Renungan iGrow 23 September 2022 – Sabar dan Kuasai Hidupmu

https://youtu.be/TIy2IdvojZw

Jumat, 23 September 2022
SABAR DAN KUASAI HIDUPMU
Bacaan Alkitab: Amsal 16

Ayat Emas: Amsal 16:32
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Bacaan kita hari ini adalah bagian dari kumpulan amsal yang dituliskan oleh Salomo (Pasal 10:1-22:16). Tak ada yang meragukan kelihaian Salomo dalam menuliskan kalimat hikmat, karena dia sendiri adalah pribadi yang berhikmat. Bagi seorang Salomo, hikmat dari Tuhan jauh melebihi segala harta yang dia miliki (ayat 16).

Menjadi seorang yang bergelimang harta, kuasa dan hikmat, Salomo rupanya sadar bahwa hal mengendalikan diri juga menjadi suatu yang sangat penting. Seorang berhikmat pun dapat terjatuh jika tidak mampu menjaga diri tetap terkendali. Artinya, dia mampu mengendalikan segala hawa nafsu, yang di dalam Alkitab sering disebut sebagai keinginan daging. Kita memahami bahwa ujung dari keinginan daging adalah maut, berlawanan dengan keinginan Roh yang berujung pada hidup dan damai sejahtera (Bdk. Roma 8:6).

Penggambaran bahwa seseorang yang mampu menguasai atau mengendalikan diri adalah seperti seorang yang merebut kota mengajarkan kepada kita betapa tak mudahnya hal tersebut kita kerjakan. Karenanya, kita takkan mampu tanpa pertolongan Roh Kudus. Jadi, ayat emas hari ini menasihatkan, hendaklah kita juga sabar dalam menantikan Tuhan. Sabar menantikan-Nya menuntun hidup kita sejalan dengan rencana-Nya.

Doa
Syukur kami naikkan ya Tuhan, untuk hikmat yang Kau berikan bagi kami. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 23 September 2022

Renungan, 23 September 2022

Amsal 16:24
Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.

🌸 Selamat pagi anak-anak GP Kids yang dikasihi Tuhan Yesus.🌸

1. Ani mendapatkan nilai test Math jelek dan ibunya memberi nasihat; “Kamu anak yang pandai, kalau kamu rajin belajar kamu pasti bisa mendapatkan nilai yang bagus. Belajarlah dengan tekun, kamu pasti bisa”.

2. Ani mendapatkan nilai test Math jelek lalu dimarahi ibunya; “Kamu anak yang bodoh, tidak mau belajar. Kerjaanmu hanya main game, tidak bertanggung jawab dengan sekolah. Pemalas!”

Anak-anak, kira-kira dari perkataan di atas, mana yang menyenangkan di hati? Ya, perkataan yang menyenangkan di hati yang nomer satu.

Sering kali kita mendengar perkataan-perkataan yang tidak menyenangkan baik itu terjadi pada diri kita atau orang lain. Perkataan yang tidak menyenangkan tidak enak didengarkan dan menyakitkan hati bahkan menjadikan tidak percaya diri.

Salomo menggambarkan perkataan yang menyenangkan seperti sarang madu. Anak-anak pasti sudah pernah makan sarang madu yang rasanya begitu manis🍯
Perkataan yang manis dapat menyejukkan hati dan obat bagi tulang-tulang. Sarang madu memiliki banyak khasiat buat kesehatan. Sarang madu mengandung beragam vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat salah satunya sebagai antioksidan. Kita dapat membayangkan betapa luar biasa perkataan yang menyenangkan yang keluar dari mulut orang-orang percaya. Perkataan yang menyenangkan akan memberikan pengaruh yang besar dan dapat membangkitkan kepercayaan seseorang.
Ada penelitian dalam bidang kesehatan seorang pasien dengan diberikan perkataan yang menyenangkan dan menguatkan membantu pasien sembuh lebih cepat.

Anak-anak, mari kita gunakan lidah kita untuk memperkatakan perkataan yang menyenangkan menguatkan, dan memberkati orang lain agar nama Tuhan dimuliakan.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua ❤

⚘️Tante Sulis⚘️

Morning Devotion GP Kids – 22 September 2022

Renungan, 22 September 2022

Ulangan 8:6
Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan…

Dari ayat Firman Tuhan di atas ada kata “takut”. Tahukah anak-anak “Takut” bagaimana sih yang dimaksud?
“Takut” di sini maksudnya sikap bersyukur dan hormat kepada Tuhan yang sudah lebih dulu mengasihi kita hingga mati di kayu salib ✝️
Lalu apa yang harus kita lakukan? Kita harus berusaha hidup berkenan di hadapan Tuhan. Seperti berdoa, rajin beribadah dan membaca Firman Tuhan.
Kenapa kita harus takut akan Tuhan? Karena segala yang terjadi di dunia atas kemurahan Tuhan. IA yang memberkati kita hingga saat ini. Maka dari itu kita perlu memiliki sikap takut (hormat) akan Tuhan sehingga kita selalu mengingat segala kebaikan-Nya dan berusaha untuk selalu hidup benar sebagai tanda ucapan syukur kita.

Cintai Tuhan dan milikilah rasa takut akan Tuhan selalu ya 🤗🙏🏻

🍀Tante Sally🍀

Renungan iGrow 22 September 2022 – Hati yang Gembira

https://youtu.be/qGb8CjEJTDw

Kamis, 22 September 2022
HATI YANG GEMBIRA
Bacaan Alkitab: Amsal 15

Ayat Emas: Amsal 15:13
Hati orang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.

Hampir setiap kita pasti setuju bahwa kondisi hati sangat memengaruhi kehidupan. Termasuk di dalamnya adalah hal kesehatan. Hal ini bukan sekadar isapan jempol, di dalam dunia kesehatan pun sudah ada penelitian klinis bahwa hati yang dipenuhi kepahitan, tekanan, dan kesulitan yang tak teratasi akan memunculkan hormon kortisol berlebih. Akibatnya, metabolisme tubuh tak terkontrol dan muncullah berbagai penyakit.

Melihat fakta di atas, kita dapat mengerti mengapa penulis Amsal mengangkat perihal hati yang gembira ini menjadi satu bagian pengajarannya. Dengan menjaga hati tetap bergembira, sejatinya kita juga telah menjaga tubuh kita tetap baik dan sehat. Tubuh yang sehat akan membuat kita menjadi produktif.

Hati yang gembira adalah vitamin bagi jiwa yang sehat dan obat yang manjur bagi tubuh yang sakit. Pengamsal mengulang pengajarannya ini dalam Amsal 17:22 yang berbunyi, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Pengulangan ini menunjukkan bahwa memiliki hati yang gembira adalah hal yang sangat penting. Bergembiralah!

Doa
Tuhan, berikan kami hati yang bergembira dan semangat yang tak gampang patah. Amin. (tim iGrow)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 21 September 2022

Filipi 4:13
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

☀️Selamat pagi GP Kids.

🌷Siapa yang hari ini…Tepatnya pagi ini, yang masih memikirkan masalahnya?
Merasa lelah.
Nggak kuat.

Apa masalah yang kita tanggung dan pikirkan saat ini?
Sakit? Tentang sekolah? Urusan keuangan orangtua? Tentang relasi dengan teman?

📙Apapun masalah kita saat ini, Firman Tuhan di atas mengingatkan kita kembali bahwa kita tidak sendiri dalam menanggung segala penderitaan.

👨‍🎓Seperti halnya Rasul Paulus yang banyak melalui kesengsaraan, penderitaan….. Dia bisa menanggung bersama Tuhan Yesus yang memberi kekuatan.
Demikian pula kita.

💪Tetap kuat.
Tetap teguh ya anak-anak…..
Ingatlah di dalam Tuhan Yesus, kita bisa menanggung segala perkara.
Segala masalah.

❤️Tuhan Yesus sanggup mengubahkan mendung menjadi langit yang cerah.
Air mata menjadi tari-tarian.

Tuhan Yesus memberkati.

🤚Salam hangat,
Kak Boedi

Renungan iGrow 21 September 2022 – Mulut Orang Bijak

https://youtu.be/VZp703yPtBY

Rabu, 21 September 2022
MULUT ORANG BIJAK
Bacaan Alkitab: Amsal 14

Ayat Emas: Amsal 14:3
Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.

Hampir semua tulisan di Amsal berbicara tentang nilai-nilai dalam menjalani kehidupan. Kumpulan amsal ini banyak memberikan perhatian pada perilaku orang benar dan orang fasik. Di sana diajarkan bagaimana seseorang hidup sebagai orang benar dan menjauhi jalan orang fasik.

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh seorang yang benar adalah menjaga mulutnya. Mulut orang benar akan dituntun oleh hikmat yang dari Tuhan. Dengan demikian, dari bibirnya akan keluar hal-hal baik yang pada akhirnya akan memberikan manfaat yang besar bagi orang lain dan juga dirinya. Sebaliknya, bibir yang tidak dijaga akan mengeluarkan racun yang dapat menghancurkan orang lain dan dirinya sendiri. Betapa pentingnya memperhatikan dan menjaga apa yang ada di dalam dan yang keluar dari mulut kita.

Biarlah kita menjadikan mulut kita sumber pengajaran dan nasihat bagi orang lain, dan bukan sebagai sumber tumbuhnya akar pahit bagi orang lain. Ingatlah, apa yang keluar dari mulut kita tidak akan kembali lagi. Dia akan menghasilkan buah entahkah baik ataukah buruk.

Doa
Tuhan, berikan kepada kami mulut yang dikendalikan oleh hikmat. Dan jadikan bibir kami sumber pengajaran dan nasihat yang menggembirakan. Amin. (AV)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 20 September 2022 – Sayangi Anakmu

https://youtu.be/s0KiiKrRafQ

Selasa, 20 September 2022
SAYANGI ANAKMU
Bacaan Alkitab: Amsal 13

Ayat Emas: Amsal 13:24
Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.

Orang Yahudi terkenal sebagai orang tua terbaik di antara bangsa-bangsa purba. Ayat emas di atas tidak berarti bahwa orang tua Yahudi itu kejam karena mengganjar anaknya dengan tongkat. Menggunakan tongkat tanpa hikmat akan meninggalkan pahit di hati anaknya. Namun, mendisiplin anak dengan tongkat sebagai bagian dari koreksi dengan kasih akan menghasilkan anak yang berpengertian.

Orang tua yang sayang pada anak-anaknya tidak akan membiarkan mereka melakukan kesalahan, tapi dengan tindakan tegas akan mengoreksi. Jadi, “menggunakan tongkat” di perikop ini dimaksudkan bukan untuk melukai atau menciderai anak tapi dalam arti hajaran. Hajaran ini meliputi seluruh aspek manusia yaitu: masalah ekonomi, moral, hubungan antar manusia, integritas, komunikasi, dan yang terpenting ketaatan dalam membaca dan melakukan firman Tuhan.

Sebagai anak-Nya, kita pun dihajar Tuhan. Tujuannya adalah untuk mendewasakan. Menggunakan pengandaian ini, maka sebagai orang tua kita harus menjadikan pendewasaan dan kasih dalam mendisiplinkan anak kita. Janganlah menggunakan tongkat selagi amarah masih memuncak.

Doa
Tuhan, terima kasih untuk kesempatan merasakan “tongkat-Mu” yang mendisiplin dan mendewasakan kami. Amin. (AV)

Alkitab Audio