Renungan iGrow 18 April 2022 – Ciptaan yang Mulia

https://youtu.be/ncSnbFOyYOQ

Senin, 18 April 2022
CIPTAAN YANG MULIA
Bacaan Alkitab : Mazmur 8

Ayat Emas : Mazmur 8:4-5
Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?.

Tidak ada yang meragukan keindahan langit malam cerah bertabur jutaan bintang. Siapapun tentu sepakat mengakui betapa memesonanya pemandangan langit malam. Di sanalah, kita bisa melihat kebesaran Allah.

Di tengah ciptaan Allah yang begitu megah, manusia nampak seperti debu halus yang tak berharga. Namun, ciptaan yang kecil dan tak berharga tersebut rupanya adalah buatan tangan Allah yang sempurna. Kitab Kejadian mencatat bahwa Allah menenun manusia seturut gambar-Nya sendiri dan kepadanya Allah mengaruniakan kuasa atas segala ciptaan yang ada. Sebuah tanggung jawab besar diemban oleh manusia sebagai pemelihara alam semesta. Namun, dosa telah membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah (Bdk. Roma 3:23). Kehilangan kemuliaan Allah berarti menjadikan manusia kehilangan kelayakan di hadapan-Nya.

Apakah manusia? Kalimat yang diungkapkan ini mengajarkan kepada kita betapa rendah hatinya seorang Daud, yang mengakui kehinaannya di hadapan Allah. Bagaimana dengan kita? Masihkah kita memiliki kerendahan hati yang sama, ataukah sebaliknya?

Doa
Ajarlah kami ya Tuhan, agar kami mengingat setiap karya-Mu hingga kami semakin setia kepada-Mu. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 17 April 2022 – Berlindung dalam Kediaman Allah

https://youtu.be/AuscMiouFdY

Minggu, 17 April 2022
BERLINDUNG DALAM KEADILAN ALLAH
Bacaan Alkitab : Mazmur 7

Ayat Emas : Mazmur 7:11-12
Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati; Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat.

Daud menulis Mazmur ini sebagai respon akan ketidakadilan yang dialaminya, karena Kush sekutu Saul. Mungkin banyak di antara kita yang pernah mengalami hal seperti pemazmur ini, khususnya bagi seorang karyawan atau pekerja kantoran. Ketika kita merasa sudah berjalan sesuai “rule” yang tepat, dan melakukan segala tugas dengan benar, tapi masih dianggap salah, pasti kita akan berontak. Tidak terima dengan segala perlakuan yang diberikan kepada kita, sehingga membuat kita menjadi orang yang selalu mencari pembenaran diri.

Akan tetapi, hari ini kita diajak untuk belajar dari sikap pemazmur ketika ia mengalami pelbagai tuduhan yang ditujukan kepadanya. Pertama, ia datang kepada Tuhan untuk meminta perlindungan (ayat 2). Kedua, ada kerendahan hati menguji diri sendiri, jika memang benar ia salah, maka ia layak dihukum (ayat 4-6; 9). Ketiga, memercayai akan keadilan dan pertolongan Tuhan bagi orang-orang yang tulus hatinya (ayat 11). Keempat, tetap bersyukur dan memuliakan nama Tuhan (ayat 18).

Mari serahkan hidupmu pada Tuhan, izinkan Ia yang bertindak dengan keadilan-Nya untuk menunjukkan kebenaran kepada setiap orang (bdk. Mazmur 37:5-6).

Doa
Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkau adalah Hakim yang adil bagi orang-orang yang tulus hati. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 16 April 2022 – Jujur kepada Allah

https://youtu.be/2qo00IZF-yk

Sabtu, 16 April 2022
JUJUR KEPADA ALLAH
Bacaan Alkitab : Mazmur 6

Ayat Emas : Mazmur 6:7
Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.

ISalah satu cara yang disarankan dalam mengonseling seseorang yang berduka ialah membiarkan ia menangis, dan bahkan membiarkan ia untuk menumpahkan isi hatinya yang gundah gulana. Tangisan karena kesedihannya tidak boleh ditahan dan disembunyikan, hanya karena malu atau sungkan dengan orang yang melihatnya. Konselor atau terapis yang baik akan menyediakan ruang yang luas agar orang yang sedang bersedih itu tahu bahwa menangis adalah sesuatu yang wajar. Dan ada orang yang memakluminya.

Mazmur yang kita baca hari ini juga membuat kita mengerti bahwa Allah adalah tempat curahan hati dan doa atas pergumulan yang sedang diderita. Pemazmur yang sedang mengalami kesesakan, membiarkan dirinya tenggelam dalam keluhan dan air mata kepada Pribadi yang sedang berurusan dengan dirinya. Sekalipun ia tahu bahwa Allahlah yang sedang memprosesnya dalam masalah, tapi ia juga sangat yakin bahwa Ia adalah sosok yang mengasihi dan mempedulikannya.

Ia adalah Allah yang baik. Bisa jadi, sama dengan pemazmur, masalah yang sedang kita gumulkan adalah akibat dosa dan pelanggaran kita sebelumnya. Namun, yakinlah tidak ada pribadi yang lebih tepat untuk kita datang berkata jujur, selain kepada Dia.

Doa
Allah yang baik, Engkau-lah tempat yang tepat kami datang mengadu. Tolonglah kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 15 April 2022 – Pagi Hari

https://youtu.be/tBr8nuxH-Oo

Jumat, 15 April 2022
PAGI HARI
Bacaan Alkitab : Mazmur 5

Ayat Emas : Mazmur 5: 4
TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.

Pagi hari pertanda hari baru yang dipercayakan Tuhan pada kita. Kesempatan sekali lagi untuk hidup dan melakukan banyak hal sesungguhnya bukan anugerah biasa-biasa. Namun seringkali kita bangun dari tempat tidur kita, dan buru-buru melakukan aktifitas kita tanpa mengucap syukur pada Tuhan. Seakan-akan hari itu bukan hari yang istimewa dan kita berpikir memang sudah sewajarnya kalau kita menerima kesempatan hidup satu hari lagi.

Daud menulis di bagian ini bahwa pagi hari merupakan waktu yang sangat penting baginya. Ia berseru pada Tuhan, mengatur persembahannya pada Tuhan dan setelah itu menantikan pesan Tuhan sepanjang sisa harinya. Daud menghargai setiap hari barunya dengan pertama-tama datang kepada Tuhan.

Apa yang kita pikirkan dan lakukan di awal hari sangat menentukan bagaimana kita menjalani sepanjang hari itu. Seharusnya kita memulai hari kita dengan menjumpai Tuhan dan mensyukuri semua kasih dan anugerah-Nya, serta percaya bahwa Tuhan sedang terus bekerja menggenapkan rencana dalam hidup kita. Doa penyerahan dan syukur di pagi hari terlihat sederhana, tapi kuasa dan pengalaman yang kita terima setelah melakukannya sangat luar biasa.

Doa
Tuhan, aku mau memulai setiap hariku menjumpai-Mu. Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 14 April 2022 – Persembahan yang Benar

Kamis, 14 April 2022
PERSEMBAHAN YANG BENAR
Bacaan Alkitab : Mazmur 4

Ayat Emas : Mazmur 4:6
Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN.

Tidak semua persembahan berkenan di hadapan Tuhan. Tuhan tidak menghitung nilai sebuah persembahan dari jumlahnya. Tuhan menghargai pemberian dari kita dengan memperhatikan seberapa besar pengorbanan dan cinta yang mendasari pemberian kita kepada-Nya.

Persembahan yang benar sangat kuat kaitannya dengan sikap percaya kita kepada Tuhan. Karena itu di ayat 6, dua hal ini ditulis dalam satu kalimat. Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN (ayat 6), menunjukkan bahwa persembahan yang benar berjalan beriringan dengan iman kita pada Tuhan. Atau dengan kata lain, tanpa iman dan percaya, kita tidak bisa membawa persembahan yang benar kepada Tuhan.

Pada waktu kita menyerahkan persembahan, kita selayaknya percaya bahwa:

  1. Tuhanlah pemilik semua yang ada pada diri kita. Berkat uang dan harta, bahkan kesehatan dan kemampuan kita semua datang dari Tuhan.
  2. Tuhan berhak mendapatkan yang terbaik, bukan sisa-sisa dari apa yang ada pada kita.
  3. Tuhan tidak pernah lalai memelihara hidup kita.

Doa
Tuhan, Engkau layak menerima hanya yang terbaik dari diri dan hidup kami. Ajar kami memberi persembahan dengan benar. Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 13 April 2022 – Perisai

https://youtu.be/IhxFPt5he9s

Rabu, 13 April 2022
PERISAI
Bacaan Alkitab : Mazmur 3

Ayat Emas : Mazmur 3:4
Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

Menghadapi tindakan makar dari anaknya sendiri tentu membuat Daud berduka sekaligus khawatir. Dikatakan bahwa kondisinya waktu itu sangat berbahaya. Orang-orang bangkit menyerang Daud dan seakan-akan baginya tidak ada pertolongan (ayat 2-3). Namun di ayat 6, Daud menceritakan bahwa ia bisa membaringkan diri dan tidur. Apa rahasianya seseorang dalam keadaan yang terancam bahaya namun masih bisa menikmati tidur?

Daud berkata bahwa Tuhan adalah perisai yang melindunginya. Daud menyadari bahwa tentu ada ketakutan dan kekuatiran, namun ia mengalahkan rasa takutnya dengan mengalihkan matanya melihat kepada sesuatu yang lebih besar. Daud tahu bahwa ia tidak berjuang sendirian. Tuhan menjadi Perisai yang menjaga dan melindungi nyawa dan hidupnya.

Di dunia ini tidak ada satupun tempat yang bisa menjamin kita bebas dari masalah dan keadaan berbahaya. Jika kita melihat dan berfokus kepada keadaan kita yang terjepit, kita akan makin melemah dan takut. Sebaliknya ketika kita ingat firman Tuhan yang mengatakan bahwa Tuhan adalah sumber pertolongan dan Ia adalah perisai, itu akan membuat kita tenang menjalani masa-masa sulit kita.

Doa
Tuhan, kami percaya Engkaulah Perisai yang menjaga dan melindungi kami senantiasa. Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 12 April 2022 – Musuh Kerajaan Allah

https://youtu.be/YlcFXQ_nMtA

Selasa, 12 April 2022
MUSUH KERAJAAN ALLAH
Bacaan Alkitab : Mazmur 2

Ayat Emas : Mazmur2:11
Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Allah telah menetapkan Yesus Kristus sebagai Mesias dan Raja yang akan mendirikan kerajaan Allah di dunia. Wewenang, kuasa dan otoritas sepenuhnya ada di tangan-Nya. Oleh karena itu semua perlawanan dan pemberontakan manusia atau pemimpin-pemimpin dunia hanyalah seperti bahan tertawaan saja di hadapan Allah.

Raja-raja dunia yang tidak mengakui ketuhanan Kristus adalah musuh kerajaan Allah yang ditunggangi oleh Iblis. Mereka penuh kebencian dan gusar melihat Kerajaan Allah ditegakkan. Mereka melakukan perlawanan yang keji dan merancangkan segala bentuk strategi untuk menghancurkan Kerajaan Kristus.

Mazmur 2 ini memperingatkan penguasa-penguasa dunia bahwa segala bentuk pemberontakan melawan Mesias adalah sia-sia. Mereka tidak akan mampu melawan kerajaan Allah yang Mahabesar. Usaha perlawanan mereka sehebat apapun hanyalah akan membawa mereka kepada penaklukan dan hukuman besar.

Kita adalah warga kerajaan Kristus. Kita percaya bahwa Allah sedang mempersiapkan takhta penghakiman-Nya. Kita percaya bahwa seluruh kehendak dan rencana-Nya akan tergenapi sekalipun banyak perlawanan. Hal inilah yang menghiburkan kita ketika berhadapan dengan seteru-seteru Kristus.

Doa
Tuhan, kami percaya kepada otoritas dan kuasa Kerajaan Allah yang tak berkesudahan. Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 11 April 2022 – Orang Fasik

https://youtu.be/KoKLghtu6Zo

Senin, 11 April 2022
ORANG FASIK
Bacaan Alkitab : Mazmur 1

Ayat Emas : Mazmur 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.

Sebelum masuk ke mazmur-mazmur lain, di awal kita diingatkan bahwa untuk datang beribadah kepada Tuhan, harus dimulai dengan keputusan untuk hidup menjadi orang benar. Pemazmur memberi gambaran perbedaan orang benar dan orang fasik. Orang benar menerima kebahagiaan dan berkat, sedangkan orang fasik menuju kebinasaan.

Siapakah orang fasik? Orang fasik dapat diartikan sebagai orang yang tahu tentang Tuhan tapi tidak melakukan firman Tuhan. Mereka melakukan ibadah yang pura-pura dan kesucian yang di luar saja. Mereka sering mengajarkan yang baik tetapi diri sendiri tidak melakukan, suka mencari kesalahan dan selalu membenarkan diri. Orang fasik juga rajin mengikuti kegiatan agama, tetapi mereka memuliakan Allah hanya dengan bibir saja. Kebanyakan mereka bersikap sombong dan suka dihormati.

Tuhan menghendaki kita hidup benar dan murni di hadapan-Nya. Ia berkenan kepada ibadah yang keluar dan lahir dari ketulusan hati. Ibadah yang pada akhirnya bukan untuk memuji dan memegahkan diri kita sendiri, melainkan sebuah pengakuan tentang betapa besarnya Allah.

Doa
Tuhan, selidiki dan sucikan hati kami, agar ibadah kami murni dan berkenan di hati-Mu. Amin. (EnJi)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 10 April 2022 – Mengenal Tuhan Lebih Dalam

https://youtu.be/CwakDqthOKc

Minggu, 10 April 2022
MENGENAL TUHAN LEBIH DALAM
Bacaan Alkitab : Ayub 42

Ayat Emas : Ayub 42:5
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

Ketika mendengar sebuah kesaksian seseorang tentang Tuhan dan pertolongan-Nya, sering kita dibuat kagum dan heran. Bahkan tak jarang kita mengamininya dan percaya kita pun dapat beroleh mukjizat yang sama.

Di dalam pasal terakhir ini, terpampang bahwa Ayub bukan hanya mendengar tentang Tuhan, tetapi ia memandang sendiri. Ayub mengalami sendiri perjumpaan dengan Tuhan. Sebuah pengalaman yang menjawab segala tanya yang muncul di benaknya selama ini. Hidup Ayub berisi berbagai pengalaman “mengenaskan” yang jarang dialami oleh banyak orang. Namun di pasal ini kita tahu, perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan telah mengubahkan seluruh hidup dan pandangannya. Tidaklah mudah baginya menjalani hari-hari yang berat. Namun Ayub tetap setia dan tabah. Setia kepada Tuhan dan melakukan segala yang baik, tabah menderita tanpa memberontak. Dan pada akhirnya, segala yang baik dari Tuhan diberikan kepadanya.

Terkadang hidup kita dijejali pergumulan yang sepertinya tak berujung. Tetaplah setia dan tabah hingga tiba waktunya kita bukan hanya mendengar kesaksian tentang Tuhan, namun kita sendiri yang akan memandang dan mengalami Tuhan secara pribadi. Percayalah!

Doa
Tuhan, kami rindu mengalami perjumpaan dengan-Mu yang mengubahkan hidup kami. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 9 April 2022 – Allah Mahakuasa

https://youtu.be/m8Zt9Xwyivw

Sabtu, 9 April 2022
ALLAH MAHAKUASA
Bacaan Alkitab : Ayub 41

Ayat Emas : Ayub 41:2
Siapakah yang menghadapi Aku, yang Kubiarkan selamat? Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.

Di dalam beberapa hari ini kita melihat bagaimana Tuhan memberikan jawab atas semua keluh dan penderitaan Ayub. Ia ingin mengingatkan Ayub kembali akan kebesaran-Nya yang tak tertandingi. Bahkan kemarin kita melihat Tuhan menantang Ayub, yang sudah mulai menyalahkan-Nya atas derita yang menimpanya.

Gambaran dua ekor binatang perkasa dipakai Tuhan untuk melukiskan kedahsyatan penderitaan yang dialami oleh Ayub. Sebuah penderitaan tak terhalau oleh kekuatan manusia, namun takluk di hadapan-Nya. Dengan gambaran ini, Tuhan ingin menunjukkan kembali kepada Ayub bahwa tidak seorang manusiapun yang dapat luput dari kekuatan penderitaan yang takluk di tangan Tuhan. Bagaimana Ayub berharap dapat menyerang Dia?

Kadang kita lupa diri saat penderitaan terjadi dan kita menantang, menyalahkan serta melupakan kuasa-Nya. Namun hari ini mari kembali mengingat bahwa Ia lebih besar dari setiap persoalan kita. Semua persoalan kita tak sebanding dengan kuasa-Nya. Ia tetaplah tak tertandingi. Tetaplah tunduk dan percaya akan pertolongan-Nya. Siapakah kami di hadapan-Mu ya Tuhan? Kami tak berhak menantang dan melawan-Mu.

Doa
Tuntunlah langkah kami ya Tuhan, agar kami semakin taat, tunduk dan setia kepada-Mu. Amin. (uni)

Alkitab Audio