Morning Devotion GP Kids – 20 Mei 2022

Yohanes 21:25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Selamat pagi GP Kids🌻

Anak-anak, Firman Tuhan hari ini diambil dari kitab Yohanes. Yohanes adalah salah satu dari 12 murid Tuhan Yesus yang pertama. Ia mengikuti Tuhan Yesus yang mengajar, menyembuhkan orang sakit, dan membuat banyak mujizat. Sampai disaat-saat terakhir Tuhan Yesus disalib, mati, lalu bangkit pada hari ketiga, dan menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, Yohanes pun selalu ada ☁️

Semua yang dilihat, didengar, dan dialami bersama Tuhan Yesus, dituliskannya dalam beberapa kitab. Nah dalam Yohanes 21:25 Ia menjelaskan bahwa sebenarnya masih banyak yang diperbuat oleh Tuhan Yesus, yang tidak tertulis. Kenapa? Karena terlalu banyak. Tidak akan cukup untuk menuliskannya. Bahkan sampai hari ini, Tuhan masih terus mengerjakan-Nya.😇

Ya, banyak yang Tuhan perbuat dalam hidup manusia dan tidak dapat dicatat semua. Tapi pengalaman bersama Tuhan dapat disaksikan/disharingkan. Agar orang lain yang mendengar mendapat berkat, imannya dikuatkan, atau bahkan yang dulunya tidak kenal jadi percaya Tuhan Yesus.🙏

Anak-anak mau sharing pengalamanmu bersama Tuhan, kepada teman, saudara? ☝️☝️☝️

-tante Evy-

Morning Devotion GP Kids – 19 Mei 2022

1 Yohanes 2:16
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Adik-adik GP Kids..
Hati-hatilah selalu karena dunia akan selalu menggoda kita, sehingga fokus kita tidak lagi kepada Tuhan, tetapi tertuju pada duniawi.
Apakah kalian bisa membedakan keinginan duiniawi?
Nah keinginan duniawi itu adalah semua kesenangan diri sendiri. Contohnya; main game terus sampai lupa tanggung jawab kita sebagai murid sekolah, lalu tidak mau taat dengan perintah orang tua, atau sudah jarang mendengarkan firman Allah.

Adik-adik semua tetaplah jaga hatimu ya, Tuhan sangat mengasihi kalian. Arahkanlah hati dan jiwa kita kepada Tuhan, dan hiduplah dalam Roh-Nya, maka kekuatan-Nya memampukan dan menyanggupkan kita untuk tetap memprioritaskan Tuhan di atas segalanya.
Amin.

Tetap semangat menjalani kehidupan ya.
Tuhan Yesus memberkati.

☘️Tante Shirley☘️

Renungan iGrow 19 Mei 2022 – Umur Manusia

https://youtu.be/60ziBGqonyw

Kamis, 19 Mei 2022
UMUR MANUSIA
Bacaan Alkitab: Mazmur 39

Ayat Emas: Mazmur 39:5
Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!

Sesuai dengan aturan, maka setiap produk makanan dan obat selalu mencantumkan tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsanya. Pencantuman ini membuat konsumen mengerti apakah produk yang ada di tangan mereka layak dikonsumsi atau tidak. Semua bahan makanan dan obat yang sudah melampaui batas “expiry date,” maka harus ditarik dari peredaran karena akan sangat membahayakan bagi siapa saja yang masih mengkonsumsinya.

Tentu saja manusia bukanlah makanan. Namun, manusia juga memiliki batas hidup, fana, dan sementara. Di dalam kefanaan itu, tidak ada seorangpun yang tahu berapa panjang usia yang akan dijalani olehnya. Hidup manusia menjadi sebuah misteri. Hanya Tuhan yang tahu. Tanggal lahirnya bisa saja diatur oleh seorang dokter dengan sebuah operasi sesar. Tapi soal berpulangnya, tak ada seorangpun yang mengerti. Tidak harus sakit dan tua untuk lebih dulu bertemu dengan Sang Pencipta, sehat dan muda pun bisa.

Kini, kita tidak perlu mempersoalkan berapa panjang hidup yang Tuhan anugerahkan kepada kita, tetapi pikirkan hidup seperti apa dan bagaimana yang akan kita jalani di sepanjang jalan hidup kita. Dengan demikian, jika ajal kitapun menjelang, hidup kita telah menjadi berkat bagi orang lain dan telah memuliakan nama Tuhan.

Doa
Tuhan, sekalipun aku tidak tahu kapan ajalku, kapanpun Engkau panggil, aku sudah siap. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 18 Mei 2022 – Berani Mengakui

https://youtu.be/J4fV-T5nA2E

Rabu, 18 Mei 2022
BERANI MENGAKUI
Bacaan Alkitab: Mazmur 38

Ayat Emas: Mazmur 38:19
Ya, aku mengaku kesalahanku, aku cemas karena dosaku.

Rasa bersalah adalah sebuah beban berat yang sering dialami oleh manusia. Bagaikan sebuah penyakit, rasa bersalah membuat seseorang akan menderita. Dan sering kali timbul dalam hati kita karena sikap atau perbuatan kita yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Seorang penafsir menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama rasa bersalah Daud adalah perzinahannya dengan Betsyeba. Ia tidak hanya bersalah kepada Uria, tetapi utamanya kepada Tuhan, sehingga Ia murka kepadanya. Bagi Daud dosa yang dilakukannya seperti penyakit yang menjijikkan (ayat 6).

Mungkin sulit bagi kita menghindar dari rasa bersalah akibat dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat. Namun, Daud memberikan contoh bagi kita bagaimana bisa bangkit dari keterpurukan hidupnya. “Nobody’s perfect,” tidak ada seorangpun kebal dari kesalahan. Maka, akuilah kesalahan yang telah kita perbuat kepada Tuhan dan sesama. Datanglah kepada-Nya dengan kerendahan hati, kepada Pribadi yang rela menerima kita sebagaimana adanya. Tak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya. Ia rindu kita bersedia mengakui setiap laku kita, baik ataupun buruk semua kita akui.

Doa
Roh Kudus, mampukan kami untuk memberanikan diri mengakui kesalahan di hadapan-Mu dan di hadapan sesama kami. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 18 Mei 2022

Galatia 6:2
“Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu. Demikianlah kamu memenuhi hukum KRISTUS.”

Joy sedang asyik makan kue bersama Papanya di teras rumah. Kemudian datanglah seorang anak yang menawarkan jualannya sama persis dengan kue kering yang sedang dimakan oleh Joy. Joy memandang papanya. Lalu Papanya bertanya pada anak yang sedang menawarkan dagangannya, “Berapa harganya, nak per kue?”. Jawab anak itu, “Seribu rupiah per kue”. Lalu papanya menjawab, “Baiklah. Saya beli 10 kue ya.” Joy memperhatikan dengan
seksama wajah anak tersebut. Wajah anak itu berseri-seri. Papa memberikan uang 10 ribu rupiah pada anak itu. Dan anak itu berjalan kembali jual kuenya.
Setelah anak itu berlalu, bertanyalah Joy pada Papanya, “Kenapa Papa membeli jajan yang sama dengan Mama masak hari ini?” Jawab Papanya, “Dia anak yang hebat. Mau bersusah payah membantu orang tuanya. Papa kasihan jika jajan itu tidak habis. Dan kau tahu lihat wajah anak itu”. Jawab Joy, “Ya. Aku lihat. Wajahnya sangat berseri-seri. Dia bahagia sekali.” Sambil mengelus rambut Joy, Papanya berkata, “Kita hanya memberi pertolongan kecil saja. Dan sangat menyenangkan jika kita bisa berbagi. Maka tolong berbagi sebab berbagi membuat kita bahagia. Sekecil apapun.” Joy mengangguk mendengar nasihat Papanya.

Sama dengan adik-adik GP Kids, bertolong-tolonglah dengan sesamamu.
Marilah kita berbagi dengan apa yang kita miliki. Berbagi tidak usah menunggu kita punya banyak dan berlebihan. Berbagi bisa dilakukan sekarang dengan apa yang kita miliki.

Pertolongan apa yang sudah adik-adik lakukan selama bulan ini?

Ya adik-adik,
Selamat bertolong-tolong.
Tuhan Yesus memberkati.

-Cik Joice-

Renungan iGrow 17 Mei 2022 – Jangan Iri Hati

https://youtu.be/29q_Jcmle68

Selasa, 17 Mei 2022
JANGAN IRI HATI
Bacaan Alkitab: Mazmur 37

Ayat Emas: Mazmur 37:1
Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang.

Iri hati adalah respon luapan hati seseorang yang tidak bisa menerima kenyataan atas keberhasilan orang lain. Sebagai orang yang percaya, kita pun acap kali menjadi galau saat melihat orang jahat, tetapi ternyata hidupnya di dalam kemakmuran. Kemakmuran mereka membuat kita menjadi iri hati.

Jika kita menyadari betul bahwa kita diciptakan serupa dan segambar dengan Allah yang adalah Roh, maka kitapun wajib hidup menurut standar Roh Allah, dan bukan menurut standar daging, yang salah satunya adalah iri hati.

Perikop yang kita renungkan hari ini memberikan ramuan agar kita tidak mudah untuk iri hati. Pertama, percayalah (ayat 3). Percaya berarti kita sedang bersandar dan mengandalkan hidup kita sepenuhnya. Kedua, nantikanlah TUHAN (ayat 7, 9, 34). Pemazmur mengulang kata ini sebanyak tiga kali, yang menunjukkan bahwa sikap menanti ini sesuatu yang penting, sekalipun memang membosankan.

Percaya dan sabar menantikan Allah menggenapi rencana-Nya dalam hidup kita adalah kesempatan untuk kita memurnikan hidup dan sekaligus membangun ulang relasi intim dengan-Nya. Ketika kita percaya, maka kita tidak akan iri atas apa yang didapat orang lain.

Doa
Tuhan, ampuni kami jika selama ini kami iri kepada orang lain. Amin. (RM)

Alkitab Audio