Renungan iGrow 30 September 2022 – Jangan Iri

https://youtu.be/BYngqZaKZGw

Jumat, 30 September 2022
JANGAN IRI
Bacaan Alkitab: Amsal 23

Ayat Emas: Amsal 23:17-18
Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

Tak jarang kita membandingkan diri kita dengan orang yang berdosa, dalam hal keberhasilan dan kesuksesan yang sudah didapatkan. Kita merasa iri karena yang terlihat ialah mereka lebih banyak menuai kesuksesan dibandingkan dengan kita. Mereka lebih kaya dan sehat dari pada kita.

Menyadari hal ini, pengamsal dengan hikmatnya memperingatkan agar hati kita tidak iri dengan pencapaian orang berdosa. Sebaliknya, kita harus selalu takut akan Tuhan dan percaya bahwa masa depan sungguh ada dan harapan kita tidak akan hilang. Dengan kata lain, kita harus percaya bahwa Allah pasti tidak keliru. Ia sedang mempersiapkan hari depan yang baik bagi setiap orang yang bekerja dan berusaha dengan hati yang takut sekaligus percaya kepada-Nya.

Ketika kita saat ini sedang mengalami masa-masa berat dalam hidup karena iman kita kepada Tuhan, janganlah melihat kepada keberhasilan orang berdosa tetapi pandanglah dan percaya dengan sepenuh hati kepada Tuhan yang memegang masa depan kita. Dengan berjalan bersama Dia maka harapan kita tidak akan hilang. Ia tetap memegang pimpinan atas hidup kita.

Doa
Ya Tuhan, bukalah mataku untuk tetap melihat kepada-Mu sekalipun jalan yang kulalui tidaklah gampang. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 29 September 2022 – Nama Baik

https://youtu.be/uKXnEMQey1s

Kamis, 29 September 2022
NAMA BAIK
Bacaan Alkitab: Amsal 22

Ayat Emas: Amsal 22:1
Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.

Dari zaman bahuela sampai zaman now, kekayaan selalu menjadi daya tarik yang tak pernah kehilangan pesona untuk dicari dan dikumpulkan. Emas dan perak, sebagai simbol kekayaan, menjadi perburuan yang tak jarang harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Banyak orang yang rela kehilangan nama baik, agar mereka bisa menumpuk harta di lumbung perbendaharaannya. Kenyataan ini bisa kita lihat di tayangan televisi. Marak, pejabat negara, pengusaha, hakim, jaksa, polisi, gubernur, bupati, terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Yang perlu dicatat ialah oknum-oknum ini adalah orang-orang yang sebenarnya sudah memiliki cukup banyak kekayaan dan harta. Nampaknya, mata dan hati mereka belum merasa cukup dengan apa yang sudah dimiliki.

Pengamsal menulis bahwa selain harta dan kekayaan, ada satu hal yang bahkan lebih berharga, yaitu nama baik. Nama berbicara tentang reputasi dan juga kemuliaan atau kehormatan. Ketika nama kita tercoreng oleh tindakan yang tidak benar maka reputasi dan kemuliaan kita pun menjadi cacat, yang sangat sulit untuk dihapus. Itulah sebabnya, penulis Amsal mengingatkan kita dengan sungguh-sungguh, “Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.”

Doa
Jauhkan kami ya Tuhan, dari sikap dan tindakan yang pada akhirnya akan mencoreng nama baik kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 September 2022 – Sombong

https://youtu.be/jMqF6qt5-z4

Rabu, 28 September 2022
SOMBONG
Bacaan Alkitab Amsal 21

Ayat Emas: Amsal 21:4
Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa.

Tidak harus kaya untuk menjadi sombong. Tidak juga mesti pintar untuk memiliki perangai congkak. Semua orang memiliki potensi untuk sombong. Banyak yang tak kaya yang sombong dengan kemiskinannya. Tak sedikit orang yang bodoh, yang sombong dengan kebodohannya. Siapapun kita, kita harus sadar bahwa congkak dan sombong adalah dosa.

Dosa ini setua manusia pertama kali hadir di dunia ini, bahkan sebelum manusia hadir. Malaikat Lucifer, dibuang Allah dari surga karena dosa kesombongannya. Manusia pertama, Adam dan Hawa, diusir dari taman indah, Eden, karena sombong dan ingin menyamai Allah, Pencipta-Nya.

Sombong itu dosa yang sangat berbahaya. Ia bersarang di hati, di pusat kendali kehidupan manusia. Yang tersimpan rapi di hati jauh lebih berbahaya dari pada apa yang termanifestasi keluar dalam kata dan laku kita.

Kita perlu selalu meminta Allah, melalui Roh-Nya yang kudus untuk menolong kita untuk terus memeriksa hati kita. Jangan biarkan kesombongan bersarang terlalu lama di pusat kendali hidup kita. Jangan biarkan ia yang menjadi pelita bagi kaki dan jalan kita. Biarkan Yesus Kristus dan Roh-Nya memenuhi hati kita, sehingga kita memiliki kerendahan hati dan kelembutan.

Doa
Tolong kami ya Roh Kudus, agar kesombongan tidak mengambil tempat di hati dan hidup kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 27 September 2022 – Baik dan Setia

https://youtu.be/ZcUfcJfxPq0

Selasa, 27 September 2022
BAIK DAN SETIA
Bacaan Alkitab  Amsal 20

Ayat Emas: Amsal 20:6
Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?

Menyebut diri baik dan benar-benar diakui orang baik adalah sesuatu yang berbeda. Mengakui diri sendiri kita baik, sesungguhnya sudah menunjukkan bahwa diri kita tidak baik. Di ayat ini, penulis Amsal memberikan sebuah definisi sejati yang baik.

Kata “baik hati” dalam bahasa aslinya adalah “khesed” yang memiliki arti “kasih setia.” Kata ini adalah kata yang dikenakan kepada Tuhan sebagai bagian dari salah satu sifat atau karakter-Nya yang agung. Kasih dan setia selalu berjalan beriringan. Kasih tanpa kesetiaan adalah kepura-puraan, sedangkan kesetiaan tanpa kasih adalah kehambaran. Kasih berbicara tentang kualitas, sedangkan kesetiaan berbicara kuantitas, berapa lama bertahan. Itulah sebabnya ketika kata ini disematkan kepada Allah, maka kita mendapatkan gambaran tentang siapa Allah itu. Ia dengan kasih-Nya yang berkualitas mengasihi kita tanpa syarat dengan suatu jangka waktu yang tidak sebentar tapi selama-lamanya.

Dulu kala orang mencari dan ingin menemukan orang yang tidak hanya hatinya baik dan mengasihi, tapi juga memiliki kesetiaan. Kini pun demikian. Suami menginginkan istri yang setia. Istri sama halnya. Tuhan juga ingin sekali menemukan anak-anak-Nya yang mengasihi dan setia kepada-Nya. Ia mau agar kasih dan setia-Nya bersambut indah dengan kasih dan setia kita.

Doa
Ajarkan kami ya Tuhan, untuk memiliki kasih dan setia seperti yang Engkau inginkan. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 September 2022 – Hati yang Bijak

https://youtu.be/PHkiG08ntwg

Senin, 26 September 2022
HATI YANG BIJAK
Bacaan Alkitab Amsal 19

Ayat Emas Amsal 19:21
Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.

Alkisah hiduplah seorang perwira militer yang hebat di sebuah kerajaan. Kecakapannya dalam merencanakan sebuah serangan ke kubu musuh diakui oleh sekutu maupun seterunya. Setiap rancangan yang disusunnya begitu jitu dan tak terduga. Dan nyaris semua berbuah kemenangan gemilang. Berkat kelihaiannya, sang perwira menjadi seorang yang sangat berpengaruh dan imbasnya ia pun dapat mengatur sedemikian rupa aturan seperti yang dia mau. Namun pada suatu saat, rupanya rancangan perang yang sudah menjadi keahliannya tidak berujung kemenangan. Padahal, semua sudah berjalan sesuai dengan apa yang disusun dengan perhitungan sangat matang.

Cerita ini mengajarkan bagaimana kita tetap mengingat bahwa sehebat apapun kita merancangkan sesuatu, tetap ada Allah yang berkuasa memutuskan apa yang hendak terjadi. Kuasa-Nya tak terjamah pikiran kita. Satu pertanyaan tak kalah penting dapat ditujukan pada diri sendiri, masih perlukah kita merancangkan hidup kita? PERLU! Tuhan mengaruniakan kemampuan pada kita untuk berpikir, maka pakailah karunia tersebut dengan disertai kerendahan hati untuk mengakui kedaulatan Allah mengerjakan keputusan-Nya. Sejatinya, keputusan itulah yang terbaik bagi kita.

Doa
Ya Tuhan, karuniakan kepada kami kebijaksanaan sekaligus kerendahan hati dalam merancangkan masa depan. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 September 2022 – Kerendahan Hati

https://youtu.be/dfaNYBjRUd0

Minggu, 25 September 2022
KERENDAHAN HATI
Bacaan Alkitab: Amsal 18

Ayat Emas: Amsal 18:12
Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.

Membaca bagian ini, saya teringat sebuah ungkapan yang kira-kira demikian bunyinya, “Orang yang rendah hati akan menjadi seorang yang tinggi hati di saat dia mengatakan bahwa ia rendah hati.” Berkaca pada diri sendiri, rupanya saya pun sering terjerembab di dalam situasi ini. Batin merasa bahwa saya sudah rendah hati, nyatanya di saat yang sama saya sedang membanggakan diri dan jatuh dalam sikap tinggi hati.

Bukan sembarangan Salomo menuliskan pesan tentang kerendahan hati ini. Kata rendah hati di dalam ayat ini seirama dengan kata sederhana. Cukup menarik jika Salomo yang adalah seorang raja penuh harta dan kuasa justru menampilkan kata sederhana ini di dalam amsalnya. Sebenarnya, ia sudah sepantasnya berbangga diri dengan keadaan penuh kuasa dan harta, namun ia mengakui bahwa semua yang diperoleh bukanlah semata karena kehebatannya, namun karena anugerah Allah.
Bacaan kita hari ini pun akan membawa Ingatan kita kepada Tuhan Yesus, contoh sempurna yang dapat kita kenal. Kesederhanaan yang ditunjukkan-Nya melalui hidup di dunia ini melampaui keagungan dan kehormatan yang seharusnya dimiliki. Dengan rendah hati Ia rela menjadi Pribadi sederhana bahkan mengambil tempat hina demi menebus manusia dari konsekuensi dosa.
Di hari ulang tahun ke-32 GKMI Gloria Patri ini, biarlah kita terus diingatkan betapa besar perbuatan tangan Tuhan atas gereja-Nya. Biarlah kita terus belajar untuk mengendalikan diri dengan hati sederhana, yaitu dengan kerendahan hati agar kita beroleh kehormatan.
Semua karena Tuhan, oleh Tuhan, dan untuk kemuliaan Tuhan.Tuhan memberikan anugerah demi anugerah, dari kemuliaan kepada kemuliaan.

Doa
Mampukan kami untuk rendah hati ya Tuhan, seperti Engkau yang rendah hati. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 September 2022 – Sahabat Sejati?

https://youtu.be/vE_k3PJWLHk

Sabtu, 24 September 2022
SAHABAT SEJATI?
Bacaan Alkitab: Amsal 17

Ayat Emas: Amsal 17:17
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Setidaknya, ada empat jaringan sosial terhubung yang begitu populer saat ini yaitu Facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok. Kehadiran empat platform jaringan sosial terhubung tersebut memungkinkan banyak manusia menjadi saling berelasi lebih mudah satu dengan yang lain.

Memang, sering dijumpai bahwa seseorang memiliki sahabat ketika ia mulai berjejaring di dunia maya. Bacaan kita hari ini berbicara ikhwal seorang sahabat. Dikatakan di sana seorang sahabat haruslah mampu mengasihi tanpa batas waktu dan menjadi seorang yang setia mendampingi bahkan di saat kesukaran menghantam. Mari renungkan apa yang dituliskan oleh Salomo, mampukah sahabat maya kita di dalam jaringan sosial terhubung memenuhi prasyarat tersebut? Bukan tidak mungkin, namun akan sulit mengukur sejauh mana seseorang mampu menyediakan kasih dan kesetiaan tanpa henti karena kehadiran mereka hanya bersifat maya.

Menengok kehidupan kita masing-masing, adakah seorang yang bersedia menjadi sahabat bagi kita? Saya yakinkan Anda, ada! Tuhan Yesus adalah Pribadi sekaligus Sahabat sejati. Bukan hanya bersedia membagi kasih setiap waktu, atau mendampingi di kala susah, namun terlebih dari itu Ia bersedia memberikan nyawa-Nya bagi sahabat yang adalah kita semua (Bdk. Yohanes 15:13).

Doa
Terima kasih ya Tuhan, Engkau berkenan menjadi Sahabat kami yang sejati. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 23 September 2022 – Sabar dan Kuasai Hidupmu

https://youtu.be/TIy2IdvojZw

Jumat, 23 September 2022
SABAR DAN KUASAI HIDUPMU
Bacaan Alkitab: Amsal 16

Ayat Emas: Amsal 16:32
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Bacaan kita hari ini adalah bagian dari kumpulan amsal yang dituliskan oleh Salomo (Pasal 10:1-22:16). Tak ada yang meragukan kelihaian Salomo dalam menuliskan kalimat hikmat, karena dia sendiri adalah pribadi yang berhikmat. Bagi seorang Salomo, hikmat dari Tuhan jauh melebihi segala harta yang dia miliki (ayat 16).

Menjadi seorang yang bergelimang harta, kuasa dan hikmat, Salomo rupanya sadar bahwa hal mengendalikan diri juga menjadi suatu yang sangat penting. Seorang berhikmat pun dapat terjatuh jika tidak mampu menjaga diri tetap terkendali. Artinya, dia mampu mengendalikan segala hawa nafsu, yang di dalam Alkitab sering disebut sebagai keinginan daging. Kita memahami bahwa ujung dari keinginan daging adalah maut, berlawanan dengan keinginan Roh yang berujung pada hidup dan damai sejahtera (Bdk. Roma 8:6).

Penggambaran bahwa seseorang yang mampu menguasai atau mengendalikan diri adalah seperti seorang yang merebut kota mengajarkan kepada kita betapa tak mudahnya hal tersebut kita kerjakan. Karenanya, kita takkan mampu tanpa pertolongan Roh Kudus. Jadi, ayat emas hari ini menasihatkan, hendaklah kita juga sabar dalam menantikan Tuhan. Sabar menantikan-Nya menuntun hidup kita sejalan dengan rencana-Nya.

Doa
Syukur kami naikkan ya Tuhan, untuk hikmat yang Kau berikan bagi kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 22 September 2022 – Hati yang Gembira

https://youtu.be/qGb8CjEJTDw

Kamis, 22 September 2022
HATI YANG GEMBIRA
Bacaan Alkitab: Amsal 15

Ayat Emas: Amsal 15:13
Hati orang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.

Hampir setiap kita pasti setuju bahwa kondisi hati sangat memengaruhi kehidupan. Termasuk di dalamnya adalah hal kesehatan. Hal ini bukan sekadar isapan jempol, di dalam dunia kesehatan pun sudah ada penelitian klinis bahwa hati yang dipenuhi kepahitan, tekanan, dan kesulitan yang tak teratasi akan memunculkan hormon kortisol berlebih. Akibatnya, metabolisme tubuh tak terkontrol dan muncullah berbagai penyakit.

Melihat fakta di atas, kita dapat mengerti mengapa penulis Amsal mengangkat perihal hati yang gembira ini menjadi satu bagian pengajarannya. Dengan menjaga hati tetap bergembira, sejatinya kita juga telah menjaga tubuh kita tetap baik dan sehat. Tubuh yang sehat akan membuat kita menjadi produktif.

Hati yang gembira adalah vitamin bagi jiwa yang sehat dan obat yang manjur bagi tubuh yang sakit. Pengamsal mengulang pengajarannya ini dalam Amsal 17:22 yang berbunyi, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Pengulangan ini menunjukkan bahwa memiliki hati yang gembira adalah hal yang sangat penting. Bergembiralah!

Doa
Tuhan, berikan kami hati yang bergembira dan semangat yang tak gampang patah. Amin. (tim iGrow)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 21 September 2022 – Mulut Orang Bijak

https://youtu.be/VZp703yPtBY

Rabu, 21 September 2022
MULUT ORANG BIJAK
Bacaan Alkitab: Amsal 14

Ayat Emas: Amsal 14:3
Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.

Hampir semua tulisan di Amsal berbicara tentang nilai-nilai dalam menjalani kehidupan. Kumpulan amsal ini banyak memberikan perhatian pada perilaku orang benar dan orang fasik. Di sana diajarkan bagaimana seseorang hidup sebagai orang benar dan menjauhi jalan orang fasik.

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh seorang yang benar adalah menjaga mulutnya. Mulut orang benar akan dituntun oleh hikmat yang dari Tuhan. Dengan demikian, dari bibirnya akan keluar hal-hal baik yang pada akhirnya akan memberikan manfaat yang besar bagi orang lain dan juga dirinya. Sebaliknya, bibir yang tidak dijaga akan mengeluarkan racun yang dapat menghancurkan orang lain dan dirinya sendiri. Betapa pentingnya memperhatikan dan menjaga apa yang ada di dalam dan yang keluar dari mulut kita.

Biarlah kita menjadikan mulut kita sumber pengajaran dan nasihat bagi orang lain, dan bukan sebagai sumber tumbuhnya akar pahit bagi orang lain. Ingatlah, apa yang keluar dari mulut kita tidak akan kembali lagi. Dia akan menghasilkan buah entahkah baik ataukah buruk.

Doa
Tuhan, berikan kepada kami mulut yang dikendalikan oleh hikmat. Dan jadikan bibir kami sumber pengajaran dan nasihat yang menggembirakan. Amin. (AV)

Alkitab Audio