Morning Devotion GP Kids – 10 Oktober 2022

Renungan, 10 Oktober 2022

Yesaya 55:6
Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

🌸 Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan Yesus🌸

Anak-anak, mengapa kita mencari Tuhan? Sebab kita sangat membutuhkan kehadiran Tuhan. Manusia membutuhkan Tuhan sebab hidup manusia itu penuh keterbatasan dan ketidakberdayaan. Dunia tidak bisa memberikan pertolongan kepada manusia. Tuhanlah yang sanggup menolong kita karena Tuhan adalah sumber pertolongan dan sumber kehidupan.

Sebagai pengikut Kristus, sudah selayaknya mencari Tuhan. Jangan menghabiskan waktu kita hanya untuk main game. Kita harus berjuang mencari Tuhan dan kebenaran-Nya agar kita beroleh hidup kekal.

Yesaya 55:6a menyatakan; “Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui” berarti ada waktu Tuhan berkenan ditemui dan ada waktu Tuhan tidak berkenan ditemui. Waktu di mana Tuhan berkenan ditemui merupakan kasih karunia Tuhan dan hendaklah kita meresponnya dengan sepenuh hati.

Anak-anak, arahkan hati kita kepada Tuhan. Carilah Tuhan melalui baca Firman-Nya, baca renungan yang sudah dibagikan, dan berdoa. Ayo anak-anak gunakan waktu-waktu yang jahat ini untuk terus mencari hadirat Tuhan, agar kita berkenan kepada Tuhan dan beroleh hidup kekal.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua ❤

⚘️Tante Sulis⚘️

Renungan iGrow 10 Oktober 2022 – Kesenangan dan Kenikmatan Hidup

https://youtu.be/ISDmNHB8LqI

Senin, 10 Oktober 2022
KESENANGAN DAN KENIKMATAN HIDUP
Bacaan Alkitab: Pengkhotbah 2

Ayat Emas: Pengkhotbah 2:24
Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa ini pun dari tangan Allah.

Henri Nouwen adalah seorang pastor dan juga dosen di Universitas Harvard, Amerika. Dia sering menjadi pembicara dalam seminar-seminar di kalangan orang-orang terpelajar saat itu. Namun akhirnya dia memilih untuk mengabdikan hidupnya untuk melayani orang-orang yang keterbelakangan mental di Belanda sampai akhir hidupnya.

Mengapa ada orang yang rela meninggalkan kenyamanan hidup untuk sesuatu yang boleh dikatakan tidak enak secara “daging”?

Banyak orang yang menetapkan “target bahagianya” dengan pencapaian-pencapaian tertentu sebagai syarat keberhasilannya, “Kalau aku bisa mencapai titik itu hidupku pasti bahagia.” Ketika tidak dapat meraihnya, mereka menjadi kecewa, sedih, dan putus asa, dan bahkan menyalahkan Tuhan. Namun meski mereka bisa menggapainya, mereka juga tidak akan pernah bisa puas merasakan bahagia, karena ternyata setelah mencapainya bayangan bahagia itu lenyap.

Sesungguhnya orang yang dapat menikmati hidup adalah mereka yang mampu bersyukur dan menerima semua yang Tuhan sudah berikan, karena dengan bersyukur maka sukacita dan damai sejahtera akan menjadi bagian kita.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk menjalani hidup dengan selalu bersyukur. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 9 Oktober 2022 – Kesia-siaaan

https://youtu.be/xI6_lGGwxOI

Minggu, 9 Oktober 2022
KESIA-SIAAN
Bacaan Alkitab: Pengkhotbah 1

Ayat Emas: Pengkhotbah 1:3
Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari?

Sesungguhnya, kalau kita mau merenungkan arti kehidupan, sejak bangun tidur di pagi hari sampai kembali masuk ke kamar untuk tidur lagi, apa yang kita cari? Hidup kita akan sia-sia ketika fokus dan pengejaran kita hanya sebatas materi dan materi.

Pengkotbah adalah seorang yang merenungkan secara mendalam arti hidup manusia. Segala sesuatu yang ada di dunia ini, yang mungkin kita banggakan, bahkan demi sesuatu itu kita rela melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma umum yang berlaku, adalah kesia-siaan.

Raja Salomo yang diyakini oleh banyak penafsir Alkitab adalah penulis kitab Pengkhotbah, menyatakan bahwa semua kegiatan manusia dan gerakan alam di dunia adalah kesia-siaan karena itu merupakan aktivitas yang berulang dan membosankan. Bahkan isi hikmat dan ajaran pengetahuan pun merupakan pengulangan dari ilmu yang pernah ada sebelumnya, yang pada akhirnya dilupakan.

Manusia seperti masuk dalam pusaran dosa ketika tidak bisa memaknai hidup seperti apa yang Tuhan mau. Setiap waktu kita melakukan hal yang sama tanpa tujuan akhir yang jelas. Saat ini, mari kita renungkan apa yang menjadi tujuan hidup kita setelah kematian yang merupakan tujuan utama manusia hidup.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk memaknai hidup seperti yang Engkau mau, sehingga kami tidak hidup dalam kesia-siaan. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 8 Oktober 2022 – Tertawa Memandang Hari Depan

https://youtu.be/t-ONDq59zn4

Sabtu, 8 Oktober 2022
TERTAWA MEMANDANG HARI DEPAN
Bacaan Alkitab: Amsal 31

Ayat Emas: Amsal 31:25
Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.

Seorang istri mempunyai peran yang sangat penting bagi sebuah rumah tangga dan keluarga. Amsal di pasal yang terakhir mencatat tentang hati istri yang bisa dipercaya, istri yang penuh perhatian terhadap seluruh keperluan rumah tangganya, istri yang tidak bermalas-malasan namun rajin bekerja dan sebagainya.

Salah satu cara seorang istri dapat menjadi permata bagi keluarganya adalah ketika ia bisa tertawa tentang hari depan. Istri yang demikian adalah istri yang mengandalkan hidupnya sepenuhnya kepada janji serta pemeliharaan Allah atas keluarganya. Ia tidak menghabiskan waktu hanya untuk menguatirkan hari esok. Ia bekerja, melayani dan menaati firman Tuhan dengan sungguh-sungguh. Selebihnya ia percaya Tuhan tidak pernah lalai menjaga orang-orang yang setia pada-Nya. Sebaliknya, istri yang tidak beriman akan melemahkan suami dan anak-anaknya. Istri yang demikian tidak akan mampu menguatkan dan memberikan dorongan positif kepada seisi rumahnya.

Jika engkau adalah seorang istri, biarlah hatimu selalu memandang kepada Tuhan. Dengan demikian engkau akan menjadi istri yang berharga bagi suamimu dan mendatangkan berkat bagi seisi rumahmu.

Doa
Tuhan, sebagai istri, berikan kami hati yang memercayai-Mu sepenuhnya dan tertawa penuh harapan akan hari esok. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 8 Oktober 2022

Renungan, 8 Oktober 2022

Filipi 4:6
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan 🤗

Tahukah kalian kalau Tuhan menciptakan kita sebagai makhluk yang luar biasa?
Manusia punya kemampuan menggabungkan semua perasaannya dengan apa yang dipikirkannya menjadi emosi yang sangat kompleks. Namun akibatnya manusia juga memiliki kekhawatiran yang kompleks, seperti khawatir tentang masa depan (suatu kejadian yang belum terjadi di masa datang).
Menurut penelitian, 90% dari apa yang dikhawatirkan manusia sesungguhnya tidak pernah terjadi. Tapi seringnya pikiran kita sudah terlanjur terkurung dengan kekhawatiran itu tadi.
Lalu bagaimana ya cara mengatasinya? 🤷🏻‍♀️

Tuhan itu luar biasa👍🏻. Ya, Tuhan menciptakan manusia punya kelebihan dibandingkan makhluk lain.
Manusia adalah satu-satunya makhluk yang bisa berelasi dengan Penciptanya. Nah dalam relasi ini, manusia sadar bahwa manusia itu terbatas tetapi Tuhan itu tidak terbatas.
Maka dari itu yuk anak-anak kita serahkan segala kekhawatiran kita dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur kepada Tuhan, sebab IA selalu menyertai kita 🤗

Selamat beraktivitas anak-anak…
Tuhan Yesus memberkati🙏🏻😇

🍀tante Sally🍀