Renungan iGrow 3 April 2022 – Menantikan Dia

https://youtu.be/tX2piWPsuOU

Minggu, 3 April 2022
MENANTIKAN DIA
Bacaan Alkitab : Ayub 35

Ayat Emas : Ayub 35:5
Arahkan pandanganmu ke langit dan lihatlah, perhatikanlah awan-awan yang lebih tinggi dari padamu!

Biasanya di awal tahun orang sudah memulai memprediksi apa-apa saja yang akan terjadi di tahun yang akan berjalan. Walaupun demikian sesungguhnya tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi apa yang akan dialami di tahun tersebut. Ekonomi nasional maupun global tidak dapat diprediksi. Masa depan pekerjaan kita tidak bisa diramalkan. Semua tidak ada seorang pun yang tahu.

Pikiran kita terlalu pendek. Pandangan kita terlalu terbatas. Pengetahuan kita sangat tidak memadai. Bahkan untuk mengetahui apa yang terjadi besok hari ini saja kita tidak mampu. Di dalam teks yang kita, dituliskan perkataan Elihu, “Arahkan pandanganmu ke langit dan lihatlah, perhatikan awan-awan yang lebih tinggi dari padamu” (ayat 5). Batas dan sudut pandang kita ke langit sangat sempit. Tapi Allah, yang membuat kita dan langit serta semua yang “bergantung” di atasnya mengerti semuanya. Tak ada yang luput dari pengamatan-Nya. Semua yang beredar di atas langit, tak luput dari pengawasan dan kontrol-Nya.

Apakah lagi yang kita takutkan akan hari esok, jika Dia berkuasa atas semuanya. Kalaupun nantinya kita menjalani penderitaan, maka yakinlah Dia-pun tahu seberapa kuat kita menanggungnya. Dia akan memberi kita kekuatan yang kita butuh.

Doa
Tuhan, yakinkan kami akan janji dan pertolongan-Mu di sepanjang hidup kami. Amin. (Tim iGrow)

Alkitab Audio

Kebaktian Umum GKMI Gloria Patri Minggu, 3 April 2022 – Oleh: Pdt. Jakson Rumagit

Forgiveness Free Yourself
(Pengampunan Membebaskan Dirimu)
Matius 18:21-35

Petrus bertanya kepada Tuhan Yesus, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Pertanyaan itu dijawab Yesus, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan tujuh kali, melainkan tujuh puluh kali tujuh kali.” Bisa dikatakan bahwa salah satu inti kehidupan kristiani adalah pengampunan. Dari sejak awal Alkitab,
kita sudah melihat bagaimana kisah pengampunan telah didemonstrasikan. Walaupun demikian, ternyata konsep pengampunan tetaplah menjadi sesuatu yang tidak bisa tuntas untuk dimengerti dan apalagi dilakukan. Petrus mewakili orang Yahudi pada waktu itu dan sekaligus mewakili kita di zaman sekarang.

Apakah pengampunan itu?

  1. Pengampunan adalah membebaskan orang yang bersalah dari hutang yang harus dibayar. Ketika kita diampuni oleh Tuhan itu berarti kita dibebaskan dari hutang yang harusnya kita bayar. Sebelumnya kita berhutang kepada Allah karena kita berdosa dan menyakiti hati Tuhan. Kematian Tuhan Yesus di kayu salib adalah cara untuk menebus kita dari perbudakan dosa.
  2. Pengampunan Allah kepada kita, berimbas kepada relasi kita dengan sesama kita. Tuhan tidak menuntut kita lagi, maka demikian juga kita tidak boleh menuntut sesama kita. Sama halnya pengampunan Tuhan membebaskan kita, maka pengampunan kita membebaskan orang lain. Namun selain itu, pengampunan kita kepada orang lain membebaskan diri kita sendiri, yaitu membebaskan diri kita dari menuntut balas. Menuntut balas adalah beban yang sangat berat. Ketika kita setiap hari mengampuni orang lain maka kita sedang melepaskan beban itu sedikit demi sedikit.
  3. Pengampunan juga berarti bahwa kita perlu meminta pengampunan kepada orang lain. Dosa telah membuat kita mudah untuk menyakiti orang lain; tidak disengaja dan yang disengaja.

Kita jarang menyadari bahwa pengampunan yang kita terima dan berikan memberikan akibat yang luar biasa. Pengampunan membabaskan kita dari belenggu dosa, hutang, rasa bersalah, ketakutan, dan hubungan yang rusak. Sama seperti kasih, pengampunan harus menjadi salah satu gaya hidup kristiani yang harus dijalani. Amin. (Jakson Rumagit)

Youth Shine Saturday Service – Aku Manusia yang Pemarah

Hai” Youth Shine GKMI Gloria Patri 🤩

Happy weekend!!!
We hope you guys stay healthy and doing everything very well.

Shiners, hari ini jam 18.00 WIB kita akan persekutuan bersama dengan tema yang SANGAT MENARIK di Aula gereja kita tercinta. Penasaran kan? Soo, KUY kita persekutuan

Buat teman” yang berhalangan hadir, kalian juga bisa kok untuk tetap mengikuti ibadah hari ini melalui ZOOM.

LINK ZOOM
bit.ly/IbadahYouthShine

Pastikan diri kalian untuk hadir dalam persekutuan hari ini yaa! Ajak juga teman dan sahabat kalian agar kita dapat bersama-sama belajar dan bertumbuh di dalam Kristus.

GOD BLESS YOU

Morning Devotion GP Kids – 2 April 2022

Selamat pagi anak-anak kesayangan Tuhan Yesus 🤗🤗🤗

Hari ini Tante Vita pengen mengajak anak-anak belajar tentang iman

Ayat Hari Ini :
Lukas 5:20
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.

Anak-anak tahu gak, kalau anak-anak punya keinginan yang kuat untuk datang kepada Tuhan, mencari Tuhan, berdoa, dan percaya bahwa Tuhan sanggup menolong, itu namanya iman.

Iman itu adalah anugerah dari Tuhan yang adalah sumber kehidupan, sumber segala sesuatu yang baik, sanggup untuk memberi pengampunan dosa dan pemulihan kehidupan.

Sebab itu anak-anak, maju terus dengan ber- iman, berusaha dengan sungguh-sungguh, percaya penuh kita dapat mengalami kesembuhan dan pemulihan hidup, karena di dalam Yesus Kristus, setiap kita telah dikaruniai iman melalui Firman-Nya, menjadi anak kesayangan Tuhan Yesus.

-Tante Vita-

Renungan iGrow 2 April 2022 – Tidak Berlaku Curang

https://youtu.be/M3U5UibwfnQ

Sabtu, 2 April 2022
TIDAK BERLAKU CURANG
Bacaan Alkitab : Ayub 34

Ayat Emas : Ayub 34:12
Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa tidak membengkokkan keadilan.

Di sepanjang hidup kita, banyak kejadian dan peristiwa telah dilewati. Keberhasilan, keberuntungan dan berkat-Nya tak dapat kita hitung berapa jumlahnya. Namun tentu saja tak terhindarkan juga bahwa kita atau keluarga kita mengalami sakit, kemalangan, dan kehilangan orang yang kita kasihi. Warna kelam kehidupan tidaklah berarti bahwa gelap juga seluruh kehidupan kita. Gelap dan cerah membentuk warna-warni kehidupan kita menjadi lebih indah.

Allah yang Mahakuasa telah menyatakan penyertaan-Nya yang sempurna dalam hidup kita ini. Kecurangan yang dilakukan orang lain terhadap kita dibuat Tuhan sebagai proses menemukan kecakapan baru atau pelajaran penuh hikmat supaya di waktu yang akan datang kita tidak mengalami hal yang serupa.

Demikian halnya, ketidakadilan yang kita rasakan dibuat sebagai kesempatan untuk membawa kita untuk lebih percaya kepada Tuhan yang Mahatahu. Ia, dengan penuh bijaksananya, akan membelokkan ketidakadilan yang kita terima ke sebuah berkat besar yang tersembunyi, yang suatu saat akan disingkapkan di depan mata kita dan orang yang berlaku tidak adil kepada kita.

Sungguh, Dia tidak berlaku curang dan bertindak tidak adil terhadap kita.

Doa
Terima kasih untuk keadilan-Mu bagi kami. Amin. (Tim iGrow)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 1 April 2022

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
……………
Mazmur 23:4

Selamat pagi GP Kids☘️

Siapa yang hafal Mazmur 23:1-6?☝️
Mazmur Daud yang menceritakan kebaikan Tuhan sebagai Gembala Agung. Bagaimana Daud bisa menggambarkan dengan begitu indah? Jawabnya karena Daud mengalami Tuhan dalam hidupnya.

Mengalami Tuhan artinya merasakan sendiri bagaimana Tuhan itu (kasih-Nya, kebaikan-Nya, kemurahan-Nya),bukan hanya mendengar kesaksian orang.
Mengalami Tuhan bukan berarti hidup tanpa masalah ya anak-anak.
Sejak jatuh ke dalam dosa (di taman eden) hidup manusia tidak lagi mudah. Banyak masalah, kesulitan, sakit, dsb. Namun dalam lembah kekelaman itu (masalah, kesulitan, sakit, dsb) kita tidak ditinggalkan sendiri. Tuhan ada bersama kita dan mau menolong kita. Dia sungguh Gembala yang baik.

Siapa yang saat ini sedang
ada masalah?☝️
Jangan takut anak-anak, sebab Tuhan Yesus beserta kita.
Baca kembali Mazmur 23:1-6 ya. Renungkan.. dan percayalah kita bisa mengalami Tuhan melalui semua masalah kita. Terus berdoa dan semangat💪🏻

-tante Evy-

Renungan iGrow 1 April 2022 – Ruach

https://youtu.be/-DByuoxjiGo

Jumat, 1 April 2022
RUACH
Bacaan Alkitab : Ayub 33

Ayat Emas : Ayub 33:4
Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup.

Dalam penderitaan Ayub, ketiga teman Ayub lebih dulu menyampaikan pendapatnya. Elihu sadar bahwa usianya jauh lebih muda ketimbang dari teman-teman Ayub yang lain, jadi tidak mungkin ikut menyampaikan pendapatnya, sampai pada momen yang tepat untuk berbicara. Ketika sahabat-sahabat Ayub selesai berbicara, Elihu bin Barakheel, orang Bus dari kaum Ram marah dan maju untuk memberikan pandangannya. Pandangan mereka semua salah, karena penderitaan yang dialami Ayub itu sebuah pemurnian iman. Penderitaan akan bisa menolong seseorang sadar betapa lemahnya manusia dan betapa berkuasanya Tuhan.

Elihu dalam pendapatnya menyampaikan, “Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup”. Frasa ‘nafas Yang Mahakuasa’ di dalam bahasa aslinya adalah ruach yang menyiratkan arti bahwa Allah memberi nafas dan hidup bagi manusia, sama seperti yang terjadi dalam penciptaan manusia yang pertama.

Sadarkah kita, bahwa setiap tarikan nafas kita adalah pemberian dari Tuhan. Jika saat ini di dalam penderitaan yang sedang dialami kita masih hidup dan bernafas itu berarti Tuhan sedang membentuk kita.

Doa
Tuhan, sadarkan kami untuk senantiasa bergantung penuh dan mempercayakan hidup hanya kepada-Mu. Amin. (RM)

Alkitab Audio

Renungan iGrow 31 Maret 2022 – Semakin Tua, Semakin Berhikmat

https://youtu.be/eXzzSU3fYbM

Kamis, 31 Maret 2022
SEMAKIN TUA, SEMAKIN BERHIKMAT
Bacaan Alkitab : Ayub 32

Ayat Emas : Ayub 32:9
Bukan orang yang lanjut umurnya yang mempunyai hikmat, bukan orang yang sudah tua yang mengerti keadilan.

Menjadi tua itu pasti, namun menjadi dewasa adalah pilihan. Anda tentu setuju dengan ungkapan ini. Betapa tidak, sering kita temukan orang yang dianggap telah banyak makan garam dunia, nyatanya tidak lebih berhikmat daripada seorang yang dianggap bau kencur. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kedewasaan dan hikmat tidak berbanding lurus dengan usia seseorang.

Elihu sempat grogi saat akan mengucapkan pendapatnya, namun Roh Tuhan memampukannya untuk berbicara dengan penuh hikmat. Di dalam teks yang kita baca, Elihu menumpahkan kekecewaannya kepada Ayub beserta sahabat-sahabatnya. Elihu menegor Ayub yang sudah menyalahkan Tuhan atas semua penderitaan yang dialaminya. Dan kepada para sahabat Ayub, ia mengingatkan bagaimana mereka tidak mampu menjadi sahabat yang baik bagi Ayub. Tuhanlah yang telah menyanggupkan seorang Elihu yang lebih muda untuk menyampaikan hikmat dan keadilan bagi Ayub dan sahabatnya.

Usia kita masing-masing berbeda, namun nyata bahwa hikmatlah yang sesungguhnya menentukan seberapa dewasa kita. Entah muda atau lanjut usia, mintalah Roh Kudus mengaruniakan hikmat kepada kita.

Doa
Ya Tuhan, kami mau semakin hari semakin berhikmat oleh karena anugerah-Mu. Amin. (hyk)

Alkitab Audio

Morning Devotion GP Kids – 31 Maret 2022

Keluaran 15:22
Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air.

Selamat pagi anak-anak kebanggaan Tuhan 👍
Tetap semangat yah 💪

Hari ini kita mau membaca dulu Keluaran 15:22-27. Di situ kita bisa melihat bagaimana kesulitan yang dialami oleh bangsa Israel ketika berada di gurun Syur… mereka tidak mendapatkan air 💦
Ketika sampai di Mara, awalnya mereka tidak bisa minum air karena pahit rasanya. Namun, setelah Musa memasukkan sepotong kayu, barulah airnya menjadi manis.

Sebelum bangsa Israel sampai di gurun Syur, mereka telah menyeberangi Laut Merah dengan cara yang ajaib.
Sungguh aneh, bahwa Allah membawa bangsa Israel untuk mengalami hal yang luar biasa, tetapi juga membawa mereka menuju tempat yang menyiksa (karena kehausan) 🤔
Ternyata…
Allah hendak mengajar mereka (juga kita), bahwa hidup adalah kombinasi pengalaman pahit dan manis 🙂

Satu hal yang harus kita ingat, bahwa Allah terlibat, Allah ada bersama kita di situasi pahit ataupun manis..
Allah tahu pasti di mana kita berada hari ini..
Jangan ragukan Allah ya.. Karena pada akhirnya Allah akan membawa kita ke Elim (Keluaran 15:27), tempat nyaman di mana kita akan tenteram mendiaminya..
Teruslah berjalan bersama Allah, dan nikmatilah pahit dan manis yang diijinkan Allah untuk kita rasakan..

Stay safe in God’s hands yah..🤲
God bless you all..😇

🌹Tante Chitra🌹