Morning Devotion GP Kids – 11 April 2022

1 Tesalonika 5:18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan🙏🏻🤗🤗

Akhir-akhir ini kita sering dengar kata FOMO. Kepanjangan FOMO adalah Fear of Missing Out yang artinya takut untuk tertinggal dengan segala hal. Suatu fenomena yang berkaitan dengan perasaan selalu ingin merasa menang dan tidak ingin tertinggal oleh yang lain.
Tanpa terasa banyak dari kita yang mungkin terjebak FOMO dengan adanya WA/ instagram/ tiktok/ twiter/ FB. Kita ingin menjadi nomor 1 yang tahu tentang sesuatu yang baru atau menjadi nomor 1 yang memberikan info penting bahkan ingin menjadi nomor 1 yang memiliki barang-barang tertentu🤔🤔.
Itu bisa terjadi pada kita karena tidak memiliki rasa syukur yang kuat. Saat seseorang sulit bersyukur, maka ia akan membanding-bandingkan keadaan dirinya dengan orang-orang yang kelihatannya lebih baik/bahagia/sukses dari dirinya. Ia merasa dirinya kurang dan ingin memiliki keadaan lebih dari orang lain.

Yuk anak-anak, kita belajar dari Firman Tuhan di atas untuk menghidupi rasa syukur setiap hari. Dengan begitu kita akan merasa cukup dan tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain yang kelihatannya lebih baik dari kita.
Jadi kita tidak perlu FOMO ya anak-anak karena kita punya Tuhan Yesus yang setia dan tahu apa yang terbaik untuk kita semua.

Selamat beraktivitas 💪🏻
Tuhan Yesus memberkati🙏🏻😇

☘️Tante Sally☘️

Renungan iGrow 11 April 2022 – Orang Fasik

https://youtu.be/KoKLghtu6Zo

Senin, 11 April 2022
ORANG FASIK
Bacaan Alkitab : Mazmur 1

Ayat Emas : Mazmur 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.

Sebelum masuk ke mazmur-mazmur lain, di awal kita diingatkan bahwa untuk datang beribadah kepada Tuhan, harus dimulai dengan keputusan untuk hidup menjadi orang benar. Pemazmur memberi gambaran perbedaan orang benar dan orang fasik. Orang benar menerima kebahagiaan dan berkat, sedangkan orang fasik menuju kebinasaan.

Siapakah orang fasik? Orang fasik dapat diartikan sebagai orang yang tahu tentang Tuhan tapi tidak melakukan firman Tuhan. Mereka melakukan ibadah yang pura-pura dan kesucian yang di luar saja. Mereka sering mengajarkan yang baik tetapi diri sendiri tidak melakukan, suka mencari kesalahan dan selalu membenarkan diri. Orang fasik juga rajin mengikuti kegiatan agama, tetapi mereka memuliakan Allah hanya dengan bibir saja. Kebanyakan mereka bersikap sombong dan suka dihormati.

Tuhan menghendaki kita hidup benar dan murni di hadapan-Nya. Ia berkenan kepada ibadah yang keluar dan lahir dari ketulusan hati. Ibadah yang pada akhirnya bukan untuk memuji dan memegahkan diri kita sendiri, melainkan sebuah pengakuan tentang betapa besarnya Allah.

Doa
Tuhan, selidiki dan sucikan hati kami, agar ibadah kami murni dan berkenan di hati-Mu. Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 10 April 2022 – Mengenal Tuhan Lebih Dalam

https://youtu.be/CwakDqthOKc

Minggu, 10 April 2022
MENGENAL TUHAN LEBIH DALAM
Bacaan Alkitab : Ayub 42

Ayat Emas : Ayub 42:5
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

Ketika mendengar sebuah kesaksian seseorang tentang Tuhan dan pertolongan-Nya, sering kita dibuat kagum dan heran. Bahkan tak jarang kita mengamininya dan percaya kita pun dapat beroleh mukjizat yang sama.

Di dalam pasal terakhir ini, terpampang bahwa Ayub bukan hanya mendengar tentang Tuhan, tetapi ia memandang sendiri. Ayub mengalami sendiri perjumpaan dengan Tuhan. Sebuah pengalaman yang menjawab segala tanya yang muncul di benaknya selama ini. Hidup Ayub berisi berbagai pengalaman “mengenaskan” yang jarang dialami oleh banyak orang. Namun di pasal ini kita tahu, perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan telah mengubahkan seluruh hidup dan pandangannya. Tidaklah mudah baginya menjalani hari-hari yang berat. Namun Ayub tetap setia dan tabah. Setia kepada Tuhan dan melakukan segala yang baik, tabah menderita tanpa memberontak. Dan pada akhirnya, segala yang baik dari Tuhan diberikan kepadanya.

Terkadang hidup kita dijejali pergumulan yang sepertinya tak berujung. Tetaplah setia dan tabah hingga tiba waktunya kita bukan hanya mendengar kesaksian tentang Tuhan, namun kita sendiri yang akan memandang dan mengalami Tuhan secara pribadi. Percayalah!

Doa
Tuhan, kami rindu mengalami perjumpaan dengan-Mu yang mengubahkan hidup kami. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Youth Shine Saturday Service – Aku Manusia yang Cemburu

Hai” Youth Shine GKMI Gloria Patri 🤩

Happy weekend!!!
We hope you guys stay healthy and doing everything very well.

Shiners, hari ini jam 18.00 WIB kita akan persekutuan bersama dengan tema yang SANGAT MENARIK di Aula gereja kita tercinta. Penasaran kan? Soo, KUY kita persekutuan

Buat teman” yang berhalangan hadir, kalian juga bisa kok untuk tetap mengikuti ibadah hari ini melalui ZOOM.

LINK ZOOM
bit.ly/IbadahYouthShine

Pastikan diri kalian untuk hadir dalam persekutuan hari ini yaa! Ajak juga teman dan sahabat kalian agar kita dapat bersama-sama belajar dan bertumbuh di dalam Kristus.

GOD BLESS YOU

Renungan iGrow 9 April 2022 – Allah Mahakuasa

https://youtu.be/m8Zt9Xwyivw

Sabtu, 9 April 2022
ALLAH MAHAKUASA
Bacaan Alkitab : Ayub 41

Ayat Emas : Ayub 41:2
Siapakah yang menghadapi Aku, yang Kubiarkan selamat? Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.

Di dalam beberapa hari ini kita melihat bagaimana Tuhan memberikan jawab atas semua keluh dan penderitaan Ayub. Ia ingin mengingatkan Ayub kembali akan kebesaran-Nya yang tak tertandingi. Bahkan kemarin kita melihat Tuhan menantang Ayub, yang sudah mulai menyalahkan-Nya atas derita yang menimpanya.

Gambaran dua ekor binatang perkasa dipakai Tuhan untuk melukiskan kedahsyatan penderitaan yang dialami oleh Ayub. Sebuah penderitaan tak terhalau oleh kekuatan manusia, namun takluk di hadapan-Nya. Dengan gambaran ini, Tuhan ingin menunjukkan kembali kepada Ayub bahwa tidak seorang manusiapun yang dapat luput dari kekuatan penderitaan yang takluk di tangan Tuhan. Bagaimana Ayub berharap dapat menyerang Dia?

Kadang kita lupa diri saat penderitaan terjadi dan kita menantang, menyalahkan serta melupakan kuasa-Nya. Namun hari ini mari kembali mengingat bahwa Ia lebih besar dari setiap persoalan kita. Semua persoalan kita tak sebanding dengan kuasa-Nya. Ia tetaplah tak tertandingi. Tetaplah tunduk dan percaya akan pertolongan-Nya. Siapakah kami di hadapan-Mu ya Tuhan? Kami tak berhak menantang dan melawan-Mu.

Doa
Tuntunlah langkah kami ya Tuhan, agar kami semakin taat, tunduk dan setia kepada-Mu. Amin. (uni)

Alkitab Audio