Renungan iGrow 27 Juni 2022 – Belajar dari Sejarah

https://youtu.be/5ZOrKX33_Zo

Senin, 27 Juni 2022
BELAJAR DARI SEJARAH
Bacaan Alkitab Mazmur 78

Ayat Emas: Mazmur 78:1
Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, sendengkanlah telingamu kepada ucapan mulutku.

Pengalaman adalah guru terbaik. Agaknya tidak ada di antara kita yang asing terhadap kalimat ini. Melalui pengalamanlah kita dapat belajar untuk lebih bijak dalam memutuskan arah dan menjalani kehidupan kita. Dari sanalah kita menjadi mengerti dan akan memiliki kecakapan untuk tidak mengulangi setiap kesalahan masa lalu yang pernah terjadi. Kalimat kedua yang juga sangat familiar di telinga kita adalah jangan melupakan sejarah atau biasa disingkat dengan JASMERAH.

Demikianlah sebenarnya Mazmur ini dituliskan oleh Asaf, nyanyian yang dipenuhi bubuhan sejarah perjalanan bangsa Israel dari masa tinggal mereka di Mesir, perjalanan ke Kanaan yang tersohor dan pengalaman pemberontakan bangsa pilihan ini di tengah gurun pasir, hingga masa Daud memimpin umat-Nya. Semua diceritakan dengan jujur dan terbuka. Asaf bermaksud, nyanyian yang dinaikkannya menjadi sebuah pelajaran berharga bagi generasi di masanya. Betapa ajaib segala perbuatan Tuhan di tengah ketidaksetiaan umat-Nya. Bagaimana dengan kita? Kita pun memiliki tanggung jawab yang besar atas generasi penerus. Seperti halnya Asaf, ajarlah mereka dengan jujur dan kesungguhan hati tentang Allah.

Doa
Mampukan kami ya Allah, menjadi pribadi yang dilengkapi kemampuan untuk membawa generasi kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 Juni 2022 – Ia yang Tak Berubah

https://youtu.be/c58VxWlWT4M

Minggu, 26 Juni 2022
IA YANG TAK BERUBAH
Bacaan Alkitab Mazmur 77

Ayat Emas Mazmur 77:12
Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala.

Saat kita membaca bagian Mazmur hari ini, disuguhkan kepada kita sebuah alur yang cukup menarik. Bagaimana tidak, pemazmur sempat mempertanyakan kemurahan hati Allah. Sosok yang semestinya menjadi Pribadi utama yang dia sembah dan hormati sebagai pelayan yang ditugaskan secara khusus menjadi pemusik di sekitar tabut Allah.

Asaf tidak berhenti pada keluhan yang mempertanyakan kasih Allah pada umat-Nya, namun ia pun mencoba untuk membangkitkan rohnya dengan memperkatakan pengakuan iman atas Allah yang disembahnya. “Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami?” demikianlah ia mengakui kebesaran Sang Ilahi meski ia sepertinya belum menerima pertolongan atas semua keluhnya (ayat 14). Ia mengingat kebesaran dan kesetiaan yang telah Allah kerjakan di tengah umat-Nya. Inilah yang menguatkannya.

Pernahkah anda merasa sendiri bahkan sempat bertanya di mana Allah? Apakah Ia sudah berubah tiada setia? Masihkah Ia perkasa? Saat situasi ini menghampiri Anda, ingatlah betapa besar perbuatan yang telah dinyatakan-Nya kepada kita. Dia tetap setia dan berkuasa, Dia tak berubah. Di masa lalu maupun saat ini dan masa yang akan datang.

Doa
Terima kasih ya Tuhan, atas segala perbuatan-Mu yang ajaib di dalam hidup kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 Juni 2022 – Serahkanlah kepada Allah

https://youtu.be/URoACqXJCqs

Sabtu, 25 Juni 2022
SERAHKANLAH KEPADA ALLAH
Bacaan Alkitab Mazmur 76

Ayat Emas: Mazmur 76:8
Dahsyat Engkau! Siapakah yang tahan berdiri di hadapan-Mu pada saat Engkau murka?

Beberapa penafsir menduga bahwa Mazmur Asaf ini merujuk pada peristiwa ajaib yang terjadi atas Yerusalem (lihat 2 Raja-raja 19). Yakni ketika Yehuda menghadapi serbuan Asyur yang dipimpin rajanya, Sanherib (diperkirakan tahun 701 SM). Pertolongan Tuhan yang menakjubkan, sungguh mencengangkan Hizkia dan rakyatnya. Kesombongan Sanherib dibungkam oleh Allah.

Yang perlu kita perhatikan adalah peristiwa sebelum Malaikat Tuhan mengeksekusi seratus delapan puluh lima ribu orang (tentara Asyur) di dalam perkemahan mereka, raja Hizkia dalam segala kegentarannya berdoa menyerahkan dan meminta pertolongan Allah atas masalah peliknya tersebut.

Apakah kita rindu menikmati kedahsyatan Allah dalam perjalanan hidup kita? Merasakan secara pribadi uluran Tangan pertolongan-Nya atas kesukaran hidup yang kita hadapi? Sehingga kita pun bisa seperti pemazmur ini yang memuji dan memuliakan Allah melalui pengalaman personal bersama Dia? Rahasianya seperti raja Hizkia lakukan, serahkanlah kepada Allah dan biarkanlah Dia yang bertindak.

Doa
Ya Tuhan Yesus. Kupercaya kuasa-Mu yang besar. Kuserahkan seluruh pergumulan hidupku ke dalam Tangan-Mu. Tolonglah aku. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 Juni 2022 – Allah Adalah Hakim

https://youtu.be/t6QI8IIMXCk

Jumat, 24 Juni 2022
ALLAH ADALAH HAKIM
Bacaan Alkitab Mazmur 75

Ayat Emas: Mazmur 75:2
Kami bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kami bersyukur, dan orang-orang yang menyerukan nama-Mu menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.

Mazmur ini adalah Mazmur ekspresi kegembiraan karena kebaikan dan keadilan Allah. Kedaulatan Allah ditinggikan karena keadilan dalam penghakiman-Nya (ayat 2-4).

Di saat pengadilan di dunia banyak dicemari dengan ketidak-adilan, karena para penegak hukum yang seharusnya melakukan keputusan yang adil malah melakukan kecurangan, Allah menyatakan dengan jelas bahwa Dia (sesuai sifat-Nya) akan melakukan keadilan. “Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran….”(ayat 3).

Bagi semua kita yang saat ini sedang menanti-nantikan keadilan Allah, mari kita bersabar. Seperti firman-Nya, Dia telah menetapkan waktunya masa penghakiman itu. Kedaulatan penghakiman itu adalah mutlak milik Allah. Di tengah kesesakan kita yang barangkali saat ini sedang mengalami masa-masa yang tidak adil karena perlakuan orang lain atau merasakan tindakan yang jahat oleh orang-orang yang sama sekali tak terduga, bersabarlah! Akan ada waktu Tuhan dengan kebenaran-Nya yang akan menghakimi semuanya itu. Tetaplah dalam kasih dan kebenaran Allah, jangan sampai kita pun jatuh dalam kejahatan yang dibenci Allah.

Doa
Sungguh baik Engkau yang Allah. Sangat ajaib perbuatan-perbuatan-Mu. Keadilan-Mu tak pernah berubah. Peluklah terus kami dengan kasih dan kebenaran-Mu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 23 Juni 2022 – Berseru kepada Allah

https://youtu.be/QNfAOUfyqnQ

Kamis, 23 Juni 2022
BERSERU KEPADA ALLAH
Bacaan Alkitab Mazmur 74

Ayat Emas: Mazmur 74:10
Berapa lama lagi, ya Allah, lawan itu mencela, dan musuh menista nama-Mu terus-menerus?

Ini adalah ratapan Asaf yang sangat memilukan, mewakili umat Israel yang hatinya hancur lebur karena kekerasan Babel, bukan hanya kepada Bait Allah, tetapi juga meremukkan pengharapan Israel kepada Tuhan.

Kekejaman Babel semakin terasa menjadi-jadi, ketika Israel menganggap Allah sedang berdiam diri. Ayat 1-9 mengungkapkan pengaduan Israel kepada Allah. Ayat 10-11 mengekspresikan betapa hampir putus asanya Israel atas segala yang sedang terjadi, sampai-sampai Asaf pun membongkar file sejarah kehidupan yang Allah lakukan kepada Israel dan semesta ini (ayat 12-17). Dan pasal ini pun ditutup dengan klimaks seruan Asaf, bahwa betapa geramnya dia terhadap musuh yang juga mencela Pemilik kehidupan ini.

Mazmur ini menunjukkan Israel sedang dalam masa yang sangat gelap. Dihancurkan dan terbuang. Musuhnya benar-benar membuat Israel hanya berharap kepada Allah. Israel bukan hanya jatuh ke lantai dasar, tetapi terlempar ke lubang yang bagai tanpa dasar. Hanya kepada Allah, Israel berseru dan meratap. Apakah kita saat ini sedang terpelanting dalam lubang yang gelap dan dalam? Apapun masalah kita, mari berseru, berteriak dan meratap kepada Pribadi yang Mahaperkasa itu.

Doa
Ya Tuhan Yesus, jangan tinggalkan kami. Kami tidak berani jalan sendiri tanpa-Mu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 22 Juni 2022 – Teduh karena Tuhan

https://youtu.be/6nqbKG_7lYg

Rabu, 22 Juni 2022
TEDUH KARENA TUHAN
Bacaan Alkitab Mazmur 73

Ayat Emas Mazmur 73:23
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.

Ada kesamaan nada refleksi Mazmur 73 dengan Mazmur 37 (angkanya berbalikan). Jikalau renungan hari ini ditulis oleh Asaf, sedangkan satunya diungkapkan Daud. Asaf adalah seorang dari suku Lewi yang ditunjuk Daud untuk menyiapkan musik dan memimpin ibadat di Kemah Suci (kemudian di Bait Allah).

Ternyata yang menjadi pergumulan Asaf ribuan tahun lalu, tak ada bedanya dengan pergulatan hidup manusia zaman sekarang, walaupun orang-orang itu adalah pribadi yang tulus dan bersih hatinya (ayat 1). Beratnya kehidupan dan desakan untuk hidup benar di satu kutub, berseberangan dengan kehidupan orang-orang fasik yang ternyata mereka mujur, sehat, gemuk dan tanpa susah. Padahal mereka congkak alias arogan.

Apakah kita saat ini pun sedang mengalami kegundahan yang seperti Asaf alami? Merasa tidak adil atas kehidupan ini? Dan tergoda untuk berbuat curang seperti orang-orang fasik yang sepertinya aman-aman saja? Asaf tidak menghentikan Mazmurnya dengan kegelisahan. Mulai ayat ke-17 dia mengungkapkan tentang Tuhan yang membuka mata rohaninya. Tuhan menunjukkan kepada Asaf, bagaimana kebinasaan mereka (ayat 18-20, 27). Di tengah beratnya kehidupan, janganlah hati kita dipenuhi kecemburuan kepada orang fasik. Tapi mari kita isi dengan keteduhan dari Tuhan, yang memegang tangan kanan kita.

Doa
Ya Tuhan Yesus, teduhkanlah hati kami di tengah gemuruhnya dunia ini. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 21 Juni 2022 – Doa untuk Pemimpin

https://youtu.be/m3WLuuUujo4

Selasa, 21 Juni 2022
DOA UNTUK PEMIMPIN
Bacaan Alkitab: Mazmur 72

Ayat Emas: Mazmur 72:1
Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!

Mazmur ini sedikit mengalami perdebatan, khususnya dalam hal siapa yang menulis. Soalnya adalah karena di ayat 1 mengatakan “dari Salomo”, namun kesan kuat lain ketika membaca keseluruhan pasal ini dan termasuk penutup pasal ini maka diyakini bahwa Mazmur ini ditulis Daud untuk putranya, Salomo. Namun, entahkah Daud yang menulis atau Salomo, sesungguhnya bukan itu yang menjadi inti dari Mazmur ini, tetapi apa yang menjadi isi doa dalam Mazmur ini yang menjadi penting.

Yang pertama yang kita pelajari adalah pemimpin adalah objek penting untuk kita doakan. Hal kedua ialah jenis pemimpin apa yang kita harapkan dalam doa kita.

Dalam kaitan dengan pemimpin negara kita, seperti Presiden dan Wakil Presiden, serta wakil-wakil rakyat yang sedang duduk dalam Lembaga Legislatif, maka perlulah kita berdoa agar mereka menjadi pemimpin seperti yang dinyatakan dalam Mazmur ini. Mereka adalah pemimpin dan wakil rakyat yang masa baktinya diisi dengan niatan dan tindakan untuk memerintah secara adil dan benar, membawa damai sejahtera, memberantas kelaliman, serta memberi hati kepada yang miskin dan tertindas. Doakan agar rakyat Indonesia memiliki pemimpin yang menjadi representasi Raja Mulia yaitu Allah, di dunia ini.

Doa
Tuhan, urapi dan pakailah mulutku untuk senantiasa mendoakan para pemimpin bangsa ini. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 Juni 2022 – Tak Akan Dibuang

https://youtu.be/TI4v_dimZfc

Senin, 20 Juni 2022
TAK AKAN DIBUANG
Bacaan Alkitab: Mazmur 71

Ayat Emas: Mazmur 71:9
Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.

Banyak orang yang tidak siap memasuki dan menerima masa pensiun sekalipun memang sudah memasuki usia tua. Tentu saja ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Perasaan tidak dipakai lagi. Perasaan tersingkir. Merasa bahwa karirnya habis. Dan mungkin banyak lagi. Pada akhirnya, kekhawatiran dan ketakutan menjadi bagian yang nyata bagi mereka yang akan memasuki usia tua dan pensiun.

Pemazmur pernah dalam posisi seperti itu. Rasa takut dan ketidaksiapan memasuki usia tua dia alami. Ia berterus terang kepada Tuhan, “Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis” (ayat 9). Namun, tidak berlama-lama dengan rasa takut itu, Daud kembali mendapatkan keyakinan akan siapa Tuhan yang telah ia ikuti sejak kecil (ayat 17). Untuk itulah ia berkata dengan lantang, “Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit. Engkau yang telah melakukan hal-hal yang besar, ya Allah, siapakah seperti Engkau?” (ayat 19).

Ya, seperti sang pemazmur, kita juga akan berkata bahwa, “Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit.” Sampai masa tua kita, Ia akan menyatakan keadilannya bagi kita. Yakinlah, Ia akan menggendong kita terus sampai kita bertemu dengan-Nya di surga.

Doa
Tuhan, sekalipun usiaku bertambah, berubah menjadi tua, aku percaya Engkau tidak akan membuangku. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 19 Juni 2022 – Mengenal Tuhan

https://youtu.be/iQSDUSfvc3w

Minggu, 19 Juni 2022
MENGENAL TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 70

Ayat Emas: Mazmur 70:2
Ya Allah, bersegeralah melepaskan aku, menolong aku, ya TUHAN!

Pengenalan kita akan Tuhan tidak ditentukan berapa lama kita sudah mengiring Tuhan. Juga tidak ditentukan seberapa banyak buku yang kita baca tentang Tuhan. Tetapi, seberapa banyak kali kita mengalami-Nya dalam kehidupan kita. Pengalaman bersama Tuhan membuat kita mengakui Dia dan karya-Nya.

Pemazmur mengenal Tuhan ketika ia berada dalam masa-masa sulit. Di sana ia disadarkan bahwa betapa ia sangat bergantung kepada-Nya. Di dalam keterbatasan dan ketidakberdayaannya maka ia berseru, “Ya Allah, bergegaslah melepaskan aku, menolong aku, ya TUHAN!” Lebih lagi ia berkata, “…aku ini sengsara dan miskin.”

Di masa sukar justru ia memiliki keyakinan kuat akan kemegahan dan kebesaran Allah. Tantangan dan ketakutan yang menghimpit hidupnya malah membawa ia kepada Pribadi yang tepat untuk dia bergantung dan mencari pertolongan.

Kata “miskin” di ayat 6 ini sangat jelas menunjukkan bahwa Daud tidak punya sumber kekuatan apa-apa. Ia sadar, ia adalah manusia yang sekeng dan lemah. Karena itulah Daud hanya memfokuskan hidup dan keselamatannya kepada Allah.

Menghadapi tantangan yang berat, janganlah kita mudah panik. Sebaliknya, akuilah dan carilah Dia. Dia akan mengulurkan tangan dan menolong kita.

Doa
Tuhan, aku sadar bahwa aku miskin di hadapan-Mu. Aku membutuhkan Engkau di setiap waktu. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 18 Juni 2022 – Tetap Percaya Tuhan

https://youtu.be/ynHxgStXPsc

Sabtu, 18 Juni 2022
TETAP PERCAYA TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 69

Ayat Emas: Mazmur 69:14a
Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah.

Kalau kita membaca Mazmur 69 ini dengan menggunakan Alkitab versi cetak, maka kita akan menemukan catatan kaki di bawahnya. Catatan kaki ini menulis bahwa beberapa ayat dari Mazmur ini dikutip oleh Perjanjian Baru. Dan kutipan-kutipan ini seringnya merujuk kepada Tuhan Yesus dan penderitaan-Nya. Tengoklah: Mazmur 69:5 dikutip oleh Yoh.15:25; pasal 69:10 dikutip oleh Yoh.2:17 dan Rm.15:3.

Seorang penafsir mengatakan bahwa Mazmur ini adalah bayang-bayang akan penderitaan Yesus. Kehidupan pemazmur yang diselimuti kesesakan menjadi gambaran yang akan dihadapi oleh Tuhan Yesus. Namun lihatlah, baik Tuhan Yesus dan Daud memiliki sikap yang sama ketika menghadapi pergumulan yang berat. Kebencian dan sikap permusuhan dari lawannya justru membuat mereka tetap percaya kepada Allah. Daud berkata, “Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah” (ayat 14). Daud berdoa dan memercayai bahwa, “Tuhan mendengarkan” (ayat 34) dan “Allah akan menyelamatkan” (ayat 36).

Percayakah kita bahwa Ia mendengar doa yang kita naikan di masa-masa kesesakan? Masihkah kita yakin bahwa di dalam waktu dan cara-Nya, Ia akan menyelamatkan kita. Percayakah kita?

Doa
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau mendengar, menjawab dan mengangkat aku dalam kesesakan. Amin. (RM)

Alkitab Audio