Renungan iGrow 7 Juli 2022 – Penyelamatku

https://youtu.be/cZ52gQC9O3I

Kamis, 7 Juli 2022
PENYELAMATKU
Bacaan Alkitab: Mazmur 88

Ayat Emas: Mazmur 88:2
Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku, siang hari aku berseru-seru, pada waktu malam aku menghadap Engkau.

Setiap orang tidak lepas dari yang namanya pergumulan, kesedihan, kekecewaan, kesakitan bahkan tertindas. Pada titik ini memungkinkan seseorang untuk memberontak kepada sesama bahkan kepada Tuhan. Tetapi bagaimana dengan yang dialami oleh pemazmur dalam Mazmur 88?

Pemazmur mengalami penderitaan yang serasa semuanya sengaja dibiarkan Tuhan terjadi kepadanya, menimpanya dan melukainya. Dalam penderitaannya hampir tidak ada lagi harapan baginya melewati semuanya. Tetapi bukan berarti pemazmur juga meninggalkan Tuhan dengan segala yang diterimanya. Pemazmur tetap percaya dengan imannya kepada Tuhan bahwa Tuhan tetaplah Allah yang menyelamatkan dirinya dan berseru-seru kepada Tuhan (ayat 2).

Pemazmur menyatakan bagi kita juga bahwa terkadang Allah mengizinkan hal-hal yang sulit untuk terima kita yang membuat kita putus asa bahkan serasa tidak ada jalan lain. Ini menyadarkan kita dimanakan posisi kita disaat kita sulit maupun senang, apakah dengan iman kita, kita tetap percaya kepada Tuhan jika diperhadapkan pada titik terendah kita? Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita untuk percaya kepada Tuhan dalam segala kondisi yang ada dan sudah seharusnya karya Keselamatan yang telah dibayar lunas oleh Kristus di kayu salib lebih dari cukup dibandingkan dengan penderitaan kita.

Doa
Tuhan ajarlah kami untuk tetap percaya dengan iman kami dalam segala situasi dan kondisi, Amin

Alkitab Audio

Renungan iGrow 6 Juli 2022 – Sion, Tempat Kesukaan Allah

https://youtu.be/cwtrHRohWqk

Rabu, 6 Juli 2022
SION, TEMPAT KESUKAAN ALLAH
Bacaan Alkitab: Mazmur 87

Ayat Emas: Mazmur 87:7
Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: “Segala mata airku ada di dalammu.”

Pemazmur membicarakan Sion dengan sebuah perasaan bangga yang tak terkira. Di sana, kota Allah dibangun. Di kota itu, hal-hal mulia dikatakan. Ia menjadi kota kesukaan Allah. Di atas tempat itu lambang pemerintahan Tuhan didirikan dan ditegakkan, bukan hanya atas Israel tetapi juga atas seluruh bangsa.

Sebagai bagian dari bangsa pilihan Allah, maka pemazmur sedang mengajak umat Israel untuk melihat bagaimana mereka harus bangga dengan kota Sion. Kota ini bukan mereka yang dirikan, tetapi Allah yang dirikan. Kota ini adalah lambang bukan hanya sebagai lambang pemerintahan Tuhan, tetapi juga lambang anugerah Tuhan bagi mereka. Mereka dipilih bukan karena kehebatan mereka tetapi mereka dilahirkan di sana karena anugerah Tuhan. Tuhan jugalah yang menyediakan apa yang mereka butuhkan.

Seperti orang Israel, sesungguhnya tidak ada satupun yang layak dari diri kita yang membuat Tuhan harus sayang dan menyukai kita. Kita menjadi orang pilihan lebih karena anugerah Tuhan. Kita dilahirkan oleh anugerah dan dipimpin oleh anugerah. Tuhan jugalah yang menyediakan apa yang diperlukan. Itulah sebabnya kita tidak bisa menyombongkan diri atas semuanya itu. Hanya oleh kebaikan-Nya saja kita bisa tetap ada hari ini.

Doa
Tuhan, terima kasih untuk anugerah-Mu yang luar biasa besar dalam hidup kami. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 5 Juli 2022 – Kuangkat Jiwaku dalam Doa

https://youtu.be/CtAF0fuKMHc

Selasa, 5 Juli 2022
KUANGKAT JIWAKU DALAM DOA
Bacaan Alkitab: Mazmur 86

Ayat Emas: Mazmur 86:4
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

Doa menjadi sangat lazim bagi kita orang percaya. Saking terlalu biasa maka doa kita pun menjadi sangat mekanik. Tanpa disuruh, begitu duduk di sekitar meja yang di atasnya tersaji makanan, maka spontan mata kita ditutup dan tangan kita dilipat, dan mulailah kita berdoa, entahkah bersuara keras atau dengan suara hati. Nah, bisa jadi, saat ini doa yang akhir-akhir ini kita naikkan telah menjadi sangat biasa dan kehilangan nyawanya.

Pemazmur dalam doanya tetap menjaga apinya dalam berdoa, sehingga tidak sekadar aktivitas yang mekanik. Dia jauh dari kata jenuh. Mengapa? Inilah yang menjadi rahasianya, “Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku” (ayat 4). Daud mengangkat jiwanya kepada Tuhan. Dan akibatnya, Tuhan membuatnya tetap bersukacita di dalam doa.

Mari kita cek diri kita di hadapan Tuhan dalam hal disiplin doa kita. Apakah kita sedang jenuh dan merasa berat untuk berdoa? Apakah kehidupan doa dan kerohanian kita kering dan tidak bergairah? Bisa jadi, jiwa kita tidak pernah terarah dan terangkat kepada-Nya. Kalau demikian, berdoalah seperti Daud, “Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.”

Doa
Tuhan, tolonglah agar jiwa kami selalu terhubung kepada-Mu. Buatlah jiwa kami selalu bersukacita. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 4 Juli 2022 – Ketika Susah Melanda

https://youtu.be/NwDoUN2ToWM

Senin, 4 Juli 2022
KETIKA SUSAH MELANDA
Bacaan Alkitab Mazmur 85

Ayat Emas: Mazmur 85:5
Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami, dan tiadakanlah sakit hati-Mu kepada kami.

Masa sukar yang kita alami bisa disebabkan oleh macam-macam hal. Salah satunya adalah teguran Tuhan karena dosa dan pelanggaran yang kita lakukan. Israel demikian halnya. Mereka dibuang Tuhan ke negeri pembuangan karena dosa mereka menumpuk di mata Tuhan. Oleh kasih Tuhan, mereka dibawa pulang. Namun pemulihan belum sepenuhnya terjadi, perkenanan Tuhan belum dinikmati secara sempurna.

Di dalam situasi susah, inilah yang diajarkan oleh pemazmur kepada seluruh umat, melalui sebuah doa yang berjudul, “Doa mohon Israel dipulihkan.” Inilah isi dari doa itu: ingat akan kebaikan Tuhan di masa lalu (ayat 2-4), mohon kemurahan Tuhan di masa susah (ayat 5-8), dan memiliki iman serta pengharapan yang tidak tergoyahkan di dalam menanti jawaban Tuhan (ayat 9-14).

Doa ini sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini. Kita mungkin sedang bergumul berat dengan kesusahan yang melanda. Di saat seperti itu, kita perlu menaikkan doa seperti yang diajarkan pemazmur ini, “doa ketika susah melanda.” Tetaplah bersyukur untuk kebaikannya di masa lampau, mohon Tuhan tidak meninggalkan kita, dan miliki iman dan pengharapan yang kokoh nan kuat.

Doa
Tuhan, kami bersyukur untuk kasih dan setia-Mu di sepanjang jalan hidup kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 3 Juli 2022 – Rindu Akan Pelataran-Mu

https://youtu.be/nnPqT8Al-rI

Minggu, 3 Juli 2022
RINDU AKAN PELATARANMU
Bacaan Alkitab Mazmur 84

Ayat Emas: Mazmur 84:2-3
Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Kemajuan teknologi telah membuat kita kebanjiran informasi. Entahkah penting ataukah tidak, informasi masuk menjejali mata, telinga dan pikiran kita. Lewat WA, instagram, facebook, kompas.com, detik.com, dan semua media yang lain, beragam berita dapat kita terima, sekalipun kita tidak kehendaki. Mereka masuk kapan saja mereka mau. Akibatnya, kita tidak lagi mampu menyaring mana sesuatu yang penting dan mana yang tidak. Lebih-lebih, kita pun menjadi agen gratis yang ikut menyebarkan informasi itu. Karena dilakukan setiap hari, pada akhirnya otak kita terprogram untuk ingin melihat informasi-informasi itu dan rindu membagi-bagikannya.

Dalam perikop yang kita baca hari ini, kita membaca bagaimana pemazmur dibawa kepada keinginan dan kerinduan yang lain. Ia ingin menghabiskan waktunya, setiap hari untuk sesuatu yang lain. Dia senang di tempat kediaman Tuhan. Ia merindukan pelataran-pelataran Tuhan. Baginya, lebih baik satu hari di rumah Tuhan dari pada seribu hari di tempat lain.

Otak kita gampang diprogram. Cukup dengan melakukan sesuatu berulang kali selama sebulan, maka itu akan menjadi kebiasaan. Ketika kita melakukan seperti yang diinginkan pemazmur berulang-ulang maka itu akan menjadi kebiasaan kita.

Doa
Tuhan, ajar kami merindukan yang dirindukan-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 2 Juli 2022 – Kuasa Allah Tak Terbatas

https://youtu.be/3Jb7Gslho6E

Sabtu, 2 Juli 2022
KUASA ALLAH TAK TERBATAS
Bacaan Alkitab Mazmur 83

Ayat Emas: Mazmur 83:18-19
Biarlah mereka mendapat malu dan terkejut selama-lamanya; biarlah mereka tersipu-sipu dan binasa, supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi.

Asaf mengeluh kepada Allah tentang musuh-musuh bangsa Israel yang berkonspirasi untuk menjatuhkan kedaulatan Israel (ayat 5), bahkan kedaulatan Allah (ayat 13). Musuh-musuh ingin melenyapkan jejak bangsa Israel di muka bumi. Dan itu berarti menghapus jejak karya Tuhan atas umat-Nya. Untuk itu, dengan pikirannya sendiri, Asaf memberikan saran-saran kepada Allah tentang bagaimana cara mengalahkan dan melenyapkan musuh-musuh Israel. Namun, di bagian akhir mazmurnya, Asaf ingat bahwa Allahnya Israel adalah TUHAN, YAHWEH, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi. Artinya, tidak ada satupun yang ada di bumi ini yang mana Allah tidak berkuasa.

Dia yang menciptakan waktu, Dia tahu waktu tepat seperti apa untuk menghancurkan musuh. Dia yang menciptakan susunan galaksi, Dia tahu bagaimana cara mengatasi kehebatan manusia. Dia Allah yang Mahatinggi.

Mungkin kita juga sama dengan Asaf. Menghadapi kesukaran dan pergumulan, kita telah membuat skenario yang bagus untuk menyelesaikan dan menyerahkan kepada Tuhan untuk bertindak sesuai dengan alur yang kita inginkan. Tapi, ingatlah bahwa Ia adalah Allah yang Mahatinggi, yang berkuasa atas seluruh bumi. Ia lebih tahu bagaimana cara mengatasi persoalan yang kita hadapi. Percayalah kepada-Nya dengan bulat hati.

Doa
Tuhan, aku mau bulat-bulat percaya pada-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 1 Juli 2022 – Hakim yang Adil

https://youtu.be/_UOQLg_j_gg

Jumat, 1 Juli 2022
HAKIM YANG ADIL
Bacaan Alkitab Mazmur 82

Ayat Emas: Mazmur 82:1
Mazmur Asaf. Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi.

Beberapa penafsir menafsirkan bahwa yang dimaksudkan dengan “para allah” dalam ayat ini adalah para hakim Israel, Mahkamah Agama, dan tua-tua Israel yang memegang kekuasaan pada waktu itu. Dalam sebuah persidangan ilahi, para hakim dunia ini sedang dihakimi oleh Hakim Agung, Allah yang adil. Oleh Hakim Agung, ditemukan bahwa para hakim dunia telah berubah menjadi lalim dan memihak kepada orang fasik (ayat 2). Mereka juga telah menjadi buta dan tidak mengerti apa-apa dalam memutuskan perkara. Mereka membutakan mata mereka, sehingga mengabaikan dan mencurangi kaum lemah dan tertindas (ayat 2-5). Hukum menjadi tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Akibatnya, orang lemah tidak pernah mendapat keadilan.

Namun, Hakim Agung yaitu Allah tidak tidur. Gusti ora sare. Ia mengawasi baik sang hakim lalim maupun kaum lian yang dihakimi. Kedua-duanya akan mendapatkan keadilan. Di dalam waktunya Tuhan, yang baik akan nampak dan yang jahat akan kentara. Kehidupan manusia selalu transparan di hadapan Allah, sekalipun kita bisa membungkusnya dengan kemunafikan di dalam dunia. Sekali lagi, Gusti ora sare, Tuhan tidak tidur. Ia selalu terjaga. Tak ada satu hal sekecil apapun yang akan lolos.

Doa
Ya Tuhan, Engkaulah Hakim Agung yang akan menghakimi kami semua dengan cara-Mu yang penuh keadilan. Ajarlah kami untuk bersikap adil kepada sesama kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 30 Juni 2022 – Peringatan Allah

https://youtu.be/Q6qvi-x_XEU

Kamis, 30 Juni 2022
PERINGATAN ALLAH
Bacaan Alkitab Mazmur 81

Ayat Emas: Mazmur 81:9
Dengarlah hai umat-Ku, Aku hendak memberi peringatan kepadamu; hai Israel, jika engkau mau mendengarkan Aku!

Hanya satu saja hal yang membuat bangsa Israel mengalami kesusahan di dalam perjalanan mereka, yaitu ketidaktaatan kepada Allah. Padahal, Allah sudah membuat segala sesuatunya begitu mudah asalkan mereka mau taat dan tidak berjalan menurut rencana sendiri. Saat berlaku taat, musuh takluk tak berdaya di depan mereka. Saat mereka lapar dan haus, Allah menyediakan yang diperlu. Namun kita mengerti bagaimana kedegilan hati mereka yang terus menerus timbul. Kedegilan yang membawa mereka pada kesulitan demi kesulitan.

Umat Israel perlu diingatkan kembali pada perjanjian mereka dengan Allah. Sebuah pembaruan perjanijan yang mengingatkan kembali setiap karya Allah yang membawa mereka pada pembebasan bahkan mencukupkan keperluan hidupnya. Kepada kita, peringatan yang sama ditujukan. Tiada Allah seperti Dia, Tidak ada! Dan saat kita taat apa tutur-Nya, pembebasan dan kepenuhan hidup dari Tuhan akan menjadi bagian yang tercurah. Dengan taat kepada-Nya, kita pun akan menikmati gandum terbaik dan dikenyangkan dengan madu dari gunung batu-Nya (ayat 17).

Doa
Berikan kepada kami ya Tuhan, kemampuan untuk menjaga komitmen dan kesetiaan hanya kepada-Mu. Tanpa ragu, beriman bahwa Engkaulah Allah sumber pengharapan yang sejati. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 29 Juni 2022 – Tuhan Menyinari dan Memuliakan

https://youtu.be/Iff0aB2EL4Q

Rabu, 29 Juni 2022
TUHAN MENYINARI DAN MEMULIHKAN
Bacaan Alkitab Mazmur 80

Ayat Emas: Mazmur 80:20
Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar maka kami akan selamat.

Suatu saat di dalam sesi kesaksian, seorang di antara kami mengucapkan sebuah kalimat yang cukup mengejutkan, yaitu “kenapa hidupku selalu ditimpa masalah? Seakan masalah tidak pernah berhenti, selalu ada seakan terus bergulung datang tanpa menunggu yang lain selesai.” Kira-kira demikian juga pergumulan yang digambarkan oleh pengarang Mazmur ini.

Di dalam pasal ini, Asaf tidak hanya menceritakan bagaimana Allah menyatakan kuasa-Nya di tengah Israel yang digambarkannya sebagai pohon anggur (ayat 9-12), namun ia pun mempertanyakan sikap Allah yang seakan membiarkan umat-Nya menderita (ayat 5-7;13-14). Menghadapi realita di depan matanya yang berjalan tanpa diharapkan, Asaf berdoa melalui nyanyian yang ditulisnya. Dan secara khusus ayat yang kita baca hari ini terucap sebanyak tiga kali (ayat 4, 8, 20). Ia ingin menekankan suatu hal yang penting yaitu, ia percaya TUHAN adalah Allah semesta alam yang terpercaya dan dapat diandalkan. Ia mampu menghardik setiap musuh dan persoalan hidup umat-Nya, sama seperti yang telah dikerjakan pada nenek moyang mereka. Bagi kita, mari belajar menjadi umat yang terus berpegang teguh kepada-Nya. Ia, Allah yang menyinari kita dengan wajah-Nya, dan menghalau setiap persoalan yang menghadang. Percayalah!

Doa
Sinari kami dengan wajah-Mu ya Tuhan, berkati dan tolonglah kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 Juni 2022 – Ampunilah Dosa Kami

https://youtu.be/Lvf3qOOWMus

Selasa, 28 Juni 2022
AMPUNILAH DOSA KAMI
Bacaan Alkitab Mazmur 79

Ayat Emas: Mazmur 79:9
Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu.

Penafsir mengemukakan bahwa Mazmur ini menjadi sebuah seruan yang muncul saat melihat keadaan Israel yang terpukul kalah dan hancur. Bait Allah dibuat menjadi timbunan puing dan dinajiskan hingga akhirnya bangsa ini harus mengalami masa pembuangan. Di ayat emas kita hari ini, pemazmur menaikkan sebuah permohonan yang lugas. Tanpa berbelit ia memohon pertolongan dari Sang Penyelamat.

Di keadaan terhimpit dan menderita akibat ancaman, pemazmur tidak hanya berdoa memohon pelepasan dari Allah, namun ia pun menyadari bahwa segala derita yang menimpa mereka adalah akibat dari gelombang dosa yang telah mereka perbuat. Melalui doanya, Asaf mengakui dosa di hadapan Tuhan. Sebuah sikap terpuji yang layak kita perhatikan. Kenapa? Kadang, tak cukup keberanian kita untuk rela mengakui bahwa gelimang dosalah yang menyebabkan manusia jatuh di dalam penderitaan.

Bacaan kita hari ini mengajarkan agar selain memohon pertolongan Tuhan atas semua penderitaan yang menimpa, kita pun diingatkan untuk memohon ampun. Beranilah untuk mengingat, mengakui, memohon ampun dan meninggalkan dosa.

Doa
Tuntunlah kami ya Tuhan, untuk berani bersikap jujur atas semua dosa yang telah kami lakukan. Amin. (hyk)

Alkitab Audio