Renungan iGrow 17 Juli 2022 – Sukacita Semesta

https://youtu.be/yAqoLcZ3RmU

Minggu, 17 Juli 2022
SUKACITA SEMESTA
Bacaan Alkitab: Mazmur 98

Ayat Emas: Mazmur 98:8
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.

Mazmur bagian ini masih dalam rangkaian mazmur yang menekankan kekuasaan dan kejayaan Allah sebagai Raja. Mazmur ini adalah sebuah ajakan untuk memuji-muji dan menyanyi bagi Allah dengan suasana gembira karena semua karya-Nya di masa lalu dan janji-Nya di masa yang akan datang.

Di masa yang lampau, Allah telah menyatakan pembebasan bagi bangsa Israel yang ditindas oleh bangsa lain. Dan Allah berjanji seperti Ia berkarya dulu, bahkan sekarang, di masa depan Ia juga akan kembali menyatakan kuasa-Nya. Ia akan datang sebagai Raja yang menghakimi dunia dengan keadilan dan kebenaran.

Siapa sajakah yang harus menaikkan syukur atas karya Tuhan? Mazmur ini di bagian awal, yaitu ayat 1-3, menyerukan ajakan bersukacita bagi orang-orang yang ada di Bait Suci. Namun di bagian selanjutnya, di ayat 4-6, ajakan semakin luas ditujukan untuk seluruh umat manusia. Dan di ayat 7-8, panggilan untuk bersyukur dan bersukacita ditujukan untuk seluruh ciptaan Allah. Bukan hanya manusia tapi bahkan laut, sungai, gunung dan seluruh semesta dipanggil untuk bertepuk tangan dan bersorak-sorai.

Ini menyadarkan kita, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur. Dalam segala keadaan kita diajak untuk selalu memuji-muji Tuhan oleh karena anugerah-Nya yang besar.

Doa
Tuhan, Engkaulah Raja atas hidup kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 16 Juli 2022 – Tuhan Adalah Raja

https://youtu.be/N4rqcDXeHOU

Sabtu, 16 Juli 2022
TUHAN ADALAH RAJA
Bacaan Alkitab: Mazmur 97

Ayat Emas: Mazmur 97:1
TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!

Di mazmur bagian ini, pemazmur memanggil segenap alam dan semua makhluk hidup untuk bersorak-sorak dan bersukacita, karena mengingat bahwa Allah adalah Raja. Raja seperti apa yang digambarkan oleh sang pemazmur?

Raja yang berkuasa penuh
Jika raja dunia saja berkuasa penuh atas rakyat dan negerinya, terlebih lagi Tuhan kita yang adalah Raja penguasa langit dan bumi. Tidak ada kuasa lain yang lebih tinggi yang mampu mengalahkan kuasa Raja kita. Inilah kekuatan dan penghiburan bagi kita orang percaya. Karena Tuhan adalah Raja, maka tidak ada satu gunung masalah atau ombak kehidupan sebesar apapun yang tidak mampu diurus serta dibereskan oleh-Nya.

Raja yang adil
Raja digambarkan seperti awan dan kekelaman. Awan gambaran perlindungan dan perteduhan. Tapi kekelaman, api kilat dan guntur adalah gambaran kemurkaan Allah yang menghakimi lawan-lawan-Nya. Tuhan kita adalah Raja yang adil, yang mengasihi orang benar dan membenci kejahatan. Ia tidak akan membiarkan dunia ini runtuh dan dikuasai oleh orang-orang jahat. Sekali lagi, inilah penghiburan serta kekuatan kita sebagai umat Tuhan.

Doa
Tuhan, Engkaulah Raja atas hidup kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 15 Juli 2022 – Menyanyi bagi Tuhan

https://youtu.be/HOknDS3MUug

Jumat, 15 Juli 2022
MENYANYI BAGI TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 96

Ayat Emas: Mazmur 96:2
Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Di tengah kesibukan dan rutinitas, di mana kita selalu dikejar-kejar waktu dan tuntutan tugas, kita sering melupakan satu hal yang sangat disukai Tuhan, yaitu memuji nama-Nya.

Coba bayangkan, Anda sedang mengendarai mobil di tengah lalu lintas yang super padat dan Anda sedang dinantikan untuk mengurus sesuatu hal yang sangat penting. Anda berkali-kali melihat ke jam tangan karena waktu Anda sudah sangat sempit dan itu membuat Anda merasa tertekan, bahkan ingin marah. Namun tiba-tiba, seorang anak kecil yang duduk di samping Anda, dengan tenangnya ia menyalakan radio. Ketika sebuah lagu kesukaannya tidak sengaja diputar, ia mulai ikut menyanyi. Awalnya pelan tapi lama kelamaan makin kencang dan makin bersemangat, bahkan ia mulai menggerakkan badannya mengikuti irama.

Anda sedang tertekan, dan ingin melampiaskan kemarahan, tapi gairah, semangat dan sukacita anak tersebut tentu saja akan mengubah suasana hati. Begitulah hati Anda akan disenangkan dan diubahkan, ketika di tengah situasi dan keadaan yang berat Anda memilih untuk memuji Tuhan. Dan seperti Anda terharu melihat kepolosan seorang anak yang menari di tengah kondisi yang tidak nyaman, demikian Tuhan akan tersentuh jika Anda melakukan hal yang sama.

Doa
Tuhan, ingatkan kami untuk selalu memuji nama-Mu. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 14 Juli 2022 – Bersungut-Sungut

https://youtu.be/J-MBoWuSR3M

Kamis, 14 Juli 2022
BERSUNGUT-SUNGUT
Bacaan Alkitab: Mazmur 95

Ayat Emas: Mazmur 95:8-9
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

Allah sangat murka terhadap bangsa Israel ketika mereka meragukan dan mencobai Tuhan di Masa dan Meriba. Mereka tidak memiliki air waktu itu, dan mereka mulai menggerutu serta berkata, “Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?” (lihat Kel. 17:1-7).

Bangsa Israel telah berulang kali melihat bagaimana Allah menyatakan kuasa dan pertolongan-Nya, namun itu tidak cukup untuk menahan bibir mereka dari bersungut-sungut. Menggerutu dan kuatir selalu lahir dari hati yang tidak beriman. Jika Israel percaya bahwa Allah adalah Pencipta semesta, dan Ia juga yang membualkan air dari sumbernya, tentu mereka tidak akan bersungut-sungut dan merasa kuatir. Bersungut-sungut dan kuatir adalah bentuk ketidakpercayaan.

Selain itu, jika bangsa Israel mau mengambil waktu untuk menghitung berkat pemeliharaan Allah yang telah mereka terima, tentunya mereka tidak akan menggerutu. Satu-satunya cara terbaik menjauhkan diri dari kuatir adalah mengingat semua apa yang pernah dikerjakan Allah dalam hidup kita. Bersungut-sungut dan kuatir adalah tanda kita tidak bersyukur.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk tidak bersungut-sungut. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 13 Juli 2022 – Menghajar dengan Kasih

https://youtu.be/JJzHZVf6epM

Rabu, 13 Juli 2022
MENGHAJAR DENGAN KASIH
Bacaan Alkitab Mazmur 94

Ayat Emas Mazmur 94:12
Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu.

Perilaku orang tua yang baik terhadap anaknya adalah dengan mendidik anaknya dengan disiplin. Disiplin yang baik adalah termasuk ketika orang tua memberikan hajaran kepada anaknya. Hajaran orang tua kepada anaknya bisa jadi menimbulkan luka dan juga kebencian yang mendalam.

Demikian juga dengan Allah terhadap anak-anak-Nya. Hajaran Tuhan sering dimengerti anak-anak-Nya sebagai tindakan yang melukai. Namun, sesungguhnya tidak demikian. Tindakan Tuhan adalah proses pendewasaan iman yang memungkinkan anak-anak-Nya memiliki kesempurnaan dalam pikiran dan tindakannya. Dengan kata lain, disiplin Tuhan itu adalah bentuk kasih-Nya kepada anak-anak yang disayangi-Nya.

Ketika saat ini kita sedang mengalami proses hajaran dan disiplin Tuhan, maka ingatlah bahwa Tuhan sedang menunjukkan kasih-Nya yang jauh lebih besar kepada kita. Ia seperti seorang bapa yang mendisiplinkan anak-anak-Nya, tetapi Ia juga seperti ibu yang mengasihi dengan tulus. Disiplin dan kasih-Nya berjalan bersama dan tak terpisahkan.

Doa
Tuhan, ajari aku untuk mengerti kasih-Mu ketika berada di dalam proses hajaran-Mu. Jangan biarkanku memberontak dan melarikan diri dari didikan-Mu. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 12 Juli 2022 – Kudus

https://youtu.be/fPJa-enyplA

Selasa, 12 Juli 2022
KUDUS
Bacaan Alkitab Mazmur 93

Ayat Emas Mazmur 93:5
Peraturan-Mu sangat teguh; bait-Mu layak kudus, ya TUHAN, untuk sepanjang masa.

Di dalam kehidupan ini di manapun kita berada pasti ada peraturan. Baik peraturan yang kita tetapkan bagi pribadi kita sendiri, keluarga ataupun peraturan yang dibuat secara umum. Tujuan peraturan dibuat supaya setiap kita bisa mengerti dan memahami apa yang benar dan apa yang salah. Lebih dari itu, kita mesti sadar bahwa sebenarnya peraturan dibuat dengan tujuan agar menguntungkan hidup kita.

Demikian halnya, ketika Tuhan memberikan aturan kepada umat-Nya. Peraturan dan hukum yang dibuat Allah tidak semata-mata agar umat-Nya menaati-Nya, tapi sesungguhnya agar mereka hidup dengan lebih baik, yaitu hidup kudus.

Hidup kudus memiliki arti yang jelas bahwa hidup kita harus terpisah dari dosa. Hidup kudus tidak mudah jika kita mengandalkan pengertian dan kekuatan kita sendiri. Kita seharusnya sadar bahwa di dalam kebaikan setiap manusia sudah terselip dosa. Karena itu, oleh pimpinan Roh Kuduslah maka kita dimampukan untuk bisa hidup kudus.

Di saat kita berlaku hidup kudus, damai sejahtera ada bersama kita dan secara otomatis hidup kita pun sudah menjadi surat terbuka yang bisa dibaca dan bahkan menjadi buah manis yang bisa dirasakan oleh sekitar kita. Untuk inilah peraturan Allah dibuat.

Doa
Tuhan, mampukanku menghidupi peraturan-Mu. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 11 Juli 2022 – Ucapan Syukur

https://youtu.be/FJ4Ih8Y2LJs

Senin, 11 Juli 2022
UCAPAN SYUKUR
Bacaan Alkitab: Mazmur 92

Ayat Emas Mazmur 92:2
Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.

“Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada Tuhan!” Ini yang dikatakan pemazmur. Karena itu, lidah dan mulut yang selalu mengucap syukur kepada Tuhan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan kita. Mengapa?

Pertama, karena Tuhan sudah sangat baik bagi kita. Yang Mahatinggi, yaitu Tuhan sudah mengalirkan berkat, turun membasahi kehidupan kita. Tak henti-hentinya Ia mencurahkan anugerah-Nya kepada kita. Kedua, bersyukur membuat hidup kita menjadi berbeda. Bersyukur membuat kita tidak minder ketika melihat orang lain lebih baik dari kita. Juga, tidak membuat kita sombong melihat orang yang lebih rendah dari kita. Dengan kita mengingat siapa kita di hadapan Tuhan maka kita akan lebih rendah hati. Dengan tahu bahwa Tuhan telah mengangkat kita maka kita akan lebih rendah hati kepada orang lain. Dengan kata lain, bersyukur membuat hidup kita lebih positif dan konstruktif.

Hari ini, mulailah hari dengan mengucap syukur kepada Tuhan. Ingatlah segala yang telah Ia kerjakan dalam kehidupan kita. Sadari betapa beruntungnya kita, karena dikasihi dan dipelihara oleh Allah yang Mahatinggi. Jadikan sikap bersyukur sebagai gaya hidup saban waktu.

Doa
Roh Kudus, mampukan aku untuk senantiasa mengucap syukur dan mengakui bahwa Engkau adalah Allah yang baik. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 10 Juli 2022 – Perlindungan yang Kekal

https://youtu.be/s8UrHqoMYGE

Minggu, 10 Juli 2022
PERLINDUNGAN YANG KEKAL
Bacaan Alkitab: Mazmur 91

Ayat Emas: Mazmur 91: 2
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai.”

Jika kita merenungkan perikop ini lebih mendalam dan serius, maka kita akan menemukan 4 jaminan perlindungan yang kekal.

Pertama, Yang Mahatinggi. Kalimat ini menyadarkan kita bahwa manusia adalah ciptaan Allah, bukan pencipta. Jika hidup dan pandangan kita benar terhadap Allah sebagai Sang Pencipta, pastinya Dia jauh lebih besar dari ketakutan yang kita hadapi saat ini.
Kedua, Yang Mahakuasa. Terjemahan bahasa Ibrani mengartikan paling kuat atau most powerful. Tidak ada satu pun di dunia ini, bahkan di bawah kolong langit pun tidak ada yang dapat menahan kekuatan-Nya. Kedaulatan-Nya berlaku atas hidup orang yang beriman kepada Yesus Kristus.
Ketiga, TUHAN. Jika kita menyadari kepada siapa kita sudah memercayakan hidup dan masa depan, maka kita pun akan percaya diri saat menghadapi apapun kesulitan yang terjadi. Dia adalah TUHAN.
Keempat, Allahku. Perjalanan iman kita kepada Allah tidak ditentukan seberapa tinggi pengetahuan kita ataupun seberapa lama kita sudah melayani Dia, melainkan seberapa intim kita dalam mengenali jalan-jalan-Nya dalam kehidupan kita. Allah kita adalah Allah yang rindu untuk dekat dan intim dengan kita.

Doa
Tuhan, mulai detik ini aku mau memercayakan hidupku dan masa depanku di dalam kedaulatan-Mu. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 9 Juli 2022 – Menghitung Hari

https://youtu.be/_QyJ-8iulAQ

Sabtu, 9 Juli 2022
MENGHITUNG HARI
Bacaan Alkitab: Mazmur 90

Ayat Emas: Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Mazmur ini sering kali dibaca dan direnungkan pada saat upacara pemakaman, yang mengingatkan kita bahwa setiap manusia akan sampai pada hari akhir kehidupan. Di sana kita diajak bertanya, “apa yang sudah kita kerjakan selama kita hidup?”

Seperti yang pernah dilakukan Arswendo Atmowiloto saat berada di LP Cipinang, selama menunggu tanggal untuk bebas, dia menulis sebuah buku berjudul “Menghitung Hari.” Bedanya dia menghitung mundur untuk hari pembebasannya.

Menghitung hari bukan sekadar aktivitas rutin seperti kegiatan bangun tidur, makan, berangkat kerja, hobi dan berlibur saja. Juga, bukan agar hari-hari segera lewat. Tetapi setiap saat hidup kita adalah penyembahan, setiap hari adalah kesempatan untuk akrab dan intim bersama Tuhan, bersyukur atas kebaikan-Nya, dan untuk menyatakan kehendak-Nya dalam hidup kita agar kita beroleh hati yang bijaksana.

Mari kita minta kepada Allah agar diberikan kesadaran tentang “kesementaraan” sehingga kita tidak menyia-nyiakan waktu yang singkat ini. Berdoa agar Allah mengaruniakan hikmat untuk kita bisa mengarungi kehidupan dengan lebih bermakna dan berwarna.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk menghitung hari-hari agar beroleh hati yang bijaksana. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 8 Juli 2022 – Janji Allah VS Realita

https://youtu.be/wUkQBMsfFUs

Jumat, 8 Juli 2022
JANJI ALLAH VS REALITA
Bacaan Alkitab: Mazmur 89

Ayat Emas: Mazmur 89:4
Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku.”

Mazmur ini berbicara tentang kesetiaan Allah. Dalam hal apakah kesetiaan Tuhan dinyatakan kepada umat-Nya? Memilih hamba-Nya, Daud untuk menggembalakan umat-Nya. Janji Tuhan dapat diandalkan sepasti kedaulatan Tuhan atas semesta ciptaan-Nya.

Mazmur ini adalah juga tentang nubuatan yang berkenaan dengan kebinasaan Yerusalem dan runtuhnya kerajaan Daud, namun oleh janji-Nya maka bahwa anak cucu Daud tetap ada untuk selama-lamanya. Yang menjadi pertanyaan pemazmur apakah Allah telah gagal dalam menepati janji-Nya?

Seolah kontradiktif apa yang dijanjikan Tuhan dengan apa yang terjadi. Yang tidak diketahui pemazmur adalah bahwa sekalipun Allah menghukum Israel karena dosa-dosa mereka, Ia tetap akan menggenapi janji-Nya melalui Yesus Kristus, yang berasal dari keturunan Daud, dan kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.

Dalam kehidupan sekarang, kita sering diperhadapkan dengan keadaan seperti apa yang dialami raja Daud. Biasanya rasa syukur sangat bergantung penuh pada keadaan kita. Ketika semua dalam kondisi baik, baru bisa mengucap syukur. Tapi ketika yang terjadi sebaliknya, bagaimana sikap hati kita? Masihkah kita setia menanti janji Tuhan?

Doa
Tuhan, berikan kami sikap hati yang benar dalam menanti janji-Mu. Amin. (AV)

Alkitab Audio