Renungan iGrow 30 Desember 2021 – Menimbang dengan Tepat

https://youtu.be/eR9rpGOMSvU

Kamis, 30 Desember 2021
MENIMBANG DENGAN TEPAT
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 10

Ayat Emas : 2 Tawarikh 10:19
“Demikianlah mulanya orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.”

Saat merencanakan makan malam di luar bersama keluarga adalah saat menyenangkan. Tapi biasanya menjadi tidak menyenangkan saat hendak memutuskan makan apa dan di mana. Istri minta pecel, anak pertama minta ayam goreng, si kecil minta mie. Apakah yang akan menjadi pertimbangan utama memilih? Keinginan sendiri, keinginan anak terkecil, atau lokasi terdekat sebagai alasan.

Pada masa awal pemerintahan Rehabeam, dia diperhadapkan untuk mengambil keputusan buat rakyatnya. Langkah awal yang dia ambil tampaknya baik, yaitu bertanya pada tua-tua yang merupakan penasihat ayahnya. Namun karena pertimbangan para tua-tua dirasa tidak sesuai, maka dia meminta pertimbangan dari teman sebayanya. Usulan bertindak keras dari teman-teman pada rakyat inilah yang akhirnya diambil. Tak disangka keputusan inilah yang akhirnya membelah kerajaan Israel menjadi dua, dan Rehabeam tinggal memiliki dua wilayah suku Israel.

Rehabeam dengan gegabah memutuskan tanpa memohon petunjuk Tuhan. Bagaimana dengan kita? Janganlah lupa meminta Tuhan memberi hikmat dalam pengambilan keputusan. Keputusan kita hari ini berdampak besar di kemudian hari (bdk. Yak 1:5).

Doa
Tuhan, berikanlah kami hati yang paham menimbang setiap perkara dan mampukan kami secara tepat membedakan mana kehendak-Mu dan mana kehendak kami. Amin. (Win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 29 Desember 2021 – Harusnya Mereka Melihat Dia dalam Kita

https://youtu.be/LKS2FSEo_U8

Rabu, 29 Desember 2021
HARUSNYA MEREKA MELIHAT DIA DALAM KITA
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 9

Ayat Emas : 2 Tawarikh 9:5
Dan ia berkata kepada raja: “Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu.”

Sebagai pengajar di sekolah Kristen saya sering mengamati perilaku anak-anak didik. Yang menarik adalah adanya fenomena siswa-siswa yang sangat rajin dalam kegiatan rohani dan aktif melayani ternyata tidak memiliki praktik kehidupan yang berbanding lurus. Mereka malas belajar, jarang mengerjakan tugas, tidak memberi salam kepada guru dan petugas kebersihan sekolah, satpam dan lain-lain. Sebuah pertanyaan muncul, apa yang salah?

Ratu Syeba tercengang melihat hikmat yang dimiliki Salomo, bahkan bukan itu saja dia melihat segenap crew istana memiliki perilaku yang sangat baik. Cara mereka beribadah, cara duduk, cara berpakaian dan cara melayani membuat ratu Syeba kagum. Praktik perilaku yang sangat baik ini menjadi satu indikasi yang dapat dilihat oleh ratu Syeba yang membuktikan bahwa benar Salomo adalah orang yang memiliki hikmat luar biasa. Pada akhirnya Syeba turut memuliakan Tuhan dengan apa yang dilihatnya (bdk. 2 Taw 9:8).

Wujud memuliakan Tuhan rupanya bukan saja tertuang dalam ritual keagamaan, itu baru setengah bagian. Bagian utuhnya adalah ketika mengusahakan untuk mempraktikan gaya hidup kerajaan Allah di semua tempat, kepada siapa saja, dan dalam segala keadaan. Yesus harus terlihat dalam hidup kita secara utuh.

Doa
Tuhan ajari kami cara-Mu menghargai manusia, supaya kami memperlakukan sesama kami seperti Engkau menghargai kami, tanpa pandang bulu. Amin. (Win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 Desember 2021 – Kerendahan Hati

https://youtu.be/hUvBUw5o3nY

Selasa, 28 Desember 2021
KERENDAHAN HATI
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 8

Ayat Emas : 2 Tawarikh 8:14
“Dan menurut peraturan Daud, ayahnya, ia menetapkan rombongan para imam dalam tugas jabatan mereka, dan orang-orang Lewi dalam tugas menyanyikan puji-pujian dan menyelenggarakan ibadah di hadapan para imam, setiap hari menurut yang ditetapkan untuk hari itu, dan juga penunggu-penunggu pintu gerbang dalam rombongan mereka untuk setiap pintu gerbang. Karena demikianlah perintah Daud, abdi Allah.”

Sebenarnya Salomo dalam kapasitasnya sebagai raja, bisa saja tidak melakukan pesan Ayahnya. Apalagi Daud juga sudah wafat. Salomo bisa melakukan perubahan-perubahan sesuai yang dia mau. Tetapi itu tidak dilakukan oleh Salomo. Dia tetap taat dan hormat kepada pesan ayahnya. Alkitab menunjukkan kepada kita semua betapa rendah hatinya seorang Salomo.

Kerendahan hati diuji ketika kehidupan pada posisi bagus. Berkuasa, berlimpah materi, badan sehat mendukung untuk mengandalkan kekuatan sendiri sekaligus mengabaikan orang lain. Dan itulah posisi yang sedang dinikmati oleh Salomo. Tapi ternyata Salomo tidak jatuh dalam dosa kesombongan.

Memprihatinkan! Ketika banyak mendengar, orang berubah menjadi sombong saat kenikmatan hidup melingkupinya. Melupakan sejarah hidupnya. Bagaimana dengan kita? Apakah kita tetap rendah hati di saat banyak kenyamanan hidup kita nikmati?

Doa
O Tuhan, jangan biarkan kami sombong. Karena kesombongan akan mencelakakan kami. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 27 Desember 2021 – Tuhan Tak Memanjakan Kita

https://youtu.be/dH5kc06eMEQ

Senin, 27 Desember 2021
TUHAN TAK MEMANJAKAN KITA
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 7

Ayat Emas : 2 Tawarikh 7:15
“Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.”

Silakan lihat kembali ayat emas bacaan kita kemarin. Dan bandingkanlah dengan ayat emas kita hari ini. Yup, ada korelasi yang jelas bukan? Doa Salomo yang kita renungkan kemarin, nyata dikabulkan Tuhan. Betapa dekatnya relasi Tuhan dengan Salomo. Bahkan bukan hanya itu, peristiwa ini menunjukkan bahwa betapa sayangnya Tuhan kepada raja ketiga Israel ini. Orang yang disebut Tuhan sebagai orang yang paling berhikmat sepanjang sejarah ini (bdk. 1 Raja-raja 3:12).

Tapi apakah Tuhan lalu menutup mata terhadap anak-anak kesayangan-Nya seperti Salomo ini? Tuhan memanjakan kepada yang Dia mau? Tidak. Sekali lagi tidak. Di ayat 19-22 bacaan kita di atas disingkapkan Tuhan, bahwa siapapun kita jika berbalik meninggalkan Tuhan, maka murka-Nya siap menghampiri kita. Ingat, Ia adalah Allah yang adil dan benar.

Bagaimana kita saat ini? Apakah kita adalah yang pribadi dulunya cinta setia kepada Tuhan dan merasakan Tuhan yang sangat baik, tetapi sekarang sudah jauh meninggalkan Dia? Mari kita segera bertobat. Bisa jadi masalah besar yang sedang kita hadapi sekarang ini adalah teguran Tuhan kepada kita.

Doa
O Tuhan Yesus, sungguh betapa baiknya Engkau kepada kami. Buatlah kami tidak menyia-nyiakan dan menyalahgunakan kebaikan-Mu itu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 Desember 2021 – Tuhan Memenuhi Janji-Nya

https://youtu.be/YUQx63Q6GyQ

Minggu, 26  Desember 2021
TUHAN MEMENUHI JANJINYA
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 6

Ayat Emas : 2 Tawarikh 6 : 10
“Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN; aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel.”

Tuhan tidak pernah lupa dengan janji-Nya, apalagi mengingkarinya. Dia selalu ingat dan akan memenuhi di waktu yang paling tepat. Demikian juga teks yang kita baca hari ini. Salomo mengingatkan kita semua bahwa janji Tuhan akan dipenuhi-Nya. Bukan Daud yang akan mendirikan rumah Tuhan, melainkan anak kandungnya (2 Sam. 7:12-13). Dan Salomo-lah yang menerima anugerah itu

Ketika hari-hari ini  sebagian besar umat Tuhan di muka bumi ini merayakan Natal, yakni hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus, kita pun diingatkan kembali janji-janji Tuhan atas  kedatangan Penyelamat dunia ini. (Lihat Yes. 7:14; Yes. 9:6 ; Mi. 5:2 )

Karya Tuhan di hari Natal telah jauh-jauh hari direncanakan dan persiapkan. Tak ada satu kuasa apapun yang bisa menghalangi realisasi dari rencana-Nya. Mari rayakan syukur kita atas karya Allah pada peristiwa Natal di dalam diri Yesus Kristus.

Doa
Ya Tuhan, ajarkanlah kami untuk tidak meragukan janj-janji-Mu. Tetapi hendaklah kami tidak hanya mengingat janji-Mu melainkan bergiat dengan sukacia melakukan perintah-Mu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 Desember 2021 – Allah yang Menakjubkan

https://youtu.be/bZfmTANaAQU

Sabtu, 25 Desember 2021
ALLAH YANG MENAKJUBKAN
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 5

Ayat Emas : 2 Tawarikh 5:13b-14
“Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan, sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah.”

Kita dibuat takjub, merinding  saat membaca bagaimana Tuhan hadir dalam kemuliaan-Nya ketika Bait Allah ditahbiskan. Rumah Tuhan dipenuhi awan, sehingga imam-imam  itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan Tuhan memenuhi Rumah Allah (Ayat 13-14).

Allah kita memang menakjubkan. Tak ada yang mustahil bagi Dia. Termasuk peristiwa Natal yang hari ini kita rayakan bersama umat Tuhan di seluruh muka bumi. Ada banyak kejadian yang secara manusia mustahil terjadi tetapi itu dilakukan Tuhan pada peristiwa sekitar Natal. Seperti Malaikat yang menjumpai Maria (Luk.1), Malaikat menjumpai Yusuf dalam mimpi (Mat.1), Elisabet yang sudah tua bisa mengandung Yohanes Pembaptis (Luk. 1), Maria yang perawan mengandun dan melahirkan Bayi Yesus (Luk. 2). Sungguh ini adalah peristiwa-peristiwa menakjubkan yang Allah lakukan bagi dunia.

Barangkali kita saat ini sedang berada pada space kehidupan yang bagi manusia adalah kemustahilan. Percayalah Allah kita adalah Allah yang menakjubkan. Apapun masalah kita saat ini, Dia sanggup menolong.

“Selamat Natal. Teruslah percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang benar-benar menakjubkan kasih dan kuasa-Nya.”

Doa
Ya Tuhan Yesus, Terimakasih atas kelahiran-Mu di dunia yang kami peringati hari ini. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 Desember 2021 – Murni Hati

https://youtu.be/snavdwuupeA

Jumat, 24 Desember 2021
MURNI HATI
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 4

Ayat Emas : 2 Tawarikh 4:1
“Lalu ia membuat mezbah tembaga yang dua puluh hasta panjangnya, dan dua puluh hasta lebarnya dan sepuluh hasta tingginya.”

Perikop ini menjelaskan bagaimana pembuatan benda-benda logam bait Suci, di antaranya mezbah tembaga, laut tuangan, bejana perunggu, sepuluh bejana atau baskom besar, dan sepuluh kandil emas. Semua benda ini memiliki fungsi masing-masing dalam ritual ibadah umat-Nya.

Mezbah tembaga merupakan benda pertama yang dilihat ketika memasuki ruang Bait Suci. Itu menunjukkan bahwa Allah dapat dihampiri hanya melalui korban binatang. Umat harus disucikan dahulu sebelum lebih dalam memasuki Bait Suci. Di kemudian hari, korban inilah yang digantikan oleh pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib.

Lalu apa makna semua itu bagi kita? Untuk datang kepada Tuhan kita perlu hati yang murni. Kita harus menyadari bahwa kita adalah orang berdosa yang memerlukan kasih karunia pengampunan dari Tuhan. Dengan kata lain beribadah adalah bukan melihat orang lain dan dosa mereka, namun berfokus pada diri sendiri dan keberdosaannya. Tangkaplah setiap anugerah Tuhan yang ditawarkan di dalam setiap ibadah dengan hati yang murni. Dan kiranya sepulang beribadah hati kita semakin dimurnikan.

Doa
Tuhan ampuni kami jika selama ini kami tidak murni hati dalam beribadah. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 23 Desember 2021 – Memberi yang Terbaik

https://youtu.be/cVkEdEEnwoI

Kamis, 23 Desember 2021
MEMBERI YANG TERBAIK
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 3

Ayat Emas : 2 Tawarikh 3:1
“Salomo mulai mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem di gunung Moria, di mana TUHAN menampakkan diri kepada Daud, ayahnya, di tempat yang ditetapkan Daud, yakni di tempat pengirikan Ornan, orang Yebus itu.”

Kesungguhan Salomo membangun bait Allah tidak hanya terlihat dari upayanya menyediakan bahan bangunan yang terbaik dan orang-orang yang ahli dalam membangun. Tapi termasuk aturan-aturan tentang pembuatan ruang maha kudus. Dari sini kita bisa melihat kesungguhan dan komitmen Salomo kepada Tuhan.

Apa yang diteladankan oleh Salomo bisa menjadi dasar bagi jemaat Tuhan dalam membangun rumah Tuhan. Mungkin kita tidak sehebat Salomo, namun prinsip-prinsip pembangunan bait Allah yang dikerjakannya bisa menjadi dasar bagi kita. Seperti, memberikan yang terbaik dari pikiran, tenaga dan material yang akan kita gunakan, serta memperhatikan aturan-aturan yang berlaku tentang pembangunan rumah Tuhan.

Memang tidak mudah ketika kita memulai pekerjaan bagi Tuhan dengan kejujuran, ketulusan dan kepatuhan terhadap Firman Tuhan. Namun kita yakin bahwa ini akan melahirkan damai sejahtera bagi kita dan terutama memperkenankan hati Tuhan. Berdoalah terus untuk penyelesaian pembangunan rumah Tuhan ini.

Doa
Kami mengucap syukur untuk kesempatan yang Tuhan berikan dalam keterlibatan pembangunan rumah-Mu. Berikan kami hati yang tulus untuk mau mendukungnya. Amin. (AV)

Alkitab Auido

Renungan iGrow 22 Desember 2021 – Motivasi yang Benar

https://youtu.be/mviG7tF0etw

Rabu, 22 Desember 2021
MOTIVASI YANG BENAR
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 2

Ayat Emas : 2 Tawarikh 2:5
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kami lebih besar dari segala allah.”

Siapakah yang layak membangun tempat bagi Tuhan? Pertanyaan ini disampaikan Salomo sebagai ungkapan yang lahir dari kesadaran bahwa tak seorangpun layak mendirikan rumah bagi Dia.

Bagi Salomo, Bait Allah adalah tempat suci dan merupakan sarana beribadah kepada Allah, bukan monumen yang mengukuhkan keberhasilan Salomo sebagai raja Israel. Dengan rendah hati dan hormat kepada Tuhan, ia sadar bahwa bait Allah hanya layak digunakan sebagai tempat untuk membakar korban di hadapan Tuhan (ayat 6).

Saat ini gereja kita sedang membangun rumah Tuhan untuk melengkapi fasilitas ibadah yang ada sekarang. Mari kita bersama berdoa dan mengoreksi motivasi dalam mendirikan rumah Tuhan ini. Ingatlah bahwa rumah ibadah bukanlah sebagai monumen kejayaan dan keberhasilan. Berbarengan dengan itu, marilah kita memberikan yang terbaik dan terbesar untuk rumah Tuhan, bukan yang sisa dan terkecil. Kalaupun kita mempersembahkan harta dalam pembangunan ini, itu adalah bentuk korban untuk Tuhan.

Doa
Tuhan, berikan kami hati untuk mengasihi-Mu lebih dari berkat-berkat yang Kau beri. Juga anugerahkan kami kemampuan untuk bisa memberi yang terbaik dengan motivasi yang benar. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 21 Desember 2021 – Apa yang Kau Cari?

https://youtu.be/ea3tF7YEiYE

Selasa, 21 Desember 2021
APA YANG KAU CARI?
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 1

Ayat Emas : 2 Tawarikh 1:12
Maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau.

Dengan membaca perikop ini kita disadarkan tentang apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh manusia. Salomo meminta sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Dan permohonan itu menyenangkan hati Tuhan sehingga kekayaan, harta benda dan kemuliaan ditambahkan dalam hidup Salomo.

Jawablah dengan jujur, apa yang akan kita minta saat Allah menawarkan apa saja dan Dia akan memberikannya pada kita? Kita semua akui, sebelum Allah menawarkanpun kita sudah meminta berkat-berkat-Nya seperti kekayaan, kesehatan, umur panjang, keluarga yang rukun dan banyak lagi. Itu sangat manusiawi. Namun seiring dengan permintaan itu perlulah kita bertanya, sudahkah kita menyenangkan Tuhan dengan menghidupi firman-Nya yang tertulis di Injil Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Sesungguhnya, dengan kita meminta yang tepat dan benar serta yang paling utama, maka kita akan mendapatkan segala sesuatu yang terbaik dari Tuhan. Karena itu carilah yang paling utama dalam hidup ini.

Doa
Tuhan, ajarkan kepada kami untuk mau belajar memprioritaskan Engkau dalam keseharian kami. Amin. (AV)

Alkitab Audio