Renungan iGrow 22 Juli 2022 – Seperti Bapa Sayang Anaknya

https://youtu.be/uJf6C0_wlQg

Jumat, 22 Juli 2022
SEPERTI BAPA SAYANG ANAKNYA
Bacaan Alkitab Mazmur 103

Ayat Emas Mazmur 103:13
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Film Taken mengisahkan seorang mantan agen CIA yang putrinya diculik dan akan diperjualbelikan saat berlibur di Eropa. Langsung dari Amerika, sang ayah terbang ke Eropa untuk menyelamatkan putrinya. Aksi pembebasan putrinya sangat menegangkan. Ayah yang menyayangi sang putri, berjuang melawan maut dan kondisi yang sulit karena seorang diri melawan mafia penculikan.

Penggambaran hubungan antara ayah dan anak selalu dramatis. Ayah mengorbankan apa saja demi anak agar anaknya bahagia. Ayah mendampingi, mengayomi, mendidik dan menjaga. Waktu, tenaga, harga diri, materi, bahkan nyawanya sendiri rela ayah berikan untuk anak yang dikasihinya.

Pemazmur mengajak kita untuk memuji Tuhan karena perbuatan Allah yang ajaib. Allah mengasihi orang yang takut akan Dia seperti seorang ayah mengasihi anaknya. Kasih Allah sebagai Bapa sudah Dia tunjukkan melalui Yesus. Percayalah bahwa Tuhan sayang kepada kita dan hanya menginginkan kebaikan buat kita. Dia tahu kapan harus memberi, kapan harus menunda dan kapan harus menolak. Dan itu semua demi kebaikan kita sendiri juga.

Doa
Tuhan, terima kasih untuk kasih, anugerah, didikan dan ajaran-Mu sebagai Bapa yang mengasihi kami. Kami sangat bersyukur. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 21 Juli 2022

Renungan, 21 Juli 2022

1 Yohanes 2:6
“Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.”
‭‭
Selamat pagi anak-anak GP Kids.
Dalam kehidupan kalian, adakah sosok atau figur yang menjadi panutan kalian? Adakah sosok atau figur yang kalian ingin ikuti tingkah lakunya, kebiasaanya, atau bahkan penampilannya? Mungkin itu papa, mama, kakak, atau mungkin artis idola kalian? Manusia sejak kecil memang punya kecenderungan ingin meniru orang yang mereka kagumi. Jika kalian perhatikan adik atau saudara kalian yang masih balita, mereka seringkali ingin mengikuti kata-kata dan tingkah laku orang-orang sekitarnya.

Meskipun mungkin ada banyak orang yang menjadi panutan dalam hidup kita, sebagai anak-anak Tuhan kita dipanggil untuk mengikuti seseorang: Tuhan Yesus Kristus. Ayat di atas bahkan berkata bahwa kita yang ada di dalam Dia, wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. Artinya kita harus hidup meneladani sifat-sifat Tuhan Yesus seperti kasih, pengorbanan, dan kesucian-Nya. Gaya hidup meneladani kehidupan Kristus adalah ciri utama seseorang yang sungguh-sungguh mengenal Tuhan (ay. 4). Dalam bertingkah laku, anak-anak Tuhan harus selalu bertanya kepada dirinya sendiri: apakah tingkah lakuku mencerminkan sifat-sifat Tuhan Yesus?

Mungkin kalian berpikir, wah berat sekali ya, mana mungkin kita bisa hidup sama seperti Tuhan Yesus? Memang benar kita tidak bisa hidup sepenuhnya seperti Tuhan Yesus. Kita adalah manusia yang penuh dengan kelemahan, sedangkan Tuhan Yesus adalah Allah Anak yang sempurna. Selain itu kita masing-masing diberi tugas dan panggilan yang berbeda-beda. Tuhan Yesus datang kedunia untuk mati menebus dosa-dosa seluruh orang percaya, tetapi kita dipanggil untuk menjadi saksi-saksi atas karya penebusan itu. Kita juga harus ingat bahwa kita bisa hidup meneladani Kristus dengan baik bukan dengan kekuatan kita sendiri, namun dengan kita “ada dalam Dia”, yang artinya mengandalkan dan bergantung sepenuhnya kepada kuasa Tuhan melalui Roh Kudus yang ada di setiap kita.

Jika kalian mengikuti kebaktian umum di Gereja, sebelum pulang kita diajak untuk mengucapkan komitmen pemuridan: “Kami bersaksi bahwa tak seorangpun dapat sungguh-sungguh mengenal Kristus kecuali ia yang mengikuti-Nya setiap hari dalam kehidupan”.
Dengan anugerah Tuhan dan pimpinan Roh Kudus, kiranya inilah yang menjadi kerinduan kita semua.

Tuhan Yesus memberkati anak-anak sekalian.

-Ko Dimas

Renungan iGrow 21 Juli 2022 – Teruji dan Patut Dipercayai

https://youtu.be/pMsxYecQ8m8

Kamis, 21 Juli 2022
TERUJI DAN PATUT DIPERCAYAI
Bacaan Alkitab: Mazmur 102

Ayat Emas: Mazmur 102:29
Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram, dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.

Memahami dan mengenal Tuhan dengan cara-Nya berkarya adalah hal penting buat orang percaya. Proses memahami dan mengenal ini bisa kita tempuh melalui membaca firman Tuhan dan secara aktif membuka diri kita kepada Tuhan yang turut berproses dalam hidup kita. Cara pandang kita terhadap segala sesuatu yang terjadi menentukan hasil dari proses.

Dalam menghadapi pergumulannya, pemazmur berseru agar Tuhan memberikan kelegaan kepadanya. Pemazmur dapat melihat dengan imannya bahwa segala sesuatu ada karena Tuhan dan Tuhanlah yang menopang. Dalam pergumulan berat pemazmur melihat campur tangan dan pemeliharaan Tuhan ada di dalamnya. Tuhanlah yang akan menjaga mereka.

Dari pengalaman bersama Tuhan maka akan muncul iman yang kuat dan otot-otot iman yang terlatih dalam menghadapi berbagai masalah. Penulis Mazmur berani memercayakan anak cucunya. Sekalipun belum melihat, pemazmur berani melakukannya. Ya, karena Tuhan itu kekal dan terbukti berkuasa sebagai penolong dalam kesesakan.

Doa
Kami tidak ragu lagi ya Tuhan, untuk memercayai-Mu. Bahkan anak cucu kami dan masa depan mereka kami percayakan dalam tangan-Mu. Amin. (win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 Juli 2022 – Jaga Penglihatan

https://youtu.be/RTwY3XuLde4

Rabu, 20 Juli 2022
JAGA PENGLIHATAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 101

Ayat Emas: Mazmur 101:3
Tiada kutaruh di depan mataku perkara dursila; perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku.

Mata adalah bagian tubuh yang sangat penting. Untuk memutuskan segala sesuatu maka mata punya peranan penting untuk melihat, memilih dan kemudian memutuskan. Mata adalah pemberi informasi bagi indra lain untuk membuat pertimbangan dan keputusan. Ya, mata adalah pintu masuk pertama dari segala sesuatu yang kita putuskan.

Sebagai bentuk hormatnya kepada Allah Daud berkomitmen untuk hidup tidak bercela di mata Tuhan. Ia hendak membuang jauh-jauh hati yang bengkok dan semua bentuk kejahatan. Komitmen dini dimulai dengan memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh mata. Karena apa yang sering dilihat mempengaruhi pola pikir dan berdampak pada perilaku hidup. Yesus berkata, mata adalah pelita tubuh (baca Mat. 6:22-23).

Zaman ini tantangan cukup berat untuk memfilter mata. Melalui smartphone, mata bisa dipakai untuk melihat kedursilaan, kefasikan, kekerasan, kekejaman, pornografi, dan bermacam-macam kejahatan lainnya sebagai sarana memuaskan hawa nafsu dan keinginan akan kesenangan. Sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan, marilah kita memberi makanan sehat bagi apa yang dilihat oleh mata kita.

Doa
Terangkanlah mataku untuk memilih apa yang benar, jika terang itu jadi gelap gelaplah seluruhnya. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 20 Juli 2022

Matius 6:27
“Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”

🌸 Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan Yesus🌸

Kekuatiran telah melanda manusia se dunia. Masalah covid, ekonomi dunia yang menurun, dan sekarang ini terjadi inflansi (naiknya harga-harga barang). Hal ini sangat mengganggu perjalanan iman bagi pengikut Kristus. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kekuatiran tidak akan menambah umur kita (panjang umur), tetapi sebaliknya kuatir akan memperpendek umur kita. Kalau hidup dipenuhi kekuatiran akan melemahkan imun dan akhirnya jatuh sakit. Kuatir kalau terus berkelanjutan, semakin hari membuat hidup kita menjadi berat yang akan mempengaruhi psikologisnya sehingga mengalami depresi. Bahkan kekuatiran juga akan kehilangan damai sejahtera dan sukacita Roh Kudus. Jadi kekuatiran tidak ada keuntungannya yang ada hanya mempengaruhi hidup kita.

Sebagai pengikut Kristus seharusnya tidak perlu kuatir dalam menjalani kehidupan ini. Tuhan Yesus mengingatkan, “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?” (Matius 6:25).
Di mata Tuhan, manusia lebih berharga dari pada mahkluk lainnya. Tuhan berfirman, “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Matius 6:26).
Burung-burung di udara Tuhan pelihara apalagi kita sebagai umat-Nya. Tuhan senantiasa memelihara dan menolong hidup umat-Nya.

Di dalam Mazmur 55:22 menyatakan, “Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”
Jadi serahkan kekuatiran kita, tetaplah tenang dan percaya kepada Tuhan, maka Dia akan memelihara kita. Selama kita hidup Tuhan berjanji selalu memelihara dan menyertai kita.

Kalau kita hidup dekat dengan Tuhan, hidup penuh iman, hidup melakukan Firman Tuhan, dan hidup dipimpin Roh Kudus maka hidup kita tidak dipenuhi kekuatiran. Terus dekat Tuhan ya anak-anak yang manis.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua ❤

⚘️Tante Sulis⚘️

Morning Devotion GP Kids – 19 Juli 2022

Renungan, 19 Juli 2022

Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan

Siapa nih kalau sebelum pergi selalu memandang penampilannya di kaca? Tante Sally yakin kita semua pasti selalu memandang penampilan kita di kaca beberapa kali dalam sehari. Bahkan ada nih yang sehabis bangun tidur langsung memandang kaca karena penasaran gimana wajahnya. Kadang demi dilihat orang, kita pun bisa berlama-lama di depan kaca untuk memperbaiki penampilan.
Sama juga dengan status atau “image” kita yah. Pengennya di mata orang lain, kita bisa kelihatan keren, disegani, atau dikenal banyak orang. Bahkan tanpa sadar kita jadi suka menipu diri sendiri dengan melakukan hal-hal yang sebenarnya kita nggak suka tapi tetep kita lakukan demi untuk dapat like atau jempol “👍🏻” lebih banyak.

Oalah… Ternyata jujur terhadap diri kita sendiri ga gampang ya anak-anak?
Jadi coba check hati kita. Kenapa? Karena dari hati lah segala hal, baik yang positif maupun negatif, akan terpancar keluar. Seperti Firman Tuhan di atas (Amsal 4:23), kalau hati dan pikiran kita diisi dengan Firman Tuhan, tentunya yang terpancar pun adalah hal-hal yang positif.

Yuk anak-anak mari kita selalu jaga hati ♥️ dan pikiran 🧠 kita hanya tertuju pada Tuhan Yesus🙏🏻😇

Selamat beraktivitas ya anak-anak 💪🏻
Tuhan Yesus memberkati🙏🏻😇

🍀tante Sally🍀

Renungan iGrow 19 Juli 2022 – Beribadah dengan Antusias

https://youtu.be/lsFC12oDsrI

Selasa, 19 Juli 2022
BERIBADAH DENGAN ANTUSIAS
Bacaan Alkitab: Mazmur 100

Ayat Emas: Mazmur 100:2
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

Melihat bahasa aslinya, ibadah adalah sebuah pekerjaan dalam rangka menundukkan diri atau menunjukkan rasa hormat kepada Tuhan. Ibadah adalah sebuah respon kita atas karya, kasih, dan pemeliharaan-Nya. Ayat 5 mencatat kasih setia-Nya kekal sampai selamanya dan turun-temurun. Inilah dasar untuk kita beribadah dan bersyukur kepada Tuhan.

Pasal ini mengajarkan bagaimana kita beribadah, yaitu dengan sukacita dan dengan sorak-sorai. Suasana ibadah haruslah menjadi suasana yang penuh iman, bahwa oleh kebangkitkan Kristus kita dimampukan untuk menjadi lebih daripada pemenang. Jadi, kasih Allah sudah nyata dalam Yesus yang memberi kita kepastian akan hidup yang berkemenangan.

Saat tim sepak bola kesayangan kita mencetak gol, kita berteriak semangat melampiaskan kegembiraan. Ekspresi seperti inilah yang harusnya muncul saat kita beribadah. Beribadah dengan sukacita dan sorak-sorai akan membuat kita menerima kekuatan dan pengharapan yang baru untuk menjalani hidup bersama Tuhan.

Doa
Ya Tuhan. Perbuatan-Mu sungguh ajaib bagi kami. Karena itulah, maka kami akan beribadah dengan sukacita dan dengan segenap hati. Amin. (win)

Alkitab Audio