Renungan iGrow 9 April 2022 – Allah Mahakuasa

https://youtu.be/m8Zt9Xwyivw

Sabtu, 9 April 2022
ALLAH MAHAKUASA
Bacaan Alkitab : Ayub 41

Ayat Emas : Ayub 41:2
Siapakah yang menghadapi Aku, yang Kubiarkan selamat? Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.

Di dalam beberapa hari ini kita melihat bagaimana Tuhan memberikan jawab atas semua keluh dan penderitaan Ayub. Ia ingin mengingatkan Ayub kembali akan kebesaran-Nya yang tak tertandingi. Bahkan kemarin kita melihat Tuhan menantang Ayub, yang sudah mulai menyalahkan-Nya atas derita yang menimpanya.

Gambaran dua ekor binatang perkasa dipakai Tuhan untuk melukiskan kedahsyatan penderitaan yang dialami oleh Ayub. Sebuah penderitaan tak terhalau oleh kekuatan manusia, namun takluk di hadapan-Nya. Dengan gambaran ini, Tuhan ingin menunjukkan kembali kepada Ayub bahwa tidak seorang manusiapun yang dapat luput dari kekuatan penderitaan yang takluk di tangan Tuhan. Bagaimana Ayub berharap dapat menyerang Dia?

Kadang kita lupa diri saat penderitaan terjadi dan kita menantang, menyalahkan serta melupakan kuasa-Nya. Namun hari ini mari kembali mengingat bahwa Ia lebih besar dari setiap persoalan kita. Semua persoalan kita tak sebanding dengan kuasa-Nya. Ia tetaplah tak tertandingi. Tetaplah tunduk dan percaya akan pertolongan-Nya. Siapakah kami di hadapan-Mu ya Tuhan? Kami tak berhak menantang dan melawan-Mu.

Doa
Tuntunlah langkah kami ya Tuhan, agar kami semakin taat, tunduk dan setia kepada-Mu. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 8 April 2022 – Allah yang Adil

https://youtu.be/L_PWC4zj0gg

Jumat, 8 April 2022
ALLAH YANG ADIL
Bacaan Alkitab : Ayub 40

Ayat Emas : Ayub 40:3
Apakah engkau hendak meniadakan pengadilan-Ku, mempersalahkan Aku supaya engkau dapat membenarkan dirimu?

Ketika diri kita dihakimi, terkadang muncul keinginan untuk membela diri. Dengan pembenaran diri itulah kita bisa menunjukkan pada orang lain bahwa diri kita tidak bersalah. Selain itu, kita juga dapat mencari sebuah keadilan. Hal ini wajar jika terjadi pada sesama manusia. Akan tetapi menjadi tidak wajar jika diterapkan kepada Tuhan, seperti yang pernah dilakukan Ayub.

Bagi Ayub, Allah telah berlaku tidak adil terhadapnya (bdk. Ayub 19:6). Pendirian Ayub bahwa dirinya tidak bersalah dan bahwa Allah telah menghukumnya dengan tidak adil nyaris membuat Ayub menggugat Allah. Kini Tuhan bertanya kepada Ayub secara khusus, apakah dia akan terus menegaskan pandangannya yang terbatas itu mengenai cara Allah mengatur dunia dengan menolak keadilan dan kebaikan Allah?

Sungguh amat tidak layak seorang manusia mengatakan Allah tidak adil, sebab TUHAN adalah Allah yang adil (bdk. Yes. 30:18b). Ketika masalah itu datang, mungkin Tuhan sedang mengajar kita untuk hidup lebih dekat dengan-Nya, atau bisa saja itu adalah suatu teguran atas kesalahan yang telah kita lakukan. Dalam keadaan seperti itu, maka kita harus tetap menantikan Tuhan Allah kita yang adil.

Doa
Ya Tuhan, ajarlah kami untuk melihat keadilan dan kebaikan-Mu atas hidup kami. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 8 April 2022

Filipi 4:11b
Sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.

Selamat pagi anak-anak GP Kids 🌻

Coba tengok, siapa yang di rumah punya sepatuπŸ₯ΏπŸ‘Ÿ, tas sekolah πŸŽ’, atau mainan kesukaan kalian πŸ§ΈπŸ›΄ lebih dari satu?

Ya anak-anak…
Ayat di atas mengingatkan kita, untuk tidak terus ingin memiliki apa yang sudah punya.
Seringkali anak-anak tergiur saat melihat iklan di media yang banyak menawarkan item dan model yang menarik.
Akhirnya memaksa Papa/Mama untuk membelinya, bahkan tidak segan-segan menguras tabunganπŸ’°demi mendapatkan apa yang diinginkan.
Seringkali yang kalian minta itu bukan merupakan suatu kebutuhan, tapi hanya kenikmatan mata sesaat.

Hari ini mari kita belajar mencukupkan diri dengan apa yang ada. Bila kalian punya berlebih, berikan pada orang lain yang membutuhkan.
Dengan demikian kalian juga belajar untuk memerhatikan orang lain.

Have a nice day 😍
God bless you πŸ˜‡

🌸 Tante Lani 🌸

Renungan iGrow 7 April 2022 – Allah Sang Pemelihara

https://youtu.be/HE5vSbzjIwc

Kamis, 7 April 2022
ALLAH SANG PEMELIHARA
Bacaan Alkitab : Ayub 39

Ayat Emas : Ayub 39:3
Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan?

Mengatakan Allah tetap ada serta memelihara kita di saat kita mengalami kesulitan itu rasanya seperti hal yang tidak mungkin. Sering kali kita bertanya, “Di manakah Engkau hai Allah ketika aku susah?” Rasa-rasanya Allah seperti diam kepada kita. Tidak ada suatu perubahan yang terjadi di dalam hidup kita.

Tapi nas yang kita baca hari ini, hendak mengingatkan kita bahwa Allah selalu ada beserta kita. Anak-anak dari burung gagak saja, Allah perhatikan ketika mereka meminta makan. Apalagi kita anak-anak-Nya, ciptaan Tuhan yang mulia dan berharga ini. Di dalam Injil, Tuhan Yesus pernah berkata, “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Matius 6:26)

Jangan kuatir ketika kesulitan itu menimpa kita. Allah tetap ada dan memelihara kita. Mungkin kesulitan yang kita alami tidak segera diselesaikan-Nya, tapi ingatlah akan janji pemeliharaan Tuhan atas hidup kita.

Doa
Kami mau terus memegang janji-Mu, karena Engkaulah Allah yang memelihara kami. Kalau Engkau berjanji, maka Engkau pasti menggenapi. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 7 April 2022

Amsal 19:20
Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.

Adik-adik…
Menurut kalian, siapakah orang yang paling susah untuk mendengarkan nasihat? Biasanya, “orang-orang yang merasa dirinya benar.”
Kalau kita bicara dengan orang yang sudah merasa benar, kita beri nasihat yang baik pun pasti akan sulit untuk dia terima, karena dia merasa dirinya lah yang paling benar πŸ™…πŸ»β€β™€οΈ

Nah adik-adik…
Di dalam Amsal 19:20, Salomo mau mengajak kita untuk selalu mendengar nasihat, dan menerima didikan firman Tuhan.
Jika Tuhan memakai orang lain untuk memberikan nasihat & didikan untuk kita, janganlah kita menolaknya karena merasa diri kita sudah benar, tapi dengarkan dan terimalah dengan rendah hati agar kita menjadi bijak, serta hidup sesuai dengan firman Tuhan.

Mintalah pertolongan Roh Kudus agar hati dan pikiran kita selalu terbuka akan nasihat serta didikan firman Tuhan.

Tuhan Yesus memimpin hidup kita hari ini πŸ™

-Ci Amel- πŸ₯°

Renungan iGrow 6 April 2022 – Siapalah Aku Ini?

https://youtu.be/i2lynhIaMOU

Rabu, 6 April 2022
SIAPALAH AKU INI?
Bacaan Alkitab : Ayub 38

Ayat Emas : Ayub 38:32
Dapatkah engkau menerbitkan Mintakulburuj pada waktunya, dan memimpin bintang Biduk dengan pengiring-pengiringnya?

Mintakulburuj adalah garis lengkung di langit, yang terbagi menjadi dua belas bagian, dan tiap-tiap bagian diberi nama menurut gugusan bintang. Sedangkan bintang Biduk adalah rasi bintang yang paling populer dan dapat dikenali dibandingkan dengan rasi bintang lainnya. Bintang Biduk ini tersusun atas tujuh bintang lainnya, dan bintang Biduk biasa digunakan sebagai penunjuk arah Utara (Mintakulburuj: Wikipedia).

Betapa dahsyat-Nya Tuhan kita itu bukan? Ia menciptakan bumi dan mengatur segala isinya dengan hikmat yang tidak pernah bisa kita selami. Rasanya semakin kecillah kita di hadapan-Nya. Hal ini pula yang telah dialami Ayub ketika dia mendapat jawaban dari Tuhan Sang Pencipta, atas pertanyaannya selama ini. Jawaban-jawaban yang diberikan Tuhan, seperti sindiran untuk Ayub. Apakah Ayub juga pencipta seperti Tuhan? Apakah Ayub juga memiliki hikmat yang sama seperti Tuhan? Tentu saja jawabannya adalah TIDAK!

Maka, ketika suatu saat masalah datang apakah kita berhak bertanya kepada Tuhan atau bahkan mempersalahkan Tuhan atas semua masalah yang terjadi dalam hidup kita? Percayalah, rancangan-Nya selalu yang terbaik untuk kita.

Doa
Ampuni kami ya Tuhan, ketika kami mulai mempertanyakan cara-Mu dan menyalahkan-Mu atas penderitaan yang sedang kami alami. Amin. (uni)

Alkitab Audio