Morning Devotion GP Kids – 11 November 2022

Devotion, 11 November 2022

Mazmur 106:1
Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

🌸 Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan Yesus🌸

Sudahkah pagi ini kita mengucap syukur kepada Tuhan?
Mengucap syukur dalam kamus besar bahasa Indonesia, artinya adalah perasaan terima kasih kepada Sang Pencipta.
Saat kita dalam keadaan senang, bahagia, ada berkat Tuhan, dan semua yang kita kerjakan berhasil, pasti dengan mudah dan dengan sukacita bisa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan. Tetapi kebanyakan orang tidak bisa berterima kasih jika keadaan orang itu tidak baik. Tapi ironisnya ada juga orang yang diberkati tapi tidak bersyukur.

Bangsa Israel merupakan contoh bangsa yang tidak bersyukur kepada Tuhan. Mereka tidak bisa melihat betapa besar kasih Tuhan kepada bangsa Israel yang telah membebaskan mereka dari perbudakan bangsa Mesir dan membawa mereka ke tempat yang berlimpah susu dan madu. Saat bangsa Israel dikejar tentara Mesir, Tuhan membelah laut Teberau sehingga bangsa Israel bisa berjalan melewati laut dan musuhnya tenggelam. Dalam perjalanan ke Kanaan Tuhan selalu memelihara, menuntun, dan menolong mereka tetapi mereka merupakan bangsa yang tegar tengkuk selalu bersungut-sungut dan tidak bersyukur.

Daud mengingatkan kepada kita untuk bersyukur kepada Tuhan sebab Ia baik. Kasih setia Tuhan tidak berkesudahan. Apapun keadaan kita baik atau buruk, senang atau susah selalu bersyukur kepada Tuhan atas kasih yang diberikan kepada kita. Kasih-Nya begitu besar yang telah memberikan KESELAMATAN kepada kita orang yang berdosa, dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Dengan darah-Nya kita sudah ditebus lunas dari dosa.

Jadi anak-anak sudah selayaknya kita bersyukur kepada Tuhan dalam keadaan apapun. Keselamatan yang diberikan bagi kita sudah cukup kita terima. Kita tidak dapat membalas keselamatan yang sudah kita terima dengan cuma-cuma. Coba anak-anak hitung berkat Tuhan yang sudah kalian terima. Jangan kita lupa berkat yang sudah kita terima. Bersyukurlah kepada Tuhan.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua ❤

⚘️Tante Sulis⚘️

Morning Devotion GP Kids – 10 November 2022

Devotion, 10 November 2022

Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Ketika sesuatu yang buruk terjadi dalam hidup kita, seperti mengalami kesukaran saat sekolah, hasil test sekolah kurang bagus, atau orang yang kita cintai jatuh sakit bahkan mungkin kita sendiri sedang sakit, semua terasa seperti tidak ada harapan 😥

Namun ingatlah anak-anak, bahwa Tuhan sanggup mengerjakan sesuatu yang baik meskipun bagi kita terlihat sangat buruk 🌻
Kita mungkin tidak dapat melihat apa baiknya dari semua kejadian yang buruk, tapi yakinlah Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia 😇

Tetaplah berdoa dan ceritakan pada Tuhan apa yang kalian rasakan karena Dia sangat mengerti dan selalu ada buat kita semua 🤗😇

Tetap semangat ya 💪🏻💪🏻💪🏻
Tuhan Yesus memberkati 🤍

🍀Tante Sally🍀

Renungan iGrow 10 November 2022 – Tuhan Sayang Umat-Nya

https://youtu.be/BNekEf3DegM

Kamis, 10 November 2022
TUHAN SAYANG UMATNYA
Bacaan Alkitab Yesaya 13

Ayat Emas Yesaya 13 : 11
Kepada dunia akan Kubalaskan kejahatannya, dan kepada orang-orang fasik kesalahan mereka; kesombongan orang-orang pemberani akan Kuhentikan, dan kecongkakan orang-orang yang gagah akan Kupatahkan.

Ada satu masa yang Tuhan izinkan, Raja Babel, Nebukadnezar bersama pasukannya menyerang Yehuda. Mereka menghancurkan Yesusalem dan Bait Allah. Mereka merampas barang-barang berharga dan menawan banyak penduduknya. Dengan maksud baik, Tuhan memakai tangan raja lalim untuk mengajar umat-Nya.

Terhadap kita pun barangkali juga pernah ada suatu masa, kita diizinkan menerima penderitaan karena perbuatan orang lain. Orang menjahati kita sampai kita rasanya tidak berdaya lagi. Dan bacaan kita pada hari ini menyampaikan makna bahwa jikalau kita hidup benar sebagai anak-anak Tuhan yang setia, tetapi ada orang-orang yang dengan sengaja melakukan kejahatan, maka Allah yang mahatahu dan sayang umat-Nya akan bertindak sesuai waktu-Nya, dengan membalas kejahatan mereka.

Itu sebabnya sebagai anak-anak Tuhan kiranya kita sungguh-sungguh tinggal di dalam Tuhan, dan Dia juga tinggal di hati kita. Sehingga jikalau ada kejahatan yang terjadi atas kita maka Tuhan yang akan membalaskannya.

Doa
Ya Tuhan, puji syukur kepada-Mu. Karena Engkaulah Pelindungku. Tak pernah Engkau membiarkan kami sendiri. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 9 November 2022

1 Tesalonika 5: 16-18

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

☀️Selamat pagi GP Kids 🌻

Pagi ini Firman Tuhan mengingatkan 3 hal yang tak boleh kita tinggalkan dalam hidup yang tak mudah ini.

Apakah itu?

  1. Bersukacita
  2. Berdoa
  3. Bersyukur

Ketiga hal di atas menjadikan kita kuat dan terus bertumbuh di dalam Tuhan Yesus.

Apa yang saat ini sedang menjadi masalah kita? Mari kita pandang Tuhan Yesus yang telah membayar lunas atas segala dosa kita. Hanya dari Dia saja kita bisa bersukacita senantiasa, tetap berdoa dan bersyukur dalam segala hal.

Tetap semangat ya GP Kids.

Tuhan Yesus memberkati.

🖐️Salam sehat dan hangat,
Kak Boedi

Renungan iGrow 9 November 2022 – Murka yang Surut

https://youtu.be/cYs1amwdkI8

Rabu, 9 November 2022
MURKA YANG SURUT
Bacaan Alkitab: Yesaya 12

Ayat Emas Yesaya: 12 : 1
Pada waktu itu engkau akan berkata: “Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku.”

Bacaan kita hari ini bisa langsung diterapkan kepada umat Tuhan di masa milenial sekarang. Bahwa Tuhan pun murka saat kita berada di masa lalu yang tidak benar. Tetapi oleh karena belas kasih Allah, kita yang seharusnya menerima murka Allah yang kekal, bisa diselamat-Nya.

Kita bersyukur ketika kita merasakan bahwa murka Allah telah surut atas kita. Bahkan kita pun diselamatkan ke dalam terang-Nya yang ajaib. Itu sebabnya ayat-ayat 3-6 sepatutnya kita alami. Yakni (1) Bergirang/bersukacita/bermazmur/bersorak-sorailah; (2) Bersaksi kepada bangsa-bangsa. Betapa kita tidak berterima kasih untuk apa yang Ia kerjakan atas kita.

Jika kita perhatikan, kita melihat betapa bersukacita, bergembira karena Tuhan (bdk. Mazmur 37:4) merupakan perintah Tuhan yang benar-benar patut kita indahkan dan lakukan. Apakah masalah hidup kita saat ini? Apakah itu lebih besar daripada kasih karunia Tuhan Allah kepada kita atas keselamatan kekal di dalam Tuhan Yesus, sehingga sukacita kita terampas oleh masalah-masalah tersebut?

Doa
Tuhan Yesus, aku bersyukur atas segala pengorbanan-Mu kepadaku. Teruslah bertahta di hatiku, sehingga sukacita surgawi tetap tinggal dalam hidupku. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 8 November 2022

Devotion, 8 November 2022

Mazmur 26:1
Berilah keadilan kepadaku, ya Tuhan, sebab aku telah hidup dalam ketulusan.

Selamat pagi GP Kids🌻

Apa yang kalian rasakan ketika sedang menghadapi ketidakadilan?
Saat mengerjakan test rasanya sudah berjuang dengan belajar sungguh-sungguh, sedangkan ada teman yang menyontek mendapat nilai lebih dari kalian.
Begitu juga saat mendapat tugas dari sekolah, harus dikerjakan sendiri dengan sekuat tenaga, tetapi saat melihat hasil teman yang dibantu orang lain dan mendapat penghargaan lebih dari yang kamu buat.
Kedua peristiwa tersebut adakah membuat hati kalian marah, jengkel, sakit hati?Manusiawi memang apabila merasakan begitu.

Firman Tuhan hari ini, mengajak kalian untuk dapat menguasai diri yang kuat supaya tidak terjebak untuk membalas. Bila kita memiliki buah Roh penguasaan diri maka hati ini dapat menerima semua perlakuan itu dengan damai sejahtera, sukacita, kesabaran. Ingat Tuhan melihat jerih payah yang kalian kerjakan dengan tulus hati. Mungkin tidak instan merasakan, namun percayalah bila semua yang kalian lakukan dengan dasar takut akan Tuhan, pasti tidak akan dipermalukan.

Selamat beraktivitas, tetap semangat ya.
God bless you all

🍀Tante Lani🍀

Renungan iGrow 8 November 2022 – Rencana Agung

https://youtu.be/3rYBRV7tT50

Selasa, 8 November 2022
RENCANA AGUNG
Bacaan Alkitab Yesaya 11

Ayat Emas: Yesaya 11 : 1
Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

Ayat ini sungguh puitis. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberi makna kata “Tunggul” adalah pangkal pohon yang masih tinggal tertanam di dalam tanah sehabis ditebang. Sedangkan “Taruk” oleh KBBI salah satu makna yang disampaikan atas kata ini adalah daun dan ranting yang tumbuh. Penyimbolan yang sangat unik.

Dari masa Isai sampai zaman Yesaya (yang mengalami kehidupan atas kepemimpinan empat raja di Yehuda), bangsa pilihan Allah telah mengalami babak belur kehidupan. Mereka yang selama ini utuh, setelah Salomo wafat (diperkirakan tahun 924 SM), Israel pecah. Tapi lihatlah janji Allah melalui Nabi Yesaya (Nama ini mempunyai arti ‘Tuhan menyelamatkan’) yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 700-an SM pada pasal ini. Bahwa pohon yang telah ditebang itu tidak mati. Tuhan tumbuhkan, bertunas dan kelak kemudian akan berbuah.

Barangkali kita saat ini pun sedang dalam proses ‘tertebang’ atau mungkin sedang di musim kehidupan kelam karena kebodohan kita, ternyata Tuhan masih memberi kesempatan. Kesempatan untuk berharap. Bahwa kita tidak habis di sini. Sebuah tunggul pengharapan masih tertanam, dan taruk baru akan dimunculkan oleh Tuhan.

Doa
Ya Tuhan Yesus, hanya kepada-Mu aku berharap dan berserah atas segala pergumulan hidup ini. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 7 November 2022

Devotion, 7 November 2022

Matius 5:37
🌴 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Morning anak-anak kesayangan
Tuhan 🙋🏼‍♀️

Siapakah di antara kita yang tidak pernah berbohong sama sekali sejak kita dilahirkan? Atau berkata yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada?
Pasti kita semua pernah kan? 😊
Nah kalau kita semua pernah berbohong, berkata tidak jujur, apakah kita akan membiarkan hidup dalam kebohongan dan ketidak jujuran terus menerus?

Firman Tuhan pagi ini mengajarkan pada kita, kalau kita sudah pernah berbohong atau berkata tidak jujur, mari segera bertobat dengan berani mengakuinya di hadapan Tuhan juga dengan orang yang bersangkutan. Misalnya orang tua kita, saudara-saudara kita, guru kita juga teman-teman kita, atau siapapun yang sudah pernah kita bohongi.
Bahkan tidak cukup hanya berani mengakuinya, tapi juga berani minta maaf serta mempertanggungjawabkan perkataan/perbuatan kita tersebut.
Nah itulah yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan.

Di dalam 1 Yohanes 1:9👇🏻 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Dan janji Tuhan bagi orang yang jujur, yaitu:👇🏻
Amsal 2:7
“Ia(Tuhan) menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.”

Wooow ! Bisa dipastikan kalau kita mau taat pada firman Tuhan untuk selalu belajar berkata jujur dan berlaku jujur /tidak bercela lakunya, maka Tuhan selalu menyediakan pertolongan dan menjadi perisai bagi kita. So pasti, hidup kita aman, tenteram, dan penuh dengan damai sejahtera.

☘️Mari kita berjuang dengan pertolongan Roh Kudus menjadi pribadi yang jujur dan bisa dipercaya 🙏🏻
Hingga nama Tuhan dipermuliakan lewat hidup kita 🙏🏻

Jesus loves ❤️ you all 🙏🏻

🌺Tante Endang 🌺

Renungan iGrow 7 November 2022 – Keadilan bagi Pengadil yang Tak Adil

https://youtu.be/Pq2iGjcQu_8

Senin, 7 November 2022
KEADILAN BAGI PENGADIL YANG TAK ADIL
Bacaan Alkitab: Yesaya 10

Ayat Emas: Yesaya 10:1
Celakalah mereka yang menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil, dan mereka yang mengeluarkan keputusan-keputusan kelaliman.

Di dunia sepakbola, ada satu teknologi yang mulai diperkenalkan, khususnya dalam hal menolong wasit memutuskan sesuatu yang dirasanya kurang meyakinkan. Teknologi itu disebut sebagai VAR (Video Assistant Referee). VAR adalah kombinasi antara beberapa wasit yang berada di ruang tertentu yang menggunakan teknologi mutakhir dan wasit di lapangan untuk memberikan keputusan yang tepat. Tak jarang, dengan sistem ini sebuah gol dianulir karena ternyata gol tersebut dihasilkan dari sebuah proses yang tidak benar. Pada intinya, melalui alat ini, kedua tim mendapatkan keadilan di dalam lapangan pertandingan. Dengan begitu, wasit pun ikut senang karena telah mewasiti kedua kubu dengan baik.

Namun, dalam lapangan kehidupan yang sebenarnya kita sering disuguhkan berita dan peristiwa, bahwa banyak pengadil yang diberi kekuasaan oleh rakyat dan Tuhan justru tidak menghadirkan keadilan dalam cara mereka mengadili rakyatnya. Yesaya menyebut mereka sebagai pihak yang “menghalang-halangi orang-orang lemah mendapat keadilan, dan merebut hak orang-orang sengsara…., merampas milik janda…, menjarah anak-anak yatim” (ayat 2).

Sesungguhnya kita dipanggil untuk bersikap benar dan adil. Arahkan hati kita kepada mereka yang lemah dan tanpa daya. Ketika kita mengulurkan tangan kepada mereka, kita sedang melayani Tuhan Yesus.

Doa
Tuhan, ajarkan kami keadilan-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 6 November 2022 – Mesias

https://youtu.be/6zxhDcbRN9U

Minggu, 6 November 2022
MESIAS
Bacaan Alkitab Yesaya 9

Ayat Emas: Yesaya 9:1
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.

Tak selamanya umat-Nya dibiarkan berjalan dalam kemelut dan kesusahan. Sekalipun umat menyalahpahami pekerjaan-Nya di tengah-tengah mereka, namun kasih dan setia-Nya tidak pernah meninggalkan mereka. Pada waktu-Nya, Ia akan mengirim penolong yang akan menyelamatkan mereka. Penyelamat itu adalah Mesias, Raja Damai, yang akan membawa mereka keluar dari gelap untuk melihat terang. Oleh sang Mesias, mereka dikeluarkan dari kekelaman untuk menikmati sinar. Kuk dan tongkat penindasan dilepaskan dan dipatahkan. Pada akhirnya, kebebasan sejati akan mereka alami.

Kita juga sama dengan orang Israel. Kita sering salah paham dengan Tuhan. Kita mengira Ia tidak peduli dengan kita. Kita berburuk sangka dengan menyamakan kesabaran-Nya sebagai pembiaran. Padahal tidak demikian. Di dalam waktu-Nya, Ia telah menyetel waktu dan cara terbaik untuk meloloskan kita dari persoalan yang kita hadapi. Hanya saja kita kurang sabar.

Bersabarlah sedikit panjang dengan cara-Nya. Di saat kita menunggu itu, mari kita mengoreksi hidup kita di hadapan-Nya selama ini. Minta Tuhan membetulkan sikap hati dan hidup kita, agar Ia berkenan memberikan kelepasan dan kebebasan bagi kita.

Doa
Tuhan, Engkaulah keselamatan kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio