Morning Devotion GP Kids – 29 Agustus 2022

Renungan, 29 Agustus 2022

1 Korintus 6:20
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Anak-anak, ketika kalian membeli sebuah baju👗yang diinginkan, maka yang harus dilakukan adalah membayar seharga💰baju tersebut. Setelah baju tersebut menjadi milikmu, barulah baju itu bisa dipakai secara bebas sesuai acara yang akan diinginkan. Barang yang sudah dibeli akan menjadi milik seorang yang telah membayar lunas barang tersebut.

Demikian juga hidup kita yang telah ditebus oleh Tuhan Yesus ✝️. Hidup manusia yang dulunya berada di dalam dosa, sekarang sudah dibayar lunas oleh Tuhan Yesus dan menjadi milik Tuhan Yesus. Karena itu hidup kita dan apa yang kita lakukan di dalam hidup kita adalah untuk melayani Tuhan. Semua itu harus dilakukan dengan penuh sukacita karena kita sudah dibebaskan dari dosa. Jangan sampai kita jatuh lagi ke dalam dosa. Mari menjadikan hidup ini sebagai ibadah yang sejati kepada Tuhan dengan melayani Tuhan secara sungguh-sungguh.

Tuhan Yesus memberkati 😇

-Kak Uni-

Renungan iGrow 29 Agustus 2022 – Aku Melangkah Lalu

https://youtu.be/M5y2tlv1tNQ

Senin, 29 Agustus 2022
AKU MELANGKAH LALU
Bacaan Alkitab Mazmur 141

Ayat Emas Mazmur 141:8
Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju; pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku!

Seperti halnya Mazmur yang tertulis di sekitar pasal ini, Daud memunculkan bagian ini di tengah suasana yang tidak menyenangkan. Perasaan dikejar-kejar, gelisah dan tertekan menjadi pengiring waktu pelariannya. Berjalan di antara ancaman dan tekanan, Daud tak kehilangan keyakinannya kepada Allah. Bahkan ia masih memohon agar Allah mengawasi mulut dan menjagai hatinya agar tidak berbelok arah kepada yang jahat.

Tidak mudah bukan untuk tetap hidup benar dan jauh dari sungut-sungut saat permasalahan hidup bergulung menerjang hidup kita? Namun mari kita melihat apa yang dilakukan oleh Daud di saat permasalahan datang menerjangnya: ia berseru kepada Allah dan berarti mengarahkan seluruh hidupnya kepada Pribadi yang dipercaya.

Doa yang lahir dari penyerahan diri dan kepercayaan penuh kepada Tuhan, harum seperti sebuah ukupan di hadapan-Nya. Ketika Anda menghadapi rintangan tak mudah, naikkan doa dan seruan Anda dengan sikap hidup yang tertuju kepada-Nya, kepada Pribadi hebat yang sanggup melepaskan kita dari setiap jerat si Jahat. Tetap melangkah lalu, hanya dengan keyakinan karena Allah beserta.

Doa
Ingat dan tolonglah kami ya Allah, lepaskan dari jerat si Jahat. Kepada-Mu jiwa kami berpaut Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 Agustus 2022 – Ia Sanggup Menolong

https://youtu.be/GGVWx-PV-UE

Minggu, 28 Agustus 2022
IA SANGGUP MENOLONG
Bacaan Alkitab: Mazmur 140

Ayat Emas: Mazmur 140:1
Luputkanlah aku, ya TUHAN dari pada manusia jahat, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan.

Kebenaran ditutupi dan fakta diputarbalikkan, demikianlah sebuah fitnah terjadi. Narasi yang dibangun lewat sebuah fitnah jelaslah bertujuan untuk menjatuhkan pribadi yang berseberangan dengan sang pemfitnah. Sebisa mungkin, orang yang tidak sejalan segera mungkin dapat dihabisi dan dilenyapkan dari hadapannya. Narasi demikianlah yang sedang dibangun oleh Saul, saat ia menyadari bahwa Daud adalah seorang yang telah ditentukan menjadi suksesornya sebagai raja atas Israel.

Dengan kekerasan, Saul berusaha menghilangkan nyawa Daud seperti terlintas dalam ayat 1 perikop kita hari ini. Betapa berat apa yang dilalui Daud di masa-masa tersebut, hingga ia pun merasa tak mampu lagi menghadapi Saul seorang diri. Yang dilakukannya adalah berseru dan berdoa kepada Tuhan. Ia sadar keterbatasannya dalam menghadapi Saul yang jahat. “Luputkanlah aku ya Tuhan,” menjadi seruan tanda keberserahan seorang Daud kepada Sang Ilahi.

Pernahkah Anda menghadapi ancaman dan fitnahan seperti Daud? Berserulah kepada Sang Ilahi, yang meluputkan kita dari segala yang jahat. Karena Ia hanya memberikan segala yang baik bagi umat yang berseru kepada-Nya.

Doa
Tuhan, kami serukan doa hanya kepada-Mu Allah yang memperhatikan setiap umat yang memandang dan memohon kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 27 Agustus 2022

Renungan, 27 Agustus 2022

Selamat pagi anak-anak kesayangan Tuhan Yesus🤗❤️🤗

Pagi ini mari kita sama-sama merenungkan 1 ayat yang di ambil dari:

Kisah Para Rasul 7:49
Langit adalah takhta-Ku, dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku. Rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, demikian firman Tuhan, tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?

Dapatkah anak-anak membayangkan betapa besarnya Tuhan kita? Begitu besar, begitu luar biasa, begitu hebat 😍👍🏻
Nah yang menjadi pertanyaan bagi kita semua, tempat seperti apakah yang paling disukai oleh Tuhan sebagai tempat tinggal-Nya?

Mau tahu? Ayo sama-sama kita baca ayat Alkitab:

1 Korintus 3:16
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Nah setelah membaca ayat di atas, kita tahu bahwa hati dan tubuh kita adalah ciptaan Tuhan, karya Tuhan, miliknya Tuhan. Bahkan hidup kita pun karena perkenanan Tuhan. Oleh sebab itu, Tuhan berdiam di dalam hati orang percaya melalui Roh Kudus-Nya.
Maka, jika kita adalah bait Allah, kita tidak boleh melakukan hal yang menajiskan diri kita, yang membuat diri kita tidak layak di hadapan-Nya. Kita harus sungguh-sungguh membenci dan menghindari hal-hal yang akan mengotori bait Allah dan menajiskan apa yang seharusnya kudus bagi-Nya.

Biarlah hidup kita selalu memuliakan Tuhan, sebab semua kemuliaan hanya bagi Tuhan.
HALELLUYA!
Tuhan Yesus memberkati anak-anak 🤗🤗🤗

-Tante Vita-

Renungan iGrow 27 Agustus 2022 – Uji Kelaikan

https://youtu.be/L2nCFS-4wso

Sabtu, 27 Agustus 2022
UJI KELAIKAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 139

Ayat Emas: Mazmur 139:23-24
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Proses terakhir dalam produksi pesawat terbang sebelum pesawat tersebut difungsikan sebagai alat transportasi adalah uji kelaikan terbang. Proses ini dilakukan untuk mengetahui fungsi setiap instrumen dalam pesawat tersebut, bila semua baik maka pesawat tersebut akan mendapat sertifikat layak. Keharusan sertifikasi pesawat terbang dimaksudkan sebagai usaha penanggulangan dini kecelakaan penerbangan.

Kata ujian sering kali menakutkan bagi kita, apalagi ujian hidup. Anehnya pemazmur meminta kepada Tuhan untuk menguji hati dan pikirannya. Pemazmur tidak takut jika Tuhan menyelidiki dan menguji dirinya. Ia tahu bahwa ketika Tuhan menyelidiki dan menguji hidupnya, semua itu justru penting bagi dirinya sendiri.

Sumber kebaikan dan kejahatan berada dalam hati. Celakanya, manusia ahli memanipulasi diri sehingga yang tampak di luar tidak sama dengan di dalam. Beruntunglah tidak ada sesuatu yang tersembunyi bagi Tuhan. Dia sangat mengenal kita bahkan ketika kita bakal anak. Ujian itu memurnikan kita, supaya kita layak dihadapan-Nya.

Doa
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 26 Agustus 2022

Renungan, 26 Agustus 2022

3 Yohanes 1:4
Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.

Selamat pagi GP Kids☘️
Anak-anak, ayat Firman Tuhan di atas adalah surat rasul Yohanes kepada Gayus muridnya. Yohanes mengungkapkan betapa ia bersukacita, ketika mendengar anak-anak rohaninya hidup dalam kebenaran.

Begitu juga dengan orang tua kita. Mereka senang dan bangga jika anak-anaknya berprestasi, lulus dengan nilai memuaskan, atau kelak melihat kalian menjadi orang yang berhasil 👨‍👩‍👧‍👦
Tetapi lebih dari semua itu, orang tua akan bersukacita ketika melihat anak-anaknya hidup dalam kebenaran. Artinya hidup di dalam Tuhan dan melakukan firman-Nya, sebab firman Tuhan adalah kebenaran (baca: Yohanes 17:17).

Mengapa demikian? Karena itulah yang membuat orang tua merasa tenang, walaupun tidak selalu bisa bersama kalian.
Di dunia ini segala sesuatu bisa terjadi. Kesulitan/masalah bisa menimpa siapa saja, kapan saja. Tetapi orang yang hidup dalam kebenaran akan selalu ditopang dan ditolong Tuhan.

Happy Friday 😊

tante Evy

Renungan iGrow 26 Agustus 2022 – Ingin Mendapat, Lepaskanlah

https://youtu.be/5QyHKhia25o

Jumat, 26 Agustus 2022
INGIN MENDAPAT, LEPASKANLAH
Bacaan Alkitab: Mazmur 138

Ayat Emas: Mazmur 138:8
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

Cicak adalah binatang yang tergolong lemah. Dia berada dalam posisi rendah dalam rantai makanan. Namun, sekalipun lemah binatang kecil ini tidak mudah ditangkap. Dia punya jurus pamungkas ketika sudah tidak ada cara meloloskan diri dari pemangsa. Jurusnya adalah membiarkan ekornya lepas dari tubuhnya. Pemangsa hanya akan mendapatkan ekornya, tetapi tubuh cicak selamat.

Apakah jurus pamungkas kita ketika kesulitan menimpa kita? Saat kita sudah habis akal, semua usaha sudah dilakukan. Saat semua yang ada di hidup kita sudah tidak mampu kita kontrol seperti kemauan kita. Saat kelelahan berat menerpa karena begitu berat usaha kita bertahan. Mungkin kita perlu belajar dari sang cicak. Ya, menyerahkan diri.

Menyerahkan diri berarti memberi kesempatan tangan Tuhan yang perkasa itu menggantikan lengan kita yang rapuh. Artinya, menyerahkan perkara kita untuk Tuhan selesaikan dengan jalan-Nya. Tatkala kita mengangkat tangan tanda menyerah, maka Tuhan pasti turun tangan. Itulah misteri pengalaman iman. Tuhan bertindak di dalam ketidak-berdayaan kita.

Doa
Tuhan, ku tahu Engkau turut bekerja dalam segala perkara di hidupku untuk mendatangkan kebaikan. Amin. (win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 Agustus 2022 – Sama Saja

https://youtu.be/FqEAzTz7vmk

Kamis, 25 Agustus 2022
SAMA SAJA
Bacaan Alkitab: Mazmur 137

Ayat Emas: Mazmur 137:9
Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan anak-anakmu pada bukit batu!

Hampir setiap orang barangkali punya respon yang sama ketika bertemu dengan orang yang menyebalkan, cerewet, bicara pedas, suka memaksa dan bernada menghakimi. Respon umum yang muncul adalah ingin memaki, misal “orang kayak gitu kok hidup ya?” Ungkapan seperti ini biasanya dibarengi dan didasari dengan hati yang jengkel.

Kalimat yang muncul di ayat emas adalah respon dari penjajahan, pelecehan dan tekanan yang dialami Israel. Karena anak-anak mereka mengalami perlakuan tersebut. Tidak ada beda sikap antara penjajah dan yang dijajah. Andaikan ada kesempatan balas dendam, hal yang sama mungkin akan dilakukan Israel pada penjajahnya.

Seringkali tanpa sadar kita pernah “nyukurke“ hal buruk yang terjadi atas orang yang membuat kita tidak nyaman, karena untuk membalas kejahatannya kita merasa tidak sesuai norma kekristenan. Sebenarnya dalam hal ini kita memiliki sikap hati yang sama saja dengan orang yang kita anggap jahat, hanya bentuknya saja yang berbeda. Ingatlah salah satu perkataan salib “Ya Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Doa
Beri kami hati seperti hati-Mu ya Tuhan, mengampuni dan tidak membalas. Amin. (win)

Alkitab Audio