Renungan iGrow 17 Juni 2022 – Bapa bagi Anak Yatim

https://youtu.be/IhIKFSc2Ydw

Jumat, 17 Juni 2022
BAPA BAGI ANAK YATIM
Bacaan Alkitab: Mazmur 68

Ayat Emas: Mazmur 68:6
Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus.

Kemaha-besaran Allah bukan hanya diungkap oleh Pemazmur melalui keperkasaan-Nya dalam mengatur semesta alam, mengelola kehidupan jagat raya tetapi juga memenangkan peperangan orang-orang melawan musuh.

Tetapi saat ini pemazmur menyatakan bagaimana Allah, Pribadi yang sama itu pula, adalah Bapa bagi anak yatim. Anak yatim adalah lambang kesedihan, masa depan yang tak mudah karena telah tiadanya sang ayah. Allah yang sama pula menyatakan diri sebagai Pelindung bagi para janda. Demikian pula janda, adalah lambang dari kondisi yang tidak nyaman, rentan terhadap berbagai bahaya karena tiadanya suami.

Allah dalam kemaha-besaran-Nya mengetahui setiap kita. Barangkali kita saat ini bukanlah anak yatim ataupun janda dalam arti lahiriah, tetapi jiwa kita sekarang sedang dalam lembah masalah, ayat ini menguatkan kita. Dia menjadi Bapa bagi kita semua. Dia menjadi pelindung setiap kita. Tak ada yang perlu kita takutkan bila kita karib dengan Bapa, Dia terus menggandeng dan menggendong kita dalam segala musim kehidupan.

Doa
Tuhan Yesus, kami percaya belas kasih-Mu tak terbatas kepada setiap kami. Itu sebabnya ya Tuhan, kami serahkan semua masalah kami kepada-Mu! Kami percaya Engkau berkenan menolong. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 16 Juni 2022 – Allah Memerintah dengan Adil

https://youtu.be/DTh4u50Agys

Kamis, 16 Juni 2022
ALLAH MEMERINTAH DENGAN ADIL
Bacaan Alkitab: Mazmur 67

Ayat Emas: Mazmur 67:5
Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.

Mazmur 67 ini menarik. Ayat 4 dan ayat 6, kalimatnya adalah sama. Bahkan Lembaga Alkitab Indonesia pun memberi judul Mazmur pasal 67 ini sangat mirip dengan pasal 65. Seorang penafsir menduga bahwa Mazmur 67 ini awalnya digunakan untuk ibadah dalam musim panen.

Dari 8 ayat yang ada, Pemazmur di ayat ke-5 mengajak semua suku-suku bangsa alias semua kita untuk bersukacita dan bersorak-sorai karena pemerintahan Allah yang adil. Keadilan dari Allah itu absolut dan sempurna, meski sering kita kurang memahami karena kebesaran Allah. Keadilan adalah salah satu sifat Dia, sehingga tak mungkin diingkari-Nya.

Marilah kita bergembira ria karena keadilan Allah. Kita ajak seluruh anggota keluarga bersorak-sorai kepada-Nya. Semua karya-Nya menunjukkan kasih dan keadilan-Nya. Keadilan-Nya nyata melalui apa yang kita tabur, apa yang kita lakukan kepada Tuhan dan sesama, karena dari sana nyata keadilan Tuhan dengan apa yang kita tuai. Keadilan-Nya berlaku kepada setiap kita. Mari bersorak dan jangan ragukan keadilan-Nya.

Doa
Ya Tuhan, kami percaya dengan keadilan-Mu yang tiada terukur oleh pikiran kami. Yang kami percaya, Engkau adalah Pengatur kehidupan yang Mahaadil. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 15 Juni 2022 – Perbuatan Tuhan

https://youtu.be/EN74qgaAas0

Rabu, 15 Juni 2022
PERBUATAN TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 66

Ayat Emas: Mazmur 66:5-6
Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia: Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang-orang itu berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia.

Sepanjang Kitab Mazmur tidak ada peristiwa yang dianggap lebih dahsyat juga khidmat dari kejadian penyertaan Allah atas Israel keluar dari tanah Mesir. Banyak bagian Mazmur yang menyatakan demikian, dan Mazmur yang kita baca hari ini kembali mengingatkan tentang peristiwa tersebut.

Allah yang disebut dan dipercayai oleh Pemazmur dan kita adalah sama. Kemarin, hari ini dan selamanya Ia tetap sama. Jikalau dulu dalam Perjanjian Lama, Dia melakukan peristiwa “Keluaran” umat Israel dari Tanah Mesir, maka dalam Perjanjian Baru Dia mengerjakan karya keselamatan umat manusia dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib melalui darah Tuhan Yesus di kayu salib. Itulah sebabnya marilah kita terus mengingat karya Allah bagi kita (ayat 5), terus memuji Dia (ayat 8) dan setia beribadah di rumah-Nya (ayat 13-15). Bahkan bukan hanya itu, Pemazmur juga mengingatkan pada ayat 16b, “aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

Maukah kita?

Doa
Ya Tuhan, sungguh kami berterima kasih atas segala pengorbanan-Mu bagi kami. Terutama atas keselamatan yang Engkau anugerahkan melalui darah-Mu ya Tuhan Yesus. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 14 Juni 2022 – Berkat Tuhan

https://youtu.be/HTlZOX6xoUE

Selasa, 14 Juni 2022
BERKAT TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 65

Ayat Emas: Mazmur 65:12
Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak.

Ketika kita membaca Mazmur Daud ini, tak bisa dilepaskan dari kisah kehidupan dari seorang Daud. Pengalaman hidupnya bersama Tuhan melahirkan tulisan indah ini. Daud menyatakan bahwa kepada Allahlah, kita memuji dan berdoa. Bahkan ketika kita bersalah, Dia mengampuni, dengan menghapus kesalahan kita (ayat 2-4). Dengan penuh kepercayaan, Daud memproklamirkan bahwa Allah Israel banyak melakukan perbuatan yang dahsyat, Dialah Penyelamat umat manusia. Seluruh alam semesta tunduk kepada-Nya. Sebuah pengakuan yang keluar dari kesadarannya akan Tuhan.

Ketika di zaman itu, orang Kanaan memercayai bahwa dewa Baallah yang mengirim hujan untuk pertumbuhan tanaman, Daud menyatakan bahwa Allah saja yang menghadirkan hujan dan memberi panen berlimpah (ayat 10-11).

Di saat hidup sekarang ini semakin tidak mudah, apakah kita bisa memercayai Allah seperti Daud memercayai-Nya? Bahwa Dia telah dan terus memahkotai tahun kehidupan kita dengan kebaikan-Nya. Jejaknya mengeluarkan lemak. Ini sebuah tantangan bagi kita semua!

Doa
Oh Tuhan, jangan biarkan dunia menarik perhatian kami dari-Mu. Terus ingatkanlah kami bahwa Engkaulah keselamatan kami. Penolong kami. Jikalau Engkau terus bersama kami, tentulah berkat-Mu tak akan pergi dari kami. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 13 Juni 2022 – Tuhan Menjaga

https://youtu.be/tyyPb_k1R8U

Senin, 13 Juni 2022
TUHAN MENJAGA
Bacaan Alkitab: Mazmur 64

Ayat Emas: Mazmur 64:2
Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat.

Setiap ketakutan akan melahirkan 3 respon: Lari (karena tidak punya daya untuk melawannya), melawan (dengan daya dan kekuatan sendiri), atau mencari pertolongan (karena tahu bahwa pihak yang lebih tepat akan mampu mengalahkan sumber ketakutannya). Lari sebagai gambaran dari sikap pengecut, melawan sebagai bentuk dari kesombongan, namun mencari pertolongan sebagai sikap kerendahan hati mengharapkan anugerah.

Atas persoalannya, Daud mengaduh dan mencari pertolongan dari Tuhan, pihak lain yang ia tahu sanggup untuk membantunya. Mengatasi sumber kekhawatiran dan tekanannya, Daud memerlukan anugerah, sekalipun ia punya daya secara manusia untuk mengalahkannya. Ia sudah terbiasa di padang yang sangat berbahaya. Ia tak takut bertaruh nyawa dengan sang raksasa Filistin, yang bernama Goliat. Namun, ia lebih suka mencari pertolongan dari Tuhan, Sang Sumber yang tak terbatas.

Kepada siapa kita mengaduh ketika kita sedang dalam bahaya dan kesulitan? Rendahkan hati, tekuklah lutut, angkatlah tangan, dan arahkan hati kita untuk mencari pertolongan dari Tuhan, yang sanggup menjaga nyawa kita dari musuh yang paling dasyat sekalipun. Yakinlah, Ia menjaga kita dengan sempurna.

Doa
Kami ingin berlari kepada-Mu, ya Tuhan, Penjaga hidup kami. Sembunyikan kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 12 Juni 2022 – Jiwa yang Haus

https://youtu.be/-MFnEU0_Sk4

Minggu, 12 Juni 2022
JIWA YANG HAUS
Bacaan Alkitab: Mazmur 63

Ayat Emas: Mazmur 63:2
Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.

Seorang filsuf dan ahli matematika dari Prancis bernama Blaise Pascal pernah berujar, “terdapat suatu kekosongan yang diciptakan oleh Allah di dalam hati setiap orang. Dan kekosongan ini hanya bisa diisi oleh Allah sendiri.” Perkataan ini adalah benar dalam dua hal. Pertama, hanya kalau Allah tinggal dalam hati manusia maka manusia itu mengalami kepuasan. Kedua, terpisah dari Tuhan akan membuat manusia kering dan mati.

Daud mengalami hal ini. Dari tempat yang jauh dari kerajaannya, ia berkata, “Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair” (ayat 2). Jauh dari rumahnya, ia merasa hati dan jiwanya kosong. Namun, ia kemudian sadar bahwa hanya Tuhanlah yang sanggup memenuhi kekosongan hatinya. Kerinduannya akan rumah menjadi sebuah kerinduan suci akan Tuhannya.

Hati dan jiwa kita tak bisa tidak harus selalu memiliki kerinduan yang suci, yaitu merindukan Tuhan. Biarlah jiwa kita dipuaskan oleh Allah dengan kasih-Nya yang menyegarkan, menghibur, menguatkan dan menghidupkan.

Doa
Puaskanlah ya Tuhan, jiwa kami yang kering dan haus akan Engkau dan kasih-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 11 Juni 2022 – Percayalah Kepada-Nya Setiap Waktu

https://youtu.be/JTMqi2myr3A

Sabtu, 11 Juni 2022
PERCAYALAH KEPADA-NYA SETIAP WAKTU
Bacaan Alkitab: Mazmur 62

Ayat Emas: Mazmur 62:2
Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

Pemazmur memulai mazmurnya ini dengan mengatakan, “Hanya dekat Allah saja aku tenang” (ayat 2). Dan frasa yang hampir sama diulangnya pada ayat 6. Alasannya dua. Karena dari Tuhanlah keselamatan dan harapannya. Sebagai seorang prajurit dan pemimpin perang, maka dua hal ini adalah sangat penting: punya pengharapan dan tetap selamat kembali dari medan laga. Sebagai seorang pelarian yang diburu oleh lawannya, dua hal ini juga yang diinginkan Daud: tidak kehilangan asa dan tetap hidup. Hidup sejati adalah tetap memiliki pengharapan dan keselamatan.

Hidup kita saat ini tidak lebih mudah dari apa yang dihadapi Daud. Medan perangnya memang beda, tapi hakikatnya sama saja. Kita berperang dengan kesulitan dan keadaan yang terus menerus menghimpit dan menekan kita. Kondisi ekonomi yang sukar, relasi yang buruk dengan orang lain, dan penyakit yang mendera adalah pertempuran kita yang tak jarang membawa kita kepada situasi di antara hidup dan mati. Kita ragu dan kehilangan pengharapan. Kita hidup namun sesungguhnya kita mati.

Seperti cara Daud, dekat kepada Allah adalah cara terbaik untuk mendapatkan ketenangan, pengharapan dan keselamatan. Allah merupakan tempat yang tepat untuk kita mencari pertolongan. Dengarlah Daud berkata, “Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita” (ayat 9).

Doa
Engkau layak dipercaya ya Tuhan. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 10 Juni 2022 – Mengawasi dari Tempat Tinggi

https://youtu.be/4gqDF90TDlo

Jumat, 10 Juni 2022
MENGAWASI DARI TEMPAT TINGGI
Bacaan Alkitab: Mazmur 61

Ayat Emas: Mazmur 61:3-4
Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku. Sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh.

Semua manusia pasti pernah merasa sendiri. Di saat seperti itu kita mendapati bahwa tidak ada orang yang bisa memerhatikan dan memedulikan kita. Terlebih lagi, waktu itu kita sedang dalam keadaan yang sulit dan membutuhkan pertolongan.

Sebagai raja, Daud juga mengalami hal tersebut. Mazmur ini ditulis ketika Daud jauh dari rumah dan kerajaan-Nya. Kemungkinan, pada waktu itu dia sedang diburu oleh Absalom, anaknya. Hatinya sepi. Nyawanya terancam. Dan dalam keadaan seperti ini, Daud berseru, “Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu” (ayat 3).

Bersyukur, Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak dibatasi wilayah. Ia ada di mana saja di saat bersamaan. Dia ada di padang gurun, dan di saat yang sama Ia ada di dalam kerajaan. Tuhan mengawasi Daud, seolah Dia berada di atas gunung batu yang tinggi atau menara yang kuat. Pandangan-Nya tidak lepas kepada Daud.

Sama seperti Daud, jika saat ini kita sedang merasa seorang diri dan tidak ada orang yang memedulikan keselamatan dan kelangsungan hidup kita, percayalah: Ia mengawasi kita dari tempat yang tinggi. Ia peduli akan hidup kita. Naungan sayap-Nya cukup bagi kita untuk datang berlindung dan mendapatkan pertolongan.

Doa
Kami akan selalu percaya bahwa Engkau, Tuhan, tidak akan pernah meninggalkan kami barang sedetik pun. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 9 Juni 2022 – Pecundang VS Pemenang

https://youtu.be/EsBy3cnIpAE

Kamis, 9 Juni 2022
PECUNDANG VS PEMENANG
Bacaan Alkitab: Mazmur 60

Ayat Emas: Mazmur 60:14
Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Ada dua jenis orang dilihat dari bagaimana mereka menanggapi ketika hari-harinya diterpa persoalan hidup.

● Pecundang
Seorang pecundang memilih untuk lari atau bersembunyi. Menghadapi masalah adalah kalimat paling menakutkan bagi seorang pecundang. Bahkan sebelum ia berpikir atau mencoba satu saja jalan keluar yang memungkinkan, ia sudah pergi, lari dari kenyataan. Ciri lain pecundang adalah melempar kesalahan kepada orang lain dan menyalahkan keadaan. Pecundang tidak pernah tahu masalahnya besar atau kecil, kekuatannya sanggup atau tidak sanggup, ia hanya memilih hidup menjadi pengecut dan rela kehilangan kemenangan.

● Pemenang
Seorang pemenang tidak selalu menang. Kadang sekalipun ia berjuang untuk keluar dari persoalan hidupnya, ia masih saja harus bertahan di sana tanpa jalan keluar. Tapi yang membuat ia disebut pemenang karena ia tidak pernah sembunyi, pantang berhenti atau menyerah dan terus mencari cara melakukan yang terbaik untuk mengurai masalahnya. Kuncinya satu, ia tahu dirinya tidak sempurna, tapi Allah adalah Allah yang sanggup dan gagah perkasa.

Doa
Tuhan, jadikan kami lebih dari seorang pemenang. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 8 Juni 2022 – Kota Benteng yang Teguh

https://youtu.be/isLkjAytRnw

Rabu, 8 Juni 2022
KOTA BENTENG YANG TEGUH
Bacaan Alkitab: Mazmur 59

Ayat Emas: Mazmur 59:17b
Sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku.

Benteng adalah sebuah bangunan untuk keperluan militer yang digunakan sebagai pertahanan ketika terjadi peperangan. Dalam hidup kitapun, kita butuh perlindungan. Selain rumah tempat kita tinggal dan berteduh, kita memerlukan pelindung yang menjaga tubuh dan jiwa kita.

Benteng buatan manusia biasanya terdiri dari dinding tembok yang sangat kuat. Namun sekuat-kuatnya benteng yang pernah diciptakan oleh manusia, benteng itu suatu saat bisa saja roboh dan hancur oleh musuh. Kita tidak seharusnya mengandalkan kekuatan dan benteng-benteng dunia. Kita bisa berlindung di balik jabatan atau harta kita sesaat, namun pada akhirnya harus kita akui, berlindung pada benteng buatan manusia tidak selamanya aman.

Karena itu pemazmur berkata bahwa hanya Allah kota benteng yang teguh. Allah adalah tempat pelarian ketika kita dalam kesesakan, dikejar-kejar musuh yang hendak menjatuhkan kita atau bahkan ketika kelelahan berperang dengan kelemahan diri kita sendiri.

Di saat menghadapi pergumulan sebesar apapun, Tuhan menjanjikan kekuatan, perlindungan dan kasih setia-Nya kepada kita yang mau datang kepada-Nya. Bernaung dan bersembunyilah dalam benteng yang teguh kuat, di dalam Tuhan yang akan melindungi kita dengan sempurna.

Doa
Tuhan, Engkaulah kota benteng kami yang teguh. Amin. (Enji)

Alkitab Audio