Renungan iGrow 16 September 2022 – Hidup Berkihmat

https://youtu.be/fXTF_oXtAQk

Jumat, 16 September 2022
HIDUP BERKIHMAT
Bacaan Alkitab: Amsal 9

Ayat Emas: Amsal 9:10
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

Banyak kriteria yang dipakai dunia agar seseorang memperoleh hikmat dan pengertian. Contohnya saja seperti seorang filsuf Yunani yang bernama Aristoteles. Ia pernah berkata, “ Mengenal diri kita sendiri adalah awal dari semua kebijaksanaan atau hikmat.” Atau seorang penulis asal Rusia yang bernama Anton Chekov yang berpendapat bahwa, “Kebijaksanaan atau hikmat tidak datang dari usia, tapi dari pendidikan dan pembelajaran.”

Berbeda dengan Aristoteles dan Chekov, pengamsal mengatakan di dalam Amsal 9:10 bahwa, “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian” (bdk. Amsal 1:7). Kata takut (Yir’at [asal kata: Yir’ah]) mempunyai tiga makna, pertama, ketakutan atau teror. Kedua, hal yang mengagumkan. Ketiga, hormat, taat, dan takwa. Amsal 9 mengartikan takut akan Tuhan sebagai hormat, taat, dan takwa. Bagi pengamsal ada 2 kriteria utama agar seseorang dapat memperoleh hikmat dan pengertian

  1. Hormat, taat, dan takwa [baca: menjauhi semua larangan-Nya]
    Seseorang yang menempatkan Allah sebagai satu-satunya Pribadi yang berkuasa dan berotoritas atas dirinya sendiri merupakan awal dari hikmat.
  2. Mengenal Yang Mahakudus
    Seseorang yang mengakui bahwa Allah sebagai Pribadi Yang Mahakudus akan mendapatkan pengertian.

Kedua hal tersebut menandaskan bahwa tidak ada hikmat dan pengertian selain dari Allah itu sendiri.

Doa
Ya Allah, pimpin hidup kami untuk semakin mengenal-Mu dan hidup di dalam takut dan hormat akan Engkau. Agar kami senantiasa berhikmat. Amin. (YYW)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 15 September 2022 – Bijaksana

https://youtu.be/obIT0lZglt8

Kamis, 15 September 2022
BIJAKSANA
Bacaan Alkitab: Amsal 8

Ayat Emas: Amsal 8:36
Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut.

Hari pertama masuk asrama Sekolah Alkitab, saya dan teman-teman sekamar merakit lemari plastik. Beberapa orang sangat cekatan dan dalam waktu singkat menyelesaikan perakitan. Saya berpikir itu mudah, ternyata setelah hampir satu jam saya tidak berhasil merakitnya. Teman-teman menyarankan untuk melihat buku petunjuk perakitan yang sebelumnya tidak saya perhatikan. Dengan mengikuti instruksi yang tertulis, tidak sampai 15 menit masalah pun teratasi.

Ajaran dan didikan Tuhan dalam hidup kita sering terasa menyakitkan dan membosankan, sehingga tidak jarang kita menyerah dan menempuh jalan sendiri. Faktanya Tuhan itu mengerti dari awal sampai akhir hidup manusia, bahkan spesifik masing-masing kita. Dia yang merancang kita sejak di kandungan, Dia juga yang membuat manual book hidup kita.

Pasal ini mengingatkan kita supaya kita tidak rugi dengan membuang-buang waktu kita dalam hidup kita. Sering kita jatuh bangun karena tidak mengikuti manual book Tuhan. Mari menjadi bijaksana, perhatikan dan ikuti hikmat dan didikan-Nya. Dia sangat paham apa yang Dia ciptakan. Ketika tidak mendengarkan didikan, maka kita menjadi rugi bahkan kita akan mencintai maut.

Doa
Ajari kami bijaksana ya Tuhan, dengan mengikuti hikmat dan didikan-Mu. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 15 September 2022

Renungan, 15 September 2022

Efesus 4:23
Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu

Adik-adik apakah pernah melihat tanaman yang layu & daun-daunnya menjadi kering? Pasti adik-adik tahu donk kalo tanaman menjadi layu itu karena tidak pernah disiram air atau diberi pupuk setiap hari. Pupuk itu berfungsi sebagai penyubur tanaman. Nahh sama adik-adik dengan pikiran kita, kalau tidak pernah diasah & dilatih setiap hari, pasti pikiran kita juga menjadi kosong. Dalam rutinitas sebagai pelajar, pasti ada kalanya adik-adik pernah ya memahami pelajaran-pelajaran baru dengan sangat susah. Padahal biasanya adik-adik gampang menerima sesuatu hal yang baru, tetapi ketika adik-adik sudah mulai jenuh & bosan dengan rutinitas yang itu-itu aja, pasti juga membuat pikiran kita jadi suntuk sehingga susah menerima materi yang baru dari guru di sekolah. Nahh oleh karena itu, sebagai anak-anak Tuhan, kita perlu meminta hikmat dari Tuhan setiap hari supaya Tuhan memperbarui pikiran kita & kita bisa mengerti akan banyak hal dengan hikmat yang dari Tuhan. Jadi adik-adik untuk itulah sebelum belajar/sebelum memulai aktivitas setiap hari, kita perlu berdoa minta hikmat dari Tuhan supaya adik-adik semakin pandai dalam memahami pelajaran-pelajaran yang baru 😁

Semangat sekolahnya ya adik-adik 💪

God Bless you all 🥰

🍒Cik Ria 🍒

Renungan iGrow 14 September 2022 – Pilihan Tepat untuk Hidup

https://youtu.be/-PLjhI5wsbg

Rabu, 14 September 2022
PILIHAN TEPAT UNTUK HIDUP
Bacaan Alkitab: Amsal 7

Ayat Emas: Amsal 7:2
Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.

Mata adalah organ yang sangat vital bagi kita. Ya, jika mata terganggu fungsinya maka itu akan mengacaukan semua aktivitas kita. Tidak usah melihat kasus besar, kelilipan saja kita sudah bingung setengah mati dan berusaha mengeluarkan kotoran yang masuk ke mata kita. Seperti inilah Tuhan ingin kita menjaga perintah-Nya dalam hidup kita, dengan sangat hati-hati dan saksama seperti menjaga biji mata.

Coba kita perhatikan hari-hari ini, apakah yang mendominasi pikiran kita? Kehendak Tuhan, ataukah rupa-rupa keinginan dan kesenangan yang bertentangan dengan firman. Jika kita memberi tempat pada tawaran dunia tentunya sangat berbahaya karena akan berdampak pada sikap, perkataan dan perbuatan kita. Apa yang mendominasi pikiran maka itu yang akan mengendalikan hidup kita.

Akhir pasal ini menunjukkan konsekuensi dari mengabaikan perintah Tuhan tentang kekudusan. Barangsiapa menjaga dirinya dengan firman, ia akan hidup. Hidup yang sesungguhnya hanya dimiliki oleh orang yang tahu memperlakukan firman Tuhan. Jika firman Tuhan memenuhi hati dan pikiran kita setiap hari, kuasa firman itu akan bekerja di dalam kita menjadi benteng yang teguh.

Doa
Tuhan, betapa kucintai taurat-Mu! Biarlah aku merenungkannya sepanjang hari. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 14 September 2022

Renungan, 14 September 2022

Kolose 2:7
Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Anak-anak pernah memerhatikan perbedaan tumbuhan asli dengan tumbuhan plastik? Tumbuhan plastik tentu tidak mempunyai akar dan tidak hidup, sekalipun terlihat indah. Tumbuhan asli memiliki akar yang tidak kelihatan di dalam tanah yang membuat tumbuhan itu dapat menyerap makanan dan hidup. Semakin tumbuhan berakar di dalam tanah, semakin baik tumbuhan itu bertumbuh.

Demikian juga iman kita kepada Kristus. Iman kita bukan iman plastik yang hanya indah dilihat tetapi mati dan tidak bertumbuh. Iman kita adalah iman yang hidup dan terus bertumbuh karena itu iman kita harus terus berakar semakin kuat di dalam Kristus. Dengan tekun berdoa dan mendengarkan firman-Nya serta melakukannnya di dalam hidup sehari-hari, maka iman kita akan semakin kuat berakar di dalam Kristus.

Tuhan Yesus memberkati ♥️

-Kak Uni-

Renungan iGrow 13 September 2022 – Demi Cinta Aku Rela

https://youtu.be/oMFNFydyFgg

Selasa, 13 September 2022
DEMI CINTA AKU RELA
Bacaan Alkitab: Amsal 6

Ayat Emas: Amsal 6:16
Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya.

Sepasang pemuda-pemudi yang sedang jatuh cinta biasanya akan mengalami perubahan perilaku dan kebiasaan. Itu terjadi karena satu sama lain saling menyesuaikan diri agar bisa saling diterima pasangannya. Seorang yang suka makan pete mendadak tidak mau makan pete karena kekasihnya tidak suka bau pete. Perlu sebuah tindakan pengorbanan untuk mencinta dan dicinta.

Hubungan kita dengan Tuhan adalah hubungan yang didasari kasih. Kepada kekasih hati kita bisa merelakan kesenangan diri sendiri demi menyenangkan hatinya. Berusaha menyenangi apa yang disukai dan belajar menjauhi apa yang tidak dia sukai. Bagaimana hubungan kasih kita dengan Tuhan kekasih jiwa kita? Apa yang sudah kita lakukan untuk membalas cinta-Nya?

Ayat 16-17 merinci dengan jelas hal-hal yang dibenci Tuhan. Tuhan sangat membenci kecemaran, dan Tuhan ingin kita menjauhinya. Karena dengan kecemaran, tidak mungkin kita bersekutu dengan Dia yang kudus (Bdk. Ibrani 12:14). Jika kita sungguh-sungguh mengasihi dan menghormati Allah, maka kita akan membenci apa yang dibenci Allah.

Doa
Ya Tuhan, kami mengasihi-Mu. Tolonglah kami untuk membenci apa yang Kau benci, supaya kami menyenangkan-Mu. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 13 September 2022

Renungan, 13 September 2022

Selamat pagi anak-anak kesayangan Tuhan Yesus🤗❤️🤗

Pagi ini kita mau belajar tentang taat dan hormat yang terambil dari👇

Efesus 6:1-3
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Setelah membaca ayat di👆🏻apakah anak-anak teringat sesuatu?

Bagaimana sikap anak-anak saat mama minta tolong, atau saat mama menegur karena main game terus, atau 🤔saat permintaan anak-anak belum dipenuhi papa?
Apakah ada rasa jengkel, marah, membantah? Nah saat itulah kita menjadi anak yang tidak taat, tidak hormat pada orang tua.

Firman Tuhan mengatakan ketika kita taat dan hormat kepada orang tua di dalam Tuhan, maka berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Anak-anak bisa salah, orang tuapun bisa salah. Tetapi Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk hormat kepada mereka.
Apakah anak-anak mau minta maaf kepada papa mama untuk sikap-sikap yang kurang baik selama ini?
Ayo lakukan👍🏻
Dan berubahlah 😉

Mari kita berdoa🙏🏻
“Tuhan tolonglah kami, agar kami menjadi anak-anak yang taat kepada orang tua. Amin”

🌷Tante Vita🌷

Morning Devotion GP Kids – 12 September 2022

Renungan, 12 September 2022

Lukas 17:15-16a
“Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya.”

Selamat pagi GP Kids…

Ayat Firman Tuhan di atas diambil dari kisah 10 orang sakit kusta yang disembuhkan Tuhan Yesus, tapi hanya seorang yang kembali dan berterima kasih.

Anak-anak, kita juga mungkin sering lupa berterima kasih kepada Tuhan, ketika menerima apa yang kita doakan/harapkan. Bisa karena terlampau senang atau karena merasa sudah berusaha keras, jadi kita pantas menerimanya. Padahal keberhasilan atau harapan yang terwujud, adalah pemberian Tuhan juga. Seperti tertulis; “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga” (Yohanes‬ ‭3:27‬).

Jadi ketika menerima berkat Tuhan (apapun itu), jangan lupa berterima kasih ya. Berdoa mengucap syukur dan memuliakan Tuhan dengan; berterima kasih kepada orang tua/orang yang telah membantu kita, tetap rendah hati dan menjadi berkat buat orang lain juga.

🌷Tante Evy🌷

Renungan iGrow 12 September 2022 – Kemanisan Semu

https://youtu.be/FxKyyHzoBu4

Senin, 12 September 2022
KEMANISAN SEMU
Bacaan Alkitab: Amsal 5

Ayat Emas: Amsal 5:22
Orang fasik tertangkap dalam kejahatannya, dan terjerat dalam tali dosanya sendiri.

Maculinea Arion adalah jenis kupu-kupu yang bisa mengeluarkan cairan manis dari tubuhnya saat masih menjadi ulat. Cairan ini menjadi senjata ampuh untuk bertahan melawan semut. Semut akan membawa ulat ke dalam lubangnya karena senang rasa manisnya. Namun di dalam lubang itu ulat memakan bayi semut sampai dia menjadi kuat dan menjadi kupu-kupu.

Dosa seksual mengincar semua kalangan, tidak kenal usia dan jenis kelamin. Internet bermuatan pornografi menjadi sarana komunikasi yang mudah dan sangat privat begitu mudah diakses. Ditambah pudarnya norma di kalangan masyarakat yang menganggap selingkuh itu hal biasa dan seks di luar nikah itu kewajaran. Bagaimana sikap kita?

Tuhan Maha Pengampun, namun Dia tidak mau dipermainkan dengan sikap semaunya berbuat dosa. Dosa seksual memang tampak manis, tapi menggiring manusia pada banyak resiko bahkan menjauhkan manusia dengan Tuhan dan akibatnya maut. Mari minta Roh Kudus mengendalikan dorongan-dorongan daging yang muncul. Bebaskan diri dari tuntutan yang tidak seharusnya kita terima. Ingatlah resikonya sebelum terdorong dalam tindakan perbuatan dosa.

Doa
Tuhan, lepaskanlah kami dari jerat-jerat kenikmatan yang membawa maut. Amin. (win)

Alkitab Audio