Morning Devotion GP Kids – 18 Juni 2022

Renungan, 18 Juni 2022

Efesus 4:32
“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”

Selamat pagi anak-anak GP Kids.
Dalam kehidupan kita sehari, mungkin kita pernah mengalami pertengkaran atau perselisihan dengan teman atau saudara kita. Dalam suatu pertengkaran, biasanya semua pihak akan saling menyalahkan, karena merasa bahwa pihak mereka lah yang benar dan pihak lain yang salah. Padahal seringkali pertengkaran hanya disebabkan oleh hal-hal sepele yang bisa delesaikan jika semua pihak mau merendahkan hati.

Pertengkaran sejatinya tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia, karena setiap manusia sudah jatuh dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23), dan ketika orang berdosa bergaul dengan orang berdosa yang lain, pertengkaran sulit untuk dihindari sepenuhnya.

Ayat di atas mengajar bahwa sebagai anak-anak Tuhan yang sudah ditebus oleh darah Tuhan Yesus, kita dipanggil untuk beda dengan orang dunia dengan menunjukan kasih mesra untuk saling mengampuni. Ada satu alasan unik mengapa anak-anak Tuhan harus saling mengampuni: karena Tuhan Yesus sudah lebih dulu mengampuni kita. Mengampuni orang lain adalah cara kita sebagai anak Tuhan untuk menghidupi berita Injil Kristus. Ketika kita mengampuni orang lain yang telah bersalah kepada kita, kita sebetulnya sudah menjalankan tugas kita menjadi saksi Kristus ditengah dunia yang penuh dengan kebencian ini.

Marilah kita mulai hari ini dengan memohon hikmat dari Tuhan agar kita dimampukan untuk hidup sebagai pembawa damai bagi orang-orang sekitar kita. Tuhan memberkati kita semua.

~ Ko Dimas

Renungan iGrow 18 Juni 2022 – Tetap Percaya Tuhan

https://youtu.be/ynHxgStXPsc

Sabtu, 18 Juni 2022
TETAP PERCAYA TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 69

Ayat Emas: Mazmur 69:14a
Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah.

Kalau kita membaca Mazmur 69 ini dengan menggunakan Alkitab versi cetak, maka kita akan menemukan catatan kaki di bawahnya. Catatan kaki ini menulis bahwa beberapa ayat dari Mazmur ini dikutip oleh Perjanjian Baru. Dan kutipan-kutipan ini seringnya merujuk kepada Tuhan Yesus dan penderitaan-Nya. Tengoklah: Mazmur 69:5 dikutip oleh Yoh.15:25; pasal 69:10 dikutip oleh Yoh.2:17 dan Rm.15:3.

Seorang penafsir mengatakan bahwa Mazmur ini adalah bayang-bayang akan penderitaan Yesus. Kehidupan pemazmur yang diselimuti kesesakan menjadi gambaran yang akan dihadapi oleh Tuhan Yesus. Namun lihatlah, baik Tuhan Yesus dan Daud memiliki sikap yang sama ketika menghadapi pergumulan yang berat. Kebencian dan sikap permusuhan dari lawannya justru membuat mereka tetap percaya kepada Allah. Daud berkata, “Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah” (ayat 14). Daud berdoa dan memercayai bahwa, “Tuhan mendengarkan” (ayat 34) dan “Allah akan menyelamatkan” (ayat 36).

Percayakah kita bahwa Ia mendengar doa yang kita naikan di masa-masa kesesakan? Masihkah kita yakin bahwa di dalam waktu dan cara-Nya, Ia akan menyelamatkan kita. Percayakah kita?

Doa
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau mendengar, menjawab dan mengangkat aku dalam kesesakan. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 17 Juni 2022

Renungan, 17 Juni 2022

Mazmur 55:23
“Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”

🌸 Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan Yesus 🌸

Adakah anak-anak yang tidak pernah kuatir?
Pastilah semua manusia di dunia ini pernah merasa kuatir.
Setiap kita pasti pernah mengalami apa itu kuatir. Sebagai manusia mengalami kuatir itu wajar.
Banyak orang yang kuatir akan masa depannya, kuatir virus Corona yang masih melanda dunia, kuatir mendapatkan nilai jelek.

Paulus berpesan: “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6)

Jelas bahwa untuk dapat keluar dari rasa kuatir kita harus berdoa dan mengucap syukur. Mengucap syukur adalah bagian yang sangat penting untuk mendatangkan ketenteraman hati, dan saat hati kita tenang kita bisa berdoa kepada Tuhan dengan penuh iman, dan dengan iman itu pula kita mampu mengusir rasa kuatir yang melanda hati dan pikiran kita, serta mempercayakan semua masalah kita kepada Tuhan, sebab Dia yang menjadi jaminan hidup kita.
Jadi, jangan kuatir, Tuhan pasti sanggup menolong kita.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua ❤

⚘️Tante Sulis⚘️

Renungan iGrow 17 Juni 2022 – Bapa bagi Anak Yatim

https://youtu.be/IhIKFSc2Ydw

Jumat, 17 Juni 2022
BAPA BAGI ANAK YATIM
Bacaan Alkitab: Mazmur 68

Ayat Emas: Mazmur 68:6
Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus.

Kemaha-besaran Allah bukan hanya diungkap oleh Pemazmur melalui keperkasaan-Nya dalam mengatur semesta alam, mengelola kehidupan jagat raya tetapi juga memenangkan peperangan orang-orang melawan musuh.

Tetapi saat ini pemazmur menyatakan bagaimana Allah, Pribadi yang sama itu pula, adalah Bapa bagi anak yatim. Anak yatim adalah lambang kesedihan, masa depan yang tak mudah karena telah tiadanya sang ayah. Allah yang sama pula menyatakan diri sebagai Pelindung bagi para janda. Demikian pula janda, adalah lambang dari kondisi yang tidak nyaman, rentan terhadap berbagai bahaya karena tiadanya suami.

Allah dalam kemaha-besaran-Nya mengetahui setiap kita. Barangkali kita saat ini bukanlah anak yatim ataupun janda dalam arti lahiriah, tetapi jiwa kita sekarang sedang dalam lembah masalah, ayat ini menguatkan kita. Dia menjadi Bapa bagi kita semua. Dia menjadi pelindung setiap kita. Tak ada yang perlu kita takutkan bila kita karib dengan Bapa, Dia terus menggandeng dan menggendong kita dalam segala musim kehidupan.

Doa
Tuhan Yesus, kami percaya belas kasih-Mu tak terbatas kepada setiap kami. Itu sebabnya ya Tuhan, kami serahkan semua masalah kami kepada-Mu! Kami percaya Engkau berkenan menolong. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 16 Juni 2022

Renungan, 16 Juni 2022

Filipi 4:8-9
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.


Halo anak-anak GP kids yang dikasihi Tuhan👋🏻
Apakah kalian tahu kalau apapun yang kita pikirkan itu sangat dipengaruhi oleh semua hal yang masuk ke dalam pikiran kita? Kalau hal-hal dari luar itu baik, maka pikiran kita akan baik. Tapi kalau jelek, pikiran kita pun jadi jelek.

Jaman “now” arus informasi begitu deras menyerang kita bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak. Makanya jaman dulu banyak orang tua berusaha menjauhkan anak-anak dari gadget. Alasannya karena melalui gadget, banyak informasi yang nggak benar bisa masuk ke pikiran mereka. Tapi sekarang hampir semua anak dekat sekali dengan gadget, dikarenakan pandemi yang memaksa anak-anak bersekolab dari rumah secara daring dengan menggunakan gadget.
Jadi, info seperti berita hoaks nggak jelas, tawaran-tawaran serba instan dan konten-konten toxic lainnya sangat gampang ditemui. Bahkan muncul sendiri ketika kita buka gadget 😱
Padahal info-info yang bagus sebenarnya juga banyak, seperti acara Discovery atau chanel-chanel konten kreatif tentang cara hidup sehat, cara olah raga, cara memasak dll. Semuanya adalah konten-konten yang inspiring, dan sekarang juga gampang dicari.

Jadi anak-anak kenapa kita gunakan waktu mengonsumsi konten-konten yang nggak mutu kalau masih banyak banget konten yang sehat?
Yuk lakukan seperti yang firman Tuhan katakan, untuk bijak dalam memilih apa yang perlu dan tidak perlu kita lihat. Jika kalian tidak bisa membedakannya, kalian bisa tanya pada orang tua, kak Uni atau guru-guru Sekolah Minggu yang lain ya.

Selamat berlibur dan mengisi liburan kalian dengan sesuatu yang baik dan berguna 🤗🤗🤗

Tuhan Yesus memberkati kita semua😇

🍀Tante Sally🍀

Renungan iGrow 16 Juni 2022 – Allah Memerintah dengan Adil

https://youtu.be/DTh4u50Agys

Kamis, 16 Juni 2022
ALLAH MEMERINTAH DENGAN ADIL
Bacaan Alkitab: Mazmur 67

Ayat Emas: Mazmur 67:5
Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.

Mazmur 67 ini menarik. Ayat 4 dan ayat 6, kalimatnya adalah sama. Bahkan Lembaga Alkitab Indonesia pun memberi judul Mazmur pasal 67 ini sangat mirip dengan pasal 65. Seorang penafsir menduga bahwa Mazmur 67 ini awalnya digunakan untuk ibadah dalam musim panen.

Dari 8 ayat yang ada, Pemazmur di ayat ke-5 mengajak semua suku-suku bangsa alias semua kita untuk bersukacita dan bersorak-sorai karena pemerintahan Allah yang adil. Keadilan dari Allah itu absolut dan sempurna, meski sering kita kurang memahami karena kebesaran Allah. Keadilan adalah salah satu sifat Dia, sehingga tak mungkin diingkari-Nya.

Marilah kita bergembira ria karena keadilan Allah. Kita ajak seluruh anggota keluarga bersorak-sorai kepada-Nya. Semua karya-Nya menunjukkan kasih dan keadilan-Nya. Keadilan-Nya nyata melalui apa yang kita tabur, apa yang kita lakukan kepada Tuhan dan sesama, karena dari sana nyata keadilan Tuhan dengan apa yang kita tuai. Keadilan-Nya berlaku kepada setiap kita. Mari bersorak dan jangan ragukan keadilan-Nya.

Doa
Ya Tuhan, kami percaya dengan keadilan-Mu yang tiada terukur oleh pikiran kami. Yang kami percaya, Engkau adalah Pengatur kehidupan yang Mahaadil. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 15 Juni 2022

Renungan, 15 Juni 2022

Yohanes 11:35
Maka menangislah Yesus.

☀️ Hai GP Kids yang manis semua….

Pernahkah kalian menyangka bahwa Tuhan Yesus tak pernah menangis?

😭 Satu ayat pendek di atas menunjukkan bahwa Tuhan Yesus saat hidup di dunia, dua ribu tahun lalu pernah menangis.

Saat itu peristiwanya adalah ketika Lazarus meninggal dunia.
Silakan anak-anak cek di Alkitab ya!

Tidak hanya sekali peristiwa Tuhan Yesus menangis.

❤️ Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus adalah Pribadi yang sempurna.
Yang mempunyai perasaan, hati yang berbelas kasihan.

*

🙏 Siapa yang saat ini sedang punya masalah berat.
Problem yang serius sekali.
Berdoalah kepada Tuhan Yesus.
Kalau kalian sedang suntuk, kuatir atau mungkin sedang bersedih.
Berseru dan panggilah Nama-Nya, Nama Tuhan Yesus.
Nggak apa-apa jikalau dalam doa itu bila ternyata kita menangis.

Dia tidak berubah.
Dia ikut sedih ketika melihat kesedihan anak-anak-Nya.
Dia melimpahkan belas kasih-Nya kepada orang-orang yang dicintai-Nya.


☘️ Tuhan Yesus memberkati.

😍Salam hangat,

Kak Boedi

Renungan iGrow 15 Juni 2022 – Perbuatan Tuhan

https://youtu.be/EN74qgaAas0

Rabu, 15 Juni 2022
PERBUATAN TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 66

Ayat Emas: Mazmur 66:5-6
Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia: Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang-orang itu berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia.

Sepanjang Kitab Mazmur tidak ada peristiwa yang dianggap lebih dahsyat juga khidmat dari kejadian penyertaan Allah atas Israel keluar dari tanah Mesir. Banyak bagian Mazmur yang menyatakan demikian, dan Mazmur yang kita baca hari ini kembali mengingatkan tentang peristiwa tersebut.

Allah yang disebut dan dipercayai oleh Pemazmur dan kita adalah sama. Kemarin, hari ini dan selamanya Ia tetap sama. Jikalau dulu dalam Perjanjian Lama, Dia melakukan peristiwa “Keluaran” umat Israel dari Tanah Mesir, maka dalam Perjanjian Baru Dia mengerjakan karya keselamatan umat manusia dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib melalui darah Tuhan Yesus di kayu salib. Itulah sebabnya marilah kita terus mengingat karya Allah bagi kita (ayat 5), terus memuji Dia (ayat 8) dan setia beribadah di rumah-Nya (ayat 13-15). Bahkan bukan hanya itu, Pemazmur juga mengingatkan pada ayat 16b, “aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

Maukah kita?

Doa
Ya Tuhan, sungguh kami berterima kasih atas segala pengorbanan-Mu bagi kami. Terutama atas keselamatan yang Engkau anugerahkan melalui darah-Mu ya Tuhan Yesus. Amin. (sb)

Alkitab Audio