Renungan iGrow 10 Desember 2021 – Adil dan Benar

Jumat, 10 Desember 2021
ADIL DAN BENAR
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 18

Ayat Emas : 1 Tawarikh 18:14
“Demikianlah Daud telah memerintah atas seluruh Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya.”

Berbagai kemenangan Daud dalam peperangan sudah jelas bukan karena usahanya sendiri, tetapi selalu ada campur tangan Tuhan di dalam setiap peristiwa yang terjadi. Saat Daud menerima ucapan hormat dan selamat dari seorang raja Hamat karena berhasil mengalahkan musuhnya, yaitu Hadadezer, Daud tetap tenang, rendah hati dan bijak. Sikap ini dengan jelas digambarkan dalam ayat 11, yaitu di mana Daud menyerahkan secara khusus seluruh hadiah dari raja Hamat beserta hasil jarahannya dari segala bangsa kepada Tuhan.

Dengan kerendahan hatinya, sekalipun meraih banyak kemenangan, Daud tidak mengabaikan keadilan dan kebenaran di dalam menegakkan pemerintahannya (ayat 14). Keadilan dan kebenaran yang ditegakkan adalah melingkupi seluruh bangsa Israel. Artinya ia tidak memandang bulu.

Kita sebagai anak Tuhan, entah kita seorang pemimpin atau seorang yang dipimpin, mari belajar menjadi pribadi yang senantiasa menegakkan keadilan dan kebenaran. Tetap memegang nilai keadilan dan kebenaran di manapun Tuhan tempatkan, akan menjadi modal yang baik untuk kita dipakai Tuhan menjadi alat kemuliaan-Nya.

Doa
Terima kasih untuk setiap penyertaan-Mu, dan tolong mampukan kami ya Tuhan untuk menjadi pribadi bijak dan bajik. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 2 Desember 2021 – Akhir Hidup

Kamis, 2 Desember 2021
AKHIR HIDUP
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 10

Ayat Emas : 1 Tawarikh 10:13
“Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah.”

Kematian itu misteri. Waktunya tidak bisa ditentukan seperti orang mengadakan pesta ulang tahun atau pernikahan. Saat kedatangan kematian tidak selalu melalui sakit. Tidak selalu bersyarat usia tua. Dia bisa datang kepada siapa saja. Yang sehat, yang muda, yang kaya, yang sedang populer, semua bisa dihampiri kematian kapan saja!

Bacaan kita hari ini adalah sebuah kisah yang sangat tragis. Tapi sekaligus ekspresi riil dari keadilan Allah. Saul yang adalah pemimpin pertama Israel setelah negara ini berbentuk kerajaan, yang awal mulanya diurapi Tuhan ternyata di akhir hidupnya mengalami anti klimaks. Dengan jelas Firman Tuhan menyatakan bahwa Saul mati, karena: (1) perbuatannya yang tidak setia kepada Tuhan; (2) tidak berpegang kepada Firman Tuhan; dan (3) bukan meminta petunjuk kepada Tuhan malah kepada arwah.

Bagaimana kita saat ini? Siapapun kita tak bisa bermain-main dengan dosa. Jangan kena tipu muslihat si Jahat, “Bertobat nanti saja…”. Jangan tersesat, kematian bisa terjadi sewaktu-waktu dan tidak dapat diduga. Kepada siapa saja dan di mana saja. Termasuk kita. Dan bila kematian telah datang, kesempatan baik itu telah hilang.

Doa
Oh Tuhan Yesus, berilah hikmat-Mu, supaya kami bisa belajar dari kisah Saul ini. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 1 Desember 2021 – Menjaga Rumah Allah

Rabu, 1 Desember 2021
MENJAGA RUMAH ALLAH
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 9

Ayat Emas : 1 Tawarikh 9:23
“Mereka dan anak-anak mereka bertugas menjaga pintu-pintu gerbang rumah TUHAN, yakni Bait Kemah itu.”

Teks ini berparalel dengan Nehemia 11, yang menguraikan daftar kepala keluarga Israel, yang kembali dari pembuangan di Babel. Menarik di sini adalah di ayat 23-32 yang merinci tentang tugas-tugas di Bait Allah. Rumah Tuhan dijaga, ditata, dirawat sehingga bisa melakukan acara-acara ibadah dengan baik.

Bukankah tubuh kita ini adalah Bait Allah? (1 Kor. 3:16). Sebelum kita menjadi milik Tuhan Yesus, diri kita yang masih dalam kegelapan bagai orang yang dalam pembuangan Babel masa lalu. Tak bisa merdeka! Masih dikuasai oleh rupa-rupa hawa nafsu dan kuasa si Jahat. Tapi puji syukur kepada Tuhan Yesus, karena kasih dan anugerah-Nya kita sekarang telah masuk dalam terang-Nya yang ajaib. Bila dulu kita berada dalam masa pembuangan, saat ini kita telah dikembalikan ke dalam rencana Allah yang mulia.

Seperti kisah bangsa Israel yang kita baca hari ini, kiranya “Bait Allah” itu terus kita jaga dengan hati yang takut kepada Tuhan. Bait Allah itu adalah tubuh kita, sehingga pesan rasul Paulus kepada kita, “Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati” (Roma 12:1), terwujud dalam kehidupan kita.

Doa
Ya Tuhan, teruslah tinggal di dalam kami. Jadikan dan layakkan kami menjadi Bait Kudus-Mu. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 30 November 2021 – Keturunan Benyamin

Selasa, 30 November 2021
KETURUNAN BENYAMIN
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 8

Ayat Emas : 1 Tawarikh 8:1
“Benyamin memperanakkan Bela, anak sulungnya, Asybel, anak yang kedua, Ahrah, anak yang ketiga.”

Sesaat sebelum Musa mangkat, ia mengucapkan berkat kepada semua keturunan Israel yang akan memasuki tanah Kanaan, Tanah Perjanjian. Kepada suku Benyamin, suku dari keturunan anak bungsu Israel, Musa berkata, “Kekasih TUHAN yang diam pada-Nya dengan tentram! Tuhan melindungi dia setiap waktu dan diam di antara lereng-lereng gunungnya” (Ul. 33:12). Setelah melewati beberapa generasi, dari suku yang kecil ini, Tuhan mengangkat raja pertama Israel, yaitu Saul. Tak berhenti sampai di situ. Dari keturunan Benyamin, lahir juga seseorang yang sangat memengaruhi kekristenan. Awalnya ia bernama Saulus, namun sejak menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, namanya berganti menjadi Paulus. Ia adalah rasul Tuhan yang menulis surat-surat berharga yang sampai saat ini kita baca di dalam Alkitab.

Bisa jadi kita saat ini berpikir bahwa saya adalah keluarga yang kecil dan tidak dianggap. Namun, kita harus mengingat bahwa Tuhanlah yang mengangkat dan menurunkan. Kepada siapa yang Ia berkenan, Ia bisa naikkan ke tempat yang tak disangka dan perkirakan. Jika Saul Ia bisa jadikan raja, maka Ia pun mempunyai rencana yang baik dalam kehidupan kita. Percayalah dan berjalanlah dengan setia di dalam rancangan-Nya yang baik dan sempurna!

Doa
Tuhan, kami percaya Tuhan punya rencana yang khusus dalam hidup kami. Kami ingin menjalaninya bersama-Mu. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 29 November 2021 – Yosua

Senin, 29 November 2021
YOSUA
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 7

Ayat Emas : 1 Tawarikh 7:27
“Dan anak orang ini ialah Nun, dan anak orang ini ialah Yosua.”

Silsilah dalam perikop ini menyebut nama Yosua, seorang yang mempunyai peran penting dalam perjalanan bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Dari kehidupannya kita belajar beberapa hal:

  • Mengikuti dan mempelajari langsung kepemimpinan Musa
    Yosua bukan saja seorang asisten yang terampil membantu Musa memimpin bangsa Israel, ia juga seorang penerus yang bisa diandalkan. Apakah kita seorang yang bisa diandalkan dan seorang yang mau belajar dari orang lain atau dari pemimpin kita?
  • Setia meminta petunjuk dari Tuhan
    Yosua meneruskan kepemimpinan Musa dengan bersandar kepada pertolongan dan pimpinan Tuhan. Apakah kita sebagai pemimpin bergantung sepenuhnya kepada pertolongan Tuhan?
  • Pemimpin yang efektif dan brilian
    Yosua dengan strategi-strategi militernya berhasil menuntun bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan. Apakah kita seorang pemimpin yang efektif dan berhasil?

Di manapun Tuhan menempatkan, kiranya kita melakukan tugas dan panggilan kita dengan setia dan bertanggung jawab.

Doa
Tuhan, pimpinlah kami dalam melakukan segala yang menjadi tugas dan pekerjaan kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 28 November 2021 – Melayani

Minggu, 28 November 2021
MELAYANI
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 6

Ayat Emas : 1 Tawarikh 6:31
“Inilah orang-orang yang ditugaskan oleh Daud memimpin nyanyian di rumah TUHAN sejak tabut itu mendapat tempat perhentian.”

Tidak ada bentuk pelayanan yang kecil. Tuhan menempatkan kita dengan berbagai kemampuan dan talenta yang berbeda, agar kita saling memperkaya satu dengan yang lain.

  • Pelayanan adalah hak istimewa
    Kadang-kadang tanpa sadar, kita sering berpikir pelayanan adalah tuntutan yang membebani kita. Kita merasa Tuhanlah yang membutuhkan kita dan kita bebas menerima atau menolak. Sesungguhnya pelayanan adalah panggilan kasih karunia, yaitu suatu kesempatan berharga di mana kita, seorang yang tak layak justru diundang melayani Tuhan yang besar.
  • Melayani dengan teratur dan tertib
    Pelayanan bukan hal main-main. Di ayat 32 dikatakan, mereka melakukan tugas jabatannya sesuai dengan peraturannya. Dengan demikian ada standar-standar yang harus kita penuhi agar pelayanan kita efektif. Karena itu, diperlukan pengorbanan dan kerendahan hati untuk mengasah diri, berlatih dan meningkatkan kemampuan kita di bidang pelayanan apapun.

Doa
Tuhan, ajar kami melayani dengan sungguh-sungguh dengan segala talenta yang Kau percayakan kepada kami. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 27 November 2021 – Sekali Lagi tentang Reputasi

Sabtu, 27 November 2021
SEKALI LAGI TENTANG REPUTASI
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 5

Ayat Emas : 1 Tawarikh 5:25
Tetapi ketika mereka berubah setia terhadap Allah nenek moyang mereka dan berzinah dengan mengikuti segala allah bangsa-bangsa negeri yang telah dimusnahkan Allah dari depan mereka.

Pemimpin-pemimpin dalam suku Israel adalah pemimpin yang gagah perkasa. Mereka sanggup berperang hebat dan tangkas mengalahkan musuh-musuh mereka. Namun disayangkan, di tengah masa kejayaan setelah menang dan menduduki tanah musuh, mereka berubah setia terhadap Allah dan mengikuti allah lain.

Seorang pemimpin khususnya di saat ia menerima banyak penghormatan atas pencapaian-pencapaiannya, pada saat itu reputasinya dipertaruhkan. Reputasi adalah nama baik atau pendapat orang-orang pada umumnya tentang seseorang. Nama baik tersebut bukan kita yang memberikan, tetapi berdasarkan penilaian orang lain tentang kita.

Kita bisa saja seperti pahlawan Israel yang mahir menggunakan pedang dan panah. Kita mungkin terlatih bertempur menghadapi permasalahan atau musuh sekuat apapun. Namun, itu saja tidak cukup. Sebagai orang percaya, iman dan integritas kita di hadapan Tuhan sangat menentukan reputasi kita. Kesuksesan kita tanpa diikuti kehidupan yang mencerminkan hati Kristus yang kudus, penuh kasih, murni dan penuh kerendahan hati, maka seberapapun hebatnya kita, reputasi kita sedang menuju kehancuran.

Doa
Tuhan, ajar kami menjaga reputasi kami dengan hidup sesuai dengan apa yang Kau kehendaki. Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 26 November 2021 – Doa Yabez

Jumat, 26 November 2021
DOA YABEZ
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 4

Ayat Emas : 1 Tawarikh 4:10
“Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

Inilah doa yang terkenal. Doa yang dinaikan oleh Yabez. Yabez seorang yang arti namanya adalah “dilahirkan dengan kesakitan” tahu bahwa Allah adalah Pribadi satu-satuya yang sanggup untuk mengubah dan membalikkan keadaannya saat ini. Itulah sebab ia meminta hal-hal yang ia inginkan, yaitu agar Tuhan memberkati dia, memperluas daerahnya, penyertaan dan perlindungan Tuhan yang sempurna, dan menjauhkannya dari kesakitan.

Doanya ini sesungguhnya memperlihatkan kesadaran Yabez bahwa tanpa Tuhan ia tidak bisa melakukan apa-apa. Hanya ketika ia bergantung sepenuhnya kepada Allah, maka ia bisa bertahan kuat di tengah-tengah dunia yang sakit dan menderita.

Kita perlu memiliki sikap yang sama dengan Yabez. Kesadaran bahwa dunia yang kita tinggali adalah penuh kesakitan dan penderitaan, serta tahu bahwa kekuatan kita tidaklah seberapa, maka datang dengan penuh kerendahan hati kepada-Nya serta meminta pimpinan dan penyertaan-Nya adalah tindakan yang tepat. Tuhan senang jika kita suka datang setiap hari kepada-Nya. Kebergantungan kita kepada-Nya adalah mutlak adanya!

Doa
Bapa, Engkaulah Allah kami. Kepada-Mu kami bergantung dan berharap. Lindungi dan berkatilah kami selalu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 25 November 2021 – Keturunan Daud

Kamis, 25 November 2021
KETURUNAN DAUD
Bacaan Alkitab : 1 Tawarikh 3

Ayat Emas : 1 Tawarikh 3:1
“Inilah anak-anak Daud yang lahir bagi dia di Hebron; anak sulung ialah Amnon, dari Ahinoam, perempuan Yizreel; anak yang kedua ialah Daniel, dari Abigail, perempuan Karmel.”

Tidak memiliki kriteria menjadi seorang raja. Kelihatan lemah dan ringkih. Tak kuat untuk mengenakan pakaian perang yang berat. Tak memiliki pengalaman dan keterampilan berperang. Namun, orang inilah yang dipilih Tuhan untuk menjadi raja Israel. Dialah Daud. Seorang yang memiliki hati yang begitu dekat dengan hati Tuhan. Dan melalui keturunannyalah akan lahir Mesias yang bukan hanya akan menyelamatkan dan memulihkan Israel tapi juga untuk menyelamatkan dunia atas kutuk dosa. Dari keturunan Daud, seluruh bangsa akan menerima anugerah keselamatan dari Allah.

Manusia memiliki cara dan standar untuk menilai seseorang layak atau tidak layak untuk menduduki jabatan tertentu. Umumnya, mereka melihat apa yang nampak di luar. Tidak demikian dengan Allah, Ia memilih seseorang dengan melihat hati dan ketulusannya. Kriteria ini hanya bisa diketahui oleh yang bersangkutan dengan Allah, yang mampu melihat sampai pada kedalaman hati.

Kita bisa mulai dari sekarang. Miliki hati dan ketulusan seperti Daud. Sekalipun, secara manusia kita tidak memiliki kriteria yang dunia cari namun kita bisa merebut hati Tuhan. Perkenanan Tuhan jauh lebih mulia dari pada hanya sekadar mendapatkan perhatian dunia. Ingat, generasi kita selanjutnya akan melihat dan meneladani.

Doa
Ya Roh Kudus, jadikan kami teladan yang baik bagi generasi di bawah kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 24 November 2021 – Reputasi

Rabu, 24 November 2021
REPUTASI
Bacaan Alkitab: 1 Tawarikh 2

Ayat Emas: 1 Tawarikh 2:3
“Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka Ia membunuhnya.”

Tanyakan kepada diri kita, seperti apakah kita inginkan orang mengenang kita setelah meninggal? Baik buruk reputasi kita akan menentukan bagaimana orang mengingat kita. Jika tercela kelakuan kita maka buruk juga orang menceritakan tentang kita. Sebaliknya, jika bagus reputasi kita maka indah juga orang mengenang kisah hidup kita. Kalimat yang nantinya tertulis di nisan kita, ditentukan oleh kisah seperti apa yang kita torehkan dalam kehidupan yang dijalani di dunia ini.

Alkitab menulis hidup Er sebagai orang “yang jahat di mata Tuhan.” Dan karena jahat maka Allah pun membunuhnya (ayat 3). Tragis sekali hidupnya. Dari semua keturunan Yehuda, hanya Er yang dituliskan secara demikian. Setelah melewati kurun waktu yang panjang pun, kita di zaman ini bisa membaca reputasi yang ia capai.

Kisah hidup kita bisa saja tanpa kita sadari sedang dibaca oleh orang lain, yang nantinya akan ditulis. Setelah puluhan tahun, atau bisa jadi ratusan tahun setelah hidup kita selesai di dunia, orang masih akan membaca cerita tentang kita. Reputasi apa yang sedang kita cetak hari ini? Ingat, suatu hari akan dibaca oleh generasi-generasi berikutnya.

Doa
Tuhan, ajar kami untuk bisa mengisi hidup kami yang fana ini dengan bijak dan bajik, supaya hidup kami bisa bermanfaat bagi generasi selanjutnya. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio