Renungan iGrow 20 Oktober 2022 – Ingat Penciptamu

https://youtu.be/Ptu5Vps6CgY

Kamis, 20 Oktober 2022
INGAT PENCIPTAMU!
Bacaan Alkitab: Pengkhotbah 12

Ayat Emas: Pengkhotbah 12:1
Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: “Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!”

Dari semua yang diciptakan oleh Allah, hanya satu yang jauh lebih mulia dan paling kompleks, yaitu manusia. Namun manusia acap kali lupa bahwa Allahlah Sang Pencipta mereka. Hal ini terjadi oleh karena kesombongan manusia yang sejatinya harus senantiasa menghormati dan menaati Allah hingga akhir hidupnya karena ini adalah kewajiban setiap orang (ayat 13).

Seberapa jauh pengenalan manusia akan Pribadi Allah tidak ditentukan oleh usianya, melainkan dari sikap hati yang rindu dan haus akan Pribadi Allah melalui firman-Nya sejak masa muda atau dengan kata lain sejak dini. Ketika pengenalan kita akan Allah tidak dipupuk dan disiram dengan benar sesuai dengan standar kebenaran Firman maka hidup yang kita jalani hanya untuk memuaskan dirinya sendiri, sehingga pada akhirnya membuat kita lupa akan Sang Pencipta yaitu Allah dan bahkan lupa akan tujuan utama manusia diciptakan yaitu untuk memuaskan hati Allah.

Ketika kita puas akan Pribadi Allah, secara otomatis puas akan dunia. Hal ini bisa terjadi atas orang percaya di saat hidupnya senantiasa takut akan Allah dan berpegang pada kebenaran Firman (ayat 13).

Doa
Roh Kudus, sadarkan aku untuk selalu mengingat Engkau sebagai Allah, Sang Pencipta. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 20 Oktober 2022

Renungan, 20 Oktober 2022

Amsal 3:25-26
Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang.
Karena TUHANlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.

Selamat pagi adik-adik 🙋🌄.
Pernah gak sih kalian merasa lelah, capek, kok rasanya banyak persoalan yang tak kunjung selesai? 😔😥
Berbagai kondisi yang kita alami dan berbagai macam manusia yang kita temui sering membuat hati dan pikiran kita kelelahan. Kita butuh tempat bersandar atau sesuatu yang bisa menopang kita, supaya kita tidak mudah hancur oleh berbagai peristiwa yang kita hadapi. Apalagi kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang🤷.
Kita butuh sandaran yang benar-benar kuat, supaya ketika kita kelelahan dan butuh bersandar, sandaran itu tidak roboh .

Amsal mengatakan; “Karena TUHANlah yang menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat”. Ini kuncinya! Jadi Tuhanlah tempat satu-satunya bagi kita untuk menyandarkan hidup kita ya adik-adik.
Terus percaya dan bersandar pada-Nya ya 😇.
Tuhan Yesus memberkati 🙏

-Ci Amel ❤️-

Renungan iGrow 19 Oktober 2022 – Menabur yang Baik

https://youtu.be/Fm3vgFHguYs

Rabu, 19 Oktober 2022
MENABUR YANG BAIK
Bacaan Alkitab Pengkhotbah 11

Ayat Emas: Pengkhotbah 11:4
Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur, dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Seberapa banyakkah kita jumpai orang yang bimbang akan masa depannya? Seberapa seringkah teringat di benak bahwa justru kitalah orang yang bimbang tersebut? Tidaklah aneh, karena memang masa depan, bahkan beberapa menit ke depan pun tidak kita ketahui pasti yang akan terjadi. Kebimbangan akan hari depan bisa membuat seseorang menjadi takut untuk mengambil sebuah keputusan maupun tindakan. Ketakutan tetap muncul meski banyak prediksi masa depan dengan melihat fenomena dan perkembangan yang sedang terjadi.

Pasal yang kita baca hari ini, rupanya memberikan nasihat bagi pembacanya. Pertama, pembaca diajak untuk tetap bekerja dan berkarya apapun kondisinya. Arah angin dan awan dapat berubah yang menggambarkan keadaan yang tak dapat diprediksi janganlah membuat kita tidak berkarya. Kedua, tetaplah berbuat baik (ayat 2). Siapa yang dapat menyangka, jangan-jangan seseorang yang kita bantu saat ini adalah penolong bagi kita di masa datang. Bahkan tanpa alasan ini pun, berbuat baik adalah nasihat dari firman Tuhan (Bdk. Gal. 6:9). Ketiga, menjalani hidup bijaksana di tengah kesia-siaan (ayat 8-10). Teruslah berpegang pada-Nya, itulah yang menolong kita untuk tetap bijaksana menjalani hidup.

Doa
Ajarlah kami ya Tuhan, untuk memiliki iman yang teguh. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 19 Oktober 2022

Renungan, 19 Oktober 2022

Mazmur 106:1
Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Morning..morning..🌞
Apa kabar kalian pagi ini?
Sudahkah kalian bersyukur karena masih bisa bangun dengan tubuh yang sehat kuat💪?
Tangan✋🦶 kaki masih bisa bergerak berjalan..
Mulut 👄masih bisa berbicara bernyanyi..
Mata👀 masih bisa melihat..
Telinga👂 masih bisa mendengar..

Anak-anak, kadang sesuatu terjadi dan kita tidak siap menghadapinya.
Kalian merasa sudah belajar keras eeeh hasilnya tidak sebagus yang diinginkan..
Kalian sudah berlatih untuk mengikuti lomba eeeh ternyata belum mendapatkan piala..🏆
Hidup adalah perjalanan bukan pertandingan..
Kita belajar menikmati tiap langkah kaki setiap hari..
Kita belajar mensyukuri tiap jejak yang sudah dilalui karena Tuhan berjalan melangkah dan menggandeng tangan kita setiap hari…

Bersyukurlah..😍
Tersenyumlah..😀
Tuhan mengasihimu..
Tuhan selalu menjagamu..

💖 Tante Niniek 💖

Renungan iGrow 18 Oktober 2022 – Melawan Kebodohan

https://youtu.be/GVAFgRe9diQ

Selasa, 18 Oktober 2022
MELAWAN KEBODOHAN
Bacaan Alkitab Pengkhotbah 10

Ayat Emas: Pengkhotbah 10:1
Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh dari pada hikmat dan kehormatan.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Masih ingatkah Anda peribahasa tersebut? Peribahasa yang bermakna sebuah kesalahan kecil yang nampak tak berarti, mengacaukan semuanya. Merujuk dari maknanya, peribahasa di atas seirama dengan ayat emas kita hari ini.

Kebodohan, hal yang diajarkan oleh sang penulis adalah satu titik yang seringkali menghancurkan seseorang. Akibat-akibat negatif yang timbul dari kebodohan tak jarang justru lebih besar daripada dampak sebuah keberhasilan. Hal lain yang disinggung oleh penulis adalah kemalasan dan kelambanan (ayat 18). Dua hal yang tak kalah penting ini menyadarkan kita bahwa seringkali kegagalan di dalam hidup kita adalah akibat dari sikap kita yang malas dan lamban. Kebodohan yang berkombinasi dengan kemalasan dan kelambanan merupakan jaminan munculnya kegagalan. Kegagalan yang tidak hanya merugikan diri sendiri, namun bisa juga merugikan orang-orang di sekitar kita.

Kita menyadari kelemahan sebagai manusia yang memiliki keterbatasan. Maka sepatutnya kita minta pertolongan Tuhan untuk memberikan hikmat, agar kita dimampukan untuk bersikap dan bertindak dengan benar.

Doa
Ajarlah kami ya Tuhan, agar mampu berhikmat dalam bersikap dan bertindak. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 18 Oktober 2022

Renungan, 18 Oktober 2022

1 Tesalonika 5:17
Tetaplah berdoa.

Adik-adik apakah pernah berdoa kepada Tuhan setiap hari meminta sesuatu tetapi Tuhan sepertinya tidak memberi jawaban atas doa adik-adik? Misal, ketika adik-adik mendoakan Emak atau Engkong yang sedang sakit, adik-adik sudah mendoakan setiap hari tetapi sepertinya Tuhan tidak memberi kesembuhan. Atau pernah juga adik-adik pengen beli HP baru, sudah berdoa setiap hari tetapi belum bisa membelinya karena Papah Mamah belum punya cukup uang untuk membelinya🥹
Nahh jangan berkecil hati ya adik-adik ketika doa-doa kita sepertinya belum dijawab oleh Tuhan. Karena terkadang Tuhan sedang menguji hati dan iman kita, apakah ketika Tuhan belum menjawab doa-doa kita, kita tetap setia kepada Tuhan atau malah meninggalkan Tuhan? Adik-adik jadi malas ibadah ke Gereja dan malas membaca renungan 🥲

Adik-adik ketahuilah, saat kita mengalami hal yang tidak mengenakkan sekalipun, Tuhan tetap mengasihi & menyertai kita🧡. Jadi tetap setia kepada Tuhan ya apapun yang terjadi, dan percayalah Tuhan akan menjawab doa-doa kita sesuai waktu Tuhan. 🙏🏻

Selamat sekolah adik-adik semua 🥰Tuhan Yesus memberkati yaa 🥰

🍒Cik Ria 🍒

Renungan iGrow 17 Oktober 2022 – Sungguh-Sungguh

https://youtu.be/MemhbJNw4Bg

Senin, 17 Oktober 2022
SUNGGUH-SUNGGUH
Bacaan Alkitab: Pengkhotbah 9

Ayat Emas: Pengkhotbah 9:10
Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Satu yang pasti akan dihadapi oleh semua manusia adalah kematian. Siapa, kapan dan di manapun dia, kematian tidak dapat dihindari jika saatnya sudah tiba. Inilah hal yang diangkat Salomo di awal pembacaan kita hari ini.

Kematian yang pada akhirnya akan dialami oleh manusia mungkin akan memunculkan anggapan: ”Ah, saya mau menikmati hidup sepuasnya selagi masih bernapas. Yang penting bahagia.” Namun bukan itu yang ingin diajarkan oleh Salomo. Ayat emas kita berbicara jelas agar kita mengerjakan yang kita jumpai. Bukan sekadar mengerjakan, namun harus disertai dengan kesungguhan dan keseriusan. Hal ini berlaku seumur hidup, selama itulah kita dituntut untuk menjalani hidup dengan baik dan bertanggung jawab.

Kepada setiap orang percaya, Allah menempatkan tujuan-tujuan di dalam hidupnya. Dengan hidup seturut firman Tuhan, sejatinya kita akan dimampukan untuk mengerjakan dan menjalani kehidupan dengan baik. Karenanya, jangan melepaskan diri kita dari firman-Nya. Rencana-Nya selalu digenapi di dalam hidup kita.

Doa
Kami rindu ya Tuhan, menjalani hidup dengan baik dan bertanggung jawab. Tuntunlah kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 17 Oktober 2022

Renungan, 17 Oktober 2022

📖 Matius 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

Anak-anak GP Kids…
Tuhan ingin kita menjadi berkat bagi sesama, salah satunya ingin kita saling memerhatikan satu sama lain 👧🏻👦🏻
Tapi…
dari ayat Firman Tuhan yang kita baca hari ini, Tuhan juga ingin ketika kita berbagi berkat 💰 jangan sampai kita membanggakannya dan menjadi sombong 😎 saat kita bisa memberi kepada orang lain.

Ingatlah☝🏻semua yang Tuhan percayakan itu adalah dari Dia. Termasuk pemberian yang kita serahkan.
Jadi, jika kita memberi 💰haruslah nama Tuhan saja yang dimuliakan 😇

Tuhan Yesus memberkati 😇

🌸Kak Uni🌸

Renungan iGrow 14 Oktober 2022 – Karunia Menikmati

https://youtu.be/NQqoTyXjW5I

Jumat, 14 Oktober 2022
KARUNIA MENIKMATI
Bacaan Alkitab Pengkhotbah 6

Ayat Emas: Pengkhotbah 6:1
Ada suatu kemalangan yang telah kulihat di bawah matahari, yang sangat menekan manusia.

Ada orang muda yang terobsesi dengan kekayaan yang berlimpah mulai bekerja keras untuk mewujudkan impiannya, akhirnya setelah dua puluh lima tahun dia membanting tulang, bekerja siang malam, menghemat secara luar biasa, tercapailah cita-citanya. Dia memiliki beberapa rumah, mobil dan simpanan di bank.

Tapi setelah memiliki itu semua, dia merasa harus tetap menambah lagi pundi-pundi kekayaannya. Itu sebabnya dia tetap bekerja keras. Sehari-hari dia banyak ke luar kota dan luar negeri demi usahanya. Kerap di rumah hanya saat akhir pekan atau bahkan kadang dua minggu sekali baru berkumpul keluarga. Rumah mewah yang dulu diidamkan, kini banyak ditinggali dan dinikmati pembantunya. Mobil keren nan mahal banyak dinikmati oleh sopirnya. Istri dan anak semata wayangnya kekurangan waktu bersama dengan dia. Akhirnya, aktivitas padatnya baru berhenti ketika dia didiagnosa dokter terkena kanker usus. Mulai saat itulah dia banyak di rumah. Mendapat perawatan intensif dan didampingi suster. Tidak sembarang makanan bisa masuk ke lambungnya.

Bagaimana dengan kita? Apakah pekerjaan kita menjadi berhala postmo? Mari kita bertobat. Mensyukuri berkat-Nya dan mohon belas kasih untuk mendapatkan kasih karunia menikmatinya.

Doa
Tuhan Yesus, terima kasih atas semua berkat yang Tuhan limpahkan kepadaku. Juga karunia untuk menikmatinya. Amin. (sb)

Alkitab Audio