Morning Devotion GP Kids – 11 Mei 2022

🌺 1Petrus 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.

🙋🏼‍♀️Morning GP Kidz kesayangan Tuhan.
Bagaimana respon kalian, ketika kalian dipilih sebagai Duta Sekolah, yang harus mempresentasikan tentang sekolah kalian di Istana Merdeka, dihadapan Pak Jokowi, dan para Menteri?
Wooow! Pasti sesuatu yang bisa membuat kalian bangga 😇 tapi juga gentar 😱dan pastinya kalian akan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.
Firman Tuhan pagi ini menyatakan pada kita bahwa:
*Kamulah bangsa yang terpilih: artinya setiap kita yang sudah percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, adalah orang pilihan Tuhan di antara manusia di seluruh dunia, kita dipilih untuk ditebus dari segala dosa dan kesalahan kita.
Dan hidup sebagai orang pilihan Tuhan dengan hidup sebagaimana Kristus hidup.

*Imamat yang rajani, artinya melalui pengorbanan Tuhan Yesus kita punya jalan untuk berhubungan dengan Allah secara langsung, seperti seorang imam kita dipilih Allah untuk membawa setiap orang untuk bisa berhubungan/mengenal Tuhan, dan hidup sebagai orang pilihan Tuhan yang taat kepada Tuhan.

*Bangsa yang kudus, artinya kita sudah dipisahkan dari cara hidup yang lama waktu masih dikuasai oleh dosa, kita harus membuang segala kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian, fitnah, dll.
Jadi hidup kita tidak serupa lagi dengan dunia ini, tapi jadi serupa dengan Kristus.

*Umat kepunyaan Allah sendiri. Kita menjadi berharga karena kita dijadikan sebagai kepunyaan Allah sendiri.

Keempat hal yang membuat status kita berubah yang dahulu kita adalah warga kerajaan neraka, namun karena pengorbanan Kristus sekarang kita menjadi warga Kerajaan Sorga.
Dan tentunya kita juga punya tanggung jawab baru yaitu:
Memberitakan/menyatakan perbuatan perbuatan Tuhan yang besar yang telah mengeluarkan kita dari kegelapan dosa dan membawa kita kepada terang Tuhan yang ajaib, lewat: Perkataan kita tapi juga lewat perbuatan kita yang baik dan memuliakan Tuhan.

❤️Mari kita evaluasi diri kita sendiri,/apakah kita sudah melakukan tanggung jawab tersebut?
Jika belum, jangan tunda lagi karena esok mungkin terlambat 🙏🏻

❤️ Jesus loves you all ❤️

Tante Endang 🙏🏻

Renungan iGrow 11 Mei 2022 – Serahkan pada Tuhan

https://youtu.be/RaisbqflxD4

Rabu, 11 Mei 2022
SERAHKAN PADA TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 31

Ayat Emas Mazmur 31:6
Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.

Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku. Pernah Anda mendengar kalimat ini? Ya. Perkataan ini diucapkan Tuhan Yesus ketika Ia mengalami penderitaan di atas kayu salib (lih. Lukas 23:46). Ini adalah doa yang sangat luar biasa yang menggambarkan kebergantungan seseorang kepada Allah, Sang Pemilik hidup. Baik Pemazmur dan juga Tuhan Yesus menyatakan bahwa mereka percaya secara mutlak kepada Allah. Itulah sebabnya jangankan harta dan kekayaan, nyawapun mereka kembalikan kepada Allah yang mampu menjaga hidup. Yang sementara yang mereka miliki di bumi ini ada dalam penjagaan Pribadi yang kekal di surga.

Semua materi yang kita kumpulkan di dalam dunia ini tidak ada yang kekal sifatnya. Semuanya fana. Termasuk hidup kita. Seberapapun kita kuat menjaga yang kita miliki, pasti tidak akan memberikan jaminan rasa aman. Rasa aman akan kita miliki jika kita menyerahkan secara penuh kepada Allah.

Janganlah kuatir akan apa yang sudah kita serahkan kepada Tuhan. Semuanya terjaga dengan aman. Serahkan secara tuntas, dan tidak perlu lagi was-was. Ia adalah Allah yang setia, yang tangan-Nya penuh kuasa.

Doa
Ajarkan kami ya Tuhan untuk menyerahkah semua aspek kehidupan kami kepada-Mu. Alihkan kekuatiran kami kepada keyakinan akan rasa aman yang akan Engkau beri. Amin. (JeRu)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 10 Mei 2022 – Bersyukur dan Pujilah Dia

https://youtu.be/vv9Zj5R_SM4

Selasa, 10 Mei 2022
BERSYUKUR DAN PUJILAH DIA
Bacaan Alkitab : Mazmur 30

Ayat Emas : Mazmur 30:2
Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.

Sebuah kebiasaan baik yang dikerjakan oleh umat Allah adalah menahbiskan bangunan yang telah selesai dibangun, salah satunya adalah Bait Suci seperti yang dituliskan oleh Daud di dalam mazmurnya. Penahbisan merupakan wujud syukur umat atas penyertaan Tuhan selama penyelesaian pembangunan yang mereka kerjakan. Tuhan telah melepaskan mereka dari bahaya dan ancaman. Karenanya, melalui peristiwa penahbisan ini, umat kembali diingatkan untuk mendedikasikan Bait Suci hanya untuk kemuliaan Tuhan.

Berapa banyak kalikah kita mengalami pengalaman diluputkan Tuhan dari bahaya yang mengancam hidup? Mungkin kita telah lalai menghitungnya, namun mari kita merenungkan kembali perjalanan hidup yang telah kita jalani. Di sana kita akan melihat bahwa Ia sungguh bekerja dengan dahsyat. Untuk itulah kita harus bersyukur kepada Dia, yang telah menolong.

Salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan ialah mendedikasikan seluruh hidup kita untuk kemuliaan-Nya. Sama seperti pemazmur, ia menutup mazmurnya dengan berkata “Jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri” (ayat 13a). Persembahkan hidup kita dengan tulus dan syukur.

Doa
Tuhan, kami ingin mendedikasikan kembali hidup kami dengan rasa syukur. Amin. (tim iGrow)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 10 Mei 2022

Pengkhotbah 3:11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Warna seringkali menjadi gambaran tentang hidup manusia. Warna hitam menggambarkan kedukaan, warna putih kesucian, warna merah kebahagiaan, dsb nya. Orang biasanya ingin hidup yang senangnya saja, yang bahagia saja .
Tapi, seperti Pengkhotbah 3 katakan, bahwa ada waktu menabur, ada waktu menuai, ada waktu menangis, ada pula waktu tertawa.
Jadi, semua itu ada waktunya. Ada waktu di mana manusia mengalami kesusahan, tapi ada waktu manusia mengalami hal-hal baik dalam hidupnya. Bukankah lukisan yang indah itu harus terdiri dari berbagai warna? Tanpa merasakan sakit, orang tidak akan tahu berharganya kesehatan; tanpa pernah merasakan sedih, manusia tidak akan tahu rasanya sukacita.
Percayalah…
Ada rencana indah Tuhan, lewat semua yang terjadi di hidup kita 🌈

Tuhan senantiasa memimpin kita 😇🙏

-Ci Amel-

Morning Devotion GP Kids – 9 Mei 2022

Yeremia 17:7
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Selamat pagi anak-anak kekasih Tuhan,

Firman Tuhan di atas dengan sangat jelas mengajarkan agar kita hanya dan selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal..💪💪
Hanya dan selalu berharap kepada Tuhan..
Kenapa??
Karena Tuhanlah Pencipta dan Pemilik hidup kita semua..
DIA yang berdaulat..
DIA yang Maha Segalanya..
Manusia tidak mampu melakukan apapun tanpa pertolongan dan berkat Tuhan..
Jadi jangan pernah mengandalkan diri kita sendiri ya..karena akan sia sia belaka..

Happy Monday..😀
Jesus ❤ you all..

🌻 tante Niniek 🌻

Renungan iGrow 9 Mei 2022 – Mendengar Suara Tuhan

https://youtu.be/EVYSQK3WoZg

Senin, 9 Mei 2022
MENDENGAR SUARA TUHAN
Bacaan Alkitab: Mazmur 29

Ayat Emas: Mazmur 29:10
TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.

Apa yang ditulis pemazmur dalam pasal 29 adalah merupakan puisi yang menggambarkan kebesaran dan kedahsyatan Allah atas alam semesta. Sebagai penyair, Daud melihat fenomena alam sebagai salah satu tanda kehadiran Allah yang hidup. Dari fenomena yang terjadi, Daud bisa merasakan kedekatan dengan Allah.

Di dalam dunia psikologi, ada sebuah istilah yang disebut “tuli terhadap ibu” atau MOTHER DEAFNESS. Maksudnya, seorang anak tidak bisa mendengar saat ibu mereka berbicara, tapi bisa mendengar saat orang lain yang memanggil. Gejala ini bukanlah sikap kurang ajar tapi otak mereka telah terlatih dan menganggap suara ibunya adalah suara rutin yang tidak penting. Reaksinya adalah mengabaikan.

Banyak orang Kristen yang mengalami tuli terhadap Tuhan atau GOD DEAFNESS di mana mereka sulit mendengar suara Allah. Mereka lebih tertarik untuk mendengar suara-suara lain, sehingga mereka mengabaikan suara Tuhan. Tuhan tak henti-hentinya memperdengarkan suara-Nya kepada kita. Biarlah kita dengan pimpinan Roh Kudus diberikan kepekaan dan kesanggupan untuk mendengar serta meresponi perkataan-Nya. Bukalah telinga rohani Anda!

Doa
Tuhan, bertahtalah dalam hati kami supaya kami bisa mendengar suara-Mu setiap saat. Amin. (AV)

Alkitab Audio