristus Sang Terang sejati itu tetap tinggal di dalam hati kita, dan senantiasa menerangi hati kita.
Amin.

🌻Cik Joice🌻

Renungan iGrow 14 November 2022 – Melupakan Tuhan

https://youtu.be/czuXPyKuuxA

Senin, 14 November 2022
MELUPAKAN TUHAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 17

Ayat Emas: Yesaya 17:7
Pada waktu itu manusia akan memandang kepada Dia yang menjadikannya, dan matanya akan melihat kepada Yang Mahakudus, Allah Israel.

Ucapan ilahi terhadap Damsyik ini merupakan nubuatan penghukuman, seperti yang tertulis dalam ayat 1-3 yang disampaikan oleh Nabi Yesaya. Seorang penafsir memberikan penjelasan bahwa di dalam perikop ini terjadi sebuah aliansi koalisi bangsa untuk melawan kekuatan Asyur yang mulai menjadi ancaman bagi keberadaan bangsa-bangsa Timur Tengah Kuno dan di sekitarnya.

Sesuatu yang menarik adalah di saat mereka melakukan kerjasama keamanan, koalisi di dalam berbagai bidang termasuk agama pun terjalin. Akibatnya, orang Damsyik menarik orang Efraim melupakan Tuhan dan menjadi pemuja berhala. Inilah yang menyebabkan baik Damsyik dan Efraim mendapat murka dari Tuhan.

Iblis sangat senang menarik perhatian orang percaya untuk datang mendekat dan bersahabat dengan dunia. Apa yang ditawarkannya sangat menawan hati. Namun demikian orang yang menerima tawaran dunia ini sedang membawa dirinya menjadi musuh dan seteru Allah. Oleh karena itu jangan sembarang berkoalisi dengan si Jahat dan kenikmatan dunia yang ditawarkannya. Kita harus camkan baik-baik ayat berikut ini, “Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah?” (Yakobus 4:4).

Doa
Roh Kudus, tuntun dan tegur kami untuk tidak melupakan Engkau didalam segala aspek hidup kami. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 14 November 2022

Devotion, 14 November 2022

Mazmur 26:3
Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu.

Dasar hidup orang Kristen adalah Firman Tuhan. Firman yang kita dapatkan setiap hari adalah firman yang berasal dari Tuhan.
Jika kita menjadikan Firman Tuhan sebagai landasan hidup kita, maka kita pasti akan mengalami hal-hal yang baik, yang dahsyat dan berasal dari Tuhan.

Anak anak ingatlah selalu, bahwa hidup ini adalah pilihan. Jika kita hidup dalam hawa nafsu duniawi hanya akan membuat hidup kita hancur dan menjadi tidak berarti.
Maka, biarlah hidup kita selalu tertuju kepada Tuhan, dan selalu hidup dalam kebenaran firman-Nya dengan Firman-Nya, agar kita tidak salah dalam melangkah. Sehingga bersama Tuhan, apapun yang kita kerjakan, diberkati Tuhan, dan hidup kita pun bisa menjadi berkat bagi setiap orang.
Amin.

Tuhan Yesus memberkati.

🌿Tante Shirley🌿

Renungan iGrow 13 November 2022 – Keangkuhan Moab

https://youtu.be/dUhEkPuyiI4

Minggu, 13 November 2022
KEANGKUHAN MOAB
Bacaan Alkitab: Yesaya 16

Ayat Emas: Yesaya 16:14
Maka sekarang TUHAN berfirman: “Dalam tiga tahun, menurut masa kerja prajurit upahan, maka kemuliaan Moab, serta dengan keramaiannya yang besar, akan menjadi kehinaan, dan orang yang tertinggal akan sangat sedikit dan tiada berkuasa.”

Berita peringatan yang ketiga ditujukan kepada Moab bahwa mereka pun akan mengalami murka Allah yang besar. Tak peduli seberapa kuat mereka bertahan dan seberapa hebat mereka mencari perlindungan dari pihak yang lain. Namun mereka akan mengalami kehancuran dan kehinaan. Kemuliaan mereka hilang, keramaian kotanya pun lenyap. Bahkan ketika mereka pun masuk ke dalam rumah ibadah dan bersusah-susah di atas bukit pengorbanan mereka (ayat 12). Nubuat dan peringatan Nabi Yesaya ini tepat terjadi tiga tahun setelah disampaikan.

Domba sebagai hasil utama orang Moab dan Sela sebagai kota di atas bukit yang sulit dijangkau oleh musuh (ayat 1) tidak sanggup untuk meredam amarah dan murka Tuhan. Apapun yang menjadi sumber kesombongan mereka adalah sumber murka Allah.

Apa yang terjadi di tengah bangsa Moab membuat kita belajar, bahwa kitapun tak akan sanggup meredam murka Allah dengan segala yang kita miliki. Kekayaan, kuasa dan kepintaran bahkan justru bisa membawa kita kepada hukuman dari Allah. Alih-alih kemuliaan, yang didapat justru kehinaan.

Doa
Tuhan, mampukan kami untuk selalu sadar dan hidup di dalam anugerah-Mu, karena tanpa itu semua kami tak sanggup. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 13 November 2022 – Oleh: Pdt. Wahyu ‘Wepe’ Pramudya

Kebaktian Umum Minggu GKMI Gloria Patri pada tanggal 13 November 2022 akan dilakukan secara onsite dan live streaming pada pukul 08.00 WIB.

Berkenaan dengan ini ada dua hal yang perlu diperhatikan oleh jemaat:

  1. Ibadah akan dimulai tepat pukul 08.00 WIB, bagi Jemaat yang mengikuti kebaktian secara daring diharapkan membuka tautan YouTube GKMI Gloria Patri SEBELUM pk.08.00 WIB supaya bisa mengikuti secara utuh keseluruhan jalannya kebaktian.
  2. Rekaman Kebaktian Umum ini juga bisa diikuti melalui Siaran Radio Ichthus pada gelombang 96.5 FM, pk.18.00 WIB.

YouTube GKMI: https://gkmigloriapatri.com/ibadah-minggu

Tetaplah semangat, sukacita, dan berpengharapan di dalam Tuhan. Jaga kesehatan diri dan keluarga. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan iGrow 12 November 2022 – Kuasa Tuhan

https://youtu.be/odXyKR30FiI

Sabtu, 12 November 2022
KUASA TUHAN
Bacaan Alkitab: Yesaya 15

Ayat Emas: Yesaya 15:1
Sungguh, dalam suatu malam Ar-Moab sudah dirusakkan, dibinasakan; sungguh, dalam suatu malam Kir-Moab sudah dirusakkan, dibinasakan!

Moab, adalah sebuah negeri kecil tak seberapa luasnya dibanding kerajaan Israel yang berbatasan langsung dengannya. Tak luas wilayahnya, namun Moab adalah negeri yang sangat subur. Hingga pada saat Kanaan mengalami kelaparan, negeri ini menjadi tempat umat Tuhan mendapat pertolongan, meskipun tak jarang pula menjadi musuh bangsa Israel.

Nubuatan tentang kehancuran negeri Moab dalam waktu sekejap ini, mengajarkan kepada kita tentang:

  1. Allah berdaulat bukan saja kepada umat-Nya, namun terhadap seluruh isi dunia. Salah jika kita berpikir Allah hanya mengatur dan berkuasa pada bangsa pilihan-Nya, atau hanya kepada kita yang percaya kepada-Nya. Karenanya, semua umat manusia pada akhirnya harus mempertanggungjawabkan dirinya di hadapan Allah.
  2. Allah tetap memelihara dan membela umat-Nya. Seperti kita tahu, tak jarang Moab justru menyulitkan Israel. Namun di sinilah kita melihat bahwa pembelaan Tuhan berlaku bagi umat-Nya. Demikian juga bagi kita, pembelaan-Nya pun dijanjikan bagi setiap umat yang hanya mengandalkan Dia.

Doa
Ya Tuhan, Engkaulah Pemilik yang berdaulat penuh atas kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 12 November 2022

Devotion, 12 November 2022

Yohanes 10:11
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”

Selamat pagi adik-adik GP Kids.
Di dalam Alkitab, ada banyak sebutan yang diberikan bagi Tuhan Yesus. Di ayat diatas kita menemukan salah satu sebutan Tuhan Yesus yang sering kita dengar: Gembala yang baik. Mengapa Tuhan Yesus menyebut dirinya dengan sebutan demikian?

Kita yang tinggal di kota Semarang di zaman sekarang mungkin tidak pernah melihat orang yang berprofesi sebagai gembala, tetapi gembala adalah suatu pekerjaan yang umum ditemui di Israel pada zaman itu. Tugas seorang gembala adalah menjaga dan merawat kawanan ternak, biasanya domba, agar tidak tersesat dan terhindar dari ancaman bahaya. Tuhan Yesus menyebut dirinya sebagai “Gembala yang baik” untuk menggambarkan tugas Tuhan Yesus dalam menjaga, menuntun, bahkan sampai rela mati untuk menyelamatkan kita. Di satu sisi, istilah ini juga menggambarkan posisi kita anak-anak Tuhan sebagai kawanan domba. Domba adalah hewan yang sangat lemah. Ketika ada serigala yang datang dan ingin memangsa kawanan domba, satu-satunya harapan untuk domba agar dapat selamat adalah ketika ada seorang gembala yang mengusir serigala itu. Domba juga mudah tersesat. Ketika domba pergi dari kandangnya untuk mencari makan di padang rumput, seringkali mereka tidak tahu jalan pulang, dan harus digiring oleh gembala untuk kembali ke kandangnya lagi.

Seperti demikianlah kehidupan kita. Kita semua adalah manusia yang telah jatuh kedalam dosa dan penuh dengan kelemahan. Tanpa pimpinan Tuhan Yesus sang gembala kita, hidup kita akan tersesat ke jalan yang salah. Tanpa perlindungan Tuhan Yesus sang Gembala kita, iblis akan dengan mudah menyerang kita dan membawa kita ke dalam pencobaan. Tuhan Yesus adalah satu-satunya harapan kita untuk dapat menjalani hidup di dunia yang penuh dengan cobaan dan tantangan.

Kiranya perenungan ini mengingatkan kita untuk selalu bergantung kepada Dia sang Gembala kita, dan senantiasa beryukur atas kasih-Nya yang begitu besar sampai rela mati menebus dosa-dosa kita di atas kayu salib. Tuhan memberkati adik-adik sekalian.

-Ko Dimas

Morning Devotion GP Kids – 11 November 2022

Devotion, 11 November 2022

Mazmur 106:1
Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

🌸 Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan Yesus🌸

Sudahkah pagi ini kita mengucap syukur kepada Tuhan?
Mengucap syukur dalam kamus besar bahasa Indonesia, artinya adalah perasaan terima kasih kepada Sang Pencipta.
Saat kita dalam keadaan senang, bahagia, ada berkat Tuhan, dan semua yang kita kerjakan berhasil, pasti dengan mudah dan dengan sukacita bisa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan. Tetapi kebanyakan orang tidak bisa berterima kasih jika keadaan orang itu tidak baik. Tapi ironisnya ada juga orang yang diberkati tapi tidak bersyukur.

Bangsa Israel merupakan contoh bangsa yang tidak bersyukur kepada Tuhan. Mereka tidak bisa melihat betapa besar kasih Tuhan kepada bangsa Israel yang telah membebaskan mereka dari perbudakan bangsa Mesir dan membawa mereka ke tempat yang berlimpah susu dan madu. Saat bangsa Israel dikejar tentara Mesir, Tuhan membelah laut Teberau sehingga bangsa Israel bisa berjalan melewati laut dan musuhnya tenggelam. Dalam perjalanan ke Kanaan Tuhan selalu memelihara, menuntun, dan menolong mereka tetapi mereka merupakan bangsa yang tegar tengkuk selalu bersungut-sungut dan tidak bersyukur.

Daud mengingatkan kepada kita untuk bersyukur kepada Tuhan sebab Ia baik. Kasih setia Tuhan tidak berkesudahan. Apapun keadaan kita baik atau buruk, senang atau susah selalu bersyukur kepada Tuhan atas kasih yang diberikan kepada kita. Kasih-Nya begitu besar yang telah memberikan KESELAMATAN kepada kita orang yang berdosa, dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Dengan darah-Nya kita sudah ditebus lunas dari dosa.

Jadi anak-anak sudah selayaknya kita bersyukur kepada Tuhan dalam keadaan apapun. Keselamatan yang diberikan bagi kita sudah cukup kita terima. Kita tidak dapat membalas keselamatan yang sudah kita terima dengan cuma-cuma. Coba anak-anak hitung berkat Tuhan yang sudah kalian terima. Jangan kita lupa berkat yang sudah kita terima. Bersyukurlah kepada Tuhan.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua ❤

⚘️Tante Sulis⚘️