Renungan iGrow 24 Oktober 2021 – Pilihlah!

PILIHLAH!
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 18

Ayat Emas : 1 Raja-Raja 18:21
“Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.”

Kita tentunya mengetahui bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang pencemburu. Ia tidak mengijinkan kita hidup menyembah allah-allah lain selain hanya Dia (bdk. Kel 20:4-5). Begitu pula yang terjadi dengan bangsa Israel di masa pemerintahan raja Ahab. Mezbah Tuhan diruntuhkan dan menggantikannya dengan mezbah Baal.

Perkataan nabi Elia kepada Ahab, selain hendak menegur tapi juga menegaskan kembali agar Ahab tidak menduakan hatinya kepada Tuhan Allah. Pilihan diberikan kepada Ahab. Jika Ahab memilih Baal terimalah segala hukuman dari Tuhan, dan sebaliknya jika ia memilih Tuhan maka hancurkanlah Baal.

Pilihan ini juga diberikan kepada kita. Tuhan atau Baal. Apakah kita benar-benar hanya percaya kepada Tuhan Allah yang hidup, yaitu Allah di dalam Yesus Kristus? Ataukah masih ada allah lain? Allah lain itu bukan hanya berupa dewa-dewa seperti Baal, tapi bisa juga berupa keinginan daging. Ketika kita masih mengijinkan hidup kita dikuasai oleh keinginan daging, seringkali yang terjadi ialah kita bisa tergoda untuk melakukan hal yang menyakiti hati Tuhan.

Pilihan yang kita ambil hari ini akan menentukan apa yang akan kita dapatkan nantinya. Memilih Tuhan berarti memilih hidup bukan hanya untuk kini tapi juga nanti.

Doa
Tuhan Yesus, Engkau-lah satu-satunya Tuhan dalam hidup kami, karena hanya Engkau yang berkuasa atas segalanya. Amin (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 23 Oktober 2021 – Menuruti Kata Tuhan

MENURUTI KATA TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 17

Ayat Emas : 1 Raja-raja 17:5a
“Ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN.”

Salah satu tugas penting seorang nabi adalah menyampaikan apa yang difirmankan TUHAN kepada umat-Nya. Termasuk di dalamnya adalah menegur ketika umat tidak taat pada TUHAN.

Elia sebagai nabi dan abdi Allah menyampaikan teguran kepada Ahab. Ketaatannya terus ditunjukkan saat kemudian ia pergi diam di tepi sungai Kerit maupun saat TUHAN memintanya untuk pergi ke Sarfat. Kita melihat di dalam kisah ini, di tengah kekeringan yang terjadi Elia mengalami pernyertaan dari TUHAN. Bahkan Ia telah mempersiapkan pemeliharaan melalui burung gagak dan seorang janda miskin di Sarfat.

Kehadiran TUHAN di dalam perjalanan Elia sungguh nyata dan mengubahkan. TUHAN bukan hanya melakukan mukjizat-Nya bagi Elia, namun juga kepada seorang janda miskin di Sarfat mukjizat TUHAN terjadi. Buli-buli dan tempayan milik janda miskin menjadi sarana untuk TUHAN bekerja, bahkan ketika anaknya mati pun TUHAN membangkitkan kembali anak tersebut.

Kita dapat belajar dari kisah ini, bahwa keteguhan dan kesetiaan Elia mengerjakan titah TUHAN membuahkan pemeliharaan, mukjizat dan pemulihan dari-Nya dapat terjadi. Mari belajar untuk tetap teguh dan setia menaati firman-Nya, agar kitapun menikmati karya TUHAN di sepanjang hidup.

Doa
Tuhan, berikan kami kemampuan untuk selalu taat apapun situasi yang kami hadapi. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 22 Oktober 2021 – Menyakiti Hati Tuhan

MENYAKITI HATI TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 16

Ayat Emas : 1 Raja-Raja 16:30
“Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.”

Kejahatan Israel nampaknya tidak pernah berhenti, seperti yang dicatat di dalam sejarah perjalanan bangsa ini. Mereka terus menerus hidup jauh dari Allah hingga saat mereka ditaklukkan oleh bangsa Asyur. Berbagai tindakan yang ditimbulkan oleh raja-raja mereka telah membawa bangsa itu juga berdosa dan menimbulkan sakit hati TUHAN.

Ahab adalah salah seorang raja yang paling mendukakan hati TUHAN. Pasal ini memaparkan kehidupan Ahab yang bergelimang dosa. Tanpa rasa bersalah ia juga memperistri Izebel, seorang asing dari Sidon. Izebel inilah yang selanjutnya membawa Ahab untuk tunduk menyembah Baal, membangun kuil dan mezbah untuknya. Ahab tidak belajar dari kehidupan pendahulunya, semua kesalahan seakan di-copy-paste bahkan ditambahkannya daftar dosa yang telah dilakukan oleh raja sebelum dia.

Tidaklah mudah hidup nir dosa, namun jangan lupakan Pribadi Roh Kudus yang telah diberikan kepada kita. Dialah yang akan menolong dan memampukan kita. Mari mengambil langkah iman, dengan mempersilakan-Nya menguasai cara pikir dan hidup kita sepenuhnya.

Doa
Tolonglah kami ya Tuhan untuk belajar hidup benar di hadapan-Mu dan mampukan kami untuk semakin mendekat pada-Mu. Amin. (hyk)

Audio Alkitab

Renungan iGrow 21 Oktober 2021 – Benar di Mata Tuhan

BENAR DI MATA TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 15

Ayat Emas : 1 Raja-Raja 15:11
“Asa melakukan apa yang benar di mata TUHAN seperti Daud, bapa leluhurnya.”

Cara hidup Asa berbeda dengan raja sebelum dan sesudahnya. Alkitab mencatat dalam ayat yang kita baca di atas, bahwa ia adalah seorang raja yang hidup benar. Dengan kekuasaannya, Asa menyingkirkan pelacuran bakti. Pelacuran bakti adalah bentuk persundalan paling berbahaya yang merupakan cara orang Kanaan menghormati dewa mereka melalui prostitusi masal.

Bukan hanya menyingkirkan pelacuran bakti, Asa juga menjauhkan dirinya dari segala berhala yang telah dibuat oleh nenek moyangnya. Selain itu ia juga melakukan tindakan berani ketika memecat Maakha, neneknya sendiri dari jabatan ibu suri. Seorang ibu suri di dalam pemerintahan kuno adalah satu kedudukan penting dan sangat dihormati yang berpengaruh terhadap arah pemerintahan seorang raja. Maka jelaslah bahwa tindakan Asa menjadi sebuah tindakan radikal.

Dalam upaya hidup benar, terkadang kita harus mendobrak kebiasaan dan didikan keluarga yang tidak baik. Tindakan ini membutuhkan keteguhan hati sebagai upaya untuk hidup benar menurut titah Tuhan. Tantangannya tidak mudah, namun marilah kita belajar untuk berani menjauh dari berhala kehidupan dan tidak hidup seturut kejahatan di sekitar kita.

Doa
Mampukan kami ya Tuhan untuk berani memilih hidup benar di mata-Mu serta tidak hidup seturut dunia. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 Oktober 2021 – Tinggalkan Warisan Berharga

TINGGALKAN WARISAN BERHARGA
Bacaan Alkitab : 1 Raja-Raja 14

Ayat Emas : 1 Raja-raja 14 : 31b
“Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon. Maka Abiam, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”

Pada pasal ini kita melihat pecahan kerajaan Salomo sama-sama dipimpin oleh orang yang tidak punya komitmen menyembah Allah. Kita akan melihat kerajaan Yehuda yang dipimpin Rehabeam putra Salomo. Rehabeam membiarkan rakyat menyembah ilah-ilah lain, bahkan ada pelacuran bakti di masa pemerintahannya. Sikap Rehabeam dalam menghormati Tuhan juga menurun dibandingkan dengan ayahnya. Salah satu contoh, perabotan emas bait suci yang hilang diganti dengan tembaga.

Ada yang menarik dalam pasal ini, ayat 21 dan 31 menyebutkan Naama yang adalah ibu Rehabeam. Penyebutan 2 kali tentunya menyiratkan hal penting. Naama adalah orang Amon yang menganut politeisme, menyembah banyak dewa. Pola dan pemahaman sang ibu tentunya terwariskan dalam diri Rehabeam.

Dari cerita ini kita diajarkan bagaimana menjadi orangtua yang memberikan teladan serta mewariskan pemahaman dan praktik hidup rohani yang benar karena kita mempunyai pengaruh yang besar dalam terbentuknya konsep pengenalan akan Tuhan dalam diri anak kita. Setiap orang memang memiliki latar belakang rohani yang berbeda, namun dengan komitmen yang kuat serta pimpinan Roh Kudus, maka kita bisa menjadi teladan bagi anak-anak.

Doa
Tuhan tolonglah kami agar menjadi orangtua yang mewariskan hal rohani bagi anak-anak kami. Amin. (Win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 19 Oktober 2021 – Taat Tanpa Kompromi

TAAT TANPA KOMPROMI
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 13

Ayat Emas : 1 Raja-raja 13:21-22
“Karena engkau telah memberontak terhadap titah TUHAN dan tidak berpegang pada segala perintah yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, … maka mayatmu tidak akan masuk ke dalam kubur nenek moyangmu.”

Di dalam pasal ini kita melihat akhir kehidupan yang tragis dari seorang abdi Allah. Alkitab tidak merinci siapa dia, tapi dia seorang yang mendapat tugas penting menegur Yerobeam. Kisah yang kita harapkan tentunya melihat sang abdi Allah ini bersukacita karena telah menyelesaikan misi Tuhan dengan baik, tapi sebaliknya kematian yang mengenaskan yang dialami.

Pada awal pasal, kita dibuat kagum dengan pelayanan abdi Allah yang disertai dengan kuasa Tuhan, selain itu juga keteguhan hatinya menjalankan misi Tuhan di mana dia dilarang makan dan minum. Bahkan seandainya separuh kerajaan Yerobeam diberikan, dia tidak bergeming. Tapi dengan seorang yang mengaku abdi Allah dan mendapat pernyataan dari malaikat dia luluh dan melupakan perintah Allah yang dia layani.

Sering kali ada yang mencoba mendistraksi ketaatan kita dengan suara yang seolah-olah firman Tuhan, namun sesungguhnya sedang membawa kita kepada sikap kompromi dengan dosa. Oleh karena itu kita perlu peka dalam menaati firman Tuhan. Baca dan renungkanlah firman Tuhan dengan saksama.

Doa
Jadikan kami hamba yang setia ya Tuhan, bawa kami mengenal-Mu lebih lagi. Amin. (Win)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 18 Oktober 2021 – Kekudusan Pernikahan

KEKUDUSAN PERNIKAHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 12

Ayat Emas : 1 Raja-raja 12:15
“Jadi raja tidak mendengarkan permintaan rakyat, sebab hal itu merupakan perubahan yang disebabkan TUHAN, supaya TUHAN menepati firman yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Ahia, orang Silo, kepada Yerobeam bin Nebat.”

Membaca kisah perpecahan kerajaan Israel setelah kematian Salomo ini sungguh menyesakkan. Perpecahan negeri ini tak lepas dari dosa Salomo (bacaan kita kemarin), inilah murka Allah. Salomo jatuh karena dia mengambil banyak perempuan asing yang tidak menyembah kepada Allah.

Hubungan suami istri dalam pernikahan dipakai oleh Tuhan untuk menggambarkan relasi Allah dan manusia. Itulah sebabnya Allah sangat sensitif dengan kekudusan pernikahan. Kita ingat pula tindakan raja Daud (ayah Salomo) yang jahat saat mengambil Batsyeba. Bagaimana murka Allah? O, sangat mengerikan. Silakan baca 2 Samuel 12: 9-12.

Marilah kita menjaga pernikahan kita dari segala yang jahat. Baik dari si Jahat maupun dari nafsu kedagingan kita sendiri. Kejahatan pernikahan tetaplah kejahatan pernikahan apapun alasannya. Jangan membuka pintu pernikahan kita sekecil apapun terhadap kejahatan. Ia akan cepat menyusup masuk begitu kita memberinya kesempatan. Dan siapa yang tak bertobat, murka Allah ada di atasnya.

Doa
Ya Tuhan Yesus, ampunilah kami bila kami pernah berlaku jahat atas pernikahan. Engkau adalah Allah yang yang sensitif dengan kekudusan pernikahan. Ampunilah kami ya Tuhan. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 17 Oktober 2021 – Buah Cinta Jahat

BUAH CINTA JAHAT
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 11

Ayat Emas : 1 Raja-raja 11:9
“Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya.”

Cinta itu penggerak. Berawal dari cinta banyak hal bisa terjadi. Tentang keindahan juga kebaikan, tetapi sebaliknya hal buruk dan jahat pun bisa bersemi dari sana. Sungguh sayang, di masa tuanya Salomo mengalami kejatuhan yang dimulai dengan mencintai banyak perempuan asing (ayat 1). Dan perempuan-perempuan itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga Salomo pun tidak sepenuh hati berpaut kepada Tuhan. Dia melakukan yang jahat di mata Tuhan (ayat 4-6).

Cinta itu penggerak. Cinta seperti apakah yang ada dalam keluarga kita? Cinta yang memuliakan Tuhan? Ataukah cinta yang jahat? Entah cinta itu memuliakan Tuhan ataupun cinta itu yang meninggalkan kemauan Tuhan, dari buah kehidupan akan kelihatan. Tidak bisa disembunyikan. Salomo adalah pribadi yang dikasihi Tuhan, dia pernah dijumpai Tuhan dua kali (ayat 9), tetapi ketika dia berlaku jahat kepada Tuhan, murka-Nya tetap datang.

Janganlah gara-gara cinta yang jahat, kita menarik murka Allah kepada kita. Yang kita cintai bukan tidak mungkin akan mendatangkan bisa yang mematikan. Cinta seperti apakah yang sedang mekar di hati kita saat ini?

Doa
Ya Tuhan, biarlah Firman-Mu hari ini mengoreksiku. Adakah kejahatanku saat ini kepada-Mu? Amin. (sb)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 16 Oktober 2021 – Jangan Mudah Terpukau

JANGAN MUDAH TERPUKAU
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 10

Ayat Emas : 1 Raja-raja 10:1
“Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama TUHAN, maka datanglah ia hendak mengujinya dengan teka-teki.”

Kepemimpinan perempuan bukan hanya terjadi pada waktu-waktu terakhir ini, tetapi teks yang kita baca ini, menunjukkan bahwa perempuan di waktu ribuan tahun lalu juga ada yang telah ambil bagian dalam memimpin sebuah negara. Kerajaan Syeba berkembang sekitar tahun 900-450 SM.

Syeba saat mendengar kehebatan nama Salomo berkaitan dengan nama Tuhan, dia penasaran dan ingin membuktikan apakah yang didengarnya itu benar-benar kenyataan? Maka berangkatlah Syeba menjumpai Salomo di Yerusalem. Sesampai di sana, Syeba menguji Salomo dengan berbagai pertanyaan. Di sana pula Syeba bisa melihat kehidupan Salomo sehari-hari.

Andai saat ini ada “seorang Syeba” yang ingin melihat kehidupan kita, menguji keaslian hidup kita dan dia akan mendampingi kita selama beberapa hari.  Saat di rumah, ketika berelasi dengan anggota keluarga, juga saat kita kerja, apakah yang akan dia temukan? Pribadi yang samakah yang dia temukan dengan yang dia dengar kebaikannya di luar sana? Ataukah akan terkuak bahwa selama ini kita memakai topeng kehidupan? Semoga, pesona yang kita tebar di luar seindah aslinya di dalam.

Doa
Ya Tuhan, tak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu. Jadikan aku menjadi pribadi yang tulus. Di manapun. Amin. (sb)

Audio Alkitab

Renungan iGrow 15 Oktober 2021 – Menikmati Janji-Nya

MENIKMATI JANJINYA
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 9

Ayat Emas : 1 Raja-raja 9:4b-5a
“Jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu atas Israel untuk selama-lamanya seperti yang telah kujanjikan kepada Daud, ayahmu.”

Pasal ini berbicara mengenai jawaban Allah atas doa Salomo yang disertai dengan janji dan tuntunan hidup setia di hadapan-Nya. Secara khusus Allah mengingatkan Salomo bahwa jika dia taat maka pernyertaan Tuhan atas dirinya dan keturunannya takkan terputus. Namun, jika dia tidak taat, orang Israel akan dilenyapkan dan bait Allah yang menjadi kebanggaan mereka akan diruntuhkan.

Alkitab mencatat begitu banyak janji Tuhan yang biasanya terdiri dari dua sifat, bersyarat dan tidak bersyarat. Jika boleh memilih tentu kita akan memilih janji yang tidak mengandung syarat bukan? Apalagi syaratnya berisi tentang peringatan dan teguran keras, tidak semua orang bisa menerimanya karena hal itu hanya akan menghambat kebebasan seseorang.

Namun, kita harus ingat bahwa janji Allah itu pasti dan bukan sesuatu yang murahan! Ia mau supaya kita tidak hanya menikmati berkat-berkat-Nya tanpa melakukan tanggung jawab. Pimpinan dan pemeliharaan-Nya takkan terputus jika kita tetap setia dan taat kepada-Nya. Maukah kita saat ini mengambil komitmen untuk hidup benar di hadapan-Nya? Lakukan dahulu perintah-Nya dan nikmati janji-Nya.

Doa
Bapa, tolong kami untuk taat melakukan perintah-Mu sebelum kami menikmati janji-janji-Mu yang indah. Amin. (HMD)

Audio Alkitab