Morning Devotion GP Kids – 7 Oktober 2022

Keluaran 20:17
Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.

☀️Selamat pagi GP Kids.

Ayat di atas adalah bagian dari sepuluh perintah Allah.
Tepatnya pada hukum ke-10.
Kerap kali hukum ke-10 tersebut diperas menjadi, “Jangan mengingini milik orang lain.”

🌻

Barangkali ada di antara kita berpikir, wah ini hukum paling akhir jadi tak begitu penting!

Salah, jikalau ada yang berpikiran demikian.

Semua perintah dalam 10 perintah Allah saling kait mengait.

Mari kita pikirkan: Ketika kita berdosa, melanggar perintah Allah pada hukum ke-10 ini, maka dalam perkembangannya bisa melanggar pula pada hukum-hukum di atasnya.

Ketika kita mengingini milik orang lain,
kita bisa memberhalakan keinginan tersebut.
Akibatnya empat hukum pertama bisa kita langgar.
Apa itu? Silakan dibaca Keluaran 20.🙂

Bahkan bukan hanya itu, gara-gara desakan untuk memiliki kepunyaan orang lain tersebut, kita bisa melawan orangtua (Hukum ke-5).
Kita bisa melakukan kekerasan kepada sesama (Hukum ke-6).
Kita bisa berzinah (Hukum ke-7).
Kita bisa mencuri (Hukum ke-8).
Kita bisa berbohong (Hukum ke-9).
Demi mendapatkan sesuatu yang menjadi milik orang lain tersebut.

❤️ Itu berarti marilah terus menjaga hati dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4:23).

Tetap semangat ya GP Kids.

Tuhan Yesus memberkati.

🖐️Salam hangat,
Kak Boedi

Renungan iGrow 7 Oktober 2022 – Dosa Kesombongan

https://youtu.be/Qg5NtH20Jkg

Jumat, 7 Oktober 2022
DOSA KESOMBONGAN
Bacaan Alkitab: Amsal 30

Ayat Emas: Amsal 30:32
Bila engkau menyombongkan diri tanpa atau dengan berpikir, tekapkanlah tangan pada mulut!

Kesombongan adalah dosa yang seringkali tidak disadari. Salah satu penyebabnya, adanya persepsi bahwa hanya orang tertentu yang dapat jatuh dalam dosa kesombongan. Banyak orang beranggapan hanya orang kaya atau orang yang memiliki jabatan yang tinggi yang bisa menyombongkan diri. Berikut hal-hal lain yang dapat dijadikan alasan untuk seseorang menjadi sombong:

  1. Kerohanian
    Orang yang merasa pelayanan dan hidupnya lebih hebat dari orang lain. Orang tersebut berpikir bahwa level iman dan pengalaman rohaninya sangat tinggi.
  2. Kebaikan
    Orang yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain, karena ia sering melakukan hal-hal yang dianggap sebagai sebuah kebaikan. Misalnya, menolong orang yang membutuhkan, membagikan sesuatu kepada orang miskin, dan lain sebagainya.
  3. Masa lalu
    Orang yang merasa pernah menjadi seorang yang hebat atau sangat berjasa di waktu yang lalu.

Tuhan membenci orang yang meninggikan dirinya. Kiranya kita senantiasa memeriksa diri kita, adakah dosa kesombongan yang terselip dalam hati kita?

Doa
Tuhan, ampunilah dosa kesombongan kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 6 Oktober 2022 – Teguran Sama dengan Berkat

https://youtu.be/p7gpUsLNQ5M

Kamis, 6 Oktober 2022
TEGURAN SAMA DENGAN BERKAT
Bacaan Alkitab: Amsal 29

Ayat Emas: Amsal 29:1
Siapa bersitegang leher, walaupun telah mendapat teguran, akan sekonyong-konyong diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi.

Orang pada umumnya tidak suka ditegur dan berespon negatif ketika menerima teguran. Ada beberapa hal yang perlu kita tahu, agar kita belajar berhikmat menerima teguran.

1. Teguran menghindarkan kita dari kerugian.
Entah ditegur dengan maksud baik atau tidak, selama kita bisa mengolah hati kita, teguran selalu bisa menjadi pembelajaran. Teguran membuat kita rendah hati, mau mengoreksi diri dan akhirnya menemukan bagian-bagian dalam diri kita yang bisa diperbaiki. Ketika kita marah dan tidak mengambil langkah untuk memeriksa diri, kita kehilangan kesempatan membenahi diri. Kita bisa saja terus bersikap tidak benar, yang akhirnya membawa kita pada kejatuhan dan kerugian.

2. Keindahan dan berkat dari sebuah teguran.
Ada sebuah kebahagiaan tersendiri, ketika kita bisa menerima dengan baik teguran dari orang lain. Jika kita bisa bersukacita saat diberi teguran dengan sukacita yang sama saat kita diberi pujian, itu menunjukkan kedewasaan rohani kita. Kita melakukannya karena kita sadar, baik teguran atau pujian, semuanya bisa dipakai Tuhan agar kita makin serupa dengan-Nya.

Doa
Tuhan, beri kami hikmat ketika menerima teguran. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 6 Oktober 2022

Renungan, 6 Oktober 2022

Yakobus 1:6
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin.

Ketika kalian mengerjakan soal multiple choice (pilihan ganda), tentu pernah mengalami kebimbangan saat menentukan jawaban yang tepat.
Kalau tidak sungguh-sungguh menguasai akan terjebak, karena pilihan jawabannya seolah-olah benar semua.
Mungkin pernah ikut lomba catur atau olah raga bulutangkis? Apabila ragu untuk mengambil langkah, lawan kita akan dengan mudah “mematikan” permainan kita 🫣.

Nah, ayat di atas ditulis supaya kita memiliki hati yang teguh, jangan bimbang. Apabila menghadapi kesulitan belajar di sekolah kalian sudah berusaha dengan benar, yakinlah Tuhan akan memberi hikmat dalam mengerjakan dan menyelesaikannya 😇.

Selamat beraktivitas dengan tetap percaya Tuhan senantiasa beserta kita🙏.

🍁Tante Lani🍁

Renungan iGrow 5 Oktober 2022 – Bersih Kelakuannya

https://youtu.be/yV6sAAfOTzg

Rabu, 5 Oktober 2022
BERSIH KELAKUANNYA
Bacaan Alkitab: Amsal 28

Ayat Emas: Amsal 28:6
Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang yang berliku-liku jalannya, sekalipun ia kaya.

Ketika membaca ayat emas di atas, seakan-akan cuma ada dua kategori manusia. Yang pertama, orang miskin yang bersih kelakuannya dan yang kedua, orang kaya yang berliku-liku jalannya. Apa sebenarnya inti dari ayat tersebut?

Alkitab tidak mengajarkan bahwa menjadi kaya itu berdosa. Juga sebaliknya firman Tuhan tidak memastikan bahwa orang yang miskin selalu lebih bersih kelakuannya dibanding orang kaya. Hanya memang dalam kenyataannya, kita sering menjumpai pengalaman kejatuhan anak Tuhan ketika mereka berada di keadaan berlimpah. Ketika mereka diperhadapkan pilihan antara taat pada kebenaran atau menghalalkan segala cara demi mendapat keuntungan, tak jarang mereka lebih rela melepaskan imannya.

Uang dan harta adalah batu ujian iman. Iman seseorang bukan hanya dibuktikan ketika ia mengalami kekurangan. Namun juga ketika ia memiliki segalanya. Atau ketika ia harus mempertahankan apa yang sudah dibangunnya, dan untuk itu ia harus berkompromi dengan dosa.

Di sinilah firman Tuhan mempunyai peran penting untuk menjaga hidup kita. Firman Tuhan-lah yang mengingatkan kita untuk terus menjaga kemurnian hati kita, agar dalam keadaan terbatas atau berlimpah, kita tetap didapati bersih kelakuannya.

Doa
Tuhan, jaga hati kami, murni dan tak berliku-liku. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 5 Oktober 2022

Renungan, 5 Oktober 2022

☘️ Mazmur 56:4
Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu.

Morning anak-anak kesayangan Tuhan 🙋🏼‍♀️

Siapakah diantara kita yang tidak pernah takut?
Saya percaya kita semua pasti pernah mengalami rasa takut, bahkan ketakutan.
Takut tidak naik kelas, takut dibenci teman, takut tidak bisa sembuh waktu kita sakit, bahkan takut mati. Yah…banyak hal yang bisa membuat kita takut.
Bukan hanya kita saja yang bisa punya rasa takut, tapi semua orang pasti pernah takut.
Orang sehebat Daud saja pernah mengalami ketakutan, waktu dia di tangkap orang-orang Filistin ketika melarikan diri dari kejaran Raja Saul yang ingin membunuh Daud. Padahal Daud berani melawan Goliat yang pada waktu itu tidak seorang pun berani melawan Goliat.
Aneh bukan? Itulah faktanya bahwa setiap orang pasti pernah merasa takut.

Firman Tuhan pagi ini mengajarkan pada kita, bahwa ketika Daud takut / ketakutan, Daud tidak marah dan kecewa, apalagi meninggalkan Tuhan, tapi Daud tetap percaya kepada Tuhan, dan mengingat pertolongan Tuhan waktu ia masih menggembalakan domba ayahnya. Daud harus melawan singa atau beruang, yang akan memangsa domba-dombanya, juga waktu melawan Goliat yang tidak tertandingi.

☘️ Apa yang kita lakukan saat takut/ketakutan menguasai kita?
Lari meninggalkan Tuhan dan mencari pertolonganan dari manusia yang kita anggap kuat, hebat dan punya kuasa untuk menolong kita?
Atau kita memilih untuk lari kepada Tuhan, dan percaya kepada Firma-Nya?
Tuhan Yesus sudah terbukti sangat mengasihi kita, dan rela menyerahkan nyawa-Nya untuk menggantikan hukuman yang seharusnya kita tanggung.

☘️Mari anak-anak saat ketakutan/kekuatiran/kegalauan sangat membelenggu kita:

  1. Kita berdoa/ datang pada Tuhan Yesus yang berkuasa melakukan segala sesuatu dan yang mengasihi kita.
  2. Percaya bahwa segala perkara pasti dapat kita tanggung di dalam Tuhan yang memberi kita kekuatan.
  3. Tuhan turut bekerja didalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Tuhan dan yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya.
    Jadi lewat semua yang menakutkan itu Tuhan sedang bekerja untuk mendidik kita agar kita makin melekat pada Tuhan, dan percaya dengan sepenuh hati pada Tuhan, juga makin jadi pribadi yang tangguh tidak mudah putus asa dan kecewa .

Selamat berjuang untuk tetap percaya dan melekat pada Tuhan 🙏🏻

Jesus loves ❤️ you all 🙏🏻

☘️Tante Endang☘️

Morning Devotion GP Kids – 4 Oktober 2022

Renungan, 4 Oktober 2022

Amsal 15:3
Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.

Pernahkah adik-adik melihat CCTV/kamera pengawas yang diletakkan di suatu tempat? CCTV adalah pelengkap keamanan yang digunakan oleh hampir setiap kantor, toko, rumah atau tempat-tempat publik maupun privat lainnya yang digunakan untuk mengawasi. Sistem pengawasan melalui CCTV sangat membantu untuk menangkap para pelaku kejahatan.

Salah satu kisah tokoh Alkitab yang mencoba berbuat curang tetapi tertangkap oleh mata Tuhan adalah Gehazi, bujang Elisa. Karena ingin mendapatkan sebagian pemberian Naaman💰yang ditolak oleh Elisa, Gehazi berbohong. Ia berpikir bahwa Elisa tidak akan mengetahuinya. Ia lupa bahwa Tuhan maha melihat. Akhirnya Tuhan memberitahu Elisa, lalu Gehazi ditegur dan dihukum atas perbuatannya.

Adik-adik, sesungguhnya tidak ada satupun yang luput dari pantauan Tuhan. Setiap kita selalu ada dalam pantauan-Nya. Ia melihat setiap perbuatan kita sekalipun tidak ada orang yang dapat melihatnya. Setiap kebaikan dan kejahatan yang dilakukan, terekam jelas oleh mata Tuhan 👀 sekalipun kita berusaha untuk menutupinya dengan rapi. Mari kita sama-sama belajar menjaga sikap, perbuatan, pikiran, perasaan, tingkah laku dan perkataan dalam takut akan Tuhan agar hidup kita sesuai dengan firman-Nya.

Tuhan Yesus memberkati 😇

-Ci Amel-

Renungan iGrow 4 Oktober 2022 – Tak Pernah Puas

https://youtu.be/SytaXV-UrUk

Selasa, 4 Oktober 2022
TAK PERNAH PUAS
Bacaan Alkitab: Amsal 27

Ayat Emas: Amsal 27:20
Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas.

Dunia kematian entah dalam bentuk tanah kubur ataupun perabuan selalu siap menampung mayat setiap hari. Mereka terus menganga, tak pernah merasa kenyang. Demikian pula dengan keinginan mata manusia jikalau tidak dikendalikan, terus saja menginginkan hal-hal yang tampaknya menawan.

Nasihat sekaligus peringatan yang kita baca ini menegur kepada semua kita, agar tidak terus-terusan mengalami ‘lapar mata’. Perhatikanlah kalimat emas di atas! Dunia orang mati dan kebinasaan disejajarkan dengan keinginan mata. Itu bisa dimaknai, bila kita mengumbar keinginan mata maka akan masuk kepada kebinasaan. Siapapun kita, yang tak bisa mengendalikan mata maka niscaya kita akan celaka (Bdk. Matius 5:28;6:22-23).

Di tengah zaman materialisme seperti saat ini, dunia memang jelas mendorong umat manusia untuk terus lapar mata. Tidak pernah puas dengan yang dimiliki. Kalau ada uang terus saja membeli banyak barang, meski nantinya tidak dipergunakan. Jikalau tidak ada uang? Ya ngutang! Bukankah pola hidup seperti ini yang mewabah? Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya (1 Yohanes 2:17). Di manakah posisi kita saat ini?

Doa
Ya Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk menang atas godaan dari mata kami sendiri. Bantulah kami untuk mengendalikan rasa lapar akan dunia. Amin. (sb)

Alkitab Audio