Renungan iGrow 9 Juli 2022 – Menghitung Hari

https://youtu.be/_QyJ-8iulAQ

Sabtu, 9 Juli 2022
MENGHITUNG HARI
Bacaan Alkitab: Mazmur 90

Ayat Emas: Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Mazmur ini sering kali dibaca dan direnungkan pada saat upacara pemakaman, yang mengingatkan kita bahwa setiap manusia akan sampai pada hari akhir kehidupan. Di sana kita diajak bertanya, “apa yang sudah kita kerjakan selama kita hidup?”

Seperti yang pernah dilakukan Arswendo Atmowiloto saat berada di LP Cipinang, selama menunggu tanggal untuk bebas, dia menulis sebuah buku berjudul “Menghitung Hari.” Bedanya dia menghitung mundur untuk hari pembebasannya.

Menghitung hari bukan sekadar aktivitas rutin seperti kegiatan bangun tidur, makan, berangkat kerja, hobi dan berlibur saja. Juga, bukan agar hari-hari segera lewat. Tetapi setiap saat hidup kita adalah penyembahan, setiap hari adalah kesempatan untuk akrab dan intim bersama Tuhan, bersyukur atas kebaikan-Nya, dan untuk menyatakan kehendak-Nya dalam hidup kita agar kita beroleh hati yang bijaksana.

Mari kita minta kepada Allah agar diberikan kesadaran tentang “kesementaraan” sehingga kita tidak menyia-nyiakan waktu yang singkat ini. Berdoa agar Allah mengaruniakan hikmat untuk kita bisa mengarungi kehidupan dengan lebih bermakna dan berwarna.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk menghitung hari-hari agar beroleh hati yang bijaksana. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 9 Juli 2022

Renungan, 9 Juli 2022

2 Timotius 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Selamat pagi anak-anak kesayangan Tuhan Yesus πŸ€—

Pernah gak anak-anak merasa takut bicara, takut mengemukakan pendapat, takut untuk menegur jika ada orang yg terbuat salah, atau takut untuk bertanya? 😰

Nah pagi ini tante Vita dapat ayat yang bagus, untuk menolong setiap kita, supaya tidak lagi hidup dalam ketakutan seperti di atas. Mari melangkah keluar dari rasa takut, lawan rasa takut itu dan jadilah anak yang berani πŸ’ͺ🏻😎 karena Firman Allah itu tidak pernah salah.

Percayalah! πŸ˜‰
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
Amin!

Selamat menjadi berani di dalam Tuhan πŸ˜‰πŸ˜‡

-Tante Vita-

Morning Devotion GP Kids – 8 Juli 2022

Renungan, 8 Juli 2022

Matius 20:15
“Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?”
‭
Selamat pagi GP Kids🌿

Siapa yang punya akun Instagram, Facebook?☝️☝️
Ya di jaman ini, media sosial sangat disukai orang. Semua berlomba-lomba untuk membagikan pengalaman bahagianya di media sosial. Karena itu juga orang mulai membandingkan dirinya dengan orang lain. Siapa lebih cantik/tampan, siapa lebih kaya, siapa lebih beruntung, dsb. Akibatnya ia kehilangan sukacita, rasa syukur, bahkan menilai Tuhan tidak adil.

Seperti kisah perumpamaan pekerja kebun anggur yang datang lebih dulu, membandingkan upah dirinya dengan pekerja yang masuk terakhir. Anak-anak bisa baca kisahnya lengkap di Matius 20:1-16.

Mari bersyukur untuk semua yang kita terima ya anak-anak. Tidak perlu merasa Tuhan memberi saya sedikit dan orang lain lebih banyak. Menjadi hak Tuhan ketika menetapkannya, dan itu yang disebut kedaulatan Tuhan. Tuhan lebih tahu yang tepat untuk masing-masing kita. Ia punya rencana yang indah buat setiap anak-anak-Nya, sebab kita ini berharga dan sangat dikasihi-Nya.πŸ₯°πŸ€—

-tante Evy-

Renungan iGrow 8 Juli 2022 – Janji Allah VS Realita

https://youtu.be/wUkQBMsfFUs

Jumat, 8 Juli 2022
JANJI ALLAH VS REALITA
Bacaan Alkitab: Mazmur 89

Ayat Emas: Mazmur 89:4
Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku.”

Mazmur ini berbicara tentang kesetiaan Allah. Dalam hal apakah kesetiaan Tuhan dinyatakan kepada umat-Nya? Memilih hamba-Nya, Daud untuk menggembalakan umat-Nya. Janji Tuhan dapat diandalkan sepasti kedaulatan Tuhan atas semesta ciptaan-Nya.

Mazmur ini adalah juga tentang nubuatan yang berkenaan dengan kebinasaan Yerusalem dan runtuhnya kerajaan Daud, namun oleh janji-Nya maka bahwa anak cucu Daud tetap ada untuk selama-lamanya. Yang menjadi pertanyaan pemazmur apakah Allah telah gagal dalam menepati janji-Nya?

Seolah kontradiktif apa yang dijanjikan Tuhan dengan apa yang terjadi. Yang tidak diketahui pemazmur adalah bahwa sekalipun Allah menghukum Israel karena dosa-dosa mereka, Ia tetap akan menggenapi janji-Nya melalui Yesus Kristus, yang berasal dari keturunan Daud, dan kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.

Dalam kehidupan sekarang, kita sering diperhadapkan dengan keadaan seperti apa yang dialami raja Daud. Biasanya rasa syukur sangat bergantung penuh pada keadaan kita. Ketika semua dalam kondisi baik, baru bisa mengucap syukur. Tapi ketika yang terjadi sebaliknya, bagaimana sikap hati kita? Masihkah kita setia menanti janji Tuhan?

Doa
Tuhan, berikan kami sikap hati yang benar dalam menanti janji-Mu. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 7 Juli 2022

Renungan, 7 Juli 2022

Pagi anak-anak GP Kids
Apa kabar, kalian semua sehat ya?
Yuk kita mulai renungan ya…

2 Korintus 2:14
Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya.
Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.

Anak-anak pasti pernah lewat jalan tol bukan?jalannya lurus, rata, pemandangannya bagus, apalagi sekarang dilengkapi rest area yang sangat nyaman.
Nah anak-anak sama dengan hidup kita, terkadang kita menginginkan kenyamanan, hidup tanpa masalah, semua baik dan lancar.
Tapi kenyataannya hidup bukan seperti melintasi jalan tol, yang berjalan mulus tanpa hambatan atau rintangan, banyak hal yang harus kita hadapi.
Tapi percayalah hanya hidup di dalam Kristus, kita selalu dibawa mengalami kemenangan-Nya.
Tetaplah hidup di dalam Kristus, dan bersyukurlah bahwa Dia selalu membawa hidup kita berkemenangan, dan nama Tuhan dipermuliakan melalui kehidupan kita.
Amin.

Tuhan Yesus memberkati.

-Tante Shirley-

Renungan iGrow 7 Juli 2022 – Penyelamatku

https://youtu.be/cZ52gQC9O3I

Kamis, 7 Juli 2022
PENYELAMATKU
Bacaan Alkitab: Mazmur 88

Ayat Emas: Mazmur 88:2
Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku, siang hari aku berseru-seru, pada waktu malam aku menghadap Engkau.

Setiap orang tidak lepas dari yang namanya pergumulan, kesedihan, kekecewaan, kesakitan bahkan tertindas. Pada titik ini memungkinkan seseorang untuk memberontak kepada sesama bahkan kepada Tuhan. Tetapi bagaimana dengan yang dialami oleh pemazmur dalam Mazmur 88?

Pemazmur mengalami penderitaan yang serasa semuanya sengaja dibiarkan Tuhan terjadi kepadanya, menimpanya dan melukainya. Dalam penderitaannya hampir tidak ada lagi harapan baginya melewati semuanya. Tetapi bukan berarti pemazmur juga meninggalkan Tuhan dengan segala yang diterimanya. Pemazmur tetap percaya dengan imannya kepada Tuhan bahwa Tuhan tetaplah Allah yang menyelamatkan dirinya dan berseru-seru kepada Tuhan (ayat 2).

Pemazmur menyatakan bagi kita juga bahwa terkadang Allah mengizinkan hal-hal yang sulit untuk terima kita yang membuat kita putus asa bahkan serasa tidak ada jalan lain. Ini menyadarkan kita dimanakan posisi kita disaat kita sulit maupun senang, apakah dengan iman kita, kita tetap percaya kepada Tuhan jika diperhadapkan pada titik terendah kita? Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita untuk percaya kepada Tuhan dalam segala kondisi yang ada dan sudah seharusnya karya Keselamatan yang telah dibayar lunas oleh Kristus di kayu salib lebih dari cukup dibandingkan dengan penderitaan kita.

Doa
Tuhan ajarlah kami untuk tetap percaya dengan iman kami dalam segala situasi dan kondisi, Amin

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 6 Juli 2022

Renungan, 6 Juli 2022

Roma 2:21
Jadi, bagaimanakah engkau yang mengajar orang lain, tidakkah engkau mengajar dirimu sendiri? Engkau yang mengajar: “Jangan mencuri,” mengapa engkau sendiri mencuri?

πŸ‘¦πŸ» “Teman-teman kita ambil buah mangga itu yuk, buahnya besar, sepertinya sangat segar dan manis,” seru Vani.

πŸ‘§πŸΌ “Jangan, buah itu kan bukan milik kita, kata orang tua kita mengambil milik orang lain tanpa izin itu sama dengan mencuri,” jawab Joy.

πŸ§’πŸ½ “Halah, cuma sedikit saja, yang punya pasti juga tidak akan marah,” seru Hery.

πŸ‘§πŸΌ “Aku tidak mau, intinya itu adalah mencuri! Aku mau pulang saja meski sendiri!” jawab Joy tegas.

Adik-adik,
Dalam kehidupan kita, kita pernah menjumpai dan mengalami ada teman-teman yang berbuat tidak benar. Terkadang mereka juga mempengaruhi kita supaya kita ikuti ajakan mereka.

Adik-adik,
Melalui ayat hari ini, kita diajak agar kita harus berani menolak ajakan siapapun untuk melakukan sesuatu yang tidak benar.
Meskipun pasti ada risikonya jika kita menolak ajakan teman yang tidak benar. Bisa saja kita didiamkan/dicuekin teman kita. Bisa saja kita dicurangi/dijahati teman kita. Bisa juga kita dijauhi/dimusuhi teman kita. Dan berbagai risiko lainnya.
Namun sebagai anak-anak TUHAN YESUS, kita harus beriman teguh kokoh kuat.

Ingatlah adik-adik, TUHAN kita TUHAN YESUS KRISTUS sangat kaya. TUHAN kita Pencipta dan Pemilik semua yang ada di bumi ini.
Jadi adik-adik, buat apa kita mencuri dan melakukan tidak benar jika kita adalah anak-anak TUHAN YESUS KRISTUS.

-Cik Joice-