Renungan iGrow 14 Juni 2022 – Berkat Tuhan

https://youtu.be/HTlZOX6xoUE

Selasa, 14 Juni 2022
BERKAT TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 65

Ayat Emas: Mazmur 65:12
Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak.

Ketika kita membaca Mazmur Daud ini, tak bisa dilepaskan dari kisah kehidupan dari seorang Daud. Pengalaman hidupnya bersama Tuhan melahirkan tulisan indah ini. Daud menyatakan bahwa kepada Allahlah, kita memuji dan berdoa. Bahkan ketika kita bersalah, Dia mengampuni, dengan menghapus kesalahan kita (ayat 2-4). Dengan penuh kepercayaan, Daud memproklamirkan bahwa Allah Israel banyak melakukan perbuatan yang dahsyat, Dialah Penyelamat umat manusia. Seluruh alam semesta tunduk kepada-Nya. Sebuah pengakuan yang keluar dari kesadarannya akan Tuhan.

Ketika di zaman itu, orang Kanaan memercayai bahwa dewa Baallah yang mengirim hujan untuk pertumbuhan tanaman, Daud menyatakan bahwa Allah saja yang menghadirkan hujan dan memberi panen berlimpah (ayat 10-11).

Di saat hidup sekarang ini semakin tidak mudah, apakah kita bisa memercayai Allah seperti Daud memercayai-Nya? Bahwa Dia telah dan terus memahkotai tahun kehidupan kita dengan kebaikan-Nya. Jejaknya mengeluarkan lemak. Ini sebuah tantangan bagi kita semua!

Doa
Oh Tuhan, jangan biarkan dunia menarik perhatian kami dari-Mu. Terus ingatkanlah kami bahwa Engkaulah keselamatan kami. Penolong kami. Jikalau Engkau terus bersama kami, tentulah berkat-Mu tak akan pergi dari kami. Amin. (sb)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 14 Juni 2022

Devotion, 14 Juni 2022

Ayub 3:25
Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.

Selamat pagi anak-anak GP Kids 🌞
Mata pelajaran di sekolah apa yang tidak kamu sukai?
Matematika, Bahasa Daerah, atau ada yang lain? Setiap kali ada jadwal pelajarannya merasa waktunya lamaa sekali ya dan kadang membuat bosan.
Apalagi bila test mata pelajaran yang tidak kita sukai, belum-belum sudah takut, cemas walau sudah belajar berulang kali. Malah terbersit pikiran; “Jangan-jangan aku salah jawab mengerjakan, atau yang aku kuasai rumusnya malah nanti tidak keluar di soal.”

Apabila kalian berpikiran seperti itu, malah seringnya terjadi.
Tapi…
seperti tertulis di ayat firman Tuhan hari ini, mari kita untuk berpikir positif. Sekalipun mengalami kesulitan belajarlah beriman kepada Tuhan.
Pikiran-pikiran negatif itu kita tepiskan dan taklukkan dengan berkata; “bersama Tuhan aku bisa.”

Teruslah belajar menumbuhkan pikiran positif dan berpengharapan kepada Tuhan ya.
Sebab yang kalian pikirkan akan menentukan masa depan kalian.
Belajar seperti perwira yang anaknya sakit. Tuhan Yesus berkata; “Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya” (Matius 8:13).
Jadi kuncinya adalah berpikir positif dan beriman terus kepada Tuhan Yesus.

Tetap semangat💪
God bless you all 😇

~ tante Lani ~

Renungan iGrow 13 Juni 2022 – Tuhan Menjaga

https://youtu.be/tyyPb_k1R8U

Senin, 13 Juni 2022
TUHAN MENJAGA
Bacaan Alkitab: Mazmur 64

Ayat Emas: Mazmur 64:2
Ya Allah, dengarlah suaraku pada waktu aku mengaduh, jagalah nyawaku terhadap musuh yang dahsyat.

Setiap ketakutan akan melahirkan 3 respon: Lari (karena tidak punya daya untuk melawannya), melawan (dengan daya dan kekuatan sendiri), atau mencari pertolongan (karena tahu bahwa pihak yang lebih tepat akan mampu mengalahkan sumber ketakutannya). Lari sebagai gambaran dari sikap pengecut, melawan sebagai bentuk dari kesombongan, namun mencari pertolongan sebagai sikap kerendahan hati mengharapkan anugerah.

Atas persoalannya, Daud mengaduh dan mencari pertolongan dari Tuhan, pihak lain yang ia tahu sanggup untuk membantunya. Mengatasi sumber kekhawatiran dan tekanannya, Daud memerlukan anugerah, sekalipun ia punya daya secara manusia untuk mengalahkannya. Ia sudah terbiasa di padang yang sangat berbahaya. Ia tak takut bertaruh nyawa dengan sang raksasa Filistin, yang bernama Goliat. Namun, ia lebih suka mencari pertolongan dari Tuhan, Sang Sumber yang tak terbatas.

Kepada siapa kita mengaduh ketika kita sedang dalam bahaya dan kesulitan? Rendahkan hati, tekuklah lutut, angkatlah tangan, dan arahkan hati kita untuk mencari pertolongan dari Tuhan, yang sanggup menjaga nyawa kita dari musuh yang paling dasyat sekalipun. Yakinlah, Ia menjaga kita dengan sempurna.

Doa
Kami ingin berlari kepada-Mu, ya Tuhan, Penjaga hidup kami. Sembunyikan kami. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 13 Juni 2022

Renungan, 13 Juni 2022

🌺 Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

🙋🏼‍♀️Morning anak-anak GP Kids kesayangan Tuhan…
Firman Tuhan yang kita renungkan pagi ini memang mudah untuk dihafalkan, tapi tidak mudah untuk diterima saat kita diijinkan Tuhan mengalami “kecelakaan” atau hal hal yang tidak kita inginkan. Seperti yang dialami oleh Bethany Hamilton 🏄🏼‍♂️ seorang peselancar profesional yang hanya memiliki satu lengan, tapi mendapat penghargaan Courage Award pada tahun 2004, karena hidupnya telah memberi inspirasi bagi banyak orang.
Memang tidak mudah saat Bethany kecil yang sangat suka berselancar ini mengalami tragedi digigit ikan hiu saat berselancar hingga lengan kirinya terlepas.
Betapa hancur hati Bethany, dia merasakan seolah-olah dunia sudah runtuh, dan apa yang diimpikannya hilang dalam sekejap. Bethany sempat meragukan rancangan Tuhan dalam hidupnya. Tapi syukur kepada Tuhan, janji-Nya Ya dan Amin.

📖 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Firman Tuhan ini memberi kekuatan bagi Bethany. Begitu juga dengan kita, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang, namun Firman Tuhan yang kita renungan pagi ini telah memberi kita kekuatan bahwa semua yang Tuhan ijinkan kita alami adalah pencobaan yang:
* Biasa.
* Tidak melampaui batas/kekuatan manusia.
* Sebab Allah itu setia.
* Tuhan tidak membiarkan kita dicobai melampaui kekuatan kita.
* Tuhan memberikan kepada kita jalan keluar hingga kita dapat menanggungnya.

📖 Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia, yaitu bagi kita yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Seperti yang sudah Bethany alami, justru lewat tragedi tersebut, membentuk Bethany menjadi pribadi yang tangguh dan tekun hingga dia berhasil menjadi juara untuk kategori perlombaan umum.

❤️Sudahkah kita mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati, dan berjalan sesuai dengan rencana-Nya?

❤️Jesus loves you all ❤️.

☘️Tante Endang☘️

Renungan iGrow 12 Juni 2022 – Jiwa yang Haus

https://youtu.be/-MFnEU0_Sk4

Minggu, 12 Juni 2022
JIWA YANG HAUS
Bacaan Alkitab: Mazmur 63

Ayat Emas: Mazmur 63:2
Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.

Seorang filsuf dan ahli matematika dari Prancis bernama Blaise Pascal pernah berujar, “terdapat suatu kekosongan yang diciptakan oleh Allah di dalam hati setiap orang. Dan kekosongan ini hanya bisa diisi oleh Allah sendiri.” Perkataan ini adalah benar dalam dua hal. Pertama, hanya kalau Allah tinggal dalam hati manusia maka manusia itu mengalami kepuasan. Kedua, terpisah dari Tuhan akan membuat manusia kering dan mati.

Daud mengalami hal ini. Dari tempat yang jauh dari kerajaannya, ia berkata, “Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair” (ayat 2). Jauh dari rumahnya, ia merasa hati dan jiwanya kosong. Namun, ia kemudian sadar bahwa hanya Tuhanlah yang sanggup memenuhi kekosongan hatinya. Kerinduannya akan rumah menjadi sebuah kerinduan suci akan Tuhannya.

Hati dan jiwa kita tak bisa tidak harus selalu memiliki kerinduan yang suci, yaitu merindukan Tuhan. Biarlah jiwa kita dipuaskan oleh Allah dengan kasih-Nya yang menyegarkan, menghibur, menguatkan dan menghidupkan.

Doa
Puaskanlah ya Tuhan, jiwa kami yang kering dan haus akan Engkau dan kasih-Mu. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 12 Juni 2022 – Oleh: Pdt. Jakson Rumagit

Anugerah Tuhan dan Usaha Manusia
Filipi 2:12-13

Perikop yang kita baca hari ini adalah salah satu bagian dari surat Paulus kepada jemaat yang ada di Filipi. Paulus adalah rasul yang memberikan penekanan yang kuat terhadap anugerah Tuhan dalam hidup orang percaya. Ia selalu melihat bahwa hidupnya selalu diawali, dipimpin dan diakhiri oleh anugerah Tuhan. Lihatlah ayat-ayat ini:

Efesus 2:8-9, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”

Efesus 3:8, “Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu.”

Bagi Paulus, semuanya adalah kasih karunia Tuhan. Namun, di sisi lain, seperti yang kita baca dalam Filipi 2:12 Paulus berkata:, “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.” Jelas dalam ayat ini tidak berarti bahwa melaui usaha dan kerja kita maka kita mendapatkan keselamatan. Tidak seperti itu maksudnya. Melainkan, Paulus sedang mengingatkan bahwa, karena kita telah diselamatkan maka kita harus bekerja. Jadi bekerja dengan sungguh-sungguh adalah efek lanjutan dari keselamatan yang sudah kita peroleh. Orang yang telah diselamatkan tidak bisa stagnan dan puas diri dalam hidupnya. Kata yang dipakai untuk mengambarkan kata “kerjakan” dalam terjemahan lain adalah “work out” yang artinya “bekerja dengan sempurna atau seksama, bekerja sampai finish, bekerja dengan berjerih lelah, atau bekerja dengan sungguh-sungguh”. Dengan kata lain, orang yang telah diselamatkan tidak pernah bekerja setengah hati.

Dengan tidak mengurangi pemahamannya, bahwa semua adalah kasih karunia Tuhan, Paulus mengatakan bahwa ketika setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus mengerjakan dengan sungguh-sungguh keselamatan yang telah mereka peroleh, maka sesungguhnya “Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan dan pekerjaan menurut kerelaan-Nya”.

Jadi, sebelum orang percaya mengklaim bahwa mereka telah bekerja dengan sungguh-sungguh, dan itu adalah usaha mereka sendiri, Paulus mengingatkan bahwa di dalam usaha dan kerja mereka yang baik itu, Tuhan jugalah yang telah bekerja.

Paulus adalah contoh bagaimana hidup dengan tidak menyia-nyiakan anugerah Tuhan. Dia bekerja lebih keras dari para rasul yang lain, tapi dia tahu itu adalah anugerah Tuhan. Tuhan Yesus sendiri mendemonstrasikan bagaimana hidup dengan maksimal dengan usia yang sangat pendek. Ia mengerjakan tugas yang diberikan Bapa-Nya dengan sempurna. Melalui kematian-Nya, kita bisa memperoleh anugerah keselamatan dari Allah. Sekarang, waktunya bagi kita. Jangan menjadikan anugerah kesalamatan dari Allah menjadi murahan. Mintalah Tuhan mengerjakan di dalam diri kita, kemauan untuk melakukan kehendaknya. Setelah itu, lakukanlah. Jangan menunda.

Amin. (Jakson Rumagit)

Warta Jemaat Edisi 12 Juni 2022

Klik di sini lengkap untuk versi PDF

RAPAT MAJELIS JEMAAT

Mengundang hamba Tuhan dan Majelis Jemaat GKMI Gloria Patri hadir dalam rapat pada hari ini Minggu, 12 Juni 2022; pk.13.00 WIB di aula. Kiranya menjadi perhatian hamba Tuhan dan Majelis Jemaat.

PENDAFTARAN PENYERAHAN ANAK

Telah dibuka pendaftaran Penyerahan Anak, pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 10 Juli 2022. Jemaat dapat mengambil formulir pendaftaran di kantor TU Gereja.