Morning Devotion GP Kids – 28 April 2022

Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Halo anak-anak GP kids yang dikasihi Tuhan👋🏻

Siapa nih yang kalau lagi batuk atau pilek dikasih tahu sama Papa-Mama untuk sementara waktu tidak minum yang dingin-dingin atau makan snack, tapi terus sembunyi-sembunyi tetap minum dan makan 🤭🤭. Padahal sudah tahu kalo dilanggar justru tambah sakit dan sembuhnya lebih lama.

Nah anak-anak tercinta, sebagai manusia, kita sering melakukan hal-hal yang nggak seharusnya dilakukan tapi nyatanya tetap kita lakuin. Kok bisa ya?
Secara logika kita sadar mana yang benar dan mana yang salah, tapi sering kali hampir semua hal diputuskan di dalam hati kita, bukan di logika.

Segala tindakan kehidupan itu terpancar dari hati. Seperti kebencian, iri hati, dendam itu munculnya dari hati yang nggak dijaga. Oleh sebab itu kita harus menjaga mata, menjaga lidah, menjaga pikiran dan terlebih lagi menjaga hati kita. Karena dari hati terpancar kehidupan.
Hidup kita terasa nyaman atau nggak nyaman tergantung dengan keadaan hati kita, apakah terpelihara atau terlantar.

Jadi, maukah anak-anak untuk menjaga hatimu mulai hari ini?

Doa:
“Tuhan mampukan kami anak-anak-Mu untuk terus menjaga hati kami.”🤲🏻

☘️tante Sally☘️

Renungan iGrow 28 April 2022 – Terus Beriman, Jangan Ragu

https://youtu.be/M6jy-VJidjQ

Kamis, 28 April 2022
TERUS BERIMAN, JANGAN RAGU
Bacaan Alkitab : Mazmur 18

Ayat Emas : Mazmur 18:7
Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

Saat membeli telepon seluler, orang menanyakan garansi atas barang tersebut. Garansi juga berkenaan dengan tersedianya suku cadang dan harga purna jual. Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk membangun kepercayaan kita pada produk yang ditawarkan tersebut.

Iman dan kepercayaan kepada Tuhan diuji saat menghadapi tantangan hidup, apalagi menyangkut keberlangsungan hidup. Sakit misalnya. Apalagi sakit yang tidak kunjung sembuh. Kondisi seperti ini sering membuat orang tidak kuat memegang kepercayaannya kepada Tuhan. Ia mulai ragu dan bahkan mencari alternatif pertolongan selain Tuhan.

Daud bersaksi bahwa Tuhan adalah Tuhan yang mendengar seru doanya saat menghadapi ancaman maut. Ada 9 gelar yang disebutkan untuk Allah dalam nyanyian syukurnya sebagai ungkapan kagum atas pengalamannya dengan Tuhan. Kita tahu Tuhan sangat berkuasa, namun apakah iman kita menipis oleh karena pergumulan? Ingat, Yesus sudah memberi jaminan buat hidup kita.

Doa
Ya Tuhan, Engkau adalah Tuhan yang lebih besar dari pergumulanku. Aku akan selalu menaruh percaya dan imanku hanya kepada-Mu. Amin. (win)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 27 April 2022

☀️Yohanes 11: 25-26
Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”


🌻Hai GP Kids yang keren semua, selamat pagi…

Baru saja kita memperingati hari Paskah.
Hari kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian.
Menang atas kuasa maut.
Bukti bahwa Tuhan Yesus telah mengalahkan kuasa dosa.
Sehingga kita yang seharusnya dihukum karena menanggung hukuman akibat kuasa dosa, dilepaskan-Nya.


📔Ayat yang kita baca ini adalah ucapan Tuhan Yesus saat hendak membangkitkan Lazarus di Betania. Dan benar, Lazarus akhirnya dibangkitkan Tuhan Yesus.
Tapi ayat ini pun menunjukkan kebenarannya ketika Tuhan Yesus bangkit dari kubur.
Di hari ketiga setelah penyaliban.

“Akulah kebangkitan dan hidup….”
Dia telah bangkit dari kematian.
Dia hidup.

🌿Tak ada satu orang pun yang mengalami peristiwa seperti Tuhan Yesus.

Yang mati, bangkit dan tak pernah mati lagi.
Lazarus? Dia mati, dibangkitkan Tuhan Yesus…. Tapi kemudian dia mati lagi sebagai bukti Lazarus adalah manusia biasa.
Yesus adalah Tuhan.
Dia yang menebus dan menyelamatkan kita, adalah Allah yang hidup.
Kekal sampai selama-lamanya.

❤️Mari kita terus mengasihi Tuhan Yesus dengan setia.

Dia telah memberikan segalanya bagi kita.
Keselamatan kekal!
Tak ada harta yang jauh lebih berharga dari sebuah keselamatan kekal.

😍Mari kita tetap menyembah Tuhan Yesus.
Yang telah bangkit, hidup dari kematian.
Sebagai bukti kemenangan-Nya atas kuasa dosa.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

☘️Salam sehat, semangat dan gembira ya GP Kids.


Kak Boedi

Renungan iGrow 27 April 2022 – Dia Mendengar, Dia Memperhatikan

https://youtu.be/WB7P4N8ELXw

Rabu, 27 April 2022
DIA MENDENGAR, DIA MEMPERHATIKAN
Bacaan Alkitab : Mazmur 17

Ayat Emas : Mazmur 17:6
Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku.

Selain maju melawan, bergegas mencari perlindungan menjadi pilihan yang sering diambil oleh seseorang yang terancam hidupnya. Pun demikian dengan Daud saat menghadapi orang-orang yang berusaha mengejar dan membinasakannya. Ia datang ke rumah Tuhan dan berseru kepada Allah.

Dilihat di awal pasal 17 ini, ada kesan bahwa Daud begitu yakin dengan cara hidupnya yang benar. Tak jarang ini pulakan yang kita lakukan? Kita merasa sudah hidup benar di hadapan Tuhan, tetapi nyatanya ancaman dan masalah tetap saja datang.

Daud sangat memahami Allahnya. Dengan nyaring dia berseru memohon kepada Pribadi yang mendengar setiap seruan umat-Nya. Seperti Daud, datanglah kepada Tuhan jika ancaman menghalau hidup kita saat ini. Berserulah kepada-Nya dengan nyaring sembari membuka diri diselidiki. Membuka diri bukan berarti karena Tuhan tidak mengetahui kedalaman hati kita, tetapi inilah wujud kerendahan hati kita mengakui setiap sisi hidup di hadapan-Nya. Firman Tuhan berkata “Sesungguhnya tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tak kurang tajam untuk mendengar (Yesaya 59:1). Dia mendengar, Dia memperhatikan!

Doa
Ajar kami Tuhan, untuk bersandar sekaligus bersedia terbuka kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 26 April 2022

Lukas 24:16
Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.

Selamat pagi anak-anak GP Kids🌻

Pernahkah kalian kecewa? Kecewa karena apa yang sudah dijanjikan ternyata tidak jadi kenyataan?
Seperti peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus yang pada awalnya membuat beberapa murid kecewa, karena Tuhan Yesus yang mereka harapkan menjadi penolong akhirnya mati tak berdaya, bahkan mengira mayatnya pun dicuri orang.

Anak-anak, perasaan kecewa berlebih itu sangatlah berbahaya, tidak dapat melihat jauh ke depan namun hanya meratapi keadaan, dan putus harapan.

Oleh karena itu anak-anak kita belajar dari ayat di atas, jangan sampai perasaan kecewa itu membuat kita tidak dapat merasakan kehadiran Tuhan Yesus dalam hidup kita.
Misalnya; saat Papa-Mama menjanjikan kado hari Ulang Tahun 🎁 yang sudah kalian tentukan, namun saat tiba waktunya, kado itu tidak jadi diberikan. Padahal sudah terlanjur cerita ke teman-teman🤦‍♂️🤦‍♀️
Kalian berpikir Papa-Mama tidak sayang lagi.
Lalu akibat dari rasa kecewa itu, anak-anak tidak dapat melihat dan merasakan kebaikan yang selama ini sudah diberikan orang tua kita.
Terlebih lagi terhadap Tuhan, janganlah sampe kita kecewa kepada-Nya. Sebab Tuhan sangat mengasihi kita, dibuktikan dengan kematian dan kebangkitan-Nya untuk kita semua ♥️

Tetap semangat ya 🥰
Tuhan Yesus memberkati kita semua 😇

🍒 tante Lani🍒

Renungan iGrow 26 April 2022 – Selain Kau Tiada yang Lain

https://youtu.be/K61PT1hj6Sk

Selasa, 26 April 2022
SELAIN KAU TIADA YANG LAIN
Bacaan Alkitab : Mazmur 16

Ayat Emas : Mazmur 16:2
Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”

Anda tentu pernah mendengar ungkapan “iseh penak jamanku to?” sebuah ungkapan menggelitik yang coba membandingkan kondisi masa kini dengan masa lalu. Rupanya, selain mengungkapkan iman kepada Tuhan yang diikutinya, Daud membandingkan keadaan dirinya sebagai umat Allah dengan keadaan orang yang menjatuhkan pilihan untuk mengikuti allah lain.

Keyakinan yang dimiliki Daud bukan sekadar isapan jempol semata. Bukan hanya pada waktu jaya saja ia menceritakan kebaikan Tuhan, namun kita melihat banyak Mazmur ditulis justru saat ia menghadapi beratnya hidup. Hal ini membuat kita belajar, bahwa bukan keadaan yang mengatur hidupnya, namun ia lebih melihat siapa Pribadi yang besertanya, yaitu Pribadi yang kebaikan dan kesetiaan-Nya tak tergantikan.

Hidup di masa apapun kita saat ini, marilah kita melaluinya bersama Tuhan dengan mengingat bahwa tidak ada yang baik selain Dia. Hanya Dialah sumber kehidupan kita, kepada-Nya kita layak menyandarkan perlindungan dan harapan. Jangan berpaling dari Allah yang berdiri menemani kita di setiap relung kehidupan yang kadang menjadi terjal. Dia beserta kita!

Doa
Kami rindu hidup saleh ya Tuhan, mengikuti-Mu setiap waktu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio