Renungan iGrow 28 April 2022 – Terus Beriman, Jangan Ragu

https://youtu.be/M6jy-VJidjQ

Kamis, 28 April 2022
TERUS BERIMAN, JANGAN RAGU
Bacaan Alkitab : Mazmur 18

Ayat Emas : Mazmur 18:7
Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

Saat membeli telepon seluler, orang menanyakan garansi atas barang tersebut. Garansi juga berkenaan dengan tersedianya suku cadang dan harga purna jual. Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk membangun kepercayaan kita pada produk yang ditawarkan tersebut.

Iman dan kepercayaan kepada Tuhan diuji saat menghadapi tantangan hidup, apalagi menyangkut keberlangsungan hidup. Sakit misalnya. Apalagi sakit yang tidak kunjung sembuh. Kondisi seperti ini sering membuat orang tidak kuat memegang kepercayaannya kepada Tuhan. Ia mulai ragu dan bahkan mencari alternatif pertolongan selain Tuhan.

Daud bersaksi bahwa Tuhan adalah Tuhan yang mendengar seru doanya saat menghadapi ancaman maut. Ada 9 gelar yang disebutkan untuk Allah dalam nyanyian syukurnya sebagai ungkapan kagum atas pengalamannya dengan Tuhan. Kita tahu Tuhan sangat berkuasa, namun apakah iman kita menipis oleh karena pergumulan? Ingat, Yesus sudah memberi jaminan buat hidup kita.

Doa
Ya Tuhan, Engkau adalah Tuhan yang lebih besar dari pergumulanku. Aku akan selalu menaruh percaya dan imanku hanya kepada-Mu. Amin. (win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 27 April 2022 – Dia Mendengar, Dia Memperhatikan

https://youtu.be/WB7P4N8ELXw

Rabu, 27 April 2022
DIA MENDENGAR, DIA MEMPERHATIKAN
Bacaan Alkitab : Mazmur 17

Ayat Emas : Mazmur 17:6
Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku.

Selain maju melawan, bergegas mencari perlindungan menjadi pilihan yang sering diambil oleh seseorang yang terancam hidupnya. Pun demikian dengan Daud saat menghadapi orang-orang yang berusaha mengejar dan membinasakannya. Ia datang ke rumah Tuhan dan berseru kepada Allah.

Dilihat di awal pasal 17 ini, ada kesan bahwa Daud begitu yakin dengan cara hidupnya yang benar. Tak jarang ini pulakan yang kita lakukan? Kita merasa sudah hidup benar di hadapan Tuhan, tetapi nyatanya ancaman dan masalah tetap saja datang.

Daud sangat memahami Allahnya. Dengan nyaring dia berseru memohon kepada Pribadi yang mendengar setiap seruan umat-Nya. Seperti Daud, datanglah kepada Tuhan jika ancaman menghalau hidup kita saat ini. Berserulah kepada-Nya dengan nyaring sembari membuka diri diselidiki. Membuka diri bukan berarti karena Tuhan tidak mengetahui kedalaman hati kita, tetapi inilah wujud kerendahan hati kita mengakui setiap sisi hidup di hadapan-Nya. Firman Tuhan berkata “Sesungguhnya tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tak kurang tajam untuk mendengar (Yesaya 59:1). Dia mendengar, Dia memperhatikan!

Doa
Ajar kami Tuhan, untuk bersandar sekaligus bersedia terbuka kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 April 2022 – Selain Kau Tiada yang Lain

https://youtu.be/K61PT1hj6Sk

Selasa, 26 April 2022
SELAIN KAU TIADA YANG LAIN
Bacaan Alkitab : Mazmur 16

Ayat Emas : Mazmur 16:2
Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”

Anda tentu pernah mendengar ungkapan “iseh penak jamanku to?” sebuah ungkapan menggelitik yang coba membandingkan kondisi masa kini dengan masa lalu. Rupanya, selain mengungkapkan iman kepada Tuhan yang diikutinya, Daud membandingkan keadaan dirinya sebagai umat Allah dengan keadaan orang yang menjatuhkan pilihan untuk mengikuti allah lain.

Keyakinan yang dimiliki Daud bukan sekadar isapan jempol semata. Bukan hanya pada waktu jaya saja ia menceritakan kebaikan Tuhan, namun kita melihat banyak Mazmur ditulis justru saat ia menghadapi beratnya hidup. Hal ini membuat kita belajar, bahwa bukan keadaan yang mengatur hidupnya, namun ia lebih melihat siapa Pribadi yang besertanya, yaitu Pribadi yang kebaikan dan kesetiaan-Nya tak tergantikan.

Hidup di masa apapun kita saat ini, marilah kita melaluinya bersama Tuhan dengan mengingat bahwa tidak ada yang baik selain Dia. Hanya Dialah sumber kehidupan kita, kepada-Nya kita layak menyandarkan perlindungan dan harapan. Jangan berpaling dari Allah yang berdiri menemani kita di setiap relung kehidupan yang kadang menjadi terjal. Dia beserta kita!

Doa
Kami rindu hidup saleh ya Tuhan, mengikuti-Mu setiap waktu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 April 2022 – Hanya Karena Dilayakkan

https://youtu.be/LzFwxyMTrpE

Senin, 25 April 2022
HANYA KARENA DILAYAKKAN
Bacaan Alkitab : Mazmur 15

Ayat Emas : Mazmur 15:1
TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus.

Ayat demi ayat yang dituliskan Daud di dalam Mazmurnya ini menjadi sebuah penegasan penting tentang sebuah cara hidup kudus di hadapan Allah. Kemah dan gunung di dalam tradisi zaman Daud adalah berbicara tentang rumah Allah, tempat Allah bersemayam, berkenan hadir dan ditemui umat-Nya.

Namun, Daud menyadur Taurat Tuhan di dalam Mazmurnya ini. Pasal ini mengingatkan kembali syarat seorang dapat datang kepada Allah. Kepada yang berlaku tidak bercela sajalah Allah berkenan (ayat 2). Artinya hanya orang yang benar-benar kuduslah yang boleh datang menghampiri Allah di rumah-Nya.

Pertanyaan yang harus kita renungkan, mungkinkah kita yang bergelimang dosa bisa menghampiri-Nya? Bisa! Jika kita telah ditebus dari belenggu dosa yang hanya mungkin dilakukan oleh Allah sendiri melalui Pribadi Kristus. Akui segala dosa Anda di hadapan Sang Juruselamat yang mengampuni sekaligus mengundang kita menjadi keluarga-Nya sembari berusaha meninggalkan kebiasaan hidup yang tak berkenan. Dengan hidup seturut firman-Nyalah kita akan mendapat kekuatan dan pimpinan yang membuat kita tak pernah goyah.

Doa
Ya Bapa, kami bersyukur atas karya penebusan yang Engkau nyatakan di dalam Kristus, sehingga kami dilayakkan untuk dapat menghampiri-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 April 2022 – Jalan Terang Seorang Benar

https://youtu.be/RI1KwndRSPo

Minggu, 24 April 2022
JALAN TERANG SEORANG BENAR
Bacaan Alkitab : Mazmur 14

Ayat Emas : Mazmur 14:5b
Sebab Allah menyertai angkatan yang benar.

Hal apakah yang terlintas di benak Anda ketika bersua dengan kata bebal? Seorang bebal atau orang fasik tidak selalu identik dengan seorang yang bodoh. Namun, seorang bebal memiliki ciri-ciri susah diatur, bertingkah semaunya dan cenderung memberontak. Bahkan, bagi seorang bebal, Allah dipandang tidak ada, demikian Daud mengatakannya (ayat 1).

Mazmur 14 dituliskan Daud sebagai sebuah keyakinan bahwa seberapapun hebat keadaan seorang bebal, pada akhirnya hidup mereka akan menuju kebinasaan. Sebuah konsekuensi yang harus diterima karena tidak mengakui Allah dalam hidup mereka. Berbeda dengan seorang bebal, seorang yang benar akan mengalami perlindungan di dalam Tuhan. Bahkan, penyertaan dari-Nya tidak akan pergi dari angkatan ini.

Saat ini, janganlah merasa iri ataupun takut kepada orang bebal yang tidak mengakui kebenaran Allah di dalam hidup mereka. Bukan kepada mereka Allah memberikan penyertaan yang sempurna, tetapi kepada umat yang bersedia hidup benar di hadapan-Nyalah Allah menganugerahkan keselamatan dan pemulihan (ayat 7). Jalan mereka akan semakin terang hari demi hari seperti fajar yang menuju rembang tengah hari (bdk. Amsal 4:18). Percayalah!

Doa
Ya Tuhan, berikan kepada kami kemampuan hidup benar sesuai perintah-Mu, agar kami dapat melihat jalan terang bersama-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 23 April 2022 – Kepada-Nya Saja

https://youtu.be/tnT_aB2yGFs

Sabtu, 23 April 2022
KEPADANYA SAJA
Bacaan Alkitab : Mazmur 13

Ayat Emas : Mazmur 13:6
Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena ia telah berbuat baik kepadaku.

Bagi sebagian orang yang sedang bergumul hebat dengan penderitaan, waktu seakan berjalan begitu lambat dan di sanalah kesabaran manusia akan diuji. Bertahan atau pergi perlahan, adalah dua pilihan yang tersedia di depan.

Kondisi yang tak kalah berat dialami oleh Daud. Berapa lama lagi? Demikian Daud mengawali doanya kepada Tuhan. Hatinya gundah, Allah yang begitu dinantikannya tak kunjung memberi pertolongan dan melepaskannya dari ancaman musuh yang mengejar. Justru, ia melihat bahwa mereka semakin bermegah di tengah kesedihan yang dialaminya. Berhadapan dengan kenyataan di depannya, Daud memilih untuk bertahan. Tidak tercatat apakah ia sudah memperoleh pertolongan dari Allah, tetapi jelas di ayat emas kita hari ini, Daud mengungkapkan imannya hanya kepada Tuhan. Pribadi yang dikatakan telah melakukan yang baik baginya.

Terlihat ataupun tidak, sejatinya Allah terus bekerja melakukan segala yang baik untuk kita. Jangan terus memandang kepada pencemooh, namun segeralah memalingkan wajah kepada-Nya. Pandanglah Allah yang tak pernah meninggalkan buah perbuatan tangan-Nya.

Doa
Ya Tuhan, ajari kami terus menaruh iman percaya hanya kepada-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 22 April 2022 – Janji-Nya Murni

https://youtu.be/I-NqW8Jnnf8

Jumat, 22 April 2022
JANJINYA MURNI
Bacaan Alkitab : Mazmur 12

Ayat Emas : Mazmur 12:7
Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

Salah satu tantangan tak mudah yang dihadapi oleh seseorang di masa kini adalah menjaga sebuah komitmen. Rupanya, kenyataan ini pun juga dialami oleh Daud sang penulis Mazmur 12 ini. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas keadaan di sekitarnya yang begitu rusak. Telah habis lenyap orang saleh dan setia, dusta dibalut bibir yang manis untuk menutupi hati mereka yang bercabang. Bukan hanya itu, nyata terjadi bahwa ketidakadilan bagi yang miskin dan tertindas menjadi pemandangan yang biasa (ayat 6).

Diterjang keadaan yang memprihatinkan tersebut, Daud masih menyimpan sebuah asa di dalam dirinya. Baginya, Tuhan bukanlah seperti manusia. Ia adalah pribadi yang memegang teguh kemurnian janji-Nya. Kesetiaan-Nya teruji, dan Ia tak lalai menjaga umat-Nya.

Bagi kita, keadaan yang terjadi saat ini mungkin tak jauh berbeda dengan yang dialami oleh Daud. Hendaklah harapan dan asa kita juga sama dengannya. Allah tidak berubah, kasih dan janji-Nya tetap dan kitapun berkesempatan menikmatinya. Teruslah bersandar kepada-Nya tanpa lelah meski keadaan di sekitar seakan terus menerjang.

Doa
Kami mohon ya Tuhan, berikanlah kepada kami kemampuan untuk setia di dalam apapun keadaan kami. Karena Engkau setia menjaga kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 21 April 2022 – Perlindungan bagi yang Tulus Hati

https://youtu.be/PF4O3d4mbQw

Kamis, 21 April 2022
PERLINDUNGAN BAGI YANG TULUS HATI
Bacaan Alkitab : Mazmur 11

Ayat Emas : Mazmur 11:1
Pada TUHAN aku berlindung, bagaimana kamu berani berkata kepadaku: “Terbanglah ke gunung seperti burung!”

Tempat yang paling aman di dalam sebuah peperangan adalah benteng perlindungan. Maka kita harus tahu secara persis seberapa kuat tempat perlindungan atau benteng perlindungan tersebut.

Dunia merupakan medan peperangan karena setiap hari kita harus berjuang melawan hawa nafsu, berjuang untuk hidup benar, berjuang menghadapi badai persoalan dan semuanya itu tidak mudah. Satu hal yang pasti adalah bahwa Tuhan berjanji kepada umat-Nya untuk memberikan jaminan kemenangan karena Dia adalah tempat perlindungan yang teguh. Namun tidak demikian dengan orang fasik yang mencintai kekerasan, mereka tidak akan menikmati perlindungan dari Allah.

Semua tingkah laku atau perbuatan manusia, baik atau buruk tidak ada yang luput dari pengamatan Tuhan. Tuhan memberikan jaminan perlindungan kepada orang-orang yang hidup dalam ketulusan hati. Firman-Nya berkata “Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya” (ayat 7). Sudahkah kita selama ini menjadi orang yang tulus dalam setiap kehidupan tanpa motivasi pribadi yang terselubung? Lihatlah diri kita masing-masing. Allah menghargai ketulusan hati kita.

Doa
Bapa, ajarlah kami untuk menjadi orang yang tulus hati di dalam setiap laku kami. Ubahkanlah hidup kami. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 April 2022 – Keberserahan kepada Sang Penolong

https://youtu.be/TpiZGJtoMK0

Rabu, 20 April 2022
KEBERSERAHAN KEPADA SANG PENOLONG
Bacaan Alkitab : Mazmur 10

Ayat Emas : Mazmur 10:14b
Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri; untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.

Pasal 9-10 dalam kitab Mazmur ini tidak jauh berbeda. Inti keduanya ialah Tuhan sebagai penolong dan pelindung bagi orang yang lemah, juga tertindas. Tetapi pada ayat 1, pemazmur mengungkapkan bahwa seolah-olah Tuhan tidak peduli kepada orang yang sedang kesusahan, karena pemazmur melihat Allah tidak bertindak. Dalam keadaan demikian, pemazmur berkata “ulurkanlah tangan-Mu” sebagai permohonan agar Allah menolong terwujudnya keadilan bagi yang tertindas.

Tidak jauh berbeda dengan kehidupan kita, terkadang kita merasa seolah-olah Tuhan menutup mata atas kejadian-kejadian yang terjadi. Dia sepertinya tidak kunjung mengulurkan tangan di tengah ketidakadilan yang menimpa kita. Di saat itulah kita merasa Allah mungkin meninggalkan kita.

Faktanya, Dialah yang mendengar keluhan, menguatkan hati dan memasang telinga bagi yang tertindas. Dialah penolong dan tempat perlindungan sejati. Dan kepada-Nya kita berserah serta bersandar, bukan kepada penolong duniawi. Allah akan menepati janji-Nya untuk menolong kita yang lemah agar diberi kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan.

Doa
Ya Tuhan, Engkaulah penolong kami yang sejati. Kepada-Mu saja hidup kami berserah. Engkau memperhatikan setiap umat-Mu dan memberikan pertolongan yang sempurna. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 19 April 2022 – Menaruh Harap pada-Nya

https://youtu.be/H9fFG-aEqaE

Selasa, 19 April 2022
MENARUH HARAP PADANYA
Bacaan Alkitab : Mazmur 9

Ayat Emas : Mazmur 9:11
Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.

Dalam beberapa bab yang sedang kita baca, kita belajar dari Daud, seorang yang telah diurapi menjadi raja atas Israel namun menghadapi berbagai tantangan sebelum dan bahkan hingga sesudah ia diangkat menjadi raja. Ia dikejar dan nyaris binasa oleh orang-orang yang membencinya.

Mazmur demi mazmur ditulis oleh Daud sebagai ekspresi imannya kepada Allah, yaitu Pribadi yang telah membuat setiap musuhnya mundur dan jatuh. Ia mengungkapkan bagaimana Allah bekerja dengan cara yang luar biasa di dalam perjalanan hidupnya. Daud bukanlah seorang yang sempurna, tetapi ia menyatakan kepercayaannya kepada Sang Penolong ajaib yang tidak pernah meninggalkan setiap orang yang mencari-Nya. Di sanalah Daud menempatkan dirinya, yaitu menjadi pencari Tuhan sepanjang hidupnya.

Bagi kita yang percaya, janji yang sama Tuhan berikan. Asalkan kita tetap menjaga iman kita, bahkan kita menjadi pribadi-pribadi yang mencari Dia. Rindu hidup dalam hadirat dan pelukan-Nya. Teruslah berpegang kepada-Nya hingga kemenangan demi kemenangan kita nikmati, sebab takkan ditinggalkan-Nya orang yang menaruh harap kepada-Nya.

Doa
Kami rindu ya Tuhan, hidup kami tetap setia kepada-Mu, Pribadi yang setia menjaga dan menopang setiap umat yang mencari wajah-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio