Renungan iGrow 1 September 2022 – Bahagia Memiliki-Nya

https://youtu.be/jkDeo9HV2xU

Kamis, 1 September 2022
BAHAGIA MEMILIKINYA
Bacaan Alkitab: Mazmur 144

Ayat Emas: Mazmur 144:15b
Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN!

Allah sangat mengasihi umat-Nya. Karena kasih-Nya yang begitu besar itu, Ia tak pernah lalai menjaga kesetiaan atas semua manusia. Namun, di tengah limpahan kasih yang dinikmati manusia, Allah bukanlah Pribadi yang membiarkan umat-Nya bermanja hingga tumbuh menjadi seorang rapuh dan lemah. Itulah sebabnya, Allah mengizinkan dan memberi kesempatan manusia melatih otot-otot iman umat dalam menghadapi tantangan hidupnya.

Daud dalam nyanyian syukurnya kali ini mengakui bahwa Allahlah yang mengajarinya kuat dan terampil menghadapi tantangan bahkan peperangan (ayat 1). Bukan hanya membiarkan Daud berperang seorang diri, namun Allah juga menjadi tempat perlindungan dan benteng yang aman baginya. Bagi kita saat ini, terkadang Ia mengizinkan kesulitan menghimpit kita begitu rupa, namun sejatinya Ia pun tak luput untuk menyediakan tempat yang aman bagi umat yang memandang kepada-Nya.

Jikalau masalah belum pergi dari hidup kita, ingatlah Mazmur ini. Sebuah nyanyian syukur yang juga berisi kesaksian tentang Pribadi yang bekerja penuh di dalam hidup kita. Pribadi yang sama, yang akan memberikan kemenangan kepada kita. Kita pun layak bahagia memiliki Allah seperti Dia. Nyanyikan syukurmu!

Doa
Kami sungguh kagum pada-Mu ya Allah, kasih-Mu sungguh murni. Syukur bagi Pribadi yang melayakkan kami untuk menikmati-Nya sepanjang hidup kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 31 Agustus 2022 – Mengerti Kehendak-Nya

https://youtu.be/948VSlbqofM

Rabu, 31 Agustus 2022
MENGERTI KEHENDAK-NYA
Bacaan Alkitab: Mazmur 143

Ayat Emas: Mazmur 143:10
Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!

Sebagai sebuah nyanyian doa dan pengajaran, ayat yang kita baca hari ini mengutip sebuah kata yaitu “kehendak”. John Calvin, seorang teolog dan salah satu bapa gereja pernah berkata “Selain diri Allah sendiri, tidak ada yang lebih besar dari kehendak Allah.” Ungkapan yang menunjukkan betapa penting dan seriusnya sebuah kehendak Allah. Maka, tak heran jika setiap anak Tuhan berjuang untuk mengerti kehendak-kehendak Allah di dalam hidupnya.

Kebanyakan, karena keterbatasan kemampuan membuat kita kesulitan untuk mengerjakan kehendak-Nya meski kita sudah mengerti betul kehendak-Nya tersebut. Satu hal yang juga perlu dimiliki adalah kecakapan atau kemampuan untuk mengerjakan kehendak Allah tersebut.

Allah bukan sekadar memberikan kehendak-Nya, namun Ia pun siap melimpahkan kecakapan bagi kita. Untuk itu mintalah kecakapan dari-Nya. Sehingga kehendak-Nya tuntas terjadi di dalam hidup kita. Roh Kudus sangat mampu menuntun, mengatur dan memberikan jalan yang terbaik bagi setiap umat-Nya. Di setiap langkah dan laku hidup kita, Ia membuka tangan-Nya bagi tangan kita yang terangkat minta tolong. Kerjakan kehendak-Nya, jauhi yang dibenci-Nya.

Doa
Kami bersyukur, untuk setiap kehendak yang Kau nyatakan pada kami. Aturlah supaya kami bisa mengikutinya. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 30 Agustus 2022

Renungan, 30 Agustus 2022

Yosua 1:9
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau.

Halo adik-adik kesayangan Tuhan 🥰

Adik-adik dengan bertambahnya umur, pasti adik-adik juga naik ke kelas yang lebih tinggi, mempunyai teman-teman yang baru, dan ketika adik-adik lulus pasti ke sekolah yang baru juga.
Nahh saat memulai Tahun Ajaran yang baru, pasti adik-adik juga pernah merasa kuatir ya?😩
Misalnya berpikir seperti ini; “Aku bisa gak ya ngikutin pelajaran ini? Aku bisa gak ya lanjut di sekolah favorit seperti ini?” Ah…pasti banyak hal-hal lainnya yang adik pikirkan sehingga membuat kuatir & takut. Tapi firman Tuhan di atas mengatakan, bahwa kita sebagai anak-anak Tuhan harus kuat & teguh menghadapi apapun. Jadi ketika adik-adik kuatir dengan nilai-nilai di sekolah yang baru, ingat ayat di atas ya adik-adik, bahwa Tuhan Allah kita yang akan menyertai kita dalam menghadapi apapun 🙏🏻

Selamat mengikuti pelajaran di sekolah ya adik-adik 🤗
Semangat belajarnya ya 😊

God bless you all 🥰

🍒Cik Ria 🍒

Renungan iGrow 30 Agustus 2022 – Ku Tak Sendiri

https://youtu.be/pOaBUmlmvqA

Selasa, 30 Agustus 2022
KU TAK SENDIRI
Bacaan Alkitab: Mazmur 142

Ayat Emas: Mazmur 142:5
Pandanglah ke kanan dan lihatlah, tidak ada seorang pun yang menghiraukan aku; tempat pelarian bagiku telah hilang, tidak ada seorangpun yang mencari aku.

Hampir pasti setiap kita pernah dikejar-kejar. Berbagai macam bentuknya, bisa dikejar target pekerjaan, dikejar deadline tugas atau bahkan dikejar oleh orang yang membenci kita. Di saat itulah, ketakutan menjadi sesuatu yang sering dominan hinggap dalam pikiran kita. Namun, keadaan kita akan semakin miris jika ternyata kita tidak menjumpai orang lain mendukung kita di saat-saat sulit tersebut.

Sendiri! Itulah yang dirasakan Daud, saat dijumpainya tak ada seorang pembela yang mampu menolongnya dari kejaran Saul. Daud menyadari keletihan dan ketakutannya dalam menghadapi kenyataan kesendiriaannya, sehingga ia memandang kepada Allah. Yang menarik, sesuai dengan judul perikop ini, mazmur ini adalah doa sekaligus sebuah nyanyian pengajaran. Jelas, Daud pun belajar dari apa yang dialaminya. Ia pun ingin generasi selanjutnya melihat perjalanan hidupnya sebagai sebuah catatan yang menuntun umat untuk kuat menghadapi berbagai tantangan. Kejarlah Dia di tengah situasi terkejar. Teruslah belajar mencarinya sepanjang hidup Anda. Belajar, dan teruslah belajar!

Doa
Kami bersyukur ya Allah, atas semua yang terjadi di dalam hidup kami. Senang, susah semua ada di dalam kendali-Mu yang sempurna. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 29 Agustus 2022 – Aku Melangkah Lalu

https://youtu.be/M5y2tlv1tNQ

Senin, 29 Agustus 2022
AKU MELANGKAH LALU
Bacaan Alkitab Mazmur 141

Ayat Emas Mazmur 141:8
Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju; pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku!

Seperti halnya Mazmur yang tertulis di sekitar pasal ini, Daud memunculkan bagian ini di tengah suasana yang tidak menyenangkan. Perasaan dikejar-kejar, gelisah dan tertekan menjadi pengiring waktu pelariannya. Berjalan di antara ancaman dan tekanan, Daud tak kehilangan keyakinannya kepada Allah. Bahkan ia masih memohon agar Allah mengawasi mulut dan menjagai hatinya agar tidak berbelok arah kepada yang jahat.

Tidak mudah bukan untuk tetap hidup benar dan jauh dari sungut-sungut saat permasalahan hidup bergulung menerjang hidup kita? Namun mari kita melihat apa yang dilakukan oleh Daud di saat permasalahan datang menerjangnya: ia berseru kepada Allah dan berarti mengarahkan seluruh hidupnya kepada Pribadi yang dipercaya.

Doa yang lahir dari penyerahan diri dan kepercayaan penuh kepada Tuhan, harum seperti sebuah ukupan di hadapan-Nya. Ketika Anda menghadapi rintangan tak mudah, naikkan doa dan seruan Anda dengan sikap hidup yang tertuju kepada-Nya, kepada Pribadi hebat yang sanggup melepaskan kita dari setiap jerat si Jahat. Tetap melangkah lalu, hanya dengan keyakinan karena Allah beserta.

Doa
Ingat dan tolonglah kami ya Allah, lepaskan dari jerat si Jahat. Kepada-Mu jiwa kami berpaut Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 Agustus 2022 – Ia Sanggup Menolong

https://youtu.be/GGVWx-PV-UE

Minggu, 28 Agustus 2022
IA SANGGUP MENOLONG
Bacaan Alkitab: Mazmur 140

Ayat Emas: Mazmur 140:1
Luputkanlah aku, ya TUHAN dari pada manusia jahat, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan.

Kebenaran ditutupi dan fakta diputarbalikkan, demikianlah sebuah fitnah terjadi. Narasi yang dibangun lewat sebuah fitnah jelaslah bertujuan untuk menjatuhkan pribadi yang berseberangan dengan sang pemfitnah. Sebisa mungkin, orang yang tidak sejalan segera mungkin dapat dihabisi dan dilenyapkan dari hadapannya. Narasi demikianlah yang sedang dibangun oleh Saul, saat ia menyadari bahwa Daud adalah seorang yang telah ditentukan menjadi suksesornya sebagai raja atas Israel.

Dengan kekerasan, Saul berusaha menghilangkan nyawa Daud seperti terlintas dalam ayat 1 perikop kita hari ini. Betapa berat apa yang dilalui Daud di masa-masa tersebut, hingga ia pun merasa tak mampu lagi menghadapi Saul seorang diri. Yang dilakukannya adalah berseru dan berdoa kepada Tuhan. Ia sadar keterbatasannya dalam menghadapi Saul yang jahat. “Luputkanlah aku ya Tuhan,” menjadi seruan tanda keberserahan seorang Daud kepada Sang Ilahi.

Pernahkah Anda menghadapi ancaman dan fitnahan seperti Daud? Berserulah kepada Sang Ilahi, yang meluputkan kita dari segala yang jahat. Karena Ia hanya memberikan segala yang baik bagi umat yang berseru kepada-Nya.

Doa
Tuhan, kami serukan doa hanya kepada-Mu Allah yang memperhatikan setiap umat yang memandang dan memohon kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 27 Agustus 2022 – Uji Kelaikan

https://youtu.be/L2nCFS-4wso

Sabtu, 27 Agustus 2022
UJI KELAIKAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 139

Ayat Emas: Mazmur 139:23-24
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Proses terakhir dalam produksi pesawat terbang sebelum pesawat tersebut difungsikan sebagai alat transportasi adalah uji kelaikan terbang. Proses ini dilakukan untuk mengetahui fungsi setiap instrumen dalam pesawat tersebut, bila semua baik maka pesawat tersebut akan mendapat sertifikat layak. Keharusan sertifikasi pesawat terbang dimaksudkan sebagai usaha penanggulangan dini kecelakaan penerbangan.

Kata ujian sering kali menakutkan bagi kita, apalagi ujian hidup. Anehnya pemazmur meminta kepada Tuhan untuk menguji hati dan pikirannya. Pemazmur tidak takut jika Tuhan menyelidiki dan menguji dirinya. Ia tahu bahwa ketika Tuhan menyelidiki dan menguji hidupnya, semua itu justru penting bagi dirinya sendiri.

Sumber kebaikan dan kejahatan berada dalam hati. Celakanya, manusia ahli memanipulasi diri sehingga yang tampak di luar tidak sama dengan di dalam. Beruntunglah tidak ada sesuatu yang tersembunyi bagi Tuhan. Dia sangat mengenal kita bahkan ketika kita bakal anak. Ujian itu memurnikan kita, supaya kita layak dihadapan-Nya.

Doa
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku. Amin. (win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 Agustus 2022 – Ingin Mendapat, Lepaskanlah

https://youtu.be/5QyHKhia25o

Jumat, 26 Agustus 2022
INGIN MENDAPAT, LEPASKANLAH
Bacaan Alkitab: Mazmur 138

Ayat Emas: Mazmur 138:8
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

Cicak adalah binatang yang tergolong lemah. Dia berada dalam posisi rendah dalam rantai makanan. Namun, sekalipun lemah binatang kecil ini tidak mudah ditangkap. Dia punya jurus pamungkas ketika sudah tidak ada cara meloloskan diri dari pemangsa. Jurusnya adalah membiarkan ekornya lepas dari tubuhnya. Pemangsa hanya akan mendapatkan ekornya, tetapi tubuh cicak selamat.

Apakah jurus pamungkas kita ketika kesulitan menimpa kita? Saat kita sudah habis akal, semua usaha sudah dilakukan. Saat semua yang ada di hidup kita sudah tidak mampu kita kontrol seperti kemauan kita. Saat kelelahan berat menerpa karena begitu berat usaha kita bertahan. Mungkin kita perlu belajar dari sang cicak. Ya, menyerahkan diri.

Menyerahkan diri berarti memberi kesempatan tangan Tuhan yang perkasa itu menggantikan lengan kita yang rapuh. Artinya, menyerahkan perkara kita untuk Tuhan selesaikan dengan jalan-Nya. Tatkala kita mengangkat tangan tanda menyerah, maka Tuhan pasti turun tangan. Itulah misteri pengalaman iman. Tuhan bertindak di dalam ketidak-berdayaan kita.

Doa
Tuhan, ku tahu Engkau turut bekerja dalam segala perkara di hidupku untuk mendatangkan kebaikan. Amin. (win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 Agustus 2022 – Sama Saja

https://youtu.be/FqEAzTz7vmk

Kamis, 25 Agustus 2022
SAMA SAJA
Bacaan Alkitab: Mazmur 137

Ayat Emas: Mazmur 137:9
Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan anak-anakmu pada bukit batu!

Hampir setiap orang barangkali punya respon yang sama ketika bertemu dengan orang yang menyebalkan, cerewet, bicara pedas, suka memaksa dan bernada menghakimi. Respon umum yang muncul adalah ingin memaki, misal “orang kayak gitu kok hidup ya?” Ungkapan seperti ini biasanya dibarengi dan didasari dengan hati yang jengkel.

Kalimat yang muncul di ayat emas adalah respon dari penjajahan, pelecehan dan tekanan yang dialami Israel. Karena anak-anak mereka mengalami perlakuan tersebut. Tidak ada beda sikap antara penjajah dan yang dijajah. Andaikan ada kesempatan balas dendam, hal yang sama mungkin akan dilakukan Israel pada penjajahnya.

Seringkali tanpa sadar kita pernah “nyukurke“ hal buruk yang terjadi atas orang yang membuat kita tidak nyaman, karena untuk membalas kejahatannya kita merasa tidak sesuai norma kekristenan. Sebenarnya dalam hal ini kita memiliki sikap hati yang sama saja dengan orang yang kita anggap jahat, hanya bentuknya saja yang berbeda. Ingatlah salah satu perkataan salib “Ya Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Doa
Beri kami hati seperti hati-Mu ya Tuhan, mengampuni dan tidak membalas. Amin. (win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 Agustus 2022 – Membuat Daftar Kebaikan-Nya

https://youtu.be/XM2g01xaKas

Rabu, 24 Agustus 2022
MEMBUAT DAFTAR KEBAIKANNYA
Bacaan Alkitab: Mazmur 136

Ayat Emas: Mazmur 136: 1
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Pernahkah kita bertanya, apa yang kita raih dan miliki dalam hidup saat ini sudah membuat kita puas? Apalagi saat kita membandingkan dengan teman-teman seangkatan yang lebih berhasil dibanding dengan kita? Kita mendapati bahwa ada teman yang karirnya lebih sukses, yang asetnya lebih banyak, yang penghasilannya lebih banyak dari kita.

Saat pikiran kita berfokus pada keberhasilan orang lain maka kita akan melihat diri kita kecil dan sepertinya bukan apa-apa. Kita juga akan sulit melihat anugerah yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Saat itulah kita sulit untuk bersyukur dan memuliakan Tuhan dengan tulus. Ketidakmampuan bersyukur dan melihat anugerah Tuhan akan mengunci dan melumpuhkan kita. Perasaan iri akan membungkus hati kita.

Pasal ini mengajari kita membuat daftar kebaikan Tuhan. Setiap jengkal langkah kita, setiap tarikan nafas kita, setiap detak jantung kita di sana ada intervensi Tuhan. Marilah kita daftar setiap kebaikan Tuhan yang sudah kita terima, supaya kita melihat ada Tuhan di sana dan kita bisa bersyukur. Saat hati penuh syukur, membuat kita lebih mudah menerima keadaan diri dan melihat ada mukjizat dalam setiap detail hidup kita.

Doa
Ya Tuhan, terima kasih untuk kasih setia-Mu. Hidupku karena anugerah-Mu. Amin. (win)

Alkitab Audio