Renungan iGrow 28 Mei 2022 – Sion Kota Allah

https://youtu.be/kg7QROYzbRs

Sabtu, 28 Mei 2022
SION KOTA ALLAH
Bacaan Alkitab: Mazmur 48

Ayat Emas: Mazmur 48:2-3a
Besarlah TUHAN dan sangat terpuji di kota Allah kita! Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi.

Sion begitu bermakna bagi umat Allah. Karena Sion adalah kiasan bagi bangsa Israel sebagai umat Allah. Di sanalah umat dapat menjumpai Allah. Maka tak heran jika pemazmur begitu mengagumi kota ini. Bukan hanya sekadar mengagumi kota yang digambarkannya sebagai kegirangan bagi seluruh bumi (ayat 2), lebih dari itu pemazmur ingin menggambarkan kebesaran Allah yang bersemayam di sana.

Sebagai umat-Nya, Allah dapat kita jumpai setiap waktu. Sebagai bait-Nya, Ia berkenan untuk bersemayam di tengah umat yang taat dan seturut maksud-Nya. Kini, lihatlah hidup Anda, sudahkah ditemukan di sana bahwa Allah telah bersemayam, sehingga orang dapat melihat kita menjadi terang, berkat dan saksi Tuhan di tengah dunia? Sadari, bukan lagi kita, tetapi Allah yang bersemayam di dalam kitalah yang ditinggikan.

Allah ingin kita menjadi sumber kegirangan dan berkat bagi sesama, tujuannya adalah agar Allah ditinggikan melalui hidup kita. Biarlah mazmur kemenangan ini menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjalani panggilan sebagai saksi-Nya. Dialah sumber kegirangan yang memanggil dan memampukan.

Doa
Mampukan kami ya Tuhan, menjadi kota yang memancarkan kebesaran-Mu di tengah dunia. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 27 Mei 2022 – Raja yang Berkuasa

https://youtu.be/MHp3tXTcmf0

Jumat, 27 Mei 2022
RAJA YANG BERKUASA
Bacaan Alkitab: Mazmur 47

Ayat Emas: Mazmur 47:2
Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!

“Hanya Kau tempat kuberlindung, hanya Engkau laguku dan kekuatanku”, demikian sepenggal kalimat dari lagu “Selalu Bersamaku” yang mengiring perenungan saya suatu malam. Lagu yang mengingatkan saya kembali betapa Allah tidak pernah meninggalkan setiap buah perbuatan tangan-Nya. Apapun keadaannya, sesak ataupun menang Ia hadir. Sebab dia Pemilik hidup kita, pemazmur menggambarkan Ia sebagai Raja atas seluruh bumi.

Ia, Allah Yang Mahatinggi, Raja seluruh bumi, dan Pemilik perisai-perisai bumi. Susunan kata yang ditulis oleh pemazmur ini membuka mata rohani kita untuk memandang Allah yang juga begitu besar di dalam hidup kita. Dibandingkan dengan alam yang diciptakan, maka setiap kita hanya seperti debu di hadapan-Nya. Namun, hidup kita begitu berharga di hadapan Allah.

Sembari mengingat kebesaran-Nya, teruslah menyanyikan segala perbuatan yang digenapkan dalam hidup kita. Tiada satupun celah untuk kita tak bersyukur, karena segala hal yang terjadi di dalam hidup kita adalah bentuk kasih-Nya. Allah yang bersemayam di tempat kudus-Nya terus memerhatikan umat-Nya, menyediakan tempat perlindungan bagi setiap orang yang bersandar kepada-Nya. Percayalah dan agungkan Dia!

Doa
Engkaulah Perisai dan Rajaku, kurindu mengelukan-Mu dengan tepuk tangan, sorak-sorai dan pengagungan ya Tuhan. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 Mei 2022 – Allah yang Perkasa

https://youtu.be/92OSVnkRtsA

Kamis, 26 Mei 2022
ALLAH YANG PERKASA
Bacaan Alkitab: Mazmur 46

Ayat Emas: Mazmur 46:2
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.

Kita dapat melihat betapa berkuasanya seseorang dengan melihat seberapa besar dia mampu menaklukkan, menguasai dan mengendalikan sekitarnya. Seorang raja akan dipandang hebat dan berjaya jika memiliki cakupan kekuasaan yang luas. Bukan hanya hal kekuasaan, seorang raja atau pemimpin yang berhasil juga akan menjadi andalan bagi orang-orang di sekitarnya.

Bani Korah, penulis mazmur ini ingin menunjukkan betapa hebatnya Allah mereka. Allah yang telah memberikan kemenangan kepada mereka dalam berbagai peperangan, Allah yang mampu diandalkan selama perjalanan hidup mereka dan bahkan mampu mengatasi bumi.

Seperti Israel yang diingatkan kembali siapa Pribadi yang memelihara hidup mereka, sejatinya kita pun diajak untuk mengingat kembali betapa dahsyat Allah di tengah-tengah kita. Pribadi yang layak untuk menerima pengagungan dan penghormatan kita. Bukan hanya karena perbuatan-Nya yang begitu hebat menolong saat kita berhadapan dengan kesesakan hidup, namun karena Dia adalah Pribadi yang besar. Pribadi yang mampu menjadi tambatan harapan dan perlindungan kita.

Doa
Kami bersyukur memiliki Engkau dalam hidup kami, ya Tuhan. Tuntunlah selalu langkah kami dalam menjaga iman kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 Mei 2022 – Cinta Keadilan dan Benci Kefasikan

https://youtu.be/WhiA0OzKxPM

Rabu, 25 Mei 2022
CINTA KEADILAN DAN BENCI KEFASIKAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 45

Ayat Emas: Mazmur 45:7
Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanmu adalah tongkat kebenaran.

Banyak penafsir melihat Mazmur yang dinyanyikan khusus dalam pernikahan raja ini merupakan sebuah gambaran relasi Kristus dan gereja-Nya. Bani Korah, bagian dari keluarga besar suku Lewi yang melayani di kemah suci, menyusun luapan hatinya tentang raja dengan kalimat-kalimat yang indah (ayat 1).

Yang menarik, Mazmur 45 ini adalah nyanyi pengajaran dan kasih. Demikian yang dimaksud oleh pemazmur, selain pengagungan kebesaran Tuhan, mazmur ini mengangkat sifat Allah yang mencintai keadilan dan membenci kefasikan. Dengan kalimat ini, pemazmur ingin menyampaikan bahwa Allah mencintai orang yang mencintai keadilan dan melakukannya. Allah pun membenci kefasikan dan membenci pula seseorang yang melakukannya.

Membaca Mazmur ini, kita sebagai mempelai Kristus diajar untuk memahami apa yang dicintai sekaligus dibenci oleh Kristus sebagai Raja dan mempelai kita. Marilah merenungkan rindu dan cinta-Nya kepada kita sekaligus melakukan segala yang diinginkan-Nya bagi kita. Hidup di dalam kehendak-Nya akan membuat kita mampu menjadi mempelai-Nya yang berkenan. Dialah yang bertakhta selamanya dengan memegang kebenaran. Tidak ada jalan lain, selain terus setia menjalankan firman-Nya hingga akhir.

Doa
Tuhan, kami bersyukur untuk penyataan-Mu pada kami. Ajarlah kami terus mencintai keadilan dan membenci kefasikan. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 Mei 2022 – Mengandalkan Tuhan

https://youtu.be/wz2dw_0KkK0

Selasa, 24 Mei 2022
MENGANDALKAN TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 44

Ayat Emas: Mazmur 44:7
Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangku pun tidak memberi aku kemenangan.

Pikiran yang galau, sedih dan kacau sering menyelimuti orang-orang yang sedang mengalami tekanan kehidupan. Itu sangat manusiawi. Namun, mampu menghadapi dan menang atas sumber kegalauan, kesedihan, dan kekacauan adalah pekerjaan ilahi.

Pemazmur mengajarkan agar kita jangan mengandalkan panah dan pedang tapi berharap dan mengandalkan Tuhan dalam setiap pergumulan. Sebagai orang beriman kita harus bangkit dari keterpurukan. Percayalah bahwa jalan keluar dari kesusahan dan penderitaan ada pada Tuhan. Sekali lagi, KEMURAHAN TUHAN JAUH LEBIH BESAR DARI SETIAP KESALAHAN YANG PERNAH KITA BUAT. Bagian kita hanya datang pada Tuhan, mengaku dosa, dan menata ulang kehidupan yang salah menjadi benar. Dan yakinlah bahwa Tuhan akan memberikan jalan keluar. Pola pikir dalam menghadapi setiap tekanan akan diubahkan dan damai sejahtera akan Tuhan berikan meski masalah dan pergumulan masih ada.

Bukan pedang, bukan panah, bukan uang, bukan kepandaian, bukan kekuasaan yang membuat kita berhasil, tapi tangan kanan Tuhanlah yang membuat kita berhasil dan membawa pada kemenangan. Ingatlah, “Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan” (Yesaya 41:10b).

Doa
Tuhan, ampuni kami yang masih sering mengandalkan kemampuan kami, ingatkan kami untuk selalu berharap dan bersandar hanya kepada-Mu. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 23 Mei 2022 – Tempat Pengungsian

https://youtu.be/dUhD9eZo6gk

Senin, 23 Mei 2022
TEMPAT PENGUNGSIAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 43

Ayat Emas: Mazmur 43:2
Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?

Mazmur 43 sesungguhnya adalah lanjutan dari Mazmur 42. Pemazmur dihadapkan pada kegelisahan yang sedemikian dalam. Ia diliputi ketidakmengertian, “mengapa Allah yang adalah tempat pengungsian yang aman, membuang dirinya, sehingga ia hidup berkabung di bawah impitan musuh.” Kekuatan dan jawaban atas pergumulannya ini terletak pada doa yang dipanjatkannya (ayat 1,3,4). Doa ini mengubah kegelisahannya menjadi pengenalan akan Allah sebagai tempat pengungsian yang membuatnya bersuka dan bergembira.

Seringkali dalam kehidupan sehari-hari kita juga merasakan hal yang sama, di mana kita tertekan, gelisah, terbuang, merasa terabaikan dan tidak dihargai. Namun di sini, pemazmur mengajarkan pada kita untuk berharap dan berdoa agar terang serta kesetiaan Tuhan menuntun kita mendekat kepada Allah, dan menikmati persekutuan yang indah dengan-Nya.

Mari kita belajar meletakkan setiap tekanan kehidupan ke tangan yang benar, meski tangan itu tak terlihat. Yakinlah, tangan-Nya selalu terulur untuk kita.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk selalu memercayakan dan meletakkan setiap pergumulan hidup kami kepada-Mu. Engkaulah andalan kami, tempat pengungsian yang kokoh. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 22 Mei 2022 – Kerinduan Mencari Tuhan

https://youtu.be/J6D2q0xKriI

Minggu, 22 Mei 2022
KERINDUAN MENCARI TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 42

Ayat Emas: Mazmur 42:12
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Setiap kita pasti pernah mengalami tekanan dalam kehidupan, seperti masalah ekonomi, pekerjaan, sakit penyakit, atau relasi dalam keluarga. Bahkan, sampai detik ini pun kita masih menggumulinya. Kita mungkin merasa sendiri dalam menghadapi tekanan kehidupan tersebut dan tidak ada yang peduli dengan masalah yang sedang mendera kita. Di saat itu, ada kerinduan yang kuat akan seorang yang bisa mengerti dan mau mendengar keluh kita.

Itulah yang dirasakan oleh pemazmur. Ia merindukan Tuhan dengan hasrat yang tak terbendung untuk segera mendapatkan pemenuhannya (ayat 1-3). Ia sedemikian takut terpisah dari Allah sehingga berseru: “Mengapa Engkau melupakan aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?”

Harapan satu-satunya yang memungkinkannya untuk kembali bersyukur hanya ditemukan di dalam Tuhan. Bagaimana dengan kita? Dalam kondisi tertekan, apakah kita mempunyai kerinduan yang sangat untuk mencari Tuhan? Mengaduhlah kepada Dia. Ia mendengar, mengerti, dan memiliki jalan keluar.

Doa
Tuhan, saat kami bergumul, jangan biarkan kami menghadapinya dengan cara kami sendiri, tetapi berikan pada kami hati yang haus dan rindu untuk mencari dan berharap kepada-Mu. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 21 Mei 2022 – Perhatikan Orang Lemah

https://youtu.be/zCenElSXnaU

Sabtu, 21 Mei 2022
PERHATIKAN ORANG LEMAH
Bacaan Alkitab: Mazmur 41

Ayat Emas: Mazmur 41:2
Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka.

Tidak banyak orang yang mampu dan mau menolong orang lain yang berkekurangan atau lebih lemah dari dirinya, meskipun saat itu keadaannya sendiri sedang berada dalam kekurangan. Adalah sebuah karakter istimewa jika seseorang memiliki hati yang sedemikian tergerak untuk menolong orang lain melampaui batas kesanggupannya.

Dalam ayat emas kita hari ini, kata “orang lemah” dalam terjemahan bahasa Ibrani adalah “dal.” Istilah “dal” bukan hanya berarti lemah, tetapi bisa diartikan “miskin, membutuhkan pertolongan dan kepedulian baik secara materi maupun secara jiwa dan rohani.” Seseorang yang digerakkan hatinya untuk menolong orang-orang seperti ini disebut oleh pemazmur sebagai orang berbahagia. Kebahagian yang lahir dari memberi.

Kita tentu ingin merasakan kebahagiaan dalam hidup kita ini. Cobalah melakukan firman Tuhan ini. Tolonglah orang lemah di sekitar kita. Jangan selalu melihat ke atas tetapi lihatlah ke bawah. Karena ternyata masih ada orang yang lebih lemah dan tidak mampu dibandingkan kita. Ketika kita mengulurkan tangan kepada mereka maka bahagia dari Tuhan akan meresapi hati kita.

Doa
Tuhan, mampukan kami untuk berani melepaskan dengan tulus apa yang kami punya untuk orang lain yang lebih kurang dari kami. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 Mei 2022 – Menunggu

https://youtu.be/fCBhV2Nv0a8

Jumat, 20 Mei 2022
MENUNGGU
Bacaan Alkitab: Mazmur 40

Ayat Emas: Mazmur 40:2
Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat menjengkelkan. Kenapa? Karena kita berada dalam kondisi ketidakpastian. Sering kali dalam masa penantian atau menunggu, tanpa disadari kita memberanikan diri untuk langsung mengambil tindakan atau keputusan, hingga pada akhirnya kita menyadari bahwa hal tersebut adalah sebuah kesalahan. Memang, menunggu bisa berarti kita sedang menunjukkan kualitas karakter hidup kita yang sesungguhnya, yaitu kesabaran.

Dalam perjalanan kehidupan rohani, kita juga sering berada pada keadaan menunggu jawaban dari Tuhan. Kita sudah berdoa dan meminta. Masa menanti menjadi sesuatu yang berat dan sulit. Namun perlu kita mengerti bahwa Tuhan selalu menjawab doa kita sesuai waktu yang sudah ditetapkan-Nya.

Daud mengajarkan pada kita untuk memiliki respon yang benar dalam hal menunggu. Pertama, tetap bersyukur dan memuji Tuhan sekalipun dalam kesukaran (ayat 4-6). Kedua, tetap taat. Ketaatan adalah harga mutlak di dalam mengiring Tuhan. Ketaatan lebih penting dari pada korban persembahan (ayat 7). Ketiga, kabarkan kebaikan Tuhan. Saat kita menunggu, masihkah kita mau mengabarkan kebaikan Tuhan kepada orang lain? Atau justru kita menggerutu karena keadaan kita?

Doa
Tuhan, mampukan kami untuk melewati masa menunggu dengan hati bersyukur. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 19 Mei 2022 – Umur Manusia

https://youtu.be/60ziBGqonyw

Kamis, 19 Mei 2022
UMUR MANUSIA
Bacaan Alkitab: Mazmur 39

Ayat Emas: Mazmur 39:5
Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!

Sesuai dengan aturan, maka setiap produk makanan dan obat selalu mencantumkan tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsanya. Pencantuman ini membuat konsumen mengerti apakah produk yang ada di tangan mereka layak dikonsumsi atau tidak. Semua bahan makanan dan obat yang sudah melampaui batas “expiry date,” maka harus ditarik dari peredaran karena akan sangat membahayakan bagi siapa saja yang masih mengkonsumsinya.

Tentu saja manusia bukanlah makanan. Namun, manusia juga memiliki batas hidup, fana, dan sementara. Di dalam kefanaan itu, tidak ada seorangpun yang tahu berapa panjang usia yang akan dijalani olehnya. Hidup manusia menjadi sebuah misteri. Hanya Tuhan yang tahu. Tanggal lahirnya bisa saja diatur oleh seorang dokter dengan sebuah operasi sesar. Tapi soal berpulangnya, tak ada seorangpun yang mengerti. Tidak harus sakit dan tua untuk lebih dulu bertemu dengan Sang Pencipta, sehat dan muda pun bisa.

Kini, kita tidak perlu mempersoalkan berapa panjang hidup yang Tuhan anugerahkan kepada kita, tetapi pikirkan hidup seperti apa dan bagaimana yang akan kita jalani di sepanjang jalan hidup kita. Dengan demikian, jika ajal kitapun menjelang, hidup kita telah menjadi berkat bagi orang lain dan telah memuliakan nama Tuhan.

Doa
Tuhan, sekalipun aku tidak tahu kapan ajalku, kapanpun Engkau panggil, aku sudah siap. Amin. (RM)

Alkitab Audio