Renungan iGrow 19 Mei 2022 – Umur Manusia

https://youtu.be/60ziBGqonyw

Kamis, 19 Mei 2022
UMUR MANUSIA
Bacaan Alkitab: Mazmur 39

Ayat Emas: Mazmur 39:5
Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!

Sesuai dengan aturan, maka setiap produk makanan dan obat selalu mencantumkan tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsanya. Pencantuman ini membuat konsumen mengerti apakah produk yang ada di tangan mereka layak dikonsumsi atau tidak. Semua bahan makanan dan obat yang sudah melampaui batas “expiry date,” maka harus ditarik dari peredaran karena akan sangat membahayakan bagi siapa saja yang masih mengkonsumsinya.

Tentu saja manusia bukanlah makanan. Namun, manusia juga memiliki batas hidup, fana, dan sementara. Di dalam kefanaan itu, tidak ada seorangpun yang tahu berapa panjang usia yang akan dijalani olehnya. Hidup manusia menjadi sebuah misteri. Hanya Tuhan yang tahu. Tanggal lahirnya bisa saja diatur oleh seorang dokter dengan sebuah operasi sesar. Tapi soal berpulangnya, tak ada seorangpun yang mengerti. Tidak harus sakit dan tua untuk lebih dulu bertemu dengan Sang Pencipta, sehat dan muda pun bisa.

Kini, kita tidak perlu mempersoalkan berapa panjang hidup yang Tuhan anugerahkan kepada kita, tetapi pikirkan hidup seperti apa dan bagaimana yang akan kita jalani di sepanjang jalan hidup kita. Dengan demikian, jika ajal kitapun menjelang, hidup kita telah menjadi berkat bagi orang lain dan telah memuliakan nama Tuhan.

Doa
Tuhan, sekalipun aku tidak tahu kapan ajalku, kapanpun Engkau panggil, aku sudah siap. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 19 Mei 2022

1 Yohanes 2:16
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Adik-adik GP Kids..
Hati-hatilah selalu karena dunia akan selalu menggoda kita, sehingga fokus kita tidak lagi kepada Tuhan, tetapi tertuju pada duniawi.
Apakah kalian bisa membedakan keinginan duiniawi?
Nah keinginan duniawi itu adalah semua kesenangan diri sendiri. Contohnya; main game terus sampai lupa tanggung jawab kita sebagai murid sekolah, lalu tidak mau taat dengan perintah orang tua, atau sudah jarang mendengarkan firman Allah.

Adik-adik semua tetaplah jaga hatimu ya, Tuhan sangat mengasihi kalian. Arahkanlah hati dan jiwa kita kepada Tuhan, dan hiduplah dalam Roh-Nya, maka kekuatan-Nya memampukan dan menyanggupkan kita untuk tetap memprioritaskan Tuhan di atas segalanya.
Amin.

Tetap semangat menjalani kehidupan ya.
Tuhan Yesus memberkati.

☘️Tante Shirley☘️

Morning Devotion GP Kids – 18 Mei 2022

Galatia 6:2
“Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu. Demikianlah kamu memenuhi hukum KRISTUS.”

Joy sedang asyik makan kue bersama Papanya di teras rumah. Kemudian datanglah seorang anak yang menawarkan jualannya sama persis dengan kue kering yang sedang dimakan oleh Joy. Joy memandang papanya. Lalu Papanya bertanya pada anak yang sedang menawarkan dagangannya, “Berapa harganya, nak per kue?”. Jawab anak itu, “Seribu rupiah per kue”. Lalu papanya menjawab, “Baiklah. Saya beli 10 kue ya.” Joy memperhatikan dengan
seksama wajah anak tersebut. Wajah anak itu berseri-seri. Papa memberikan uang 10 ribu rupiah pada anak itu. Dan anak itu berjalan kembali jual kuenya.
Setelah anak itu berlalu, bertanyalah Joy pada Papanya, “Kenapa Papa membeli jajan yang sama dengan Mama masak hari ini?” Jawab Papanya, “Dia anak yang hebat. Mau bersusah payah membantu orang tuanya. Papa kasihan jika jajan itu tidak habis. Dan kau tahu lihat wajah anak itu”. Jawab Joy, “Ya. Aku lihat. Wajahnya sangat berseri-seri. Dia bahagia sekali.” Sambil mengelus rambut Joy, Papanya berkata, “Kita hanya memberi pertolongan kecil saja. Dan sangat menyenangkan jika kita bisa berbagi. Maka tolong berbagi sebab berbagi membuat kita bahagia. Sekecil apapun.” Joy mengangguk mendengar nasihat Papanya.

Sama dengan adik-adik GP Kids, bertolong-tolonglah dengan sesamamu.
Marilah kita berbagi dengan apa yang kita miliki. Berbagi tidak usah menunggu kita punya banyak dan berlebihan. Berbagi bisa dilakukan sekarang dengan apa yang kita miliki.

Pertolongan apa yang sudah adik-adik lakukan selama bulan ini?

Ya adik-adik,
Selamat bertolong-tolong.
Tuhan Yesus memberkati.

-Cik Joice-

Renungan iGrow 18 Mei 2022 – Berani Mengakui

https://youtu.be/J4fV-T5nA2E

Rabu, 18 Mei 2022
BERANI MENGAKUI
Bacaan Alkitab: Mazmur 38

Ayat Emas: Mazmur 38:19
Ya, aku mengaku kesalahanku, aku cemas karena dosaku.

Rasa bersalah adalah sebuah beban berat yang sering dialami oleh manusia. Bagaikan sebuah penyakit, rasa bersalah membuat seseorang akan menderita. Dan sering kali timbul dalam hati kita karena sikap atau perbuatan kita yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Seorang penafsir menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama rasa bersalah Daud adalah perzinahannya dengan Betsyeba. Ia tidak hanya bersalah kepada Uria, tetapi utamanya kepada Tuhan, sehingga Ia murka kepadanya. Bagi Daud dosa yang dilakukannya seperti penyakit yang menjijikkan (ayat 6).

Mungkin sulit bagi kita menghindar dari rasa bersalah akibat dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat. Namun, Daud memberikan contoh bagi kita bagaimana bisa bangkit dari keterpurukan hidupnya. “Nobody’s perfect,” tidak ada seorangpun kebal dari kesalahan. Maka, akuilah kesalahan yang telah kita perbuat kepada Tuhan dan sesama. Datanglah kepada-Nya dengan kerendahan hati, kepada Pribadi yang rela menerima kita sebagaimana adanya. Tak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya. Ia rindu kita bersedia mengakui setiap laku kita, baik ataupun buruk semua kita akui.

Doa
Roh Kudus, mampukan kami untuk memberanikan diri mengakui kesalahan di hadapan-Mu dan di hadapan sesama kami. Amin. (RM)

Alkitab Audio