Renungan iGrow 5 Agustus 2022 – Hidupku Adalah Penyembahan

https://youtu.be/qKDxtN3klys

Jumat, 5 Agustus 2022
HIDUPKU ADALAH PENYEMBAHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 117

Ayat Emas: Mazmur 117:1
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

Mazmur ini sangat singkat, dan merupakan mazmur yang paling pendek. Mazmur yang terletak di bagian paling tengah dari seluruh Alkitab ini mengajak seluruh bangsa untuk memegahkan Tuhan dengan sorak sorai. Alasan pemazmur untuk memuji Tuhan ialah bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Alangkah indahnya bila setiap perbedaan yang ada, yaitu keragaman suku, kaum dan bahasa kita melahirkan respon pujian yang memuliakan Allah. Untuk apa Tuhan menyelamatkan kita dari perbudakan dan hukuman dosa? Bukan semata-mata agar kita menikmati segala kebaikan Allah sekarang dan kelak di surga yang mulia. Ia menyelamatkan kita agar kita memberi kesaksian tentang Dia kepada semua orang dan menjadi contoh bagaimana seharusnya manusia hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

Rick Warren menuliskan bahwa hidup kita adalah pujian dan penyembahan. Pujian dan Penyembahan di sini bukan hanya pada saat kita ada di gereja, tetapi dalam seluruh keseharian kita harus mewujudkan Kristus dalam kehidupan kita. Apapun yang kita kerjakan, harus mencerminkan Kristus. Kita harus menjadi kitab yang terbuka yang menceritakan Yesus Kristus di dalam hidup kita.

Sudahkah kita menjadi saksi Kristus dalam keseharian kita?

Doa
Tuhan, tolong kami untuk menjadi kitab sederhana namun bisa menjadi berkat bagi yang membacanya. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 4 Agustus 2022 – Allah Mendengar Doa

https://youtu.be/fCGCd0HK6ls

Kamis, 4 Agustus 2022
ALLAH MENDENGAR DOA
Bacaan Alkitab: Mazmur 116

Ayat Emas: Mazmur 116:2
Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.

Mazmur ini bercerita tentang pengalaman Daud bersama Tuhan. Ia mengalami kebaikan Tuhan saat di dalam kesesakan. Dengan rendah hati dan sunguh-sungguh ia memohon belas kasihan Allah, dan Allah mendengarkan dia. Kalimat “Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku” ini menunjukkan kerelaan-Nya untuk mendengar doa.

John Wesley pernah berkata, “Allah tidak berbuat apapun kecuali menjawab doa.” Dengan demikian, pengalaman-pengalaman kita akan kebaikan Allah merupakan dorongan besar bagi kita umat-Nya untuk tetap berdoa dan berharap kepada-Nya.

Saya yakin dan percaya bahwa setiap kita pasti memiliki pengalaman doa. Pergumulan demi pergumulan yang pernah kita hadapi, seolah tidak ada jalan keluar bahkan mustahil, namun saat kita beriman dengan sungguh serta berdoa memohon pada Tuhan, maka Ia menjawab doa dengan cara yang tidak pernah terpikirkan. Dalam pengalaman kami (penulis), saat kami bergumul dengan pekerjaan beberapa tahun yang lalu, semua terlihat sulit dan bahkan mustahil.

Tapi ketika kami datang dan bertelut di hadapan Tuhan, serta kami sepakat dengan apa yang tertulis dalam Matius 18:19, maka Tuhan menjawab doa kami. Karena itu, percayalah kepada Dia!

Doa
Tuhan, ajar kami untuk percaya bahwa Tuhan selalu menjawab doa kami. Jika saat ini kami masih dalam pergumulan yang berat, sesungguhnya Tuhan juga sedang bekerja. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 3 Agustus 2022 – Beriman

https://youtu.be/jYCRZ7o5mI0

Rabu, 3 Agustus 2022
BERIMAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 115

Ayat Emas: Mazmur 115:9
Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! – Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

Memiliki iman bahkan bertahan dalam iman adalah hal yang mustahil bila bukan karena anugerah-Nya. Untuk beriman dan percaya penuh atas penyertaan Tuhan sangatlah sulit ketika kita masih mengandalkan apa yang kita punya.

Saat pekerjaan kita mengalami stagnasi bahkan kerugian, ketika perusahaan di mana kita bekerja memberi sinyal akan mengurangi staf dan karyawan, mungkin kita sudah berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk menolong dan meluputkan, namun di sisi lain kita mempunyai tabungan yang cukup bahkan lebih untuk menutup seluruh kerugian yang akan terjadi. Atau mungkin kita sudah ada pekerjaan sampingan yang bisa menopang hidup kita selama beberapa bulan ke depan sementara kita mencari pekerjaan lain.

Sangat mungkin, saat kita masih punya pilihan yang bisa diandalkan, maka sesungguhnya kita belum beriman sepenuhnya. Beriman total adalah saat pikiran, perasaan dan kehendak tidak mampu mengurainya. Kita boleh berusaha dan berupaya, kita boleh mengandalkan apa yang ada, tapi marilah bersama belajar percaya dan beriman mendahulukan Tuhan dalam setiap pergumulan yang kita hadapi. Karena iman ada di atas kemustahilan.

Doa
Tuhan, ajar kami berdoa dengan iman bahwa Tuhan sanggup. Ampuni jika kami masih sering mengandalkan akal dan pikiran kami. Ingatkan jika kami mulai mengandalkan manusia. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 2 Agustus 2022 – Allahku Dahsyat

https://youtu.be/FAwBftXkIwI

Selasa, 2 Agustus 2022
ALLAHKU DAHSYAT
Bacaan Alkitab: Mazmur 114

Ayat Emas: Mazmur 114:7
Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub.

Sadar akan karya pembebasan yang begitu ajaib dan menakjubkan, pemazmur berseru kepada seluruh bumi agar gemetar di hadapan Allah dan tunduk serta mengakui kemahakuasaan Allah, Sang Pembebas.

Pujian dalam mazmur ini jelas ditujukan kepada Allah yang telah membebaskan orang Israel dari perbudakan di Mesir dan membawa mereka masuk ke tanah perjanjian. Bagi kita orang Kristen zaman sekarang, peristiwa bersejarah yaitu pembebasan bangsa Israel dari bangsa perbudakan menuju tanah perjanjian adalah simbol pembebasan dari perbudakan dosa dan masuk menjadi umat Tuhan.
Pembebasan yang dikerjakan melalui kesengsaraan dan pengorbanan-Nya di kayu salib untuk menebus manusia dari hukuman akibat dosa, dan memuncak pada kemenangan-Nya atas maut, di hari kebangkitan-Nya.

Melalui pengorbanan diri di kayu salib, Dia membebaskan kita dari perbudakan dosa, dan lewat kebangkitan-Nya kita memiliki jaminan hidup kekal. Penyertaan Tuhan dalam hidup kita bukan semata-mata keajaiban-keajaiban yang kasat mata, melainkan kehadiran-Nya melalui Roh Kudus dalam hidup kita yang memastikan bahwa Dia lebih besar dari semua roh yang ada. Layaklah, jika seluruh bumi gemetar.

Doa
Tuhan, sadarkan kami akan kuasa dahsyat-Mu di kayu salib. Engkau berkuasa atas apapun di dalam hidup kami. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 1 Agustus 2022 – Bermazmur bagi Tuhan

https://youtu.be/t48e7oiPOyc

Senin, 1 Agustus 2022
BERMAZMUR BAGI TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 113

Ayat Emas: Mazmur 113:1
Haleluya! Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, pujilah nama TUHAN!

Masih banyak orang yang beranggapan, dalam sebuah ibadah yang terpenting adalah Firman Tuhan atau khotbah yang disampaikan. Akibatnya, mereka akan datang terlambat dengan alasan “masih puji-pujian kok, belum khotbah.” Sepenting apakah puji-pujian bagi Tuhan dalam kehidupan orang percaya? Sering kali pujian bagi Tuhan tidak menempati posisi penting bahkan hanya dinaikkan dalam kondisi atau situasi tertentu.

Ev. Andreas pernah menyampaikan dalam ibadah, dan saya tidak pernah melupakannya, “Seluruh rangkaian ibadah adalah untuk manusia. Khotbah, persembahan, juga doa syafaat yang dipanjatkan. Hanya pujian dan penyembahan yang menjadi bagian Tuhan yang bisa kita berikan. Itupun masih diambil oleh manusia, dengan mengritik liturgos, singer, juga pemain musiknya. Jadi semua bagian ibadah HANYA untuk manusia.”

Kitab Mazmur banyak menuliskan puisi dan puji-pujian bagi Tuhan. Ia mengajarkan bahwa pujian bagi Tuhan harus ditempatkan sebagai yang utama dalam kehidupan orang percaya. Martin Luther juga memotivasi orang percaya agar terus memuji Tuhan di setiap waktu dan kesempatan. Ia sendiri menggubah sangat banyak lagu pujian bagi Tuhan.

Doa
Tuhan, ampuni jika selama ini kami telah merebut bagian yang menjadi hak-Mu. Ampuni kami karena tidak memuji dan menyembah-Mu dengan sungguh. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 31 Juli 2022 – Bahagia Orang Benar

https://youtu.be/9xc6–J1x5k

Minggu, 31 Juli 2022
BAHAGIA ORANG BENAR
Bacaan Alkitab: Mazmur 112

Ayat Emas: Mazmur 112:1
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

Hanya ketika seseorang hidup dalam takut akan Tuhan dan melakukan perintah-Nya dengan tepat maka ia akan dipenuhi dengan kebahagiaan dan berkata dengan sukacita: HALELUYA! Inilah keyakinan pemazmur. Ia sangat mengerti bahwa kebahagiaan dan sukacita tidak dihasilkan dari kesuksesan atas pekerjaannya. Ia tahu bahwa kebahagiaan tidak didapat dari pengakuan dan pujian orang lain. Bahagia adalah dari dalam, yakni atas relasi yang benar dengan Tuhan.

Akan sangat bohong kita mengatakan puji Tuhan jika hidup kita tidak sesuai dengan perintah yang Ia berikan. Akan menjadi sesuatu yang palsu kita berkata “Haleluya” jika saat ini sesungguhnya hidup kita sedang memunggungi Tuhan. Mari kita koreksi hidup kita, kenapa kita saat ini tidak bahagia dan sukacita. Bisa saja, kita sedang jauh dari apa yang Tuhan inginkan. Sekarang, waktunya untuk kembali.

Ketika hidup kita semakin sepadan dengan perintah dan kemauan-Nya maka hidup kita akan diselimuti dengan kebahagiaan dan sukacita. Dan di saat seperti itulah maka mulut dan hati kita akan berkata: Haleluya, puji Tuhan.

Doa
Ya Tuhan, bawalah kami kepada sebuah kehidupan yang takut akan Engkau dan melakukan perintah-Mu dengan tepat, supaya hidup kami benar dan bahagia. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 30 Juli 2022 – Haleluya!

https://youtu.be/1tTV-Q59wCw

Sabtu, 30 Juli 2022
HALELUYA!
Bacaan Alkitab: Mazmur 111

Ayat Emas Mazmur: 111:1-3
Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah. Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya. Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.

Mazmur nomor 111 ini dibuka dengan kata yang sangat tidak asing lagi bagi kita: HALELUYA! Secara sederhana, kata ini berarti pujilah Tuhan. Kata ini akan banyak ditemukan dalam Mazmur-mazmur selanjutnya. Dalam pembagiannya, maka Mazmur 111-118 disebut juga sebagai Hallelujah Psalms, yang berisi pujian kepada Allah yang diekspresikan secara optimistik dan dengan nada yang gembira.

Apa yang mendasari pujian dan syukur pemazmur kepada Tuhan? Pertama, karena besar perbuatan-perbuatan-Nya, terutama pembebasan yang Ia hadirkan; Kedua, agung dan bersemarak pekerjaan-Nya (memberikan mereka rezeki dan tanah pusaka); Ketiga, keadilan-Nya (Ia memerintah mereka dengan kebenaran).

Melihat ini, maka sesungguhnya terlalu banyak hal yang menjadi alasan bagi kita untuk menaikkan syukur kepada Tuhan. Tidak ada satu alasan pun bagi kita untuk tidak memuji Tuhan. Ia sempurna bekerja dan berkarya dalam hidup kita. Layaklah Ia menerima pujian dan syukur kita. Ekspresikan dengan sukacita setiap pujian dan syukur yang kita naikkan kepada-Nya.

Doa
Ya Tuhan, ajarkan kepada kami untuk berkata “Haleluya” dengan gembira dan penuh syukur. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 29 Juli 2022 – Mesias yang Dinubuatkan

https://youtu.be/4Sv50EwqqhA

Jumat, 29 Juli 2022
MESIAS YANG DINUBUATKAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 110

Ayat Emas: Mazmur 110:1
Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.”

Ayat 1-6 adalah salah satu bagian yang sangat penting dari ayat-ayat yang ada dalam Perjanjian Lama. Disebut sangat penting karena ayat-ayat ini merupakan nubuatan tentang Mesias. Allah menjanjikan bahwa suatu waktu akan datang Sang Mesias, yang akan membebaskan umat-Nya dari semua musuh, dan Dia akan duduk di tahta sebagai Raja yang diurapi. Sang Mesias itu lahir dari keturunan Daud, sang raja Israel. Mesias, yaitu Yesus Kristus, akan menjadi Raja di atas segala raja.

Keseluruhan hidup kita akan menjadi kecil dan tidak berarti ketika kita tahu bahwa ada Pribadi lain yang lebih tinggi dan mulia. Bukan hanya tinggi dan mulia, tetapi Ia adalah yang Mahatinggi dan Mahamulia. Entahkah prestasi atau pencapaian kita, ataukah kegagalan dan kesalahan kita, tidak sebanding dengan Dia, Sang Mesias.

Menyadari hal ini, maka patutlah kita bersyukur bahwa Sang Mesias yang dijanjikan itu, kini sudah lahir di hati kita. Yesus Kristus kini telah menjadi Raja yang bertahta di hidup kita. Oleh karena itu, tidak ada lagi hal apapun yang sanggup membuat kita kuatir dan takut menghadapi hari depan.

Doa
Terima kasih ya Tuhan Yesus, karena Engkau mau lahir di hati dan hidupku yang kotor ini. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 Juli 2022 – Selamatkanlah Aku

https://youtu.be/5FUlrXsuId0

Kamis, 28 Juli 2022
SELAMATKANLAH AKU
Bacaan Alkitab: Mazmur 109

Ayat Emas Mazmur: 109:31
Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.

Sang Pemazmur merasa bahwa ia ditipu dan difitnah oleh musuh-musuhnya. Menyadari hal ini, ia segera melapor kepada Tuhan. Perasaan-perasaannya yang terdalam dibuka kepada Tuhan tanpa takut dihakimi. Keinginan-keinginannya dihadapkan kepada Dia.

Awalnya, ia berpikir bahwa Tuhan diam dan tidak peduli dengan keadaan yang dia hadapi. Awalnya, ia merasa Tuhan tidak menolong dan bertindak membela perkaranya. Namun, pada akhirnya ia meyakini bahwa, “Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.”

Bagi Pemazmur, tidak ada Pribadi yang lebih tepat untuk meminta pertolongan selain datang menghadap dan mengadu kepada Tuhan. Ia yakin bahwa tidak ada perkara yang tidak bisa diselesaikan-Nya. Itulah sebabnya, ia berlari kepada-Nya. Ia tidak menghadapi sendiri persoalan yang membebaninya. Ia yakin, “Serahkan kepada-Nya, dan Ia akan bertindak!”

Kita juga demikian. Hadapkan kepada Dia semua persoalan hidup yang sedang kita tanggung. Besar ataupun kecil. Jangan berpikir bahwa kita dapat mengatasi masalah kita, tanpa Dia. Tuhan adalah Allah yang ahli mengatasi semua perkara. Ia mau menyelamatkan kita, orang yang mau berserah kepada-Nya.

Doa
Ya Tuhan, tolonglah kami yang tidak bisa menolong diri kami sendiri. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio