Renungan iGrow 14 Oktober 2021 – Setia Ditepati

SETIA DITEPATI
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 8

Ayat Emas : 1 Raja-raja 8:20
“Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN; aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel.”

Salah satu sifat Allah yang kentara adalah setia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia online, kata “setia” diartikan sebagai berpegang teguh pada janji dan atau tetap dan teguh hati. Dalam pengertian ini, maka karakter Allah adalah teguh hati untuk menggenapi janji-Nya. Janji-Nya tergenapi bukan disebabkan oleh pihak lain yang menerima janji tersebut, tetapi terletak pada keteguhan hati-Nya yang kekal.

Kepada Daud, Allah telah berjanji bahwa Salomo yang akan menggantikan dia sebagai raja Israel, dan kepada Salomolah rumah Tuhan ditugaskan untuk dibangun. Kini dua hal ini telah terwujud. Itulah sebabnya Salomo berkata, “Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya.” Bagi Salomo, pihak yang paling berjasa dan memberikan andil terhadap dua hal besar yang dikerjakannya adalah Allah, dan bukan dirinya. Seperti dia melihat Daud, ayahnya, maka ia tahu bahwa dirinya hanyalah instrumen di tangan Allah yang setia.

Tak hanya Daud atau Salomo, kita pun sering melihat besar setia Tuhan dalam hidup kita. Terlalu banyak janji-Nya tergenapi sempurna, bahkan ketika kita tidak setia dan taat kepada-Nya. Selalu, dari pihak Allah-lah semuanya itu terlaksana.

Doa
Tuhan, berikan kepada kami teguh hati di dalam mengiring dan mengikuti-Mu. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 13 Oktober 2021 – Bergeser

BERGESER
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 7

Ayat Emas : 1 Raja-raja 7:8b
“Dan bagi anak Firaun, yang diambil Salomo menjadi istrinya, dibuatnya juga sebuah gedung sama dengan balai itu.”

Di awal pasal ini, penulis sengaja mencatat bahwa Salomo menghabiskan tiga belas tahun lamanya untuk membangun istananya yang megah yaitu pembangunan gedung “Hutan Libanon.” Tak ketinggalan, sebuah bangunan yang sama megahnya dibuatnya untuk sang istri, anak dari Firaun. Ada indikasi bahwa perhatian Salomo mulai bergeser kepada apa yang menjadi kepentingan dan kesenangannya sendiri.

Siapapun yang telah berhasil di puncak karir sangatlah rawan dengan godaan. Belajar dari kisah Salomo, awalnya dia sangat memprioritaskan apa yang menjadi perkenanan Tuhan. Namun, seiring dengan waktu, kejayaan membuat dia lambat laun bergeser dari imannya kepada Tuhan dan fokus hidupnya pun beralih kepada apa yang menjadi kepuasaan pribadinya.

Surat Yohanes mengingatkan kita bahwa dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup selamanya (1 Yoh. 2:17). Ketika keberhasilan atau kesuksesan datang, seharusnya kita semakin bertekad untuk menaati firman Allah, sehingga kita tidak bergeser terhadap godaan dunia dan mengikutinya.

Doa
Bapa, ujilah hati kami apakah sudah seperti yang Engkau kehendaki, sehingga tidak mudah kami bergeser mengikuti zaman ini. (HMD)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 12 Oktober 2021 – Tak Ia Tinggalkan Kita

TAK IA TINGGALKAN KITA
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 6

Ayat Emas : 1 Raja-raja 6:13
“Yakni bahwa Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan tidak hendak meninggalkan umat-Ku Israel.”

Ayat ini menyuratkan satu dari sekian maksud rumah Allah dibangun. Bait Allah menjadi penanda bahwa Allah akan diam selamanya di tengah-tengah bangsa Israel dan tidak akan meninggalkan mereka. Seperti janji-Nya, Tuhan akan berdiam secara kekal dalam hidup Israel. Hanya saja, orang Israel harus hidup menurut ketetapan Tuhan dan melakukan serta mengikuti perintah-Nya. Dengan tidak menyimpang ke kiri dan kanan, maka janji Tuhan untuk tidak meninggalkan mereka akan melekat.

Dalam kenyataan, orang Israellah yang kerap melanggar perintah Tuhan. Bukan Tuhanlah yang meninggalkan mereka, namun merekalah yang menyimpang dan meninggalkan jalan Tuhan. Meninggalkan jalan Tuhan, sama saja dengan menjauh dari Tuhan.

Seperti bangsa Israel, kita juga berperilaku menyimpang dari dari jalan Tuhan. Kita sulit diatur oleh perintah-Nya yang kudus. Kita lebih suka mengatur hidup kita dengan hukum dan peraturan kita sendiri. Kita lari dari rumah-Nya dan menjauh dari jangkauan-Nya. Namun, kasih Tuhan tidak berubah. Rumah-Nya selalu terbuka bagi siapa saja yang mendengar suara-Nya yang tidak jemu-jemu memanggil nama kita untuk segera pulang. Bisa jadi, salah satu nama yang sedang Ia panggil adalah nama saya atau Anda. Apakah Anda mendengar-Nya? Segeralah pulang, Ia ingin merengkuhmu.

Doa
Bapa, bawa kami pulang ke rumah-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 11 Oktober 2021 – Hanya yang Terbaik

HANYA YANG TERBAIK
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 5

Ayat Emas : 1 Raja-raja 5:10
“Demikianlah Hiram memberikan kayu aras dan kayu sanobar kepada Salomo seberapa yang dikehendakinya.”

Hiram, sahabat raja Daud, mendedikasikan produk terbaik negerinya kepada raja baru Israel, Salomo, untuk mendirikan bait Allah. Dia bukan bagian dari umat Tuhan, tetapi ia tahu bagaimana cara memberi kepada Tuhan. Cara terbaik untuk memberi kepada Allah alam semesta dan rumah-Nya adalah mempersembahkan yang terbaik, tidak boleh kurang dari itu. Tidak hanya itu, selain yang terbaik, yang dibawa kepada Tuhan adalah sebanyak yang dikehendaki oleh Tuhan.

Sesungguhnya, bukankah apa yang kita miliki semuanya adalah milik Tuhan? Dengan demikian, tidak ada alasan bagi kita untuk menahan harta kita untuk tidak diberikan kepada Tuhan. Jikalau Hiram, seorang yang bukan bagian dari umat Tuhan, tahu apa yang sepatutnya dibawa kepada Tuhan, terlebih kita anak-anak Tuhan, yang sudah memperoleh anugerah keselamatan yang besar.

Lebih dari harta dan kekayaan kita, Tuhan menginginkan sepenuh hidup kita. Dia ingin memakai kita untuk menjadi instrumen yang hidup, yang dipakai di rumah Tuhan untuk mendemonstrasikan kasih-Nya kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Jangan tahan yang terbaik untuk diri kita sendiri, berikan kepada Tuhan. Lihatlah, Ia akan membalaskan kembali berkali lipat apa yang pernah kita bawa kepada-Nya.

Doa
Ya Tuhan, ajarkan kami agar tahu bahwa hanya yang terbaiklah yang harusnya kami persembahkan untuk-Mu. Amin. (JeRu)

Audio Alkitab

Renungan iGrow 10 Oktober 2021 – Karena Hikmat Tuhan

KARENA HIKMAT TUHAN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 4

Ayat Emas : 1 Raja-raja 4:21
“Maka Salomo berkuasa atas segala kerajaan mulai dari sungai Efrat sampai negeri orang Filistin dan sampai ke tapal batas Mesir. Mereka menyampaikan upeti dan tetap takluk kepada Salomo.”

Tidak ada raja Israel yang memiliki hikmat dan kekuasaan lebih dari pada raja Salomo, sebelum dan sesudahnya. Salomo memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni. Luas wilayah kekuasaan yang terbentang sampai jauh, dengan semua sumber dayanya, ditata dengan sangat baik. Pemerintahannya juga dikelola dengan apik. Setiap orang pilihannya di tempatkan secara tepat di tempat-tempat yang tepat. Setiap bagiannya terpantau dan terawasi, sehingga roda kekuasaannya berjalan sempurna. Baik pemimpin dan rakyatnya puas dengan semua pencapaian. Tak kurang, rakyat dan pemimpin negeri tetangga pun kagum dengan Salomo. Tidak hanya sekadar berguru kepada Salomo, mereka pun dengan sukarela membawa upeti kepada Salomo.

Dari manakah semua yang dimiliki oleh Salomo itu dimulai? Ya, jawabannya dari Tuhan. Tuhanlah yang telah menganugerahkan hikmat yang besar kepada dia. Dimulai dengan mencari Tuhan dan terus takut serta hormat kepada-Nya, maka hikmat Tuhan mengalir kepada Salomo. Inilah yang ia akui dalam amsalnya yang sangat terkenal, “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan” (Amsal 1:7). Inilah rahasia bagi kita untuk mendapat hikmat yang sejati, yaitu takut akan Tuhan.

Doa
Biarlah kami dibawa kepada takut dan hormat kepada-Mu, sehingga kami memperoleh hikmat-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 9 Oktober 2021 – Hikmat

HIKMAT
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 3

Ayat Emas : 1 Raja-raja 3:9
“Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

Permohonan Salomo adalah sebuah doa yang memperkenan hati Allah. Sebagai raja, ia tidak meminta ditambahkan kekayaan dan kuasa, tetapi justru meminta sebuah pengertian serta hikmat untuk menimbang yang benar dan yang salah. Ini tidak berarti Salomo bebas dari kelemahan dan kesalahan. Di awal pasal 3 dicatat, Salomo memilih menikahi putri raja Mesir. Tentu saja pernikahan politik dengan tujuan agar Israel mendapat perlindungan dari Mesir merupakan hal yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Di masa akan datang, Salomo juga beberapa kali mengalami kejatuhan dan kegagalan.

Kita melihat gambaran kehidupan Salomo, ia berdoa meminta hikmat, tetapi tersandung dosa pernikahan campur. Walaupun demikian, pada akhirnya Allah membawa Salomo kepada pengertian dan pertobatan yang sungguh-sungguh. Setelah melewati perjalanan kepemimpinannya, ia kembali kepada kesimpulan awal. Salomo menulis: “Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya” (Pengkotbah 12:13). Hikmat menuntun kita, sejatuh apapun kita, segagal apapun kita, hati kita akan kembali mencari kebenaran dan kehendak Allah.

Doa
Tuhan, berikanlah kami hikmat-Mu.  Amin. (Enji)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 8 Oktober 2021 – Nasihat Seorang Pemimpin

NASIHAT SEORANG PEMIMPIN
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 2

Ayat Emas : 1 Raja-raja 2:3
“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya.”

Pesan terakhir dari Daud yang sudah tua kepada anaknya, Salomo sebagai penggantinya adalah pesan berharga. Pesan dari seorang pemimpin besar dengan pengalaman-pengalaman bernilai sepanjang perjalanannya memimpin kerajaan Israel.

Daud mengingatkan satu hal penting yang ia pegang selama ini, yaitu setia pada Tuhan Allah dan mengikuti semua ketetapan-Nya. Dari sini, kita mengetahui rahasia kepemimpinan Raja Daud adalah menggembalakan Israel berdasarkan Taurat Tuhan. Daud menyebutkan dengan tegas, “mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa.”

Mengikuti secara tepat perintah Tuhan merupakan pesan yang sangat mendalam yang wajib kita teladani baik sebagai pemimpin muda maupun pemimpin yang sudah berpengalaman. Baik di lingkup area kepemimpinan yang kecil atau dalam komunitas organisasi yang lebih besar.

Pertanyaannya adalah, apakah sebagai pemimpin, kita sudah menerapkan dan membagikan rahasia penting ini kepada generasi pemimpin yang akan datang? Pikirkan nilai kepemimpinan apa yang akan kita wariskan kepada generasi selanjutnya.

Doa
Tuhan, jadikan kami pemimpin yang berpedoman dan berpegang pada firman-Mu.  Amin. (Enji)

Audio Alkitab

Renungan iGrow 7 Oktober 2021 – Ambisius

AMBISIUS
Bacaan Alkitab : 1 Raja-raja 1

Ayat Emas : 1 Raja-raja 1:5
Lalu Adonia, anak Hagit, meninggikan diri dengan berkata: “Aku ini mau menjadi raja.” Ia melengkapi dirinya dengan kereta-kereta dan orang-orang berkuda serta lima puluh orang yang berlari di depannya.

Mempunyai ambisi bukanlah suatu kesalahan. Seorang yang mempunyai ambisi atau keinginan yang kuat cenderung hidupnya bergairah dan pantang menyerah. Yang menguatirkan adalah jika ambisi tersebut adalah ambisi yang salah dan tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Adonia dikatakan “meninggikan diri,” ini menunjukkan bahwa ia bukan saja berambisi tetapi cenderung ambisius. Kata ambisius sering dikaitkan dengan sikap negatif seseorang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya. Orang seperti demikian terlalu terserap kepada harapannya untuk mendapat atau mencapai posisi tertentu, sehingga mengabaikan nilai-nilai kebenaran.

Tindakan Adonia yang mengangkat dirinya menjadi raja tanpa sepengetahuan ayahnya adalah tindakan makar yang dapat membahayakan pemerintahan kerajaan Israel. Namun, di sini kita melihat ambisi seseorang yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, apapun cara yang telah ia gunakan, pada akhirnya tidak akan membawa keberhasilan. Allah memakai Nabi Natan dan Batsyeba dengan strategi yang cerdik menggagalkan rencana Adonia.

Alkitab Audio

Renungan iGrow 6 Oktober 2021 – Efek dari Kesombongan

EFEK DARI KESOMBONGAN
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 24

Ayat Emas : 2 Samuel 24:2b
“Jelajahilah segenap suku Israel dari Dan sampai Bersyeba; adakanlah pendaftaran di antara rakyat, supaya aku tahu jumlah mereka.”

Tindakan untuk menghitung atau melakukan sensus terhadap rakyat pada zaman itu, dianggap sebagai suatu sikap yang salah di hadapan Tuhan. Jika ada raja yg mengambil tindakan tersebut, bagi Tuhan raja itu telah jatuh dalam kesombongan. Karena yang berhak menambahkan dan mengurangi jumlah rakyat bangsa Israel adalah Tuhan.

Setelah melakukan kesalahan tersebut, Daud segera menyadari dan berkata kepada Tuhan bahwa ia telah berdosa (ayat 10). Meskipun Daud telah sadar akan dosanya, Tuhan tetap memberikan tulah sebagai hukumannya. Tuhan mendatangkan penyakit sampar kepada orang Israel dari pagi hari sampai waktu yang ditetapkan, dan matilah rakyatnya sebanyak tujuh puluh ribu orang (ayat 15).

Semakin menyesallah Daud ketika ia melihat dampak dari kesombongannya. Lalu Daud mendirikan mezbah bagi Tuhan di tempat pengirikan Arauna, dan mempersembahkan korban bakaran agar Tuhan mau menghentikan tulah-Nya.

Kita sering jatuh dalam dosa kesombongan. Misalnya ketika kita memiliki kehebatan dan kemampuan lebih dari orang lain. Ingatlah bahwa semua yang kita miliki datangnya dari Tuhan.

Doa
Tuhan, ampunilah kami dari kesombongan yang tidak disadari. Ajar kami untuk selalu rendah hati. Amin. (uni)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 5 Oktober 2021 – Bersinar Seperti Fajar

BERSINAR SEPERTI FAJAR
Bacaan Alkitab : 2 Samuel 23

Ayat Emas : 2 Samuel 23:3-4a
Allah Israel berfirman, gunung batu Israel berkata kepadaku: Apabila seorang memerintah manusia dengan adil, memerintah dengan takut akan Allah, ia bersinar seperti fajar di waktu pagi.

Daud tentu saja memiliki sejumlah kelemahan sebagai manusia. Namun tak bisa disangkal bahwa ia dipakai oleh Tuhan sebagai instrumen atau alat yang efektif di tangan Tuhan. Di dua ayat ini, yaitu 3 dan 4, Allah menyatakan apa yang membuat seorang Daud efektif sebagai alat-Nya. Pertama, ia memerintah rakyatnya dengan adil; Kedua, ia memerintah dengan takut akan Allah. Dengan takut akan Allah maka Daud mampu menjadi wakil Allah menghadirkan keadilan bagi orang-orang yang dipimpinnya. Dengan menjalankan pemerintahan seperti ini maka ia disebut seperti matahari yang “bersinar seperti fajar di waktu pagi.”

Hari-hari ini kita sedang dalam suasana PILKADA (Pemilihan Kepala Daerah) serentak di seluruh Indonesia. Kita berdoa agar pemimpin-pemimpin yang terpilih adalah mereka yang memiliki hati yang takut akan Tuhan dan yang memerintah rakyatnya secara adil. Kita berdoa agar pemimpin-pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang dinantikan kehadirannya, seperti kita selalu menantikan matahari yang bersinar di waktu pagi. Kita berdoa, kiranya di dalam kedaulatan-Nya maka Tuhan berkenan menghadirkan pemimpin yang memang menjadi wakil Tuhan, atau alat Tuhan yang efektif, menghadirkan suasana sorga di dalam bumi pertiwi ini.

Doa
Ya Tuhan, berilah pemimpin yang baik bagi kami. Amin. (JeRu)

Audio Alkitab