Renungan iGrow 11 Agustus 2022 – Mohon Belas Kasih Allah

https://youtu.be/UZFI6VN2WRY

Kamis, 11 Agustus 2022
MOHON BELAS KASIH ALLAH
Bacaan Alkitab: Mazmur 123

Ayat Emas: Mazmur 123:3
Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan.

Yang namanya penghinaan bukan hanya terjadi di zaman milenial ini. Ketika materialisme menjadi aliran yang memiliki pengikut (paling) banyak. Di masa pemazmur ini pun, sikap superior, menghina sudah bertumbuh subur. Ada penafsir menduga, Mazmur ini ditulis usai dari pembuangan. Walau mereka sudah pulang ke negeri sendiri, tetapi bangsa-bangsa lain masih menjajah mereka yang berimplikasi dengan munculnya banyak masalah.

Ada banyak hal orang menjadi objek penghinaan. Bisa karena fisik, kecerdasan, materi, penampilan dan sebagainya. Tetapi hanya ada satu penyebab orang menghina orang lain, yakni kesombongan. Tuhan membenci kesombongan (Yak. 4: 6 bandingkan Mat. 23:12).

Bila kita saat ini sedang mengalami penghinaan dari orang lain, mari kita mohon belas kasih Tuhan. Dengan tersungkur menyerahkan semua kegundahan hati. Allah yang berbelas kasih akan mengulurkan Tangan-Nya. Tetapi jikalau kita saat ini sedang pongah, congkak, merasa diri lebih hebat dari yang lain sehingga bersikap menghina kepada sesama, marilah segera kita bertobat. Karena dengan sikap sombong tersebut sesungguhnya kita bukan hanya menyakiti sesama melainkan juga menentang Allah.

Doa
Ya Tuhan, Engkau mengerti kondisiku saat ini. Tolonglah aku. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 11 Agustus 2022

Renungan, 11 Agustus 2022

Selamat pagi anak-anak kesayangan Tuhan Yesus😍🤗🤗

Mazmur 7:10
Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati.

Dari ayat di atas👆jelas Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan adalah penyelamat orang- orang yang tulus hatinya. Arti tulus di sini adalah murni.
Contoh, ketika anak-anak berbagi bekal sekolah kepada salah satu teman yang hari itu tidak membawa bekal, anak- anak harus memberi tanpa mengharapkan balasan apapun, itu baru namanya tulus. Jikalau anak- anak berbagi hari ini dan berpikir besok anak-anak akan di bagi bekal oleh teman yang ditolong, maka saat itulah kita sudah tidak tulus lagi.

Roh Kudus mengajarkan bahwa orang yang tulus dapat mengharapkan Allah untuk melepaskan dan menolong mereka pada masa kesusahan. Kita boleh memohon kepada Allah berlandaskan hati nurani yang jernih dan usaha yang sungguh-sungguh untuk memelihara ketulusan hati.
Kita bisa minta pertolongan Tuhan untuk memberikan hati yang tulus kepada kita.
Setiap kita, harus ingat pengorbanan Tuhan Yesus di atas kayu salib untuk menyelamatkan kita dari hukuman kekal.

Ada tips kecil dari Tante Vita untuk kita semua👇🏻

*Mari jalani hidup dengan berpikir: “Kalau aku bertindak atau berpikir seperti ini Tuhan Yesus senang atau tidak? Jika anak-anak mau melakukan hal ini, maka tanpa kita sadari perubahan hidup dan karakter kita akan dirasakan oleh orang-orang di sekitar kita.”

Tuhan Yesus mengasihi anak-anak❤️❤️❤️🤗🤗🤗

-Tante Vita-

Morning Devotion GP Kids – 10 Agustus 2022

Renungan, 10 Agustus 2022

Ibrani‬ ‭6:19‬a‬‬
“Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita,”

Selamat pagi GP Kids🌿

Anak-anak, ada kutipan menarik dari seorang tokoh Kristen :
“Manusia dapat hidup 40 hari tanpa makan🍲, 3 hari tanpa minum, 8 menit tanpa udara💨, namun hanya 1 detik saja tanpa harapan✝️.”

Pengharapan digambarkan seperti sauh/jangkar ⚓️ yang berat, diberi rantai ⛓dan dijatuhkan ke dasar laut, untuk menahan agar kapal yang berlabuh tidak terombang-ambing gelombang laut 🌊.

Ya, manusia tidak bisa hidup tanpa pengharapan. Harapan membuat orang tabah, bertahan di tengah kesulitan. Sebab ada yang ditunggu dan diperjuangkan, untuk sesuatu yang lebih baik.
Jadi, ketika anak-anak dalam kesulitan, jangan mudah putus asa, atau malah lari pada hal-hal yang Tuhan tidak suka ya.
Melainkan terus berharap, terus berusaha, dan tetaplah berdoa. Sebab Tuhan Yesus adalah Sumber Pengharapan yang bisa diandalkan dan tidak pernah mengecewakan🤍

-tante Evy-

Renungan iGrow 10 Agustus 2022 – Yerusalem

https://youtu.be/U8MyNQiBYj8

Rabu, 10 Agustus 2022
YERUSALEM
Bacaan Alkitab: Mazmur 122

Ayat Emas: Mazmur 122:2
Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.

Tak ada tempat di bumi ini yang dapat memberikan kasih, kebencian dan gairah sekaligus selain Yerusalem. Yerusalem bukanlah kota biasa. Kota ini memiliki keunikan tersendiri. Yerusalem benar-benar berbeda dengan kota-kota lain di dunia ini. Satu hal yang membedakan adalah kota ini sangat penting artinya bagi tiga agama samawi: Yahudi, Kristen dan Islam (Trias Kuncahyono: 2009).

Yerusalem disebut juga sebagai kota Daud (1 Raj. 2:10), kota yang kudus (Neh. 11:1) bahkan sebagai kota Allah (Maz 46:5), tentu dengan harapan di Yerusalem ada kasih, damai dan nilai-nilai ilahi melimpah ruah di sana. Tapi kenyataan, sejarah mencatat selama 30 abad terakhir sudah lebih dari 20 kali kota ini ditaklukkan dan dihancurkan serta dibangun kembali. Mari kita berdoa seperti yang diserukan Daud di ayat 6-7, “Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa. Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!”

Yerusalem adalah rumah Tuhan (ayat 9), bahkan bukan hanya Yerusalem tetapi tubuh kita, keluarga kita, gereja kita adalah rumah Tuhan. Mari kita berdoa dengan sungguh-sungguh kiranya kasih dan kuasa Allah benar-benar melimpah dalam rumah Tuhan kita, sehingga suasana surgawi pun nyata kita rasakan di sana.

Doa
Tuhan Yesus, kami menyerahkan Yerusalem sebagai kota Allah, pasti Engkau berdaulat di sana. Kami pun menyerahkan diri, keluarga dan gereja kami ke dalam kedaulatan-Mu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 9 Agustus 2022

Renungan, 9 Agustus 2022

Efesus 4:22-24
yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Anak-anak GP Kids…
Firman Tuhan pagi ini mengingatkan kita untuk bisa berubah hari tiap hari. Tuhan memberikan kesempatan untuk kita berubah.
Perubahan adalah sebuah pilihan. Tapi perubahan adalah sebuah hal yang disengaja.
Apakah kalian ingin menjadi pribadi yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih dewasa? Apakah kalian mau merubah kebiasaan buruk kita, contohnya kita merubah kebiasaan bermain hp berjam-jam, menonton film 🎬 sampai larut malam, atau malas baca Alkitab 🫥?

Yuk kita minta Roh Kudus memampukan kita untuk berubah menjadi lebih baik lagi.
KITA PASTI BISA🙏

Tuhan Yesus memberkati ♥️

-Tante Shirley-

Renungan iGrow 9 Agustus 2022 – Gusti Mboten Sare

https://youtu.be/yyWDC3zInDs

Selasa, 9 Agustus 2022
GUSTI MBOTEN SARE
Bacaan Alkitab: Mazmur 121

Ayat Emas: Mazmur 121:4
Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.

Jauh sebelum populer ungkapan “Gusti Mboten Sare” (Tuhan tidak tidur), pemazmur sudah menyatakan kepada semesta, “Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.”
Firman ini tetap berlaku selamanya, termasuk kepada kita saat ini. Tuhanlah penjaga hidup kita. Tak ada pribadi yang lebih perkasa dari Penjaga kita, karena Dialah yang menciptakan langit, bumi, dan seluruh jagat raya dengan segala kehidupannya. Dia tidak tertidur, tidak terlena ataupun khilaf kepada kita. Dia menjauhkan kita dari kecelakaan, menjaga jiwa kita dalam keselamatan.

Tuhan dalam kemaha-kuasaan-Nya ikut hadir, mengontrol dan mengawasi kita. Menjaga, melindungi dan menyelamatkan kita dalam berbagai bahaya yang mengancam. Dia maha mengetahui setiap ancaman yang mengarah kepada kita, ketika ancaman itu meluncur ke arah kita, Dia hadir tiada terlambat. Dengan segala kasih dan keperkasaan-Nya, Tuhan melindungi dan memeluk kita.

Barangkali kita saat ini ada yang merasa, dalam kondisi tidak sedang dijagai oleh Tuhan. Percayalah,… yakinlah! Tuhan tak meninggalkan kita sendiri. Dia bukan Tuhan yang kejam, yang mengingkari Firman-Nya. Dia tetap Immanuel: Allah beserta kita. Di mana pun dan sampai kapan pun.

Doa
Ya Tuhan Yesus, aku percaya Engkau selalu berada di dalamku. Tak pernah meninggalkan aku. Justru aku yang sering mengabaikan-Mu. Ampunilah aku ya Tuhan. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 8 Agustus 2022

Renungan, 8 Agustus 2022

Roma 3:23-24
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan ALLAH, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam KRISTUS YESUS.”

Adik-adik…
Kapan terakhir kali mendapatkan hadiah istimewa dari orang tua kita? Hadiah istimewa 🎁berupa barang yang sudah lama kita inginkan.
Adik-adik pasti kita akan sangat senang karena apa yang sungguh kita inginkan akhirnya terpenuhi. Ingat ya adik-adik, kita wajib terus mendoakan orangtua kita setiap hari.

Adik-adik, menurut Rasul Paulus melalui suratnya kepada jemaat di Roma, semua orang tentu berbuat dosa dan karena dosa kita telah kehilangan kemuliaan TUHAN. Tetapi karena anugerah dari TUHAN, kita manusia yang telah berdosa ini diselamatkan dengan cuma-cuma. Kita telah ditebus oleh darah KRISTUS YESUS.

Adik-adik, kita sebagai manusia yang selalu melanggar perintah TUHAN, seharusnya kita mendapat hukuman dari TUHAN tetapi TUHAN tidak ingin manusia ciptaan-Nya mendapat celaka. Oleh sebab itu TUHAN YESUS KRISTUS rela menjadi Juru Selamat manusia agar manusia terbebas dari hukuman. Inilah hadiah atau anugerah abadi sejati dari TUHAN untuk manusia ✝️
Karena itu adik-adik kita harus setia menjaga iman kita dengan rajin membaca Alkitab dan rajin berdoa memohon ROH KUDUS untuk menuntun dalam menjalankan hidup sesuai kehendak TUHAN YESUS KRISTUS.

-Cik Joice-

Renungan iGrow 8 Agustus 2022 – Berseru kepada Tuhan

https://youtu.be/1d4irc16OcA

Senin, 8 Agustus 2022
BERSERU KEPADA TUHAN
Bacaan Alkitab Mazmur 120

Ayat Emas: Mazmur 120:1-2
Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku: “Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu.”

Beberapa hari ke depan, kita akan merenungkan Mazmur yang merupakan Nyanyian Ziarah, yang tertulis di awal (judul). Kata Ibrani yang diterjemahkan menjadi Nyanyian Ziarah ini sebenarnya bermakna “Naik”. Yerusalem berada di atas perbukitan, sedang Bait Allah berada di atas bukit Sion. Penafsir menduga, Mazmur ini diucapkan saat mereka naik ke Yerusalem.

Dalam suasana sesak dan tertekan karena berelasi dengan orang-orang yang berlidah penipu, pemazmur sungguh-sungguh merasa tersiksa. Bahkan bukan hanya itu, para pendusta itu juga pembenci suasana damai. Ini dilambangkan dengan Mesekh dan Kedar (ayat 5).

Barangkali kita saat ini sedang hidup seperti pemazmur ini. Berada di tengah-tengah para penipu, yang bukan hanya merugikan, mengganggu damai sejahtera yang ada, tetapi juga mengancam jiwa. Mari kita melakukan seperti yang pemazmur lakukan, berseru kepada Tuhan. Mengadu kepada Dia! Ia tidak akan mengabaikan seruan yang keluar dari hati kita. Ia tak akan meremehkan keluhan-keluhan kita. Ia peduli.

Doa
Tolonglah aku ya Tuhan, yang hidup di tengah orang-orang yang berbibir dusta. Amin. (sb)

Alkitab Audio