Senin, 30 Mei 2022 KORBAN SYUKUR Bacaan Alkitab: Mazmur 50
Ayat Emas: Mazmur 50:23 Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.
Tiap orang, tak terkecuali umat Tuhan, cenderung beranggapan bahwa Tuhan dapat dibuat berkenan dengan berbagai pemberian untuk-Nya. Ternyata tidak demikian! Perkenan Tuhan tidak dapat dibeli dengan apapun sebab segala sesuatu adalah milik-Nya dan Ia tidak memerlukan apa pun (ayat 9-13).
Karena itu, tidak ada korban lain yang Allah minta, kecuali korban syukur (ayat 14). Hal ini lebih penting daripada korban binatang. Korban syukur adalah respons umat terhadap kebaikan Allah. Korban syukur itu harus diwujudkan melalui sikap hidup sehari-hari.
Segala macam ibadah yang kita lakukan untuk Tuhan itu boleh-boleh saja dan memang seharusnya dilakukan, tetapi ada yang tak kalah penting yang menyertainya yaitu semua ibadah dan bakti yang dikerjakan itu disertai dengan syukur dan ketulusan hati kita. Tuhan menginginkan kita beribadah kepada-Nya, tetapi hal itu harus lebih dari ritus dan kebiasaan agama yang kita kerjakan itu. Allah menginginkan hidup kita yang melimpah dengan syukur sebagai persembahan yang hidup di hadapan-Nya.
Doa Terima kasih ya Tuhan, untuk segala kasih yang Engkau nyatakan di dalam hidupku. Syukur kunaikkan dari hati yang limpah dengan ketulusan. Amin. (uni)
Apa ada AIR MATI…? Mengapa TUHAN YESUS membicarakan “AIR HIDUP”…? AIR adalah kebutuhan hidup manusia yang sangat penting, kebutuhan vital. AIR HIDUP = SANGAT, AMAT PENTING bagi manusia.
Abraham Maslow melalui teori piramidanya. Mengatakan: kebutuhan dasar hidup manusia itu dimulai dari kebutuhan fisik (sandang, pangan dan papan), semua ini memang diperlukan secara jasmani. Kemudian kebutuhan jiwa: keamanan, cinta, rasa penerimaan dan aktualisasi sebagai puncaknya. Itu tidak salah tetapi tidak lengkap. Masih ada satu kebutuhan manusia yang lain dan sangat lebih penting.
Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5:23 menuliskan: “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”
“TRIKHOTOMI”. adalah pandangan bahwa natur manusia terdiri dari tiga bagian, (ada 3 aspek) yaitu: 1. TUBUH 2. JIWA 3. ROH
Ketiganya memiliki bebutuhan, ‘kehausan’, perlu terpelihara mendapat pemenuhan. Roh kita adalah bagian dari diri kitayang paling dalam. Bagian inilah yang mempunyai potensi untuk memahami dan berhubungan dengan Allah. Iman kepada Allahselalu berasal dari roh kita. Jika kehausan Roh yang terdalam terpenuhi maka kehausan yang lain akan didapat.
Apa yang menjadikan Saudara letih, lesu dan membuat Saudara dahaga hari ini…?
Tuhan Yesus berkata: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28)
Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. (Yohanes 7:37-39).
Air hidup itu adalah Roh Kudus, bukan hanya untuk menghilangkan dahaga dan memberi kesejukan fisik (jasmani) serta jiwani. Namun juga HILANGKAN DAHAGA dan MEMBERI KESEJUKAN ROHANI (holoistik).
Kebutuhan kehausan hidup jasmani, jiwani perlu dipenuhi, namun belum cukup, masih ada kehausan yang lebih vital dari semua itu, kehausanan (dahaga) rohani yang harus mendapatkan AIR HIDUP agar bisa beroleh kelegaan. Jika kebutuhan kehausan Rohani didapat maka dahaga jiwani dan jasmani dapat memperoleh kelegaan.
Firman Tuhan berkata “…carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)
Mengundang segenap Jemaat GKMI Gloria Patri untuk hadir dalam rangkaian doa sepekan menjelang Pentakosta, pada tanggal 30 Mei 2022 hingga 3 Juni 2022, pukul 19.00 WIB di gereja.
SEMINAR KESEHATAN KOMISI SENIOR
Mengundang segenap Jemaat senior untuk hadir dalam seminar “Kesehatan Gigi & Mulut” pada hari Senin, 13 Juni 2022; pukul 17.30 WIB di gereja.
Minggu, 29 Mei 2022 KEKAYAAN SEMU Bacaan Alkitab: Mazmur 49
Ayat Emas: Mazmur 49:17-18 Janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya, apabila kemuliaan keluarganya bertambah, sebab pada waktu matinya semuanya itu tidak akan dibawanya serta, kemuliaannya tidak akan turun mengikuti dia.
Banyak orang mengukur dan menilai keberhasilan maupun kebahagiaan hanya dengan uang atau kekayaan yang dimiliki. Salah satu hal yang sering terjadi adalah dalam acara reuni sekolah, ketika menjadi ajang seseorang untuk menceritakan kehidupan barunya. Jika mendengar atau melihat teman masa sekolahnya datang dengan mobil, baju bermerek, serta aksesori yang mewah pasti akan dinilai orang yang berhasil. Mengapa bisa begitu? Ya, karena dia memiliki segalanya, dia kaya.
Belajar dari pasal yang kita baca hari ini, pemazmur mengajarkan bahwa kekayaan itu bukanlah hal yang utama dalam hidup kita. Bahkan kekayaan tidak dapat dibawa serta sampai mati. Mengumpulkan kekayaan boleh-boleh saja, apalagi jika kekayaan itu kita gunakan untuk kemuliaan Tuhan. Namun, akan menjadi salah jika kekayaan mengikat atau membuat kita menjadi sombong, dan merasa dirinya berkuasa karena kaya. Tetaplah menjadi orang yang rendah hati di dalam Tuhan ketika engkau kaya, karena semua berkat datangnya dari Tuhan (bdk. Amsal 10:22).
Doa Tuhan, ampunilah kami ketika kami mulai tidak bermegah karena-Mu namun bermegah karena harta yang kami miliki. Amin. (uni)
Happy Saturyayyy!!! We hope you guys stay healthy and doing everything very well.
Shiners, hari ini jam 18.00 WIB kita akan persekutuan bersama dengan tema yang SANGAT MENARIK di Aula gereja kita tercinta. Penasaran kan? Soo, KUY kita persekutuan
Buat teman” yang berhalangan hadir, kalian juga bisa kok untuk tetap mengikuti ibadah hari ini melalui ZOOM.
Pastikan diri kalian untuk hadir dalam persekutuan hari ini yaa! Ajak juga teman dan sahabat kalian agar kita dapat bersama-sama belajar dan bertumbuh di dalam Kristus.
Kejadian 37:4 Setelah dilihat oleh saudara-saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.
Selamat pagi anak-anak GP Kids 🌻
Ayat di atas adalah cuplikan dari cerita Yusuf bersama saudara-saudaranya. Mereka sangat iri hati terhadap Yusuf, hingga mereka berencana untuk membunuhnya. Akhirnya Yusuf dijual, dan mereka merasa lega karena tidak bertemu muka lagi dengan Yusuf. Lalu, apa yang terjadi dengan Yusuf ketika jauh dan terlepas dari keluarganya? Ternyata Yusuf terus disertai Tuhan, dan Tuhan juga memakai Yusuf untuk menjadi penolong bagi keluarganya ketika terjadi bencana kelaparan yang hebat.
Nah anak-anak… Dari cerita Yusuf ini, kita dapat belajar: 🍀 Tidak saling membalas kejahatan. 🍀 Di situasi apapun tetap melakukan yang terbaik. 🍀 Siap dipakai Tuhan untuk menjadi berkat bagi orang lain.