Renungan iGrow 4 Januari 2023

Yeremia 2/iGrowThroughThe Bible#3

Yeremia 2:2
“Pergilah memberitahukan kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan: Beginilah firman TUHAN: Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, kepada cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin, bagaimana engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tiada tetaburannya.”

Renungan:
Dosa dan pemberontakan orang Israel tidak membuat Aĺlah kehilangan cara untuk mengasihi mereka. Menegur dan memperingatkan kejatuhan mereka adalah salah satu wujud perhatian-Nya kepada umat kesayangan-Nya.

Kita pun sama dengan orang Israel. Di tengah kelimpahan berkat-Nya kepada kita tidak membuat kita lebih setia dan mengasihi Dia. Justru sebaliknya. Dosa dan pemberontakan, kita lakukan di tengah-tengah aliran kasih Allah yang meluap.

Walaupun demikian, Allah tetap mencari dan mengasihi kita. Dia ingin kita kembali memiliki persekutuan yang indah dengan-Nya. Tidak hanya nabi dan malaikat yang ia utus untuk membawa kta kembali kepada-Nya. Dia mengutus anak-Nya, Yesus Kristus, untuk menebus kita. Yesus menebus kita dengan darah-Nya yang mahal.

Masihkah kita mengatakan, dengan cara apakah Tuhan mengasihi kita? Belum cukup buktikah Ia menyayangi kita? Amin. (JeRu)

Morning Devotion GP Kids – 4 Januari 2022

Devotion, 4 Januari 2022

Yesaya‬ ‭58‬:‭11‬
“Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.”

Selamat pagi GP Kids🎉

Kita sudah berada di tahun yang baru ya anak-anak. Tahun baru membawa banyak harapan baru tapi sekaligus membawa banyak ketidakpastian. Sesuatu yang tak pasti, sering membuat kita kuatir. Kuatir bagaimana nanti pekerjaan/usaha papa-mama, karena katanya akan ada resesi ekonomi yang besar. Kuatir akankah bisa terus sekolah. Kuatir dengan pelajaran yang tambah sulit, dsb.

Yuk..tengok sebentar ke belakang! Tahun 2022 juga bukan tahun yang mudah, virus covid masih ada, tapi kita bisa melewatinya dengan baik kan? Firman Tuhan👆pagi ini menguatkan kita untuk tidak kuatir. Tuhan tetap menuntun kita. Ia berjalan bersama kita, bahkan di tanah kering(masa yang sulit) kita akan tetap dicukupkan. Ketika lemah kita akan dikuatkan.

Tuhan kita begitu baik. Kasih setia-Nya tak berkesudahan, rahmat-Nya tak pernah habis, selalu baru tiap pagi.

Terus percaya dan bersyukur ya anak-anak.
Tuhan Yesus memberkati 🙏

Tante Evy

Renungan iGrow 3 Januari 2023

Yesaya 66/iGrowThroughThe Bible#3

Yeremia 1:5
”Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Renungan:
Kepada nabi Yeremia, Tuhan punya rencana. Kepada kita yang ada saat ini, Tuhan juga punya rencana.

Jauh sebelum kita hadir di dunia ini, Tuhan telah menetapkan kita. Dan tidak akan gagal apa yang telah Ia tetapkan. Mengapa? Karena Dia tahu siapa kita. Dia tahu kekurangan-kekurangan kita tapi Dia juga tahu kelebihan-kelebihan kita. Tapi lebih dari itu, Dia tahu kekuatan-Nya tidak mungkin bisa digagalkan oleh kelemahan kita.

Menyadari itu, menolak panggilan Tuhan untuk ikut dalam rencana-Nya adalah keraguan atas kekuatan kuasa-Nya. Kita tidak sedang meraguan kemampuan kita tapi sedang meragukan kesanggupan-Nya menolong kita.

Saat ini kita diberi kesempatan, jangan tolak dan sia-siakan kesempatan ini. Hidup ini adalah kesempatan. Amin. (JeRu).

Morning Devotion GP Kids – 3 Januari 2023

Devotion, 3 Januari 2023

💟 Lukas 6:27-28
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.”

Anak-anak, orang dunia selalu mengasihi orang-orang yang mengasihi mereka, tetapi akan membenci orang yang menyakiti mereka. Namun Tuhan mengajarkan kepada kita, sebagai anak Tuhan  bukan hanya mengasihi orang yang berbuat baik pada kita, tetapi juga kepada orang-orang yang menyakiti kita harus kita kasihi. Sulit ya anak-anak?

🤷🏻‍♀️ “Bagaimana mungkin dia sudah menyakiti kesalahan pada kita kok kota harus menerima dan mengasihi dia sih?” “Kenapa? Apa alasannya?”

Pertanyaan itu pasti timbul dipikiran anak-anak semua kan?
Inilah jawabannya; karena Allah telah mengasihi kita terlebih dahulu. Kita sama-sama manusia tidak sempurna. Kita sama-sama manusia yang berbuat dosa. Kasih terpancar ketika kita tetap berada dalam Tuhan Yesus, sehingga kasih-Nya menyanggupkan kita untuk mengampuni. Milikilah kelembutan hati, kerendahan hati untuk mengasihi itu yang dikehendaki Tuhan maka hidup kita penuh dengan damai sejahtera.
Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

💕Tante Shirley💕

Renungan iGrow 2 Januari 2023

Yesaya 66/iGrowThroughThe Bible#2

Yesaya 66:1
“Beginilah firman Tuhan: Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?”

Renungan:
Allah kita adalah Allah yang
Mahabesar. Tidak ada satupun di dunia ini yang cukup memadai untuk menampungnya. Bumi yang begitu luas hanya menjadi tumpuan kaki-Nya. Langit yang begitu lebar dan tinggi dijadikan tahta-Nya.

Kepada Allah yang Mahabesar itulah kita harus datang menyembah. Bukan kepada yang lain.

Selain itu, Ia juga adalah Mahakuasa. Tidak ada sejengkal wilayah yang luput dari pengawasan dan penguasaan-Nya. Ia berdaulat atas semuanya.

Betapa kita harus bersyukur memiliki Allah seperti itu! Dan lebih bersyukur lagi ialah bahwa karena Ia memiliki dan mengasihi kita.

Jangan alihkan penyembahan kita kepada yang lain. Hanya kepada Dia-lah kasih dan penyembahan kita berikan. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 2 Januari 2023

Devotion, 2 Januari 2023

Yohanes 8:12
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya dengan menggunakan frasa “Aku”. Dalam kitab Perjanjian Lama, Allah menyatakan diri-Nya kepada Musa, “Aku adalah Aku” (Keluaran 3:14). Begitupun, ayat renungan kita pagi ini, Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya, “Akulah Terang Dunia.” Ia sanggup menolong kita, manusia berdosa, untuk melihat dunia dengan jelas. Tanpa Tuhan Yesus, maka kita semua ada dalam kegelapan. Kegelapan tidak pernah bisa mengalahkan dirinya sendiri, kecuali ada terang.

Seperti dikatakan oleh sebagian orang, bahwa seberapa pun cepatnya terang itu melintas, kegelapan senantiasa mendahuluinya. Namun jika tidak ada terang, kegelapan tetap menjadi kegelapan, tidak pernah sirna. Karena itu, ketika kegelapan melingkupi bumi, maka hal pertama yang diciptakan Allah adalah terang.

Pada hari kedua tahun 2023 ini, biarlah kita terus memohon Tuhan Yesus menerangi hidup kita, supaya kita bisa melihat kehidupan dengan jelas dan tidak tersesat sepanjang tahun 2023.

🌻Cik Joice🌻

Renungan iGrow 1 Januari 2023

Hari #1

Yesaya 65:1
Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: “Ini Aku, ini Aku!” kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku.

Renungan:
Sesungguhnya, Allahlah yang terlebih dahulu mencari dan menemukan kita. Ia terlebih dulu membuka diri-Nya agar ditemukan oleh kita.

Waktu kita tidak sedang mencari Dia, Dia sudah mencari kita. Waktu kita memusuhi dan memberontak, Dia sudah menginginkan kita pulang.

Untuk membuat kita pulang ke pelukan kasih-Nya, Ia rela melepaskan Anak yang Ia paling kasihi, Yesus Kristus. Untuk membuat kita dikuduskan, Ia rela menyerahkan Anak-Nya yang tunggal dijadikan berdosa.

Respon kita adalah bersyukur untuk kasih-Nya yang ajaib. Dan selain itu, mengambil komitmen untuk taat dan setia kepada-Nya.

Bukan kita yang memilih Dia, tapi Dialah yang terlebih dulu memilih kita. Bukan kita yang terlebih dulu mengasihi Dia, tapi Allah yang terlebih dulu mengasihi kita. Tujuannya ialah agar kita dipulihkan menjadi yang baru, ciptaan yang baru, manusia yang baru.

Puji Tuhan.

Selamat memasuki tahun baru, 2023 dengan hati dan hidup yang baru.

Tuhan memberkati. (JeRu)

Warta Jemaat Edisi 1 Januari 2023

Klik di sini untuk versi lengkap PDF

Informasi Perjamuan Kudus
Dalam Kebaktian Umum yang diadakan pada hari Minggu, 8 Januari 2023; pk.08.00 WIB kita akan mengadakan Sakramen Perjamuan Kudus. Kebaktian diadakan secara onsite dan live streaming melalui YouTube. Bagi Jemaat yang sakit/ usia lanjut yang biasanya dilayani Perjamuan Kudus ke rumah-rumah dipersilakan mengikuti Perjamuan Kudus secara online. Roti dan anggur perjamuan akan dikirim ke rumah. Kiranya Jemaat
dapat mempersiapkan diri dan hati.

Morning Devotion GP Kids – 31 Desember 2022

Devotion, 31 Desember 2022

Yakobus 4:15
Sebenarnya kamu harus berkata: ”Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”

Selamat pagi adik-adik GP Kids.

Hari ini adalah hari terakhir di tahun 2022. Bagaimana perasaan kalian memasuki tahun yang baru? Apakah ada hal-hal yang kalian inginkan, cita-citakan atau rencanakan di tahun depan? Mungkin ada di antara kalian yang menginginkan nilai yang lebih baik di semester yang baru, ada yang berencana untuk berlibur ke suatu tempat, atau ada yang dijanjikan suatu hadiah ulang tahun dari orang tua kalian. Banyak orang memang memakai momen tahun baru untuk memikirkan dan merencanakan apa saja yang ingin dilakukan selama setahun kedepan. Lantas bagaimana dengan kita sebagai anak-anak Tuhan?

Dalam Surat Yakobus pasal 4:13-17, Rasul Yakobus mengingatkan kita bahwa setiap perencanaan yang kita buat tidak boleh melupakan Tuhan. Di ayat 14 Yakobus berkata bahwa jangankan berencana untuk setahun kedepan, apa yang akan terjadi besok pagi saja manusia tidak ada yang tahu. Manusia boleh berencana dan bercita-cita, namun segala sesuatu hanya bisa terjadi jika Tuhan yang menghendakinya (ay. 15).

Setidaknya ada 2 hal yang bisa kita renungkan dari bagian ini. Pertama, kita manusia tidak boleh sombong. Ingat bahwa segala sesuatu yang kita punya dan segala berkat yang kita bisa nikmati adalah pemberian dari Tuhan (ay. 16). Kedua, ketika ada rencana dan cita-cita kita yang gagal atau tidak terjadi, kita harus mengerti kalau itu berarti Tuhan memilik kehendak yang lain dalam hidup kita. Kehendak Tuhan dalam hidup anak-anak Tuhan selalu ditujukan untuk mendatangkan kebaikan (Roma 8:28). Kiranya renungan ini mengingatkan dan menguatkan kita untuk bergantung kepada Tuhan dalam kita memasuki tahun yang baru besok. Tuhan Yesus memberkati adik-adik sekalian.

~ Ko Dimas